
#UNDERWATER KINGDOM
.
#Skip keesokan hari (09:07)
.
Ketakutan itu yang dirasa oleh orang-orang di kerajaan tersebut atau lebih tepatnya di ruang Evakuasi pas di ruang bawah tanah Istana.
Semuanya merasakan perasaan itu setelah mendengar dari salah satu prajurit pengintai memberi kabar bahwa pasukan Raja Laut sudah mendekat dan sedang mencoba membobol Kekkai bawah yang terhubung dengan danau di tengah-tengah kerajaan tersebut.
Dengan cepat para prajurit yang dipimpin oleh Tiger dan Jinbe serta anak-anak dewasa Naruto kecuali Lucy langsung bersiaga di tempat masing-masing yang berbeda-beda tempat.
Kalau untuk Lucy karena dia memiliki mental yang lemah bila ada kekacauan, maka Naruto menyuruhnya untuk ikut berevakuasi bersama Shuna dan pastinya dengan Shirahoshi juga.
Begitu juga Naruto yang sudah bersiaga di atas menara kerajaan sambil mengamati danau yang lumayan jauh dari penglihatannya.
Tapi pikirannya jauh melayang entah ke mana.
"Apa yang harus aku katakan nanti kepada orang-orang di rumah ya? Terutama bagaimana reaksi Yasaka jika aku pernah memperkosa wanita dan masih ada wanita lain yang melakukan tindakan seperti Freya, Hancock, Asuna dan Arturia. Huh, otakku pusing memikirkan kata-kata yang tepat untuk menjelaskan kepada mereka," gumam Naruto sambil mengingat sesuatu.
.
.
#Flasback On
.
#Mindscape On
.
"Enam. Ada enam wanita yang belum kau ketahui dan dua di antaranya justru kau yang memperkosanya,"
.
Doooooooooooooooong!
.
Seperti tertimpa batu seukuran gunung. Pikiran Naruto langsung blank bagaikan piringan kaset rusak yang terus memutar ucapan Kurama dan diulang-ulang tanpa berhenti.
"HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA!"
Seketika Kurama dan Liebe langsung tertawa terbahak-bahak, bahkan sampai memegang perutnya karena tak kuasa melihat wajah konyol yang ditunjukkan oleh Naruto karena terkejut oleh ucapan Kurama.
"BERISIK SIALAN!"
Dan nampaknya suara tawa keras Kurama dan Liebe membangunkan 2 sosok Naga yang berada di dalam sel tepat di belakang Kurama dan Liebe.
"APAAAAAAAAAAAAAAAA!"
Dan Naruto langsung terkejut setelah sekian detik memproses ucapan Kurama yang masih melayang-layang di pikirannya.
__ADS_1
"Bisa kau ucapkan lagi, Kurama. Apa tadi? Enam wanita katamu?" tanya Naruto yang tak percaya dengan apa yang didengar oleh telinganya.
"Hahaha! Itu benar Gaki, enam wanita. aku serius mengatakannya, hahahaha," balas Kurama yang tawanya belum bisa mereda.
Twict!
Urat-urat kekesalan muncul di kepala Naruto karena kesal mendengar tawa Kurama.
Wush!
Naruto langsung melompat ke kepala Kurama.
BUGH!
"SERIUS SIALAN!"
Kesal Naruto karena dari tadi Kurama terus tertawa seolah-olah menyepelekan pertanyaan Naruto.
Dan kepala Kurama langsung menunduk karena pukulan Naruto tepat di atas kepalanya.
"GOARRRRRRR! SIALAN KAU GAKI! AKAN KUBINASAKAN KAU DENGAN BIJUDAMAKU!" teriak Kurama menatap tajam Naruto yang sudah mendarat di hadapannya.
"BERISIK SIALAN!"
"DIAM KAU KADAL BULUK!/DIAM KAU KADAL BULUK!"
Bentak Kurama dan Naruto bersamaan menatap tajam Acnologia dan Skiadrum di dalam sel.
"SIALAN! KEMARI KAU, AKAN KUCABIK-CABIK KALIAN BERDUA!"
Kesal Acnologia menghantam jeruji besi karena tak terima di bentak dan dihina oleh Kurama dan Naruto.
"Sudah, sudah. Lebih baik kau beritau siapa semua wanita itu agar kepala kuningnya tak meledak disini. Nanti bau khe khe," ucap Liebe kepada Kurama sambil cengengesan.
Twict! Twict!
"Aku setuju denganmu, hehe," balas Kurama juga cengengesan.
"SIALAN KALIAN BERDUA! KALIAN PIKIR KEPALAKU INI KOTORAN MANUSIA APA!"
Teriak Naruto yang kepalanya sudah penuh dengan urat-urat kekesalan.
Sedangkan Kurama dan Liebe malah tersenyum menyerigai kepada Naruto.
"Dia mengaku sendiri, Liebe,"
"Yap! Benar sekali,"
"GRRRRRRRT! KALIAN!"
"HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA!"
"BERISIK SIALAN!"
Dan terjadilah pertengkaran konyol antara Naruto, Kurama dan Liebe.
__ADS_1
Sedangkan 2 Naga di dalam sel sudah menutup telinganya dengan apa yang mereka dapat, bahkan Naga Acnologia sudah menyerah memukul-mukul jeruji dan lebih memilih seperti Skiadrum yang menutupi telinganya agar tak mendengar pertengkaran konyol makhluk di luar sel yang saling berteriak melempar ejekan.
Hingga beberapa menit pertengkaran adu lempar ejekan di sudahi dan nampaknya Naruto sudah kelelahan untuk berteriak kembali,
tapi tidak bagi Kurama dan Liebe yang nampaknya masih biasa-biasa saja seolah-olah tak terkuras tenaganya untuk mengeluarkan teriakan lagi.
"Hah! Hah! Serius, beritau siapa semua wanita yang belum aku ketahui?" tanya Naruto dengan nafas kelelahan sambil membungkuk memegang kedua lututnya.
"Baiklah-baiklah, akan kuberitau." Ucap Kurama sambil menghela nafas.
"Seperti yang belum kau ketahui, masih ada enam wanita yang pernah bersetubuh denganmu, Satu. Wanita api super garang dan liar yang bertarung denganmu di hutan Hoi-Hoi apalah itu yang pada saat itu pertarunganmu dengannya sampai membakar seperempat hutan." Ucap Kurama mengingat-ingat.
"Hutan Hoia Baciu, Rumania," ucap Naruto memberitau.
Kurama mengangguk mengiyakan.
"Na itu, Dua. wanita Succubus mesum penghuni dungeon tersembunyi di segitiga bermuda sebelum kau bertarung dengan Raja Tengkorak yang imortal itu." Ucap Kurama dan sekarang tak mengingat-ingat lagi karena sudah yakin dengan ucapannya,
sedangkan Naruto mengangguk mengerti maksud ucapan Kurama.
"Tiga. wanita kanibal yang selamat dari pembantaian para malaikat jatuh di hutan Aol-ael-Aul—"
"Hutan Aokigahara, Jepang," ucapan Kurama dipotong cepat oleh Naruto karena terlalu bertele-tele menurut Naruto.
"Ya mungkin itu, Empat. wanita pengajar yang tersesat di kota apa itu lah yang ada menara ep-ef-et-"
"Menara Eiffel, Paris," potong cepat Naruto memberitau.
"Na di kota yang ada menara itu, Lima. wanita penghuni danau whit-whit apa lagi ini? Dan terletak di Negara yang di tinggali oleh temanmu, anak dari dewa petir siapa lah itu? Aku tak kenal," ucap Kurama sambil mengingat lagi.
"Danau White Rock, Dallas, Amerika," timpal Naruto memberitau lagi.
"Ya itu, dan terakhir wanita yang suka meneliti barang kuno dan tak sengaja bertemu denganmu di tempat yang ada gunung berbentuk segitiga di tengah-tengah gurun pasir, apalah itu tempatnya aku tak tau," ucap Kurama mengingat kembali.
"Itu bukan gunung kampret! Itu Piramida Mesir," timpal Naruto memberitau dengan nada sedikit kesal kepada Kurama yang memiliki ingatan rendah menurut Naruto.
"Itu semua yang belum kau ketahui, mungkin kau bisa mengingat kembali siapa mereka semua," ucap Kurama.
Naruto memegang dagunya sambil berpikir.
"Wanita api yang pernah bertarung denganku di hutan Hoia Baciu, hmmmm kalau tidak salah namanya Mereoleona Vermilion," angguk Naruto sepertinya telah mengingat sesuatu.
"Pada saat itu aku di minta bantuannya oleh Azazel untuk memberantas para Vampir dan pada saat aku bertarung dengan Raja Vampir, wanita itu menyaksikannya dan setelah aku mengalahkan Raja Vampir, tiba-tiba wanita itu menantangku bertarung. Karena waktu itu aku malas, jadi aku menolaknya."
" Tapi wanita itu membuat taruhan denganku. Jika aku kalah maka aku harus menjadi budaknya dan jika aku menang dia mempertaruhkan tubuhnya kepadaku dan aku menerima tantangannya dan wanita itu kalah dariku. aku pun menolak taruhannya, Tapi wanita itu menawarkan aku makanan sebagai ganti kekalahannya dan setelah itu aku tak ingat apa-apa lagi," jelas Naruto setelah mengingatnya.
"Dan makanan yang kau makan itu mengandung Zat Afrodisiak, sehingga membuatmu terangsang. lalu aroma dari makanan itu dapat menciptakan Genjutsu Rank-A jika di dunia Elemental Nation," ucap Kurama memberitau.
Naruto langsung menatap tajam Kurama.
"Lalu, kenapa kau tak menetralisir zat itu dan melepaskanku dari pengaruh Genjutsunya?" tanya Naruto sengit.
"Alasanku hanya satu, karena aku suka melihat wajah bodohmu saat terkejut. Jadi apapun yang terjadi dengan wanita-wanita lainnya yang pernah kau tiduri dan kubiarkan saja ya Cuma itu alasannya," balas santai Kurama.
.
__ADS_1
..
T.B.C