
Ketika saatnya kembali ke Penginapan, Gofan memutuskan untuk pergi ke suatu tempat.
Dia melesat kencang di Langit Violet, menuju ke arah Lumpur Pemakaman Dewa pernah berada.
*Wuuusss*
**
“Seharusnya, tubuhnya berada di sini.” gumam Gofan saat dia memasuki sebuah Gua budidaya.
Formasi pelindung Gua itu dengan mudah diurai Gofan, seakan dia sudah tahu bagaimana mengendalikan formasi pelindung tersebut.
Ketika Gofan tiba, dia melihat tubuh Gu Bai duduk kaku di atas sebuah alas duduk. Gua itu adalah Gua budidaya Gu Bai. Karena Gofan telah menelan bentuk jiwanya, Gofan tahu semua tentang Gu Bai dan termasuk berbagai hal tentang Kaum Iblis yang diketahui Gu Bai.
“Kaum Iblis memiliki teknik untuk mengendalikan para Binatang Langit. Teknik ini berasal dari garis keturunan darah mereka.” gumam Gofan, saat api berwarna biru menyala di tangan kanannya.
Setelah mengamankan berbagai Harta Ilahi milik Gu Bai, Gofan membakar tubuhnya. Gofan membentuk segel tangan, mengendalikan Seni Tiga Api Aneh dan membuat api biru yang membakar tubuh Gu Bai memisahakan antara darah dan daging Gu Bai.
Dengan kemampuan Alkimianya, Gofan membuat tubuh Gu Bai sebagai tungku untuk mengolah darahnya menjadi beberapa butir Pil Esensi Darah. Pil yang akan mengandung garis darah keturunan Kaum Iblis.
“Dengan Pil Esensi Darah, aku akan bisa menggunakan teknik pengendalian itu!.” gumam Gofan.
Gu Bai sendiri adalah Panglima tempur Raja Iblis, garis darah keturunannya adalah bangsawan di antara semua Kaum Iblis. Itu kuat! Akan sia-sia jika Gofan tidak memanfaatkan hal itu.
“Jika dia tidak terjebak dalam Lautan kesadaranku, aku tidak yakin bisa mengalahkan orang ini.” tatap Gofan ke arah tubuh Gu Bai yang begitu keras, sangat susah untuk dimurnikan.
Waktu terus berputar, sementara Gofan masih berusaha memurnikan tubuh Gu Bai. Tepat ketika hari berganti, 12 Pil Esensi Darah dengan tiga warna ,-Merah, Hitam, Putih- muncul melayang di antara tumpukan abu, sisa tubuh Gu Bai.
“Akhirnya selesai juga.” Gofan menghapus peluh di wajahnya dan menyimpan ke-12 Pil Esensi Darah tersebut.
**
Hari ketiga pelelangan, hari terakhir Lelang Akbar.
Gofan kembali tepat waktu, tidak ada sesuatu yang istimewa yang terjadi, selain Pelelangan Fosil Emas Tulang Naga. Dengan banyaknya penawaran Fosil Emas Tulang Naga milik Gofan, benda itu laku terjual dengan harga Milyaran Kristal Semesta.
“Tuan Muda Fan. Seperti yang kamu saksikan. Kami menjual Fosil Emas Tulang Naga menjadi 24 bagian, dan setiap bagian laku dengan nilai lebih dari 500 juta Kristal Semesta.”
__ADS_1
Tian Duoduo tengah berbicara empat mata dengan Gofan di ruang kerjanya.
“Semua pembayaran ada di dalam Cincin Surgawi ini.” imbuh Tian Duoduo, sembari memberikan sebuah cincin dengan dua bintang tampak bercahaya di dalam lengkungan cincin tersebut.
“Ini... Cincin Berbintang?.” tanya Gofan, sembari mengingat bahwa Vasudev pernah menjelaskan mengenai cincin tersebut kepadanya.
“Di Alam ini, itu dinamai Cincin Surgawi... Semakin banyak bintang, semakin luas ruang di dalamnya, saat ini, Cincin itu hanya memiliki dua bintang, tapi saat kamu naik tahap budidaya, bintang di cincin itu juga akan bertambah, hingga mencapai enam bintang, seperti enam Jiwa Bintang yang bisa kamu miliki.”
*Tok* *Tok* *Tok* suara ketukan pintu!
Xia Ling dan dua orang tua dari Serikat Dewa Obat menghampiri Gofan dan Tian Duoduo, “Fan'er. Fan'er. Bisa kita bicara sebentar.” panggil Xia Ling dari luar ruang kerja Tian Duoduo.
Gofan menoleh ke arah pintu, sebelum mengatupkan tangan ke arah Tian Duoduo, “Terima kasih Tuan Menara. Untuk bisnis selanjutnya, baik itu Pil ataupun Inti Jiwa, aku akan menghubungi lewat token suara ini.” Gofan menyerahkan sebuah batu berwarna dengan ukiran kata 'Obat', itu token khusus yang digunakan anggota Serikat Dewa Obat untuk berkomunikasi dengan pihak ketiga.
Tian Duoduo mengangguk, dan keduanya keluar menghampiri ketiga orang tua tersebut.
“Guru. Paman. Bibi. Ada apa? Apa ada hal mendesak yang harus kita lakukan?.” tanya Gofan.
“Fan'er. Gadis bernama Jiang Mulan itu, meminta kita ikut bersama rombongannya ke Cabang Klan Jiang. Beberapa orang menderita penyakit misterius dan dia ingin kita segera memeriksanya....” ucap Xia Ling, “Bagaimanapun, aku berhutang satu permintaan padanya, dan kamu tahu sebabnya bukan?.”
Gofan mengangguk beberapa kali, “Di mana mereka?.”
“Tuan Menara. Aku undur diri. Sampai jumpa lagi.” hormat Gofan sopan, sebelum dia berubah menjadi kilatan cahaya dan menghilang. Ketiga lainnya juga melakukan hal yang sama.
***
Cabang Klan Jiang.
“Xionan benar-benar melupakanku? Atau dia memang Jiang Mulan dan bukan Xionan?.” Sepanjang jalan menuju Cabang Klan Jiang, Gofan tidak bisa tidak bertanya-tanya. Sikap Xionan padanya seperti orang asing. Bahkan sesekali Xionan akan memandang jijik ke arahnya. Itu membuatnya berpikir tentang rumor yang dikatakan Xia Ling sebelumnya. Tentang Pil yang membuat mereka kehilangan ingatan.
Tetapi meskipun pikirannya dipenuhi banyak pertanyaan tentang perubahan sikap Xionan. Gofan tetap sangat bersemangat ketika dia diundang ke Cabang Klan Jiang... Buah Persik Surgawi ada di tempat ini.
Tian Duoduo pernah memberitahunya, bahwa Buah Persik Surgawi tidak untuk diperjual belikan, bahkan bibit pohon itu, tidak bisa tumbuh sembarangan. Hanya Klan Suci yang memiliki cara untuk menumbuhkan pohon itu.
Selain itu, semua buahnya juga hanya didistribusikan di antara tiga Klan Suci dan Cabang mereka. Di luar itu, tidak ada. Monopoli terjadi di antara mereka dan itu semua untuk mempertahankan kekuatan mereka sebagai tiga Klan terkuat yang membentuk Aliansi Pendalaman Musim.
Hal-hal seperti itu juga dilakukan oleh Klan, Keluarga, ataupun organisasi lainnya. Mereka juga memiliki sumber daya khusus yang hanya akan dipergunakan di antara mereka. Seperti misalnya, Serikat Dewa Obat, mereka memiliki Bukit Seribu Herbal. Beberapa Herbal langka, tidak akan ditemukan selain di bukit itu, itulah yang membuat Serikat itu masih mampu bertahan hingga saat ini.
__ADS_1
“Nona Mulan. Bisakah kamu menceritakan sakit teman-temanmu itu? Bagaimana keadaan mereka?.” Xia Ling bertanya saat rombongan itu berjalan menyusuri sebuah halaman menuju ke arah sebuah ruangan besar di belakang halaman tersebut.
“Master Ling. Aku tidak bisa menjelaskannya, tapi dia seperti....” ucapan Jiang Mulan tertahan sejenak sebelum dia membuka kunci sebuah ruangan, “Seperti ini... Mereka tidak hidup juga tidak mati.” tunjuk Jiang Mulan ke arah beberapa orang yang berdiri menunduk tanpa gerakan sedikitpun di dalam ruangan yang dia buka tersebut. Tampaknya orang-orang itu sudah berdiri mematung untuk waktu yang lama.
Gofan dan tiga Master Alkimia jelas terkejut, teman Jiang Mulan yang sakit, berada dalam keadaan mematung seperti itu. Ada 24 orang di antara mereka dan semuanya diam menunduk seperti patung.
“Kapan ini terjadi?” tanya Yun Lao.
“Setengah bulan yang lalu. Kami sudah menggunakan bantuan dari Alkimia Master Aliansi, tapi mereka tidak bisa menemukan obat untuk menyembuhkan penyakit misterius ini.” Xionan membersihkan beberapa wajah teman-temannya yang sedikit berdebu. Pemandangan itu, seperti seseorang sedang membersihkan beberapa patung.
Gofan mendekati salah satu orang yang sakit. Tangannya mencoba memeriksa aliran nadi, memeriksa napas, dan memeriksa beberapa titik akupuntur orang tersebut. Gofan juga membuka kelopak mata dan mulut orang tersebut. Dia memeriksanya selama beberapa hela napas. Hal serupa juga dilakukan tiga Orang tua lainnya.
“Tua Lao. Apa kamu tahu apa ini?.” tanya Yun Bei dengan tatapan serius, dia tidak tahu apa yang terjadi. Setelah dia memeriksa salah satu orang, dia tidak menemukan apa pun yang salah. Mereka seperti tertidur sambil berdiri.
Yun Lao menghela napas dan menggelengkan kepala, tanda dia juga tidak mengerti apa yang terjadi.
Keduanya memandang ke arah Xia Ling, “Tetua Ling. Apa kamu menemukan sesuatu?.” tanya keduanya.
“Aku pernah membaca tentang penyakit seperti ini... Dulu, sebelum perang para Dewa terjadi, penyakit seperti ini pernah melanda beberapa tempat di Alam Besar... Tapi semua catatan tentang hal itu dirahasiakan. Kebetulan, Dewa Obat pernah menceritakan hal ini dan memberiku salah satu salinan buku catatan itu.” sahut Xia Ling saat sebuah gulungan muncul di telapak tangannya.
Gofan, Yun Lao, dan Yun Bei membaca isi gulungan tersebut.
“Ini... Menurut catatan ini, belum ada obat yang bisa digunakan untuk menyembuhkan mereka! Dan dalam jangka waktu satu bulan mereka pasti akan mati?!.” ucap Yun Bei.
“Benar. Itu hanya catatan mengenai gejala dan proses berlangsungnya penyakit itu.” sahut Xia Ling.
“Lalu, apakah ini berarti kalian juga tidak bisa menyembuhkan mereka?.” celetuk Jiang Mulan dengan wajah hampir memucat.
Sementara itu, Gofan memperhatikan dengan seksama catatan yang tertulis di gulungan tersebut, sebelum sebuah cahaya cerah berbinar di kedua bola matanya.
Melihat perubahan baik pada wajah Gofan, Yun Lao segera bertanya, “Fan'er. Apa kamu tahu sesuatu tentang penyakit ini?.”
“Ini bukan penyakit, ini sebuah Kemampuan Ilahi... Namanya teknik Untaian Pelahap Jiwa.” Gofan melangkah beberapa langkah dengan kedua tangan terlipat ke belakang punggung, “Ini kemampuan yang dimiliki oleh Kaum Iblis dari Semesta Iblis.”
Jiang Mulan dan tiga lainnya menampilkan raut wajah penuh tanda tanya.
Kemampuan Ilahi Kaum Iblis? Semesta Iblis? Apa ada alam lain selain Alam Besar dan Alam Kecil serta satu robekan celah Alam yang disebut Alam Kematian. Apa ada dunia yang lain diluar sana?
__ADS_1
Bersambung...