STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 27


__ADS_3

Di sebuah tempat yang jauh di atas langit jepang, ada sebuah kuil-kuil khas Jepang tradisional yaitu sebuah Khayangan tempat para Dewa-Dewi Shinto penguasa daratan Jepang.


Dapat dilihat disalah satu kuil ada beberapa Dewa-Dewi yang sedang berkumpul untuk bersiap-siap menghadiri acara penting yang ada di daerah kekuasaannya yang sekarang dipinjam oleh bangsa Iblis sesuai kesepakatan waktu dulu.


"Di mana Kagutsuchi?" Tanya seseorang Dewa dengan rambut hitam panjang serta Kimono coklat dengan lilitan Obi seperti tali kepang berwarna merah putih dan diikat seperti pita dipunggungnya. Yaitu The Male Who Invites atau Izanagi.


"Aku tidak tau Otou-sama, dari tadi siang dia tidak terlihat sama sekali," balas suara lembut wanita cantik berambut hitam panjang dengan Kimono putih bercorak merah serta Obi yang juga berwarna merah dan anting berbentuk matahari yang mengantung di setiap telinganya.


Yaitu The Sun God atau Amaterasu anak kedua Izanagi.


"Huh, anak itu bikin masalah saja," kata Izanagi kesal dengan kelakuan anak tertuanya yang akhir-akhir ini sering menghilang entah ke mana.


" Dasar anak tidak berguna!" batinya kesal.


"Bagaimana, apa semuanya sudah berkumpul?" sambung Izanagi.


"Hanya Susano'o saja yang sebentar lagi datang," balas suara lembut selain Amaterasu yang sama-sama memiliki wajah cantik berambut putih panjang dengan Kimono putih bercorak biru serta Obi yang berwarna biru juga dan anting berbentuk bulan sabit di setiap telinganya.


Yaitu The Month God atau Tsukoyomi adik kembar Amaterasu.


Selang beberapa menit masuklah seseorang pria dewasa bertubuh kekar dengan wajah rupawan dan memiliki rambut hitam sedikit panjang memakai Kimono hitam dengan corak putih dan Obi putih yaitu The Storm God atau Susano'o anak terakhir Izanagi.


"Dari mana saja kau Susano'o?" tanya Izanagi tiba-tiba.


"Maaf Otou-sama, aku mengambil katanaku ini," jawab Susano'o sambil menunjukkan Katana tajam bernama Kusanagi.


"Ya sudah, cepat semua bersiap! Kita langsung ke tempat pertemuan," kata Izanagi langsung membuat lingkaran teleport menuju Kuoh Gakuen diikuti Dewa-Dewi lainya.


.


#Dengan Kagutsuchi


.


"Apa tidak masalah kau tidak kembali lagi Nak?" tanya seseorang wanita cantik berambut hitam panjang dengan Kimono putih polos serta Obi yang berwarna putih yaitu The Female Who Invites atau Izanami.


"Aku tidak ingin kembali Okaa-sama, aku sudah muak dengan mereka yang terus berpura-pura baik padaku," balas pria berambut merah menyala dengan Kimono merah bercorak jilatan api kuning yaitu The Flame God atau Kagutsuchi.


"Tenanglah nak, Kaa-san akan membalas perbuatan mereka malam ini karena telah memperlakukan anakku ini dengan buruk," balas Izanami dengan yakin.


"Setelah itu kita akan hidup bahagia bersama pria pilihan Kaa-san," sambungnya menenangkan Kagutsuchi.


"Apa pria pilihan Okaa-sama bisa memperlakukanku dengan baik? Aku tidak ingin pria pilihan Okaa-sama seperti dia yang tidak pernah memperhatikanku sama sekali," tanya Kagutsuchi menekankan kata dia sangat benci.


"Okaa-san sangat yakin, pria yang Okaa-san sukai akan memperlakukanmu dengan baik. Buktinya saja saat Okaa-san kabur dari Yomi dan bersembunyi di pulau tak berpenghuni dengan luka bakar disekujur tubuh, pria itu tidak memandang Okaa-san jijik atau takut melainkan pandangan tulus ingin menolong. Hingga akhirnya Okaa-san sembuh seperti ini karena pria itu yang menolongku," jawab Izanami.


"Tidak seperti Tou-sanmu yang saat itu mau menjemput Okaa-san malah kabur karena jijik melihat bentuk fisik Okaa-san yang buruk membuat Okaa-san tidak suka lagi dengan Tou-sanmu," sambung Izanami sangat benci.


"Jika itu keputusan Okaa-sama, maka aku akan ikut dengan Okaa-sama saja," kata Kagutsuchi.


"Asal Okaa-sama bahagia aku senang," sambung Kagutsuchi merestui membuat Izanami senang dengan restu anaknya.


"Okaa-san senang mendengarnya," kata Izanami senang.


"Apa tidak apa-apa Okaa-sama, kita membalas mereka saat pertemuan nanti. Aku takutnya jika Fraksi lainya yang akan bertindak," kata Kagutsuchi takut.


"Tidak apa-apa, tujuan kita hanya Tou-sanmu bukan Fraksi lain. Aku yakin Fraksi lain akan menganggap hal ini adalah masalah keluarga dan akan menyalahkan Tou-sanmu, jadi kau tenang saja," balas Izanami meyakinkan membuat Kagutsuchi tenang tidak takut lagi.


Lalu mereka membahas rencana yang akan dilakukan, menunggu waktu yang tepat untuk bertindak menjalankan rencana.


.


.


#ASGARD


.

__ADS_1


Jauh diatas langit Eropa, tak dapat dibayangkan oleh orang-orang biasa di dunia ini bahwa di atas langit Eropa terdapat sebuah istana megah dan luas yang dihuni oleh Dewa-Dewi bangsa Nordik kepercayaan bangsa Eropa khususnya Eropa Utara.


Asgard nama tempat itu, Tempat para Dewa-Dewi dari Mitologi Nordik.


Dapat dilihat di aula utama istana itu ada beberapa Dewa-Dewi yang berkumpul karena sesuatu hal yang penting.


.


"HUAAAAAAA, AKU TIDAK MAU NENEK UBANAN!"


.


Teriak seorang anak kecil laki-laki berambut kuning yang masih kisaran 10 tahunan (bayangin Sting Fairy tail versi 10 tahunan)


sedang berlari menghindari seseorang wanita dengan pakaian model kantoran serta memiliki rambut putih panjang yaitu Rossweis yang dari tadi terus mengejar Sting dengan kesal karena ejekan Sting terlalu lantang hingga jadi bahan tertawaan Dewa-Dewi di ruangan tersebut.


.


"SINI KAU ANAK BAR-BAR!"


.


Kesal Rossweis sambil mengejar Sting yang malah bersembunyi di belakang seseorang Dewi yang sangat cantik diantara Dewi di ruangan tersebut dengan berpakaian dan rok panjang berwarna putih senada serta rambut kuning panjang yaitu Freya anak tertua Odin yang lagi cekikikan karena tingkah mereka.


"Aku sama Mama saja, aku tidak mau sama nenek ubanan itu," kata Sting mengadu kepada Freya sambil menunjuk Rossweis yang kesal dengan sebutan nenek ubanan.


"Dengar Rossweis, anakku saja menyebutmu nenek. Aku sudah 1 langkah di depanmu lo untuk mendapatkannya," kata Freya mengejek.


"Cih! Aku tidak akan kalah darimu Freya-sama, aku tidak sepertimu yang main membiusnya lalu kau perkosa!" balas Rossweis membuat Freya tersipu mengingat kejadian tertentu.


"Kakak lebih mengerikan dari pada istriku," kata Thor yang dari tadi diam mulai berkomentar.


"Kau benar Thor. Aku heran dulu Frigg ngidam apasi? Sampai-sampai anaknya super liar seperti itu," sahut Odin menambahkan.


"Aku tidak ngidam apa-apa, itu karena sifat warisan mesummu yang sudah akut dasar tua bangka!" balas Frigg tidak terima.


Sedangkan Freya masih tersipu membayangkan hal yang pernah ia lakukan dulu dengan seseorang.


"Huh, guruku itu sebenarnya pakai mantra apa sih? Bisa-bisanya membuat kakak naksir padanya bahkan semua Dewi disini naksir padanya," kata Thor menghela nafas.


"Padahal aku jauh lebih tampan darinya," sambung Thor narsis membuat Freya sadar dari lamuanya.


"Jangan ngimpi Thor! Kau bahkan belum setengah ketampanannya. Jangan ngimpi ketinggian lah, ntar jatuh sakit baru tau rasa," balas Freya mengejek.


"Benarkan Rossweis?" sambung Freya dan dijawab anggukan Rossweis membuat Thor pundung.


"Hu hu hu, kenapa guruku tidak bisa dikalahkan dalam segala aspek si hu hu hu," pundung Thor sambil berjongkok dengan awan hitam di atas kepalanya yang sebentar lagi akan hujan.


Sontak tingkah Thor menjadi bahan tawaan Dewa-Dewi diruangan tersebut.


.


"HUAHAHAHAHA!"


.


Bahkan suara lantang tawa Sting mengalahkan tawa Dewa-Dewi di ruangan tersebut membuat Thor tambah pundung.


"Paman Thor lucu sekali, wajahnya sangat jelek!" kata Sting sambil tertawa.


Sontak ucapan Sting membuat Thor kesal tidak pundung lagi.


"SINI KAU KEPONAKAN KAMPRET!" kesal Thor yang sudah berdiri menatap Sting.


"HUAAA PAMAN JELEK SEKALI!" teriak Sting langsung bersembunyi di belakang Freya.


"Sini kau! Jangan bersembunyi dibelakang ibumu!" balas Thor kesal sambil mencoba meraih Sting yang terus bersembunyi dibelakang Freya.

__ADS_1


Dan kini semua orang di ruangan tersebut malah tertawa senang.


Kelakuan konyol mereka sudah menjadi hiburan menyenangkan untuk penghuni Asgard.


Semenjak kehadiran Sting, Asgard lebih bewarna akhir-akhir ini, karena sebelum-sebelumnya Asgard sepi tanpa warna.


Tiba-tiba lingkaran teleport muncul di ruangan tersebut mengeluarkan seorang gadis berwajah Zombie langsung bengong saat kemunculannya dihiraukan oleh Dewa-Dewi yang sedang tertawa entah karena apa gadis itu tidak tau.


"Kakek!" pagil gadis itu kepada Odin. Sontak Odin langsung menoleh ke arah sumber suara.


"Aduh, bisa ngak kalau mau menemui kakekmu jangan pake wujud itu? Membuat kakek yang tua ini takut saja," balas Odin setelah tau siapa yang datang adalah cucunya anak dari Loki.


"Maaf kakek, boleh aku titip salam?" minta sang cucu.


"Salam apa?" tanya Odin mengangkat sebelah alisnya tidak mengerti.


"Begini kek, tolong sampaikan salamku pada orang yang telah dia jodohkan padaku," kata sang cucu memberitau.


"Tolong suruh cepat melamarku, aku tidak sabar ingin menikah dengannya," sambung sang cucu membuat Odin mengangguk mengerti.


"Tenang saja cucuku, akan kupastikan dia mau menikah denganmu," balas Odin membuat sang cucu senang.


"Terima kasih kek, aku pamit dulu. mungkin cuma itu yang ingin kusampaikan," kata sang cucu berpamitan dan Odin hanya mengangguk pelan lalu sang cucu membuat lingkaran teleport dan menghilang.


"Aku heran, kenapa dia senang sekali memakai wujud mengerikan itu? Padahal wujud aslinya tidak kalah manis juga," kata Frigg tiba-tiba setelah sang cucu menghilang.


"Biarlah, itu sudah menjadi kesenangannya," balas Odin lalu kembali menatap Dewa-Dewi yang sedang bertingkah konyolnya belum selesai.


.


"KALIAN SEMUA TENANG!"


.


Teriak Odin membuat semua orang di ruangan tersebut terdiam langsung menoleh ke arahnya.


"Bagus! Kita berangkat sekarang. Rossweis cepat ciptakan lingkaran teleportnya langsung menuju lokasi pertemuan," Perintah Odin kepada Rossweis.


"Hai Odin-sama," balas Rossweis langsung menciptakan lingkaran teleport menuju Kuoh Gakuen.


.


.


#HEAVEN


.


Di tempat yang luas dan indah di atas langit terdapat sebuah tempat yang sangat indah sejauh mata memandang.


Tempat yang damai penuh warna kesucian, tempatnya para Malaikat yang suci.


"Apa semuanya sudah siap? " Tanya Malaikat pria berambut kuning yaitu Michael kepada 2 Malaikat di belakangnya dan dijawab anggukan 1 dari 2 Malaikat wanita di belakangnya.


"Gabriel!" panggil Michael kepada Gabriel, membuat Gabriel terkejut dari lamuanya.


"kau pasti masih memikirkanya ya?" sambung Michael bertanya.


"Entahlah, disatu sisi aku Benar-benar ingin bersamanya tapi disisi lain aku takut jatuh," balas Gabriel.


"Jangan berlarut-larut Gabriel, mungkin nanti setelah pertemuan aku akan cari solusinya," kata Michael membuat Gabriel senang.


"Lebih baik kita berangkat sekarang, dari pada nanti terlambat," sambung Michael membuat 2 Malaikat di belakangnya mengangguk.


Lalu Michael menciptakan lingkaran teleport menuju Kuoh Gakuen diikuti 2 Malaikat tadi yang berada di belakangnya.


.

__ADS_1


.


T.B.C


__ADS_2