STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 86 Arc Summer Holiday 1 : keputusan ayah


__ADS_3

.


#PAGI


.


Emmmmhh!


.


Sedikit demi sedikit mata Menma bergerak dan secara perlahan mulai terbuka dengan pupil matanya bergerak melihat sekeliling dan langsung tau di mana dia berada.


Dan kemudian Menma bangun dari tidurannya dan duduk di atas ranjangnya.


Tapi dia merasakan sesuatu yang menahan di tangan kirinya.


Dengan perlahan Menma langsung menoleh ke arah tangan kirinya dan langsung tersenyum setelah tau apa yang menahan tangan kirinya.


Dapat dilihat di samping ranjang Menma, di situ terdapat Katerea yang terlelap dengan kepalanya yang tertidur di pinggiran ranjangnya yang beralaskan telapak tangan Menma sebagai alas kepalanya.


Dan kemudian tangan kanan Menma terangkat langsung menyentuh pundak Katerea.


"Kaa-san, kaa-san,"


Ucapan lembut Menma mencoba untuk membangunkan Ibunya dan langsung mendapat respon oleh gerakan pelan Katerea seakan-akan mulai terbangun dari tidurnya.


Emmmmhh!


Erangan pelan Katerea mulai menggeliat langsung menegakkan kepala dan mengucek-ucek matanya di balik kacamatanya.


Dengan perlahan Katerea mulai membuka matanya dan langsung terkejut.


"Me - Menma-kun, kau sudah sadar?" kejut Katerea tak percaya dengan apa yang di lihatnya sekarang ini dan Menma yang melihat reaksi ibunya seperti itu hanya tersenyum tulus.


"Um, aku sudah bangun, Kaa-san," senyum Menma kepada Katerea.


Sontak mata Katerea langsung berkaca-kaca dengan cepat langsung memeluk Menma.


"Hiks, syukurlah, hiks, kamu sudah sadar, Kaa-san sangat senang, hiks," tangis bahagia Katerea pun pecah karena saking senangnya melihat Menma yang sudah sadar dari kritisnya.


Dan Menma hanya tersenyum memaklumi saja tingkah ibunya saat ini.


" Pasti semua orang kerepotan karena ulahku ini," batin Menma sambil menerawang langit-langit kamarnya disela-sela dirinya dipeluk oleh Katerea.


Tiba-tiba Katerea melepaskan pelukannya langsung menatap Menma dan kedua tangannya memegang pundak Menma.


"Kamu pasti lapar kan Nak? Ah setidaknya kamu harus minum sesuatu untuk mengisi perutmu," kata Katerea begitu antusias dan sudah tak tampak lagi air mata kebahagiaan yang terlihat di wajahnya karena kini sudah di ganti dengan senyum senang dan semangat yang terpancar di wajahnya.


"Um, mungkin minum dulu tak apa, Kaa-san," angguk Menma.


"Baiklah tunggu sebentar, akan Kaa-san buatkan segera," semangat Katerea langsung melangkah keluar kamar meninggalkan Menma di kamar yang kini sedang tersenyum karena melihat tingkah semangat Ibunya yang tidak seperti dulu.


.


" Kuharap Kaa-san akan terus seperti itu," batin Menma merasa senang dengan sikap Ibunya yang di tunjukkan hari ini.

__ADS_1


.


#Skip sisi lain


.


TAP! TAP! TAP! TAP!


.


Langkah kaki cepat Katerea begitu semangat sedang menuruni tangga untuk menuju dapur rumah tersebut.


Setidaknya susu atau teh hangat bisa mengisi perut Menma untuk awal siumannya, pikir Katerea.


"Sudah bangun Katerea-san?" tiba-tiba saat melewati ruang keluarga Katerea berpapasan dengan Yasaka yang kelihatannya baru keluar dari kamarnya.


"Ya, aku mau membuatkan Menma minuman hangat, dia sudah siuman pagi ini," balas Katerea yang terhenti langkahnya.


"Apa aku harus membangunkan Naru-kun ya, atas siumannya Menma?" sambungnya saat melihat Naruto sedang terlelap di sofa ruang keluarga dengan tanda suara dengkuran Naruto yang begitu jelas terdengar di telinga Katerea dan Yasaka sekarang.


"Tidak usah, biarkan dia tidur seharian hari ini, mungkin dia kelelahan dan kurang tidur semalaman," cegah Yasaka.


"Lebih baik kau cepat buatkan minuman hangat untuk Menma, dia sangat membutuhkannya atas siumannya," sambungnya membuat Katerea mengangguk mengerti lalu melangkah ke arah dapur untuk melanjutkan niatnya yang akan membuatkan minuman hangat untuk Menma.


Merasa Katerea sudah masuk ke dapur, kini Yasaka melangkah pelan menuju sofa tempat Naruto terlelap hari ini.


"Huh," helaan nafas pun keluar dari mulut Yasaka saat memandang wajah tidur Naruto yang begitu nyenyak tak terganggu oleh suasana sekitarnya.


"Kau memang seorang pemimpin keluarga yang hebat. walaupun kau tampak tak peduli dengan kami, tapi sebagai gantinya kau jauh lebih peduli dan menyayangi anak-anak kami, aku jadi semakin tak ingin jauh darimu, Naru," gumam Yasaka tersenyum senang sambil memandang wajah damai suaminya yang terlelap saat ini.


.


Cup!


.


" Tidur yang nyenyak sayang, mungkin aku akan menyuruh orang-orang di rumah ini untuk jangan mengganggu tidurmu hari ini," batin Yasaka tersenyum setelah mendaratkan kecupan bibir di dahi Naruto.


lalu menegakkan badanya dan beranjak dari tempat Naruto yang tertidur langsung menuju dapur.


" Mungkin aku akan menyuruh Naru-kun untuk menjemput dia kemari. Naru-kun pasti lupa bahwa dirinya masih memiliki istri sah selain diriku," sambung batin Yasaka saat melangkah menuju dapur karena terbayang sosok wanita berambut merah muda di kepalanya.


.


CKLEK! CKLEK!


.


Tiba-tiba 2 pintu kamar di lantai 1 terbuka menampakkan 2 sosok wanita dewasa yang kelihatannya baru bangun dari tidurnya yaitu Grayfia dan Freya di masing-masing pintu kamar langsung melangkah ke arah dapur.


Tapi langkahnya langsung terhenti di ruang keluarga setelah melihat sosok Naruto yang sedang tertidur di sofa ruangan tersebut.


Sontak Grayfia dan Freya saling pandang dan tiba-tiba tersenyum lalu melangkah ke tempat Naruto tidur sekarang ini.


"Hm, Naru-kun sangat nyenyak sekali tidurnya ya?" gumam Grayfia tersenyum sambil memandang wajah Naruto yang tertidur pulas di sofa.

__ADS_1


"Um! Dia tambah tampan saja saat seperti itu," balas Freya tersenyum sambil memandang wajah terlelap Naruto yang sama dilakukan oleh Grayfia.


Tiba-tiba Grayfia dan Freya saling tatap dan entah kenapa saling mengangguk seperti isyarat sebuah kode dengan senyum manis yang terlihat jelas di wajah mereka.


Tanpa tak terduga Grayfia dan Freya membungkukkan badannya dan mendekatkan kepalanya ke wajah Naruto.


Cup! Cup!


2 pipi Naruto akhirnya menjadi sarang kecupan bibir Grayfia dan Freya bersamaan. Dengan Grayfia mencium di pipi kanan dan Freya mencium di pipi kiri.


Setelah itu Grayfia dan Freya beranjak dari tempat Naruto menuju dapur dengan senyum manis tercetak jelas di wajah cantiknya.


"Kalian curang!" tiba-tiba Katerea bersuara setelah tadi terhenti langkahnya yang akan mengantarkan susu hangat untuk Menma karena melihat Grayfia dan Freya sedang mencium Naruto yang lagi tertidur.


"Maaf Katerea-san, aku tak tahan melihat wajah tampannya si," balas Grayfia tersenyum.


"Um! Um! Aku juga tak tahan," timpal Freya juga tersenyum.


"Huh, kalian bisa saja," kata Katerea menghela nafas dan di balas cekikikan Grayfia dan Freya.


"Masih ada kesempatan kok, selagi dia masih tidur," kata Freya tersenyum lalu melangkah menuju dapur bersama Grayfia meninggalkan Katerea yang sedang diam mematung.


" Hehe, Ikutan juga ah," tiba-tiba Katerea melangkah mendekati tempat Naruto tertidur dan langsung menaruh gelas berisi susu hangat di atas meja kecil dekat dengan Naruto tertidur.


Dengan perlahan Katerea mulai membungkuk mendekatkan kepalanya ke wajah Naruto yang masih tertidur.


Cup!


Kecupan bibir Katerea pun hinggap di dahi Naruto, dengan cepat Katerea mengambil lagi gelas berisi susu hangatnya langsung melangkah ke kamar Menma dengan wajah merona plus senyuman senang terlihat jelas di wajah manisnya.


Tanpa disadari oleh 4 wanita yang tadi mencium Naruto, di pintu kamar Grayfia dan Freya tadi keluar nampak 2 sosok wanita dewasa yang bersemu merah yang dari tadi melihat Katerea mencium Naruto.


Yaitu Serafall yang memang tidur sekamar dengan Grayfia serta Hancock yang memang tidur sekamar dengan Freya.


Tanpa pikir panjang Serafall dan Hancock langsung melangkah ke tempat Naruto tertidur dan secara bersamaan langsung membungkukkan badannya.


Tapi saat bibir Serafall dan Hancock tinggal 2 cm lagi di pipi Naruto, tiba-tiba tindakannya terhenti oleh suara Yasaka dari belakang.


"Ssssssstt! Jangan di bangunkan, Oke," ucap lirih Yasaka kepada mereka berdua dan langsung di jawab anggukkan pelan oleh mereka berdua, kemudian Serafall dan Hancock meneruskan lagi niatnya.


Cup! Cup!


2 kecupan bibir lagi-lagi mendarat di setiap pipi Naruto. Dengan Serafall di pipi kanan dan Hancock di pipi kiri.


Dengan senyum senang terlihat di jelas wajah mereka berdua, kemudian mereka langsung beranjak dari tempat Naruto tertidur langsung melangkah ke lantai 2 untuk membangunkan semua anak-anak Naruto.


Dan akhirnya di pagi yang damai ini, sudah bersarang 6 kecupan bibir dari wanita yang berbeda-beda mendarat di dahi dan di pipi Naruto.


Tapi anehnya Naruto tak merasa terganggu bahkan seperti tak merasakan apa pun karena masih tertidur dan belum ada tanda-tanda akan dirinya terbangun.


.


.


T.B.C

__ADS_1


__ADS_2