
"Sudahlah Anata jangan marahi mereka, mereka tidak salah kok," ucap Yasaka langsung berdiri di samping Naruto untuk menenangkan Hati Naruto yang sedikit kesal dengan anak-anaknya dan Naruto hanya menghela nafas pasrah.
Setelah itu tidak ada yang bersuara lagi di ruangan itu, bagi Serafall, Grayfia, Katerea dan Freya sangat sulit untuk angkat bicara, seolah-olah mulut dan lidah telah terkunci.
"Wah kakek tua juga datang kesini," kata Naruto yang pandangannya menangkap sosok Odin di ruangan tersebut.
"Woy aku belum tua! Aku masih kuat bermain semalaman asal kau tau kuning kampret!" balas Odin tidak terima dengan sebutan kakek tua.
"Ingat umur kakek tua, aku yakin Frigg menyetujui ucapanku. Benarkan Frigg?" kata Naruto lalu bertanya kepada Frigg yang berada di belakang Odin dan dijawab anggukan Frigg.
"Kau benar sekali Naruto," balas Frigg membuat Naruto tersenyum mengejek dan Odin langsung kesal.
.
"DASAR DUREN KAMPRET!"
.
Teriak Odin kesal tapi dihiraukan oleh Naruto karena pandangannya mengarah pada sosok anak kecil di samping Freya.
"Wah itu anakmu Freya? Pasti ayahnya tampan kalau dilihat dari rupa anakmu yang tampan ini," kata Naruto
membuat Freya bersemu merah sambil memainkan jarinya malu-malu, sedangkan Odin, Frigg, Thor dan Rossweis hanya geleng-geleng kepala.
"Ayahnya adalah di-dirimu Na-Naruto-kun," ucap Freya terbata-bata dengan muka yang sudah merah padam
.
KRIK! KRIK! KRIK!
.
"APAAAAAAAAAAA!"
.
Teriak Yasaka, Serafall, Grayfia dan Katerea bersamaan sedangkan yang lainya hanya terkejut biasa kecuali rombongan Shinto dan Nordik.
Lain halnya dengan Naruto yang masih terdiam memproses ucapan Freya yang terus berulang-ulang di pikirannya.
.
"APAAAAAAA! Bagaimana bisa!" kejut Naruto langsung bertanya.
"JANGAN BERCANDA FRE-"
"DIAM KAU!"
.
Bentak Naruto memotong teriakan Serafall.
Sontak Serafall langsung terdiam menunduk, bahkan Yasaka, Grayfia dan Katerea merinding ngeri dengan bentakkan Naruto walau bukan untuknya tapi seolah-olah merasakannya.
Lalu Naruto langsung menarik kerah baju Thor yang memang di sebelah Freya, membuat Thor ngeri karena Naruto menatap tajam dirinya bagaikan pedang siap ditusukkan ke jantungnya.
"BAGAIMANA BISA THOR! KENAPA KAU TAK MEMBERITAUKU HA!" bentak Naruto kepada Thor membuat Thor gelagapan.
Naruto sebenarnya ingin membentak Freya tapi, karena Freya wanita maka dialihkan ke Thor sebagai sasaran bentakannya.
"Se-Sensei tolong jangan menatapku seperti itu, aku bisa jelaskan," kata Thor takut melihat tatapan tajam Naruto.
"Se-Sebenarnya kejadian ini sudah 10 tahun lebih, aku ingin memberitau Sensei tapi aku tidak tau di mana Sensei berada," sambung
Thor memberitau membuat Naruto melepaskan kerah baju Thor lalu menghela nafas dan tiba-tiba Freya bersuara.
__ADS_1
"Se-sebenarnya saat kau akan pergi dari Asgard, malam itu kau ma-mabuk berat, dan aku membawamu ke-kekamar. Ka-karena aku ingin me-memiliki ke-keturunan darimu, ki-kita me-melakukan i-itu," ucap Freya terbata dengan wajah yang sudah merah padam berasap sambil memainkan jarinya,
membuat semua wanita bersemu merah sedangkan para laki-laki sudah mimisan membayangkan adegan yang diucapkan Freya.
"Jangan lupa mem-bius-nya Freya-sama," timpal Rossweis membuat Freya langsung menatap tajam Rossweis.
"Jangan katakan itu Baka!" desis Freya menatap tajam Rossweis.
Sontak ucapan Rossweis membuat Naruto melebarkan mata terkejut setelah Naruto mengingatkan kejadiannya dulu dengan bantuan ucapan Rossweis.
Lalu Naruto mengangkat tangan kanannya langsung memijit kepalanya.
"Kenapa malam ini aku sangat pusing ya?" kata Naruto sambil memijit kepalanya.
"Kau harus menjelaskan padaku dan bawa dia ke rumahku," sambung Naruto kepada Freya dan menunjuk Sting dan hanya dibalas anggukan Freya.
"Yasaka! Bawa anak-anak pulang, aku mau pulang duluan. Untuk yang lain terserah kalian," perintah Naruto kepada Yasaka.
"Hai Naru-kun!" balas Yasaka.
.
SRING!
.
Lalu Naruto menghilang dan muncul di rumahnya langsung menuju kamar Menma yang sedang terbaring lemas.
Dan di dalam kamar Menma ada Kalawarner serta Hephaestus dan istrinya yang sedang memulihkan Menma.
Lalu Naruto menyuruh Kalawarner untuk membawa Raynare dan Mitlet yang sudah tertidur untuk pindah ke kamarnya dan Hephaestus serta istrinya langsung keluar karena tidak ingin mengganggu Naruto untuk mengecek kondisi Memma.
. "Tengu-san, tolong bawa dia ke Kyoto," perintah Yasaka setelah Naruto menghilang sambil menunjuk gadis berambut hitam dengan kimono hitam yang tadi dibawa Naruko dengan kondisi yang masih diikat dan mulut masih disubal kain.
"kalau mau protes, kau bisa datang langsung ke Kyoto dan temui aku," potong Yasaka ucapan Sirzech, membuat Sirzech terdiam.
"Kalian juga harus pulang, kalian tidak ingin dimarahi Tou-san kalian bukan," tanya Yasaka kepada Naruko, Vivi, Mirajane dan Rin.
"Hai Kaa-sama," balas Naruko dan Vivi bersamaan sedangkan Mirajane dan Rin hanya mengangguk saja karena belum terbiasa memanggil Yasaka ibu.
"TUNGGU DULU NARUKO!/VIVI!" teriak Serafall dan Grayfia menghentikan tindakkan Naruko dan Vivi yang hendak berteleport.
.
SRING!
.
Tapi Naruko dan Vivi langsung menghilang setelah menoleh ke arah Serafall dan Grayfia, membuat Serafall dan Grayfia menunduk sedih.
"Ayo Kaa-sama/Okaa-sama kita ke rumah Tou-san," kata Rin dan Mirajane,
dan hanya dibalas anggukan lemah Serafall dan Grayfia.
Lalu Mirajane dan Rin langsung membuat lingkaran teleport membawa semua Iblis di ruangan tapi terhenti karena tiba-tiba ada suara.
"Serafall, Grayfia tolong aku juga ikut," kata Katerea dan Olive sudah terbangun dari pingsannya dan dijawab anggukan Serafall dan Grayfia,
setelah itu Katerea sambil memapah Olive mendekat ke rombongan Iblis.
Lalu Mirajane dan Rin melanjutkan lagi proses lingkaran teleportnya dan langsung menghilang bersama para Iblis dan muncul di ruang tamu milik Naruto yang ternyata ada Hephaestus dan istrinya.
"Yasaka-dono, boleh kami ikut,"
"Kami juga,"
__ADS_1
Kata Zeus diikuti Odin membuat Yasaka menghela nafas.
"Baiklah," jawab Yasaka lalu menciptakan lingkaran teleport membawa rombongan Olympians dan Nordik bersamaan dan langsung muncul diruang tamu yang sudah ada rombongan Iblis ditambah Hephaestus dan istrinya.
Kalau Minato sudah menghilang dengan jurus teleportnya membawa Kunou langsung muncul di halaman depan dan ternyata sudah ada Rias dan Sona serta peregenya ditambah semua kakak-kakaknya juga berada di halaman depan.
"Jadi hanya kita saja yang disini?" kata Azazel setelah rombongan Olympians dan Nordik menghilang bersama Yasaka.
"Baraqiel tolong bawa sisa ini ke Grigori dan bawa juga Vali, aku lumayan kenal dengan silsilah mereka," sambung Azazel menunjuk sisa remaja tadi yang dibawa Naruko dan Rin yang kondisinya masih terikat dan mulut yang masih disubal dengan kain.
Sedangkan Tengu sudah menghilang membawa salah satu dari mereka yang terikat tadi.
"Lalu kau mau ke mana?" tanya Baraqiel.
"Aku mau ke rumahnya, aku ingin menanyakan sesuatu kepadanya tentang Ten Commandments yang katanya Cuma mitos dan legenda kenapa bisa ada?" balas Azazel membuat Baraqiel mengangguk mengerti,
lalu menghampiri sisa remaja yang diikat sambil membawa Vali yang pingsan di pundaknya langsung menciptakan lingkaran teleport menuju Grigori.
"Kau juga mau ikut Michael?" tanya Azazel kepada Michael setelah Baraqiel menghilang dan dijawab anggukan Michael.
"Kurasa aku juga ikut, Gabriel pasti ingin ikut kan?" balas Michael langsung bertanya kepada Gabriel yang di belakangnya bersama Irina dan hanya dijawab anggukan menyetui.
"TUNGGU AZAZEL-DONO! Kami juga ikut, kami ingin mengucapkan terima kasih padanya" cegah Amaterasu membuat Azazel menoleh ke rombongan Shinto.
"Bo-"
"Hey hey tunggu kalian! jangan asal pergi saja! Kalian tunjukkan di mana Izanagi, aku ingin menghajarnya," kata Izanami membuat ucapan Azazel terpotong.
"Panjang ceritanya, yang jelas sosok Tou-sama bukan dia sebenarnya melainkan sosok lain yang menyamar menjadi dirinya," balas Amaterasu membuat Izanami bingung dengan penjelasan Amaterasu.
"Jika kau ingin penjelasannya? Nanti saja," sambung Amaterasu membuat Izanami mengangguk mengerti.
"Gimana, apa kalian jadi ikut?" tanya Azazel kepada rombongan Shinto dan dijawab anggukan Amaterasu diikuti Tsukoyomi dan Susano'o.
"Aku juga ikut!" tiba-tiba Izanami langsung mendekat ke Azazel diikuti Kagutsuchi di belakangnya.
"Mau apa kau ikut, apa kau ada kepentingan dengan Naruto?" tanya Azazel tidak mengerti tapi dijawab dengan senyuman oleh Izanami.
"Hehe ada dong, aku kenal dengan Naruto-kun," balas Izanami sambil tersenyum membuat Azazel menghela nafas,
tapi tidak dengan Amaterasu, Tsukoyomi dan Susano'o yang terbengong tidak percaya dengan Izanami yang bisa tersenyum senang.
Menurut mereka bertiga Dewi Izanami adalah Dewi yang sadis dan dingin tidak pernah tersenyum.
Tapi apa yang mereka lihat sekarang, Izanami tersenyum senang seperti gadis remaja yang akan bertemu kekasihnya.
Lalu Azazel menciptakan lingkaran teleport membawa para Malaikat dan rombongan Shinto menghiraukan trio Dewa-Dewi Shito yang masih terbengong menatap Izanami.
Lalu mereka menghilang dan muncul di ruang tamu milik Naruto yang ternyata sudah ramai diisi para undangan yang tadi di Kuoh Gakuen.
Lalu kehancuran Kuoh Gakuen langsung diperbaiki oleh pengawal-pengawal berbagai Aliansi yang khusus untuk memperbaiki kehancuran setelah para pemimpin mereka tidak ada alias sudah pergi dari tempat pertemuan.
.
.
#Flashback Off
.
"Jadi seperti itulah, bahkan aku tidak bisa berkata apa-apa karena banyak kejadian yang membuatku terkejut," kata Michael setelah selesai bercerita membuat Hephaestus menganggukkan kepala mengerti.
.
T.B.C
__ADS_1