
Bersamaan dengan saat Gofan memasuki Desa Half-God, seorang Gadis bergaun putih dengan sebuah cermin pelacak jejak tiba di depan gerbang Desa.
“Seharusnya dia sudah tiba di Desa ini.” ucap Gadis itu menatap cermin perunggu di tangannya, “Aku sudah menunggu lama untuk dia keluar dari Hutan Styx itu, kali ini aku harus menemukannya... Tapi kenapa Nenek mengatakan dia adalah yang ditakdirkan?! Makhluk Styx hanya akan membawa keburukan bagi Aliansi... Mari lihat, apa yang istimewa dari dirimu.”
**
Di Sebuah Penginapan, Gofan tengah duduk di sebuah meja memesan beberapa makanan.
“Tuan, kamar Anda sudah disiapkan, di lantai dua sebelah kanan, ada lagi yang Anda butuhkan?.” tanya pelayan penginapan.
“Beritahu aku, kenapa begitu banyak yang memesan ruangan di penginapan ini? Dan ada apa dengan keramaian di depan Balai Desa?.” tanya Gofan sembari menenggak segelas Arak Roh.
“Hmm....” pelayan itu terlihat berpikir sembari tersenyum menatap Gofan.
Gofan mengeluarkan beberapa buah Kristal Semesta, “Apa ini cukup?.” tanyanya sembari menggeleng pelan, jika saja cahaya emas Mata Ilahi tidak terhalang topeng penyamaran, Gofan lebih memilih untuk berhemat Kristal Semesta daripada bertanya langsung.
Pelayan pria paruh baya itu terkekeh pelan melihat Kristal Semesta di atas meja, “Begini Tuan... Minggu ini adalah minggu dimana Lebah Punggung Taring bermigrasi, itu adalah saat dimana para Dewa Kecil memburu mereka. Para Lebah ini memiliki Inti Madu, itu sangat berguna untuk peningkatan budidaya. Sarang mereka ada di puncak Gunung Lingjiu di belakang Desa ini...”
“...Untuk keramaian di Balai Desa, itu karena putra Kepala Desa hilang beberapa hari yang lalu saat mencoba menangkap Lebah-lebah itu, Kepala Desa menyewa bantuan Paviliun Pedang Surgawi untuk membantu mencari anaknya... Ada lagi yang ingin ditanyakan Tuan?”
Gofan menggeleng pelan. Melihat itu, si Pelayan paruh baya mengangguk dan menyimpan Kristal semesta, “Tuan, saya lihat Anda juga seorang Pembudidaya, kenapa Anda tidak membantu Kepala Desa menemukan putranya? Kepala Desa memberi hadiah yang menarik untuk itu... jika tidak ada lagi, saya undur diri Tuan.” imbuhnya sebelum tersenyum dan pergi.
“Tujuanku kemari hanya untuk beristirahat, siapa sangka akan ada migrasi Lebah Punggung Taring... Menarik, semakin banyak Sumber Daya, semakin cepat aku bisa meningkatkan Pusaran Penelan Surga. Aku harus mendapatkan beberapa Inti Madu itu.” batinnya saat mengangguk pelan pada si Pelayan.
Beberapa saat kemudian, Gadis dengan cermin perunggu tiba di penginapan yang sama.
“Pelayan! Kemari!!.” panggil Gadis itu.
“Nona. Anda ingin memesan kamar atau hanya makan?.”
“Tidak perlu... Aku hanya ingin tahu, Apa sebelumnya ada Styx aneh yang muncul di Desa ini?.” sahut Gadis itu ketus.
“Hmm....” pelayan itu terlihat berpikir sembari tersenyum menatap si Gadis, tangannya seperti berharap sesuatu.
“Lancang! Beraninya kamu memerasku! Cepat katakan! Ada atau tidak?!.” Bentak si Gadis sembari meletakkan sebuah token tanda pengenal di atas meja, terlihat jelas sisi token yang bertuliskan Putri Suci, Li Yuan.
__ADS_1
“Ma-Maaf Nona Li... Maaf... Aku tidak tahu Anda adalah Putri Suci, Li Yuan dari Aliansi Pendalaman Musim... Maaf Nona...” pelayan itu ketakutan dan bersujud meminta maaf kepada si Gadis.
“Jika kamu sudah tahu... Cepat jawab!?.”
“A-Ada Nona.. Ada... beberapa Styx yang muncul... Ta-Tapi Styx apa tepatnya yang Nona cari?.” sahut si Pelayan terbata-bata, ketakutan terlihat di matanya saat sesekali menatap kembali token tanda pengenal.
“Rambut putih, Tubuh sekeras Gajah, Ekor mirip Naga dengan tubuh berambut seperti Kera.” sahut Li Yuan menggambarkan Styx yang dicarinya.
Gofan yang duduk tidak jauh dari tempat Li Yuan terkejut mendengar ciri-ciri Styx yang dicarinya, “Bukankah Gadis bermarga Li itu mencariku? Atau jangan-jangan memang ada Styx yang mirip dengan perubahan wujudku?.” pikir Gofan saat dia melirik ke arah Gadis bergaun putih itu.
“Ti-Tidak Nona Li.. Tidak ada Styx atau pun Humanoid Styx aneh seperti itu.” sahut si Pelayan, “Se-semua yang saya lihat hanyalah anggota dari 12 Suku Styx Hutan Iblis Langit, tidak ada Styx seperti yang Nona Li maksudkan...” imbuhnya.
Si Gadis mengerutkan keningnya lalu mengibaskan lengannya mengusir si Pelayan, “Tidak mungkin. Cermin Pencari Jejak, tidak mungkin keliru... Styx dari Alam Kecil itu pasti ada di Desa ini.” ucapnya sembari melihat lagi ke arah Cermin perunggu.
“Styx dari Alam Kecil? Dia memang mencariku, tapi kenapa Putri Suci dari Aliansi Pendalam Musim mencariku?.”
Di saat Li Yuan masih fokus pada Cermin di tangannya, Gofan bangkit berdiri dan menghampirinya. Yakin dengan topeng penyamarannya, dia ingin mencari tahu alasan si Putri Suci Aliansi Pendalaman Musim itu mencarinya.
“Salam Nona Li.” sapa Gofan penuh hormat.
Gadis itu menoleh dan menatap heran ke arah Gofan, tatapnya sinis merasa terganggu.
“Siapa Kamu? Apa kamu pernah melihat Styx yang aku cari?.”
“Namaku Mo Fan, kebetulan beberapa saat yang lalu, aku melihat Styx yang Nona maksudkan itu pergi ke arah Gunung Lingjiu.” Semenjak menyamar dengan topeng penyamaran, Gofan telah memutuskan untuk menggunakan nama samaran dari Klan Mo yang dulu pernah disarankan Zhao Feng untuk dikunjunginya ketika tiba di Alam Besar.
“Benarkah?.”
Gofan mengangguk.
“Kamu dari Klan Mo? Cabang atau Klan Utama?.” Gadis itu menilai budidaya Gofan secara diam-diam.
“Aku orang dari Klan cabang Nona Li.” Gofan sadar, dengan budidaya saat ini, jika dia mengaku sebagai anggota dari Klan Utama, itu hanya akan membuat si Putri Suci meragukan kata-katanya.
“Baik... Terima kasih untuk bantuanmu, aku akan memastikannya dahulu, jika sampai kamu membohongiku, aku akan mencarimu kemana pun kamu pergi.”
__ADS_1
“Tidak berani Nona. Aku mengatakan yang sebenarnya.” Gofan tersenyum dan mengangguk, “Bukankah kamu memang akan mencariku kemana pun aku pergi?.” pikirnya.
Hmm... “Nona Li, jika boleh tahu kenapa Aliansi Pendalam Musim mengutus seorang Putri Suci untuk mencari Styx itu? Mungkinkah dia telah menyinggung seseorang dari Aliansi?.”
“Bukan urusanmu!.” Gadis itu menyimpan token tanda pengenalnya dan beranjak untuk pergi meninggalkan penginapan.
“Tunggu Nona Li... Hari sudah malam, kenapa Nona tidak beristirahat dulu?. Kebetulan besok aku juga akan pergi ke Gunung Lingjiu, aku yakin bisa membantu Nona mencari Styx itu, aku mengingat dengan jelas bentuknya.” cegah Gofan.
Gadis Suci itu diam sesaat, sebelum berbalik dan menatap ke arah Gofan, “Tidak perlu... Jika sampai besok aku masih belum menemukannya, aku akan menemuimu di Kuil Lingjiu di kaki gunung.” tanpa memperpanjang lagi, Gadis itu melesat pergi dan menghilang dari pandangan Gofan.
**
Keesokan harinya, Gofan tiba di Kuil Lingjiu, dia duduk tenang di Area luar Kuil, menunggu kedatangan si Putri Suci yang sudah bisa dia pastikan tidak akan menemukan Styx yang dicarinya, bagaimana pun, itu adalah Gofan sendiri.
Siang itu... Akhirnya Li Yuan muncul di Kuil Lingjiu.
“Aku benar-benar tidak menyangka, kamu begitu yakin, aku tidak akan menemukan Styx itu.” Li Yuan berdiri melipat tangan di hadapan Gofan, “Apa kamu sudah meramalkan bahwa aku sudah pasti tidak akan menemukannya? atau kata-katamu semalam hanyalah sebuah kebohongan?.”
Gofan tertawa dalam hati saat mendengar ucapan si Putri Suci.
“Tidak Nona Li, aku mana mungkin bisa meramalkan hal semacam itu, aku juga tidak akan berani membohongi Nona, aku jujur... Saat ini budidayaku begitu lemah, sangat berbahaya jika aku masuk semakin dalam ke atas gunung. Jadi aku hanya bisa pasrah menunggu di sini, jika Nona datang aku akan sangat bersyukur, tapi jika tidak, aku akan turun gunung dan kembali ke Desa.” sahut Gofan.
“Cih... Jadi kamu ingin memanfaatkanku untuk membantumu naik ke atas gunung. Apa kamu datang untuk Inti Madu?”
“Benar Nona, aku datang untuk Inti Madu. Sekarang ada banyak pembudidaya lain yang juga memasuki gunung, selain gunung itu sendiri berbahaya, akan menguntungkan jika aku bisa pergi dengan Putri Suci seperti Nona....” Gofan menangkupkan tangan dan sedikit membungkuk hormat, “Tapi bukan maksudku secara langsung memanfaatkan Nona... Aku hanya ingin mengikuti Nona, membantu mencari Styx itu dan tidak akan membebani Nona di saat mencari Styx itu. Jika kebetulan aku tidak bisa mengatasi Lebah-lebah itu, mohon Nona Li untuk beringan tangan, sekedar menyelamatkan nyawaku.”
“Baik. Karena kamu orang yang berterus terang dan bersedia membantuku, aku juga akan membantumu... tapi hanya di saat kamu tidak bisa mengatasi Lebah-lebah itu. Ingat ini! Aku tidak akan menangkap mereka dan memberimu Inti Madu begitu saja... Kamu harus berusaha sendiri.” ucap Li Yuan dengan nada tegas.
“Tentu Nona. Terima kasih.”
Keduanya akhirnya pergi ke puncak Gunung Lingjiu.
Bersambung...
Terima kasih untuk yang sudah Vote, Like dan memberikan komentar. Ikuti terus kisah Mo Fan alias Gofan, karena saya sendiri juga menantikan akhir perjalanannya. Klik Favorite dan dapatkan update terbaru Pendekar Sembilan Langit.
__ADS_1
Oh ya... Gabung Grup kuy, karena akan ada draft cerita episode selanjutnya...
Semoga Terhibur