
Tidak jauh dari rumahnya, kini Naruto sedang melangkah pulang menuju rumahnya setelah tadi mengobrol dengan Azazel dan Vali yang cukup lama di danau.
Dengan langkah santainya Naruto terus melangkah di Komplek sekitar rumahnya yang sudah terlihat sepi. Mungkin karena sudah sore, pikir Naruto.
Hingga tak berselang lama akhirnya dia sampai di depan rumahnya sendiri, tapi langkahnya terhenti tepat di depan rumahnya sambil menoleh ke arah berlawanan dari dia melangkah tadi.
Disana Naruto melihat anak-anaknya yang sepertinya habis berjalan-jalan di luar rumah dan sepertinya juga akan pulang ke rumah sama seperti Naruto.
"Ah Tou-san. Baru pulang?" sapa Menma setelah berada tepat di hadapan Naruto.
Dan di belakang Menma ada Olive dan Gray sedangkan Luna berada di samping Menma sedang dituntun olehnya.
"Hm," tiba-tiba Naruto berjongkok menghadap Luna.
"Mau Tou-san gendong, Luna?" katanya sambil membentangkan kedua tangannya ke arah Luna sambil tersenyum.
Luna yang melihat itu pun dengan cepat mengangguk lalu melesat dengan cepat ke pelukan Naruto.
"Yos! Ayo kita masuk," kata Naruto setelah berdiri dan Luna berada di gendongannya. Lalu melangkah masuk pintu pagar rumahnya diikuti anak-anaknya di belakangnya.
Hingga tak berselang lama Naruto masuk rumahnya dan merasa aneh karena rumahnya sepi tak ada siapa pun di ruang tamu saat ini.
"Tadaima!"
"Okaeri!"
Ucapan dengan nada sedikit keras dari Naruto akhirnya di jawab oleh banyak suara dari arah ruang makan.
Sontak Naruto langsung melangkah ke ruangan sumber suara dengan Luna masih di gendongannya dan diikuti anak-anaknya di belakangnya.
"Wow! Meriah sekali, ada acara apa ya?" kata Naruto setelah sampai di ruangan tersebut yang kini semua anggota keluarganya berada di situ.
"Untuk penyambutan anggota keluarga baru dan kesembuhan Menma. Tidak apa kan Naru-kun?" balas Yasaka yang duduk di hadapan Naruto.
"Tak apa, baguslah kalau begitu," balas Naruto sambil menurunkan Luna dari gendongannya dan langsung duduk di samping ibunya.
Dan semua anak-anaknya sudah duduk di tempat duduk mereka masing-masing.
Dan kini semua tatapan pasang mata tertuju pada Naruto seperti sebuah isyarat tertentu.
Seakan tau apa arti tatapan mereka, kemudian Naruto duduk di sebelah Yasaka yang memang sudah tersedia khusus untuk dirinya.
Dan semuanya saling berpegangan tangan melingkari meja makan tersebut setelah Naruto duduk.
Kemudian Naruto memandang semua anggota keluarganya yang ada di hadapannya.
.
"Dimana pun kita berada sekarang, entah dunia ini berada diambang kehancuran sekalipun, kita akan selalu bersama. bersama dalam sebuah ikatan keluarga seutuhnya, karena kalian semua adalah keluarga yang sangan kucintai selamanya."
.
Kata-kata seorang pemimpin keluarga mewakili semua anggota keluarganya.
Dan semua yang mendengar kata-katanya tersenyum senang dan terharu atas ucapannya yang memiliki banyak makna terutama tidak menginginkan kehancuran dalam keluarganya selamanya.
Dan semuanya mengakhiri pegangan tangannya setelah kata-kata dari sang pemimpin keluarga dilantunkan bagaikan sebuah doa ketentraman dan keharmonisan untuk mereka semua.
"Yos! Saatnya memulai acaranya," dan ucapan terakhir Naruto membuat semua yang ada di ruangan tersebut memulai acara makan bersamanya untuk memakan sajian yang tersedia di hadapan mereka semua.
Dan di hari itu di kediaman keluarga Uzumaki Family dipenuhi oleh kehangatan keluarga tiada tara.
Tak ada kesedihan yang terpancar di wajah mereka, melainkan wajah bahagia yang terlihat jelas tak memperdulikan apa yang akan terjadi.
hari-hari kedepannya karena rasa terlindungi dari seorang pemimpin keluarga yang tak lelahnya untuk terus melindungi keluarga tersebut dari bahaya apapun.
.
#DIMENSIONAL GAP
.
Tempat yang tak memiliki ujungnya. Hanya kehampaan yang dapat dirasakan di tempat itu dan tak akan ada seorang pun yang bisa mencapai tempat itu.
Tapi kini di tengah-tengah kehampaan tempat itu terdapat 2 sosok wanita dewasa yang memiliki ukuran tubuh yang sama walau berbeda warna rambut, yaitu merah dan putih yang kini sedang melayang-layang di tempat itu.
Dan mereka sepertinya sedang membicarakan suatu hal penting entah apa itu dan hanya mereka saja yang tau inti pembicaraannya.
"Jadi, kapan kita akan menemuinya?"
Tanya wanita berambut putih yang tadi ada di benua Antartika bertanya kepada wanita berambut merah di hadapannya.
"Belum saatnya. Lagian kita harus menyiapkan kata-kata yang pas jika ingin menemuinya kan?"
Balas sang wanita berambut merah panjang dan wanita berambut putih panjang hanya mengangguk mengerti.
__ADS_1
"Huh, gara-gara keegoisan kita, sekarang malah kita yang jadi takut untuk menemuinya,"
Gumam wanita berambut putih tapi masih terdengar oleh wanita berambut merah di hadapannya.
"Ya! Kau benar sekali, tak kusangka Naga sekelas kita bisa takut oleh sosoknya. Apalagi saat dia menatap kecewa kepada kita. Uh aku tak ingin melihat tatapan kecewanya itu,"
Ujar wanita berambut merah membalas gumaman wanita berambut putih.
"Dialah mahkluk yang mengajari kita apa itu perasaan sesungguhnya. Berkat dirinya kita bisa merasakan rasa senang, sedih, takut, dan lain sebagainya kepada kita."
Kata wanita berambut putih sambil mengangkat kepalanya menatap ke arah atas. Dan wanita berambut merah pun ikut melakukan apa yang di lakukan oleh wanita berambut putih, yaitu memandang ke arah atas.
"Kau benar sekali,"
Ucap wanita berambut merah. Dan 2 wanita tersebut kini pikirannya terbayang sosok manusia berambut kuning jabrik sedang tertidur di antara 2 telur raksasa yang masih tersimpan jelas di pikiran mereka masing-masing.
.
.
"" Apa kau masih kecewa denganku. My Mate,""
.
.
T.B.C
.
#List urutan dari yang tertua.
Draig & Albion (alive, ratusan tahun) : [Great Red & Drakon Kholkikus] (dxd & Mitologi Georgia)
Olive (alive, 26 tahun): [Katerea Leviathan Pernah] (dxd)
Naruko (alive, 19 tahun): [Serafall Leviathan Pernah] (dxd)
Vivi (alive, 19 tahun): [Grayfia Lucifuge Pernah] (dxd)
Rin (alive, 17 tahun): [Serafall Leviathan Pernah] (dxd)
Gray & Mirajane (alive, 17 tahun): [Grayfia Lucifuge Pernah] (dxd)
Lucy (alive, 16 tahun): [Arturia Belum] (Saber Fate/Stay Night)
Minato (alive, 16 tahun): [Yasaka Masih](dxd)
__ADS_1
Liya (alive, 15 tahun): [Asuna Belum] (SAO)
Leo (alive, 14 tahun): menyusul
Kunou (alive, 12 tahun): [Yasaka Masih] (dxd)
Shuna (alive, 12 tahun): menyusul
Sting (alive, 11 tahun): [Freya Belum] (Amuryllis Asmodeus dari Mairimashita! Iruma-kun ver rambut kuning)
Luck (Die, 10 tahun): menyusul
Luna (alive, 10 tahun): [Boa Hancock Belum] (One Piece)
: -
: -
: -
: -
Note : untuk no 1 sampai 7 hanya umur sesuai fisik yang terlihat, karena umur no 1 sampai 7 jauh melebihi catatan (biar enak membayanginya). Kalau no 8 dan seterusnya itu umurnya sudah sesuai.
__ADS_1
.
See you next chap...