STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 75


__ADS_3

.


#SKIP DIRUMAH NARUTO


.


Banyak hal telah terlewatkan dirumah Naruto selama 3 hari ini, tapi masih tetap saja dengan keramaian rumah Naruto yang penuh warna diisi canda tawa anak-anak Naruto serta istri-istrinya.


Up salah, maksudnya calon istri-istrinya dan mantan istrinya karena istri sahnya Naruto sedang menjalankan tugasnya di Kyoto sebagai pemimpin Yokai.


Tapi untuk hari ini entah kenapa terlihat sepi, dirumah Naruto hanya berisi 2 wanita dewasa saja yaitu Katerea dan Hancock saja,


sedangkan wanita dewasa yang lainnya entah ke mana dengan urusan penting mereka.


Dapat dilihat Hancock diruang tengah sedang menyisir rambut Luna yang basah karena habis mandi dan Katerea sedang menyapu halaman depan.


Uh sungguh rajin dan penyayang, pasti sangat beruntung jika memiliki istri yang seperti itu, pikir seseorang jika bisa melihatnya karena rumah Naruto sudah dilapisi kekkai ilusi sehingga pandangan orang yang lewat depan rumah Naruto tak sesuai dengan apa yang ada di dalam kekkai.


"Permisi," tiba-tiba didepan pintu pagar rumah Naruto terdengar suara perempuan,


sontak Katerea yang memang berada dihalaman depan pun menoleh dan hanya menghela nafas.


"Ada kepentingan apa kau datang kesini? Hestia," kata Katerea yang tau siapa pemilik suara tersebut.


"Sebenarnya aku ingin mengunjungi kedai, tapi tadi kulihat tutup, ya jadinya aku datang kesini," balas Hestia tanpa permisi langsung masuk saja melewati pintu pagar depan rumah dan langsung duduk dibangku yang tersedia dihalaman tersebut.


"Kedai memang tutup untuk sementara waktu, itu juga kehendak suamiku," kata Katerea terhenti kegiatan menyapunya langsung menghampiri Hestia dan duduk di hadapannya.


"Aku yakin, alasanmu kesini bukan itu kan?" sambung Katerea bertanya setelah duduk di hadapan Hestia dengan sapu lidi masih digenggamannya.


"Hehe, ketahuan ya," cengengesan Hestia karena alasannya bisa diketahui oleh Katerea.


"Jadi, apa alasanmu untuk datang kemari?" tanya Katerea yang penasaran.


"Em gimana ya? Sebenarnya kedatanganku kesini hanya ingin mengundang suamimu dalam acara Freta of Demigods di Camp Half-Blood, yang pastinya akan jadi tamu undangan untuk menyaksikannya," kata Hestia memberitau.


"O gitu, dan acaranya tak mendadak bukan?" balas Katerea bertanya.


"Ah tenang saja, masih 1 bulan lagi kok," kata Hestia singkat dan Katerea hanya mengangguk mengerti.


.


"Wah, sepertinya ada tamu ya? Katerea-san," kata Hancock dari kejauhan melangkah menghampiri tempat Katerea dan Hestia berada.


sontak Katerea langsung menoleh ke arahnya kemudian menghela nafas sedangkan Hestia malah bertanya-tanya siapa sosok Hancock sebenarnya ditambah seorang anak kecil yang dituntunnya itu membuat Hestia penasaran.


"Um, dia Dewi Perapian dari Mitologi Olympians," balas Katerea sambil menunjuk Hestia di hadapannya.


"Ah perkenalkan aku Hancock, Ratu Suku Amazon dan ini anakku, Luna," kata Hancock memperkenalkan diri sambil mengarahkan tangan kanannya untuk meminta berjabat tangan.


"Hestia," balas Hestia tersenyum membalas jabat tangan Hancock.

__ADS_1


Setelah itu Hancock duduk disebelah Katerea dengan Luna di pangkuannya setelah jabat tangan singkat dengan Hestia telah dilakukannya.


"Putrimu manis sekali ya Hancock-san, seperti- tunggu dulu, barusan aku melihat bayangan ayahnya Mira-chan dan Rin-chan? Jangan-jangan!" kata Hestia membatin di ucapan terakhirnya setelah melihat sepintas kemiripan Luna dengan seseorang.


"A-apakah ayah anakmu sama dengan ayahnya Rin-chan dan Mira-chan?" tanya Hestia ingin tau.


"Um, Naruto-kun adalah ayah kandungnya," balas Hancock tenang.


.


DOONNNNNNNG!


.


Seperti kesambet entah apa tiba-tiba Hestia diam mematung setelah tebakkannya ternyata benar-benar kenyataan.


" Makin jauh kesempatanku!"


Batin Hestia terkejut dengan pengakuan Hancock yang begitu lancar tanpa beban dilontarkan dari mulutnya.


"-San!"


"Tia-san!"


"Hestia-san!"


"Ya! Ada apa?"


Bingung Hestia ketika lamunannya dibuyarkan oleh suara Katerea yang memanggilnya dari tadi.


"Bukan apa-apa kok, tenang saja," balas Hestia kikuk.


Dan akhirnya mereka bertiga melanjutkan lagi mengobrolnya seperti ibu-ibu sedang ngrumpi.


.


" Kalau begini caranya, acara 1 bulan mendatang akan kumanfaatkan dengan baik, sebelum Dewi nenek lampir melancarkan serangan duluan, aku tak mau kalah darinya," batin Hestia disela-sela mengobrolnya sambil memikirkan rencana-rencana anehnya.


.


#Tempat lain


.


HOACHIM!


.


" Hmmm, sepertinya Dewi perawan tua sedang membicarakanku," batin Izanami yang ingin keluar bangunan Tradisional khas jepang di Takamagahara merasakan hawa dingin dikulit tubuhnya.


.

__ADS_1


.


#SKIP KYOTO


.


Bukan Cuma dirumah Naruto saja yang harus di perhatikan setiap inci perubahannya, di Kyoto juga sedikit ada perubahan dengan diangkatnya Kuroka menjadi pelayan pribadi untuk Kunou sesuai perjanjian ketika nama Kuroka sudah bersih dari tuduhan.


Dan itu terbukti 1 hari yang lalu di adakan rapat dengan bangsa Iblis yang masalahnya adalah Kuroka.


Yah walaupun sedikit sulit dan alot saat memperdebatkannya tapi akhirnya keputusan pun mencapai hasil yang memuaskan. menjual nama suaminya tak apalah, pikir Yasaka waktu itu.


.


BRAK!


.


"KAA-CHAN!"


.


Suara pintu terbuka dengan paksa dan pelakunya adalah Kunou yang sedang dikejar oleh Kuroka di belakangnya,


sontak hal itu membuat Yasaka terkejut sehingga kertas yang tadinya ingin ditanda tangani jadi tercoret.


"Aduh sayang, bisa ngak jangan ganggu Kaa-san dulu, kaa-san sedang banyak pekerjaan nih," keluh Yasaka karena kertas dokumen yang harus ditanda tangani masih menumpuk di meja kerjanya dan belum selesai semua.


"Maafkan saya Yasaka-sama, tadi sudah saya suruh untuk jangan mengganggu anda, tapi Kunou-chan katanya ingin menemui anda," kata Kuroka membungkuk hormat dihadapan Yasaka.


"Ah tidak apa-apa Kuroka-chan," kata Yasaka menghela nafas.


"Jadi, apa yang ingin kamu katakan? Sayang," sambung Yasaka bertanya kepada Kunou.


"Kaa-chan, aku bosan disini terus, kerumah Tou-chan ya," mohon Kunou dengan puppy eyesnya tapi tak mempan pada Yasaka yang terlihat biasa saja.


"Sabar 2 hari lagi ya, pasti Tou-chanmu belum pulang," kata Yasaka tenang membuat Kunou mengembungkan pipinya karena sebal.


"Yah Kaa-chan, 2 hari itu kan lama," sangkal Kunou.


"Ngak kok, pasti cepet kalau Kunou-chan mau menunggu dengan sabar," balas Yasaka mencoba membujuk dan entah kenapa malah membuat Kunou tambah sebal dan langsung keluar ruangan tersebut tanpa permisi.


"Huh, tolong terus temani Kunou ya," pasrah Yasaka ketika melihat reaksi yang ditunjukkan Kunou.


"Hai Yasaka-sama," kata Kuroka lalu melangkah keluar untuk menyusul Kunou yang sudah keluar terlebih dahulu.


.


" hmm, semoga kau baik-baik saja disana," batin Yasaka tersenyum sambil menerawang jauh dan tiba-tiba saja mata Yasaka terbuka lebar seperti mengingat sesuatu.


" Aduh! Minggu depan adalah musim kawin para kitsune, mau gimana ya kalau ngak ada Naru-kun, ah semoga saja cepat pulang dan Naru-kun harus meladeni keinginanku" sambung batin Yasaka Menyerigai sambil menerawang jauh.

__ADS_1


.


T.B.C


__ADS_2