
Pada akhirnya, berita tentang penerimaan murid baru dari tiga Klan Suci menggema di seluruh Tanah Surgawi Kecil. Tiga Klan Suci adalah tiga Klan kuno di Tanah Surgawi Kecil yang tersisa dari Era Dewa Jatuh. Klan Kuno yang sudah ada dari semenjak Kaisar Langit Pertama, Dewa Naga.
Klan Suci Jiang, Klan Suci Mo, dan Klan Suci Li, ketiganya, di bawah naungan Sekte Pendalaman Musim, mereka bergabung dalam Aliansi Pendalaman Musim.
Dengan anugerah dari Surga, Aliansi Pendalaman Musim memiliki hak khusus untuk menerima murid dari kedua Alam, dan kali ini, Aliansi itu menggunakan kesempatan mereka. Membuka sembilan lubang portal dimensi untuk pertama kalinya dan mungkin yang terakhir kalinya.
Pembudidaya Alam Langit di Tanah Surgawi Kecil diliput semangat. Hal ini tetutama mengaduk semangat dari sebuah desa kecil di Alam Langit Pertama. Desa yang sebagian penduduknya adalah setengah Manusia-setengah Dewa. Berita penerimaan murid itu membuat mereka begitu gembira, ini adalah kesempatan besar bagi mereka untuk merubah takdir.
Desa Half-God, satu-satunya wilayah di seluruh Alam Langit yang dihuni oleh keturunan silang manusia dan Dewa. Desa ini berbatasan langsung dengan Hutan Iblis Langit tempat dimana gua Slime berada, dimana Gofan tenggelam dalam pengamatannya.
***
[Gua Slime-Hutan Iblis Langit]
Setelah terbiasa menggunakan Mata Ilahi, Gofan menutup kedua matanya dan seterusnya menggunakan Mata Ilahi untuk mengamati dan mempelajari kawanan Slime.
Penggunaan Mata Ilahi selama dua bulan berturut-turut, membuat Gofan memahami sesuatu yang baru dari penggunaan Mata Ilahi. Penggunaan Mata Ilahi memiliki kelebihan lain.
Cahaya emas yang memancar dari Mata Ilahi dapat difokuskan pada sesuatu dan ketika itu dilakukan, segala sesuatu tentang benda yang menjadi titik fokus cahaya emas akan memiliki semacam hubungan langsung dengan kesadaran Gofan.
Gofan mencoba hal itu pada salah satu Slime berwarna biru yang mencuri Cincin Dimensi miliknya dan sebagai hasil, Slime itu membeku di tempat sejenak sebelum kesadarannya dan kesadaran Gofan menyatu. Gofan mengalami kondisi trans, tubuhnya masih bernapas, tapi kesadarannya berada di dalam tubuh Slime.
Ibarat Gofan bersembunyi di dalam tubuh Slime tapi tidak diketahui oleh Slime itu sendiri. Apa pun yang dipikirkan, dilakukan, segala pengetahuan, semua ingatan, kemampuan, dan hal-hal yang dimiliki Slime, semua rahasianya diketahui oleh Gofan.
__ADS_1
“Ini benar-benar menakjubkan. Pantas saja Slime ini bisa disebut penguasa di Hutan ini...” kesadaran Gofan dibanjiri oleh beragam pemahanan tentang para Slime, “Kemampuan kamuflase, Penggandaan diri, Perubahan daging dan tulang, Peniruan khusus, dan yang pasti mereka memiliki teknik penggandaan kedagingan tubuh, membuat mereka kebal dengan berbagai hal... kecuali air.” kesadaran Gofan tertawa puas, dia menemukan semua kekuatan dan kelemahan para Slime.
Gofan kini tahu persis, apa Slime itu... Dia tahu bahwa mereka adalah bentuk kehidupan baru yang tercipta setelah perang para Dewa terjadi dan dia juga tahu, mereka memiliki gudang harta di balik dinding gua yang buntu.
“Dengan ini.. Aku akan merebut gudang harta kalian... Berani mencuri dariku... Aku akan melakukan hal yang sama Hahaha.”
Selama empat bulan selanjutnya, kesadaran Gofan berpindah-pindah dari satu Slime ke Slime yang lain. Selama itu, kesadarannya sudah mengetahui hampir 60% pengetahuan dari setiap Slime. Gofan tidak berhenti di sana, dia terus mencoba mempelajari setiap Slime baru yang baru pertama kali dia lihat.
Dua bulan lagi berlalu, dia akhirnya mempelajari 99% dari kawanan Slime dan dari semua yang diketahui Gofan, hanya tersisa satu Slime raksasa yang tertidur di dalam gudang harta yang belum dia pelajari.
“Tinggal seekor lagi.. Menurut ingatan Slime yang lain, yang satu ini adalah Raja mereka dan dia sudah lebih lama hidup daripada mereka... Pengetahuan dan kemampuannya pasti berada di atas yang lainnya, aku harus mempelajarinya.”
Dengan kemampuan baru dari Mata Ilahi, kini Gofan memandang kawanan Slime sebagai Kitab suci berjalan. Bahkan tidak menutup hanya para Slime, dia bisa mempelajari kemampuan siapa pun dan apa pun. Memikirkan itu membuat Gofan terengah-engah.
Gofan memejamkan mata dan mulai mempelajari kemampuan Kamuflase.
Setelah tiga bulan, Gofan berhasil mempelajari kemampuan kamuflase. Sudut bibirnya tersenyum saat tiba-tiba seluruh tububnya menghilang, tidak terlihat oleh pandangan mata biasa.
“Selama itu bukan Mata Ilahi, tidak akan ada yang bisa melihatku.” Gofan tertawa, banyak ide gila muncul di benaknya, “Saatnya pergi untuk mecari pengetahuan lainnya.”
Saat tubuh Gofan menghilang, dia bisa melihat semua kawanan Slime. Sekarang, tanpa Mata Ilahi, dia bisa melihat mereka dan begitu juga sebaliknya. “Aku bersyukur, para Slime ini memiliki pemikiran yang sederhana, jika mereka jauh lebih pintar dari ini, aku mungkin sudah tidak bernyawa lagi...” tubuh Gofan bergidik, sebelum dia pergi menuju ke sisi barat hutan.
**
__ADS_1
Setelah setengah hari perjalanan tanpa terlihat, Gofan tiba di salah satu dari 12 kawasan khusus.
Kawasan itu berupa sebuah hamparan tanah hitam dan tebing curam tanpa pepohonan sedikit pun. Ada banyak sekali lubang, baik di dinding tebing atau pun di atas permukaan tanah. Lubang itu memiliki berbagai ukuran dan salah satu yang paling kecil terletak tepat di depan tugu batu besar dengan patung Tikus Bersayap di puncak tugu.
“Suku Tikus Sayap Perak....” berdasarakan ingatan dari para Slime, Gofan mengetahui setiap kawasan khusus dan hampir semua jenis Styx yang hidup di Hutan Iblis Langit.
Salah satu dari 12 Suku Styx dengan kawasan khusus adalah kawanan tikus bersayap, mereka disebut Tikus Sayap Perak. Di situlah Gofan berada sekarang.
Suku tikus itu memiliki bentuk dasar yang sama, yaitu tikus, yang berbeda adalah ukuran mereka, ada yang besarnya sampai lima kali manusia, ada yang seukuran telapak tangan manusia, selain itu mereka memiliki sayap dan rambut berwarna perak.
Sayap itu terbuat dari lapisan kulit perak mereka, mirip seperti sayap kelelawar. Cakar mereka juga sangat tajam, jika diperhatikan itu lebih mirip cakar kucing daripada cakar tikus, membuat penampilan tikus-tikus itu terlihat aneh.
Selain yang berbentuk tikus, beberapa ada yang berbentuk Humanoid, setengah tikus-setengah manusia. Ada yang dari pinggang ke atas masih menyerupai tikus, ada yang bertubuh manusia tapi kepalanya tikus, ada yang seluruh tubuhnya memiliki rambut berwarna perak tapi sudah hampir menyerupai manusia.
“Yang masih mirip binatang langit itu pasti Styx tingkat bawah dan yang setengah humanoid itu... Styx tingkat menengah.” Sementara untuk para Styx yang telah sepenuhnya berwujud manusia digolongkan sebagai Styx tingkat tinggi. Di setiap kawasan Styx tidak ada lagi Styx tingkat tinggi, mereka yang berhasil membentuk tubuh humanoid akan segera bergabung dengan Klan Suci mereka, yaitu Klan Jiang.
Meski bukan termasuk Styx tingkat tinggi, yang terlemah dari para tikus itu sudah memiliki basis budidaya Saint God, membuat Gofan tidak bisa sembarangan memasuki kawasan mereka.
Mengingat basis budidayanya, Gofan bertindak hati-hati. Gofan memutuskan mengamati dari pinggiran kawasan, “Menurut para Slime, tikus ini memiliki pendengaran yang paling baik di antara 12 Suku Styx lainnya...” Gofan menghela napas sangat pelan dan duduk bersila dengan hati-hati, menghindari membuat suara berisik.
Meski berada di luar batas kawasan, masih banyak tikus-tikus yang berlalu-lalang di pinggiran batas kawasan, “Baik... Waktunya menggunakan kemampuan Mata Ilahi pada tikus-tikus ini... Aku pilih yang mana dulu ya?.”
Di mata Gofan, para Tikus Sayap Perak itu terlihat seperti Kitab pengetahuan berjalan, Kitab pengetahuan Tikus Sayap Perak!
__ADS_1
Bersambung...