STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 59 Arc Negeri Alfteim 1 : 2 Fakta Tak Terduga


__ADS_3

.


* NEGERI ALFTEIM


.


#DI HUTAN


.


DUAAARRRRRR!


.


TAP!


.


Tiba-tiba Naruto terhenti lompatannya di atas pohon dan langsung menoleh kearah sumber suara ledakkan yang jaraknya cukup jauh tapi masih terdengar olehnya.


"Belum juga nyampe luar hutan, ada saja masalah yang kutemui," gumam Naruto masih menoleh kearah sumber suara ledakkan.


"Inilah dunia yang penuh misteri Gaki! Di mana ada kau, di situ ada masalah," balas Kurama menyahuti gumaman Naruto.


"La! Kok aku yang jadi sumbernya Kurama?" tanya Naruto tidak terima.


"Karena tampangmu yang aneh Gaki," balas Kurama santai.


"Terserah kau mau ngomong apalah Kurama," kata Naruto cuek.


.


WUSH! TAP! WUSH! TAP! WUSH! TAP!


.


Dan Akhirnya Naruto melanjutkan lompatannya dengan cepat tapi arah tujuannya berganti ke arah sumber ledakkan yang didengarnya.


.


TAP!


.


Tak berselang lama akhirnya Naruto sampai di sumber suara ledakkan tadi.


Dapat dilihat di pandangannya sekarang, banyaknya pepohonan yang luluh lantah akibat ledakan dan ditengah-tengahnya terdapat seorang gadis Elf berambut kuning diikat ekor kuda yang memakai pakaian hijau serta busur panah dipunggungnya (Liya : Dragon Nest) sedang tersimpuh akibat luka berat dan di belakangnya ada 2 Elf yang sepertinya rekannya sudah tergeletak alias mati.


Gadis tersebut sedang menatap benci 3 Elf berpakaian serba hitam di hadapannya yang siap melemparkan sebuah sihir entah apa itu kepada gadis tersebut.


"MATI KAU! KETURUNAN UN-"


"Woy woy woy, apa pantas mengeroyok seorang gadis yang tak berdaya,"


Tiba-tiba Naruto bersuara tak jauh di belakang gadis yang tersimpuh memotong teriakan Elf yang mau menyerang gadis tersebut.


Sontak semuanya langsung menoleh kearahnya, bahkan gadis Elf yang tersimpuh pun menoleh ke belakang.


"Siapa kau!" bentak Elf berpakaian hitam yang sepertinya pemimpinnya.


"Aku?" kata Naruto menunjuk diri sendiri.


"Aku hanya pengembara yang tak sengaja melihat 3 tiku got berkeliaran," sambung Naruto mengejek.

__ADS_1


.


SHOT!


.


Tiba-tiba saja pemimpin Elf berpakaian hitam menembakkan sebuah sihir hitam kearah Naruto karena termakan ejekan Naruto.


"Cih! Tidak sesuai dengan omong besarnya," desis Elf tadi yang menembakkan sihir hitam kearah Naruto karena tak merasakan hawa keberadaan Naruto setelah menerima tembakkan sihirnya tadi.


.


SLAS! SLAS!


.


"Hmm itu tadi rapalan mantra yang lumayan cepat juga," Tiba-tiba Naruto bersuara di belakangnya.


Sontak Elf yang tadi menembakkan sihir hitam dan gadis Elf yang tersimpuh terkejut, dengan perlahan menoleh ke sumber suara.


.


DEG!


.


Gadis Elf dan Elf berpakaian hitam langsung melebarkan mata terkejut.


Dapat dilihat sekarang Naruto berdiri tegak dengan 2 kepala Elf yang tergeletak di hadapannya serta sebuah Katana berkarat yang berlumuran darah di genggaman tangan kanannya.


Sontak Elf berpakaian hitam itu langsung melompat menjauh setelah melihat hal tersebut dan langsung menatap waspada Naruto.


"Hey bung! Kenapa kau menjauh dariku?" tanya Naruto kepada Elf berpakaian hitam tadi yang sekarang jaraknya lumayan jauh dengan Naruto.


melainkan sebuah pertanyaan penuh selidik dari Elf tersebut.


"Lebih baik perkenalkan diri sendiri sebelum bertanya bung, apa kau tak pernah belajar dari kecil," balas Naruto mendekati sang gadis Elf di hadapannya.


"Baiklah, kau bisa panggil aku X dari bangsa Dark Elf, lalu siapa dirimu Elf lemah," kata X memperkenalkan diri diakhiri ejekan kepada Naruto.


"Huh, asal kau tau aku ini bukan Elf, melainkan Manusia yang bernama Naruto," balas Naruto menghela nafas tenang sambil membuka hoodie jaketnya.


Sontak ucapan Naruto membuat X dan gadis Elf di dekat Naruto melebarkan mata terkejut.


"Ma-Manusia!" kejut 2 Elf tersebut.


"Hahahahahahaha Manusia!" tiba-tiba X tertawa tak percaya.


"Baiklah manusia, karena urusanku sudah tercapai disini, kunantikan pertarungan kita di pertemuan selanjutnya," sambung X lalu melompat mundur menjauh dari Naruto menuju utara hutan tersebut yaitu kerajaan Spriggan.


.


" Pangeran Spriggan harus tau ini," batin X sambil melompat sangat cepat menuju kerajaan Spriggan.


.


"Kau tidak apa-apa nona?" kata Naruto setelah X pergi menjauh kepada gadis Elf yang tersimpuh di hadapannya sedang memegang pundaknya kanannya yang terlihat sakit.


"Tidak apa-apa, terima kasih," balas gadis Elf tersebut mencoba berdiri.


.


BRUK!

__ADS_1


.


Tiba-tiba gadis Elf tersebut ambruk lagi karena tak kuat kakinya untuk menopang badannya dengan luka di sekujur tubuhnya.


Sontak Naruto langsung menolongnya untuk membantu berdiri dan diterima dengan baik oleh gadis Elf tersebut.


"Boleh kutau namamu manusia? Maaf namaku Liya dari bangsa Elf Undine," kata gadis Elf yang bernama Liya disela-sela papahan dari Naruto yang mencoba membantu berdiri.


"Naruto, Uzumaki Naruto kau bisa memanggilku Naruto," kata Naruto memperkenalkan diri sambil memapah Liya berjalan.


"Boleh kutau? Kenapa kau bisa disini dengan kondisi seperti tadi?" sambung Naruto bertanya.


"Aku hanya ingin pergi ke dunia manusia tapi dihadang oleh mereka tadi," balas Liya memberi alasan membuat Naruto menaikkan sebelah alisnya.


"Pergi ke dunia manusia? Buat apa?" kata Naruto tidak mengerti.


Membuat Liya berpikir sejenak.


.


" Apa tak apa ya kuberitau alasannya, dia kan manusia, mungkin bisa membantuku menuju dunia manusia," batin Liya penuh pertimbangan.


.


"sebenarnya aku hanya ingin mencari ayah brengsekku, dia telah meninggalkan aku dan Mamaku sendirian disini, aku ingin meminta tanggung jawabnya," kata Liya datar penuh kebencian ketika menyebut kata ayah brengsek membuat Naruto cengo.


"Kurang ajar sekali ayahmu, baiklah akan kubantu kau keluar ke dunia manusia untuk mencari ayahmu tapi setelah urusanku disini selesai," kata Naruto membuat Liya langsung menoleh ke arahnya.


"Sungguh!" ucap Liya memastikan lagi ucapan Naruto dan dijawab anggukan Naruto sambil tersenyum.


"Terima ka-AAAAAAAAARRRRRRGGGGG!"


Tiba-tiba Liya menjerit kesakitan memegang pundak kanannya, sontak membuat Naruto langsung melihat ke sumber sakitnya di tubuh Liya yaitu pundak kanannya dan mencoba untuk memulihkan luka di pundak Liya dengan Chakra pemulihannya tapi Naruto langsung melebarkan mata terkejut.


bukan sebuah luka yang ada dipundak Liya melainkan sebuah tanda hitam berbentuk tengkorak dan di sekitar tanda itu muncul urat-urat milik Liya yang terlihat sangat jelas.


" Sial! Tanda kutukan," batin Naruto setelah melihat bentuk tanda tengkorak di pundak Liya.


.


"AAAAARRRRRGGGHH!"


.


BRUK!


.


Seketika Liya langsung ambruk alias pingsan karena tak kuat menahan rasa sakit di pundaknya yang seakan-akan menyerap kekuatan dan kesadarannya.


Sontak Naruto yang melihat Liya pingsan langsung menggendongnya ala pangeran terus melompat ke pohon dan melesat keluar hutan bagian timur.


.


WUSH! TAP! WUSH! TAP! WUSH! TAP!


.


" Untung saja tujuanku kerajaan Undine, jadi aku bisa memulihkannya di sana dan memberitau keluarganya," batin Naruto di setiap lompatan-lompatan di atas batang pohon menuju kerajaan Undine yang terletak di sebelah timur hutan.


.


.

__ADS_1


T.B.C


__ADS_2