
...Di arena pertempuran...
.
#Meliodas vs Shalba
.
"HAHAHAHA MATILAH PARA IBLIS SAMPAH!" teriak Shalba yang melayang di samping Monster Naga berkepala ular yang sedang membuka mulutnya lebar-lebar dan banyak mana sihir yang terkumpul di mulutnya siap ditembakkan ke pasukan New Satans atau lebih tepatnya pasukan yang dipimpin oleh Lord Phoenix dan Ruval.
"SEMUAYA SIAPKAN PERTAHANAN TERKUAT!" teriak Lord Phoenix kepada pasukannya.
Dan semua pasukannya mulai membuat kekkai terkuat untuk menghalau serangan monster tersebut.
"TERLAMBAT!" ucap Shalba menyerigai.
.
SHOOOOOT
.
SRING!
.
[FULL COUNTER]
.
TRING!
.
BOOOOOOMMM!
.
Tiba-tiba serangan yang ditembakkan oleh Monster tersebut berbalik ke arahnya.
Dan akhirnya Monster tersebut terkena serangannya sendiri dan hancur seketika, sedangkan Shalba sudah menghindar sehingga dirinya tidak terkena serangan Monster tersebut tapi masih terkejut.
Sontak serangan monster tersebut yang mengenai diri-sendiri menghasilkan ledakkan yang cukup besar membuat pasukan New Satans bingung dengan situasi yang terjadi.
.
"Apa yang terjadi?" kejut Lord Phoenix tidak mengerti.
"Se-serangannya berbalik arah," kejut Ruval gagap.
"Bagaimana bisa?" kata Lord Phoenix tambah bingung.
.
TAP!
.
Tiba-tiba seseorang bertubuh seperti anak-anak mendarat di depan para pasukan New Satans dengan Full Armor besinya dan lambang Naga melingkar memakan ekornya di punggung Armor besinya.
"Apa kalian tidak apa-apa?" tanya Meliodas menghampiri pasukan New Satans yang terkejut.
Sontak Lord Phoenix dan Ruval langsung bersiaga apabila musuh, pikirnya.
"Siapa kau!" bentak Lord Phoenix menatap tajam dan terus memperhatikan gerak-gerik mencurigakan Meliodas.
Meliodas yang tau kecurigaan mereka hanya menghela nafas.
"Kalian tenang saja, aku bukan musuh. aku pasukannya Naruto-sama untuk membantu kalian," kata Meliodas.
Sontak ucapan Meliodas yang menyebutkan kata Naruto membuat Lord Phoenix dan Ruval melebarkan mata terkejut.
"JANGAN BERCANDA! KAU KENAL DENGAN ANAKKU!" bentak Lord Phoenix masih tidak percaya.
"Sangat tuan, aku adalah pasukannya," balas Meliodas meyakinkan membuat Lord Phoenix sedikit percaya dan menurunkan kewaspadaannya.
"Baiklah aku percaya untuk sekarang," balas Lord Phoenix sedikit tenang tapi masih menatap Meliodas.
Membuat Meliodas mengangguk.
"Apa tidak apa kita mempercayainya Otou-sama?" tanya Ruval di sebelah Lord Phoenix.
"Untuk saat ini kita bisa mempercayainya, jika benar Naruto memiliki sebuah pasukan maka itu bisa menjadi bantuan besar bagi kita," jawab Lord Phoenix membuat Ruval mengangguk sedangkan Meliodas yang mendengar ucapan Lord Phoenix hanya tersenyum memaklumi.
__ADS_1
.
.
#Ban vs Creuserey
.
"MATILAH!"
teriak Creuserey sambil membentangkan tangan kananya ke arah depan untuk menembakkan sebuah sihir pemusnah kepada pasukan New Satans lebih tepatnya para iblis muda New Satans dan rombongannya kecuali Serafall yang sedang melawan Iblis Old Satans lain disisi lain tempat.
.
SHOOT!
.
BOOM!
.
"Aduh! Ini sakit sekali bung!" suara seseorang dari arah ledakan hasil serangan Creuserey.
Sontak para Iblis muda terkejut karena serangan Creuserey tidak mengenai mereka melainkan meledak di tengah-tengah jarak serangan.
Bahkan Creuserey yang tadinya menyerigai sekarang langsung menatap tajam debu hasil ledakan tadi.
Tiba-tiba angin berhembus menghilangkan debu hasil ledakan dan menampakkan seseorang memiliki tubuh tinggi dan Full Armor besi warna merah dengan lambang serigala di punggung Armornya.
"Siapa kau! Berani sekali menghentikan seranganku!" bentak Creuserey menatap tajam Ban.
"Aku?" kata Ban sambil menunjuk dirinya sendiri.
"Hahahaha!"
.
SRING!
.
"Kau tak perlu tau siapa diriku," tiba-tiba Ban berada di depan Creuserey dengan kepalan tinju yang di arahkan ke perutnya.
.
"BAGAI-"
.
DUAGH!
.
WUSH!
.
BOOMM!
.
Ucapan Creuserey terpotong karena Ban meninju perutnya sampai terpental sangat jauh menabrak sebuah tebing hingga menghasilkan ledakan yang cukup besar membuat pasukan Old Satans yang dipimpin Creuserey diam mematung karena terkejut.
Lalu Ban melangkah ke rombongan New Satans menghiraukan pasukan Old Satans yang terbengong-bengong.
"Siapa kau!" bentak Sirzech sambil mengacungkan sebuah pedang di hadapan Ban,
sontak Ban langsung terhenti langkahnya sambil menghela nafas.
"Aku bukan musuh kalian, aku disuruh Naruto-sama untuk membantu kalian menghentikan pasukan Old Satans, jadi tenang saja," kata Ban santai tapi tidak dengan para iblis Muda yang malah melebarkan mata terkejut.
"Apa ucapanmu bisa dipercaya?" tanya Sirzech menatap Ban.
"Tenang saja, demi Sake apa pun akan kulaksanakan perintah Naruto-sama untuk membantu kalian," ucap Ban meyakinkan.
.
" Aku tidak menyangka Naruto-san punya pasukan sendiri," batin para iblis muda yang mengenal Naruto.
" Apa! Hanya demi Sake dia mau membantu, dasar otak Sake," batin para pasukan New Satans lainnya.
.
__ADS_1
#Merlin vs Katarea & Euclip
.
"HENTIKAN SEMUA INI KATAREA!" teriak Serafall ketika melihat Katarea sedang menciptakan banyak lingkaran sihir entah apa di atas langit-langit.
"Hentikan katamu! JANGAN HARAP! MATILAH!" teriak Katarea meluncurkan berbagai leser dari lingkatan sihir ciptaannya.
.
SHOT! SHOT! SHOT! SHOT!
.
[PERFECT CUBE]
.
BOOOOOMMMMM!
.
Serafall dan Rossa sudah menutup matanya untuk menerima serangan Katarea.
Tapi alangkah bingungnya mereka ketika mendengar suara ledakan yang cukup dekat dari mereka tapi ledakan itu tidak mengenai mereka.
Dengan perlahan Serafall dan Rossa membuka mata dan langsung melebarkan mata terkejut.
Dapat dilihat dirinya dan semua pasukan New Satans terlindungi oleh sebuah kekkai ungu transparan yang kuat menghalau serangan Katarea.
"Hufh untung saja masih sempat," suara perempuan dari atas kekkai,
Sontak semua iblis menoleh ke arahnya dan Katarea langsung melebarkan mata terkejut.
"Kau!" ucap Katarea mengenali sosok tersebut.
"Yo! Kita bertemu lagi Katarea-sama" ucap Merlin menekankan kata terakhirnya.
"MINGGIR KAU PENGGANGGU!" teriak Euclip menerjang Marlin dengan kecepatan tinggi.
.
SRINGGGGGGGG
.
Tiba-tiba tubuh Euclip membeku dan jatuh ke permukaan setelah disentuh bagian dadanya oleh jari telunjuk Merlin.
Sontak aksi Merlin membuat semua mata yang menyaksikan terkejut tidak percaya.
"Mau apa kau menghalangiku Merlin?" ucap Katarea menatap dingin Merlin.
.
SRING!
.
tiba-tiba tercipta kekkai yang di dalamnya hanya Merlin dan Katarea sedangkan Kekkai yang melindung Serafall dan Rossa tiba-tiba juga menghilang.
"Hmm aku ingin menunjukkan suatu kebenaran tentangnya," balas Merlin santai di dalam kekkai.
"Sudah cukup! Aku tidak butuh penjelasan lagi, semua sudah dijelaskan oleh kakek padaku," kata Katarea menolak.
"heh, kau baru mendengar dan belum melihat bukti nyatanya," balas Merlin membuat Katarea terdiam.
"Apa maksudmu?" bingung Katarea.
"Apa kau melihat bukti nyata yang diucapkan oleh Rizevim?" kata Merlin datar dan Katarea bingung mau menjawab apa.
"Baiklah, akan kutunjukkan bukti nyata kejadian 2 bulan lalu, dan kau akan menyesal karena mempercayai ucapan Rizevim," sambung Merlin tiba-tiba bola kristal yang dibawa Merlin bersinar terang membuat Katarea menutup matanya bahkan iblis-iblis yang diluar kekkai juga merasakan silaunya.
.
[ILLUSION MAGIC : DREAM SHEET!]
.
Tiba-tiba Merlin menyebutkan mantranya dan seketika di dalam pikiran Katarea bayak sekali tragedi kejadian-kejadian masa lalu yang sangat jelas dan selang beberapa menit kemudian Katarea memegang kepalanya langsung tersimpuh sambil berteriak histeris.
.
..
__ADS_1
T.B.C