
.
.
#8 tahun kemudian
.
Sudah delapan tahun tak terasa setelah kabar kematian Lord Leviathan yang menurut Naruto itu konyol.
Banyak perubahan...
Dari kepemimpinan Pillar Leviatan. Menurut para bangsawan Old Satan, pewaris kepemimpinan Pillar akan diwariskan kepada anak laki-laki tertuanya.
Akan tetapi Pillar Leviatan tak memiliki perwaris laki-laki, maka akan diwariskan kepada anak perempuan tertuanya, dan apabila anak perempuan tertuanya sudah menikah, maka sang suami dari pewaris dapat menggantikan posisi kepemimpinan.
Dengan kata lain, Naruto sekarang menjadi pemimpin bangsawan Pillar Leviathan.
Dan kemudian bertambahnya anggota keluarga Leviathan. Adik Olive yang diberi nama Menma. Anak laki-laki yang sedikit pendiam, memiliki rambut coklat seperti ibunya dan mata biru seperti ayahnya yang lahir lima tahun yang lalu.
Lalu...
Hilangnya Ingvild karena suatu insiden. Dimana lima tahun sebelumnya Merlin mengajari sihir teleport kepada Ingvild. Merlin mengakui bahwa Ingvild cepat tanggap waktu itu, karena secara cepat Ingvild bisa memahami apa yang diajarkan oleh Merlin.
Tapi...
Saat Ingvild ingin mencoba sihir teleport untuk pertama kalinya, itu berhasil. Tapi sampai saat ini tak ada kabar dimana Ingvild berpindah.
Sontak waktu itu membuat Naruto memarahi Merlin tanpa ampun seharian dan menyuruhnya untuk mencarinya, tapi sia-sia.
Merlin tak menemukan keberadaan Ingvild, dan Merlin beramsumsi bahwa Ingvild berteleport tanpa sengaja ke dimensi manusia, dan itu bisa diterima nalar pikir oleh Naruto.
Tapi Naruto tetap marah kepada Merlin dan mendiamkannya selama satu bulan penuh. Hal itu membuat Merlin merasa bersalah dan meminta maaf kepada Naruto dengan sungguh-sungguh, dan akhirnya Naruto memaafkannya asal Merlin tak mengulangi kecerobohannya itu.
Dan Katerea, dia sangat-sangat berubah. Bukan di penampilan fisiknya, tetapi sifatnya yanvg menurut Naruto ada perubahannya.
Mentang-mentang memiliki suami yang pemaaf dan murah hati, lama-kelamaan membuat diri Katerea sekarang memiliki sifat membantah. Katerea dengan percaya diri sering membantah perintah Naruto, karena ia yakin bahwa Naruto akan memaafkannya bila tindakannya kelewat wajar.
Dan lagi...
Naruto mengetahui banyak fakta tentang cara kepemimpinan Rizevim. Naruto mengetahui segala rahasia-rahasia yang Rizevim tutupi dari bangsanya, yaitu sebuah penelitian yang gila menurutnya yang berada di bawah tanah Mansion Lucifer.
Waktu itu Naruto yang ikut dalam pertemuan antar ketua bansawan yang diselengarakan di Mansion Lucifer. Disaat itu pula Senjutsu Naruto merasakan suatu kegiatan aneh di bawah Mansion Lucifer.
Karena curiga, akhirnya Naruto memerintahkan Merlin setelah selesai pertemuannya untuk menyelidikinya secara diam-duam. Dan hasilnya mengejutkan bagi Naruto ataupun Merlin.
Penelitian itu adalah penelitian yang mengorbankan iblis-iblis tertentu yang dijadikan sebuah kelinci percobaan.
Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Rizevim, lalu yang ikut serta adalah Shalba, Crueserey, Euclip, serta ketua-ketua bangsawa Old satan sebagian, seperti Lord Lucifuge, Lord Asmodeus dan Lord Beelzebub. Bahkan Mamako bael selaku istri Rizevim tak mengetahui apa kegiatan Rizevim sebenarnya.
Apa lagi, baru-baru ini Naruto mendengar fakta yang mengejutkan dari kegiatan penelitian gila Rizevim. Penelitian itu berencana ingin menjadikan Putri-putri dari bangsawan Old Satan dijadikan sebuah objek, dan itu sudah disetujui oleh ketua Bangsawan Old Satan.
Katanya, putri-putri tersebut akan dijadikan opjek untuk melahirkan keturunan-keturunan kuat, dengan kata lain mereka akan menjadi budak sek banyak iblis untuk mengandung keturunan kuat.
__ADS_1
Bedebah...
Naruto mendengarnya sangat murka, dan mulai saat itu Naruto akan mencoba berbagai hal untuk menggagalkan rencana itu bersama pasukannya.
Apa lagi saat Naruto mendengar nama Menma akan dijadikan objek penelitiannya, itu benar-benar membuat Naruto ekstra waspada dan mulai berhati-hati terhadap Rizevim.
Semoga saja tidak akan terjadi hal buruk nantinya, itu harapan Naruto.
.
.
Dan kini, Naruto sedang duduk santai di tepian sebuah sungai. Ia tak sendirian, melainkan bersama Azazel.
Gubernur DaiTanshin yang sudah Naruto anggap teman sejak dua tahun lalu. Awal pertemuannya memang sedikit pertempuran, tapi Azazel mampu dikalahkan dengan sebuah buku ciptaan Jiraiya yang Naruto bawa berjudul Icha-Icha Paradise.
Bahkan sakin senangnya, Azazel terus membawa buku laknat itu kemanapun Azazel pergi. Dan kelakuan Azazel seperti itu mengingatkan Naruto pada teman bermasker bin mesum yang berada di Elemental Nation, siapa lagi kalau bukan Hatake Kakashi yang selalu membawa buku Icha-Icha Paradise kemana pun dia pergi.
Tiba-tiba Azazel menutup bukunya, kemudian ia menghela nafas.
"Naruto," panggilnya kepada Naruto di sampingnya tanpa menoleh.
"Hm," Naruti hanya berdehem saja sebagai jawabannya, ia tak menoleh sedikitpun karena masih fokus dengan pancingannya.
"Apa kau percaya dengan perdamaian sejati akan terwujud," ucap Azazel sambil mendongkrakkan kepalanya, menerawang langit Underword yang berwarna ungu cerah itu.
"Huh..." tiba-tiba Naruto menghela nafas.
Tiba-tiba Azazel berdiri, lalu menepuk-nepuk celananya bagian pantatnya untuk membersihkan debu yang menempel di celananya.
"Kurasa aku harus pergi sekarang," katanya berpamitan.
"Iya," singkat Naruto tanpa menoleh.
Azazel pun menciptakan lingkaran sihir teleportnya, tapi sebelum menghilang ia kembali menoleh ke arah Naruto.
"Mari kita wujudkan perdamaian, kawan,"
Bersamaan dengan ucapan terakhirnya, Azazel pun menghilang ditelan lingkaran sihir telepornya.
Sedangkan Naruto hanya tersenyum tipis ketika mendengar ucapan Azazel yang terakhir, kemudian Naruto menerawang langit.
.
"Semoga saja,"
.
.
#Skip Time
.
__ADS_1
*Sring!*
Tiba-tiba Naruto muncul di ruang tengah Mansionnya, ia sudah merasa bosan setelah satu jam mancing sendirian di sungai yang dekat dengan wilayah Grigori, jadi ia memutuskan untuk pulang saja.
Yang pertama Naruto lihat di ruang tengah itu, tidak ada siapa-siapa. Akan tetapi pupil matanya melihat pucuk rambut warna coklat yang tertutup oleh senderan sofa.
Naruto hanya tersenyum melihatnya, ia sudah tau itu rambut siapa, Naruto sangat yakin jika itu rambut Menma, jadi ia memutuskan untuk menghampirinya dan ingin mengagetkan putranya itu dari belakang.
"Hey, anak Tou-san sedang apa?"
Menma langsung tersentak, sapaan ayahnya dari belakang membuatnya kaget. Sontak Menma menoleh ke belakang.
"Ah Tou-Chan, ngagetin aja,"
Naruto hanya cengengesan saja, lalu Naruto duduk di sebelah Menma.
Dengan senangnya, Naruto mengacak-acak rambut Menma.
"Hey, anak Tou-Chan kenapa? Kok murung gitu," ucapnya ketika tak biasanya Naruto melihat Menma yang murung, soalnya biasanya Menma akan selalu teriak-teriak senang apabila Naruto pulang dari luar Mansion, jadi Naruto heran saja melihatnya.
Menma hanya tersenyum.
"Tidak apa-apa kok Tou-Chan," ucapnya untuk meyakinkan Ayahnya yang terlihat cemas kepadanya.
Akan tetapi, Naruto menaikan sebelah alisnya saat melihat bercak darah yang menempel di dahi Menma, walau warna darah itu sudah pudar tapi Naruto yakin jika itu bekas darah. Sontak Naruto menaikan poni Menma yang menutupi dahi Menma itu.
Naruto sedikit terkejut setelah poni Menma disibakkan, ternyata dahi Menma sedikit memar entah karena apa sehingga Naruto bertanya.
"Ini kenapa Menma?"
Entah kenapa Menma malah gelagapan saat ditanya ayahnya seperti itu.
"I-itu Tou-Chan, ta-di aku jatuh. Ya jatuh Tou-Chan, hehe," ucap Menma beralasan.
Naruto menyipitkan matanya, alasan yang Menma ucapkan terasa mencurigakan bagi Naruto.
"Jangan bohong Menma, Tou-san tidak mengajarimu untuk berbohong, lebih baik kau katakan sebenarnya, luka ini karena apa?" tanya Naruto sedikit menekan sambil menunjuk luka pada dahi Menma.
Tapi Menma malah tersenyum kembali, tersenyum untuk menyakinkan ayahnya.
"Aku hanya jatuh Tou-Chan, Jadi Tou-Chan tak perlu khawatir kepadaku, lagian ini juga sudah kuobati kok,"
Sekarang Naruto lebih memilih diam, ia tau bahwa Menma itu berbohong kepadanya, dan Naruto akan bertanya kepada Katerea nanti soal luka Menma itu.
"Lain kali kalau bermain itu hati-hati, Menma," ucap Naruto sambil menyendekan punggungnya pada senderan sofa setelah menghela nafas.
..
..
..
T.B.C
__ADS_1