STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 106


__ADS_3

"Wow, wow, wow. Sepertinya julukan Ratu Lautan dan Ratu Es telah berganti orang," ucap Tannin yang kagum saat melihat hasil jurus gabungan milik Naruko dan Vivi.


"Jangan kagum kampret! Ini malah membahayakan mereka karena 75 persen Chakra mereka terkuras untuk menciptakan itu semua." Balas Naruto yang kesal atas kekaguman Tannin sedangkan dirinya sangat khawatir akan apa yang akan terjadi selanjutnya.


.


.


" Apa boleh buat. Akan kubinasakan mereka semua untuk memulai Ragnarok selanjutnya," batin Loki saat melihat Fenrir serta kedua anaknya membeku di dalam es serta setengah tubuh Midgardsormr juga membeku yang sekarang sedang mencoba mencairkan esnya dengan semburan api dari mulutnya.


Seketika Loki langsung mengangkat tangannya ke atas. Dan tiba-tiba tercipta lingkaran sihir sangat besar di langit-langit Underword.


"SEMUANYA BERLINDUNG!"


Teriak Rossweisse yang merasakan firasat buruk akan terjadi selanjutnya.


Dan seketika badai es tiba-tiba ada membuat semuanya menciptakan sihir pertahanan dengan cepat, kecuali Issei karena terlindungi oleh armornya.


Tiba-tiba lingkaran sihir di atas langit bercahaya dan dalam sekejap langsung menembakkan laser dalam jumlah banyak secara beruntun dan cepat.


Krak! Krak! Krak!


Jutsu pertahanan es milik Vivi yang melindungi dirinya dan Naruko tiba-tiba retak. Sontak membuat Vivi dan Naruko melebarkan mata terkejut.


"Jika serangan ini tak ada hentinya. Aku tak bisa mempertahankan ini lebih lama lagi," ucap Vivi disela-sela mempertahankan esnya agar tidak hancur.


"Kalau tau begini, tadi kita tak usah menggunakan jurus gabungan kita seharusnya," ucap Naruko di samping Vivi yang terus merutuki kebodohannya.


"Nasi sudah menjadi bubur. Kita tidak tau akan terjadi seperti ini, jadi tak perlu disesali," ucap Vivi mencoba menyemangati Naruko dan hanya dijawab anggukkan pelan oleh Naruko.


2 menit berlalu serangan laser beruntun yang di lancarkan oleh Loki.


kini serangannya telah terhenti dan menghasilkan dampak kehancuran dimana-mana. Bahkan es yang membekukan ketiga serigalanya pun hancur sebagian besarnya.


Bukan itu saja dampaknya. Bahkan remaja-remaja yang ada disitu banyak yang terluka. Tapi yang paling parah adalah Saji, Kiba, Xenovia dan Rin sehingga memerlukan penanganan langsung dengan Air mata Phoenik yang memang hanya membawa 4 buah saja.


Dan mulai sekarang mereka harus lebih berhati-hati karena air mata Phoenix telah terpakai semuanya.


"Cih!"


desis Loki yang kesal saat melihat orang-orang di bawahnya seperti tak terkena apa-apa.


Lalu Loki kembali lagi mengangkat tangan kanannya dan lingkaran sihir di atasnya kembali bersinar. Dan lagi-lagi menembakkan Laser dalam jumlah banyak dan beruntun.


Tapi dengan sigap para remaja yang menjadi sasaran tembakkan lasernya pun langsung menciptakan sihir pertahanan untuk menghalau tembakkan laser tersebut.


Krak! Krak! Krak! Krak! Krak! Krak! Krak! Krak!


Sihir pertahanan milik para remaja pun retak. Tak terkecuali armor milik Issei pun mulai retak, bahkan sihir pertahanan gabungan milik Gray dan Mirajane yang melindungi Gray, Mirajane dan Rin juga retak.


Tapi yang paling parah adalah es pertahanan milik Vivi yang sudah menjalar ke seluruh es ciptaannya yang melindungi dirinya dan Naruko saat itu.


.

__ADS_1


.


Srek!


Tiba-tiba Menma berdiri dari duduknya. "Ini tak akan kubiarkan. Aku akan bertindak sekarang," ucapnya lalu bersiap-siap untuk melompat.


Wush!


Dan Menma melompat sangat tinggi di atas langit-langit Underword meninggalkan Sairaorg yang nampaknya juga akan bertindak dengan cara berjalan ke arah tempat kekacauan.


.


"Kau tak akan bertindak sekarang, mereka dalam bahaya lo," ucap Tannin sambil menoleh ke arah Naruto.


Entah kenapa Naruto malah tersenyum.


"Tidak. Yang dalam bahaya justru Loki itu sendiri," kata Naruto tersenyum membuat Tannin bingung atas reaksinya.


Lalu kembali lagi melihat ke arah kekacauan untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.


.


.


Sedangkan tak jauh di atas lingkaran sihir buatan Loki terdapat Menma sedang mengangkat bola raksasa berwarna biru langit berada di telapak tangan kanannya.


Kemudian Menma melesat ke bawah dengan bola raksasa tersebut di arahkan ke lingkaran sihir tersebut.


[SENPO! : ODAMA RASENGAN!]


"Mjolnir!"


Krak! Krak! Krak!


Kejut Loki dan bersamaan dengan retaknya lingkaran sihir di atasnya. Sontak Loki langsung menoleh ke arah atas dan langsung terkejut.


Krak! Krak! Krak! Krak!


PYARRRRRR!


WUSH!


BOOOOOOOOM!


Lingkaran sihir di atas Loki pun hancur dan seketika rasengan raksasa milik Menma langsung menghantam Loki sehingga terciptalah ledakkan yang sangat besar setelah rasengan raksasa membenturkan Loki dengan permukaan.


Wush!


Menma langsung melesat keluar dari kepulan debu tebal di area ledakkan dan langsung mendarat dekat dengan Naruko dan Vivi.


"Nii-san!" kejut Naruko dan Vivi tapi dihiraukan oleh Menma yang Seketika langsung melihat sekeliling.


"ISSEI! CEPAT AMBIL PALU MJOLNIR ITU!"

__ADS_1


Teriak Menma yang pandangannya tertuju pada sosok berarmor merah sambil menunjuk palu Mjolnir yang masih melayang belum menyentuh permukaan.


Dengan cepat Issei langsung melompat ke arah Mjonir tersebut dan.


'WUSH!' tiba-tiba Issei langsung terjun ke bawah karena terseret oleh beratnya Mjolnir tersebut.


"Gilaaa! Berat banget!" kejut Issei yang mencoba untuk mengangkat Mjolnir tersebut.


Tiba-tiba Outlet hijau di punggung tangan kanan Issei bersinar.


"Butuh bantuan, kawan?" suara Outlet tersebut yang ternyata suara Draig.


"ya!" singkat Issei.


[BOOST!] [BOOST!] [BOOST!] [BOOST!]


Tiba-tiba palu Mjolnir tersebut membesar secara perlahan dan Issei nampaknya juga bisa mengangkatnya sekarang berkat bantuan dari Draig.


Sedangkan kepulan debu tebal di area ledakkan mulai menghilang dan memperlihatkan sosok Loki yang mencoba berdiri dengan luka di sekujur tubuh.


"Sial! Apa-apaan bola raksasa penuh kekuatan aneh tadi!" umpat Loki kesal.


Lalu mulai terbang lagi dan langsung terkejut bahwa di hadapannya tepat ayunan palu Mjolnir mengarah kepadanya.


"Sial!" umpat Loki yang mencoba menghindar tapi terlambat karena palu Mjolnir telah mengenainya dan seketika tubuh Loki dikelilingi oleh lingkaran sihir penyegel khas milik Asgard.


"SIALAN KAU PAK TUA!"


Teriak kekesalan Loki dan seketika dirinya menghilang di telan oleh lingkaran sihir tersebut dan palu Mjolnir raksasa pun jatuh ke permukaan karena Issei sudah tak kuat lagi untuk mengangkat.


BOOOOMMM!


Suara ledakkan kembali terjadi tidak jauh dari tempat mereka berada membuat rombongan remaja menoleh ke sumber suara dan waspada apa bila suatu hal buruk akan terjadi, kecuali Menma yang nampaknya tau apa yang terjadi di sumber ledakkan.


"Seperti biasa, bola raksasa yang kau ciptakan tadi memang mengerikan," suara dari balik kepulan debu dan lama-kelamaan memperlihatkan sosok Sairaorg yang berjalan santai ke arah rombongan para remaja.


"Sairaorg!" kejut Rias dan Sona bersamaan setelah tau siapa pemilik suara tersebut.


Menma tersenyum.


"Dan pukulanmu juga mengerikan dari dulu," ucapnya setelah melihat ke belakang Sairaorg yang nampaknya Naga Midgardsormr sudah hancur berkeping-keping oleh pukulan Sairaorg.


Lalu rombongan remaja tersebut pun berkumpul pada satu tempat.


Semuanya terluka, tapi yang paling parah adalah Naruko, Vivi, Akeno, Tsubaki dan Rossweisse sedangkan yang lainnya hanya luka-luka sedang.


"Apa masih ada air mata Phoenix?" tanya Menma. Hanya gelengan kepala sebagai jawabannya.


"Huh!" helaan nafas pun tercipta dari mulut Menma.


"Apa boleh buat," ucapnya lalu mendekati Naruko dan Vivi.


.

__ADS_1


T.B.C


__ADS_2