STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 34


__ADS_3

.


Dapat dilihat kini di dalam ruangan, orang-orang yang tadi membeku telah kembali normal membuat Minato terkejut.


Bukan masalah waktu kembali normal, melainkan situasi di ruangan tersebut dengan Rias dan Sona yang melebarkan mata terkejut serta perege Rias dan Sona yang sedang merona memandang seseorang berambut coklat jabrik yaitu Menma selaku kakaknya yang membuatnya terkejut menghiraukan Koneko yang merona memandangnya di gendongannya.


"Nii-san sedang apa disini?" kejut Minato lalu Menma menoleh ke arahnya.


"Membantu membereskan kekacauan ini," balas Menma santai membuat Minato menghela nafas sambil menurunkan Koneko yang masih merona.


"Terserah kau saja Nii-san, aku tidak akan membantumu jika Tou-san marah besar terhadapmu," kata Minato santai.


"Tenang saja, Nii-sanmu ini laki-laki sejati! Aku akan tanggung resikonya nanti," balas Menma dengan bangga membuat Minato mendesis.


"Cih! Apanya yang laki-laki sejati? Dimarahi Tou-san saja langsung nangis," kata Minato mengejek membuat Menma kesal langsung menghampiri Minato.


.


CTAK!


.


"JANGAN SEBUTKAN ITU BAKA! Kau menghilangkan kesan kerenku disini!" kesal Menma menjitak kepala kuning Minato,


membuat Minato meringis kesakitan memegang kepalanya yang benjol dan membuat perege Rias dan Sona cekikikan bagi yang perempuan.


.


"Hihi Menma Nii-chan masih cengeng," ejek Kunou sambil cekikikan.


"Hahahahaha! Tidak kusangka kau masih bisa menangis Menma," tawa Azazel membuat Menma langsung menatap Azazel.


"Jangan tertawakan aku paman Azazel! Lebih baik aku melawan Ainz Ooal Gown serta pasukannya daripada harus menghadapi kemarahan Tou-san," kata Menma membuat Azazel terdiam,


sedangkan yang lainya hanya bingung dengan reaksi Azazel yang langsung terdiam.


"Ja-jangan bercanda Menma! Ka-kau pernah melawan mahkluk Imortal itu?" gagap Azazel tidak percaya dan dijawab anggukan Menma.


"Ya! Aku pernah melawanya bersama Tou-san ditempat tersembunyi di dunia ini," balas Menma santai membuat Azazel tambah terkejut mendengar fakta tersebut.


"Memangnya ada apa dengan mahkluk itu Azazel? Sampai-sampai membuatmu takut seperti itu," tanya Odin yang penasaran dan didukung anggukan pemimpin yang lainya.


" Ainz Ooal Gown adalah Raja Undead yang Eksistensinya setara dengan Great Red, Ophis dan Trihexa666 hingga disebut mahkluk imortal" jawab Azazel membuat semua penghuni ruangan terkejut tidak percaya kecuali Izanagi yang biasa saja.


.


"APA KATAMU AZAZEL! Jika mahkluk sekuat itu ada di dunia ini, maka sebentar lagi akan hancur dunia ini!" teriak Sirzech tidak percaya.


"Bahkan aku tidak tau ada mahkluk sekuat itu, padahal aku mengetahui segala isi dunia ini," kata Michael yang dari tadi diam mulai berkomentar.


"Tenang saja, mahkluk itu tidak akan bisa keluar. Karena Tou-san sudah menyegel gerbang masuk dan keluar wilayahnya di Segitiga Bermuda," kata Menma menenangkan semua orang di ruangan agar tidak panik.


Tiba-tiba sebuah lingkaran teleport muncul tidak jauh dari ruangan mengeluarkan sosok pria dengan rambut coklat panjang dengan poni menutupi mata kanannya,


serta jubah warna hitam dengan bulu di bagian pundaknya menatap orang-orang di dalam ruangan sambil melayang tidak jauh dari ruangan.


"Ternyata Creuserey tidak berguna, memanfaatkan sandera saja tidak becus" ucap pria tersebut membuat seisi ruangan langsung menoleh ke arahnya dan langsung terkejut,

__ADS_1


terutama Menma yang langsung mengepalkan tangannya sangat erat.


"SHALBA!" desis Menma sangat benci ketika menoleh ke sumber suara adalah orang yang bernama Shalba.


Tiba-tiba Menma tanpa sadar mengeluarkan Killing Intensnya hingga membuat orang-orang di dalam ruangan sesak nafas, bahkan para pemimpin berkeringat dingin walaupun masih bisa bernafas biasa karena KI yang di keluarkan Menma sangat kuat membuat meja, lantai serta dinding-dinding ruangan secara perlahan mulai retak.


"Wah wah ternyata bocah gagal ada disini juga, kukira sudah mati." Kata Shalba mengejek membuat Menma mengeratkan gigi-giginya sangat murka.


.


SRING!


.


Tiba-tiba Menma berada di sebelah Shalba dengan tinju yang di arahkan ke kepala Shalba tapi dapat ditangkap dengan mudah oleh Shalba.


.


DUAG!


.


Menma terpental lumayan jauh karena hasil tendangan Shalba yang mengenai perutnya.


"Bocah gagal tetap saja bocah gagal! Kau dan ayahmu memang sama-sama tidak berguna!" ejek Shalba yang masih melayang membuat Menma tambah murka.


"AKAN KUBUNUH KAU SHALBA!" teriak Menma sangat murka lalu tiba-tiba tubuh Menma diselimuti oleh aura hijau dan lama-kelamaan Menma mengeluarkan satu sayap hijau di sebelah kiri dengan lambang salip terbalik di bagian bawah sayap serta tangan kiri berubah menjadi hijau sampai lengan dengan gelang melingkar di pergelangan tangan yang banyak lambang salip kecil yang menghiasi gelang tersebut dan muncul setengah mahkota hijau diatas kepala bagian kiri dengan banyaknya jarum-jarum yang berdiri serta mata yang sudah menyala hijau sambil terus meraung (Yuno Black Clover penggabungan spirit).


Membuat seisi ruangan terkejut dengan kekuatan besarnya yang meluap-luap dari tubuh Menma sedangkan Minato malah panik.


.


.


" Ke-kekuatan macam apa ini?" batin semua orang di luar ruangan yang sekarang sedang melawan para penyihir yang banyaknya ngak karuan.


" Aura ini, aku pernah merasakannya," batin Draig dan Albion di tubuh Issei dan Vali.


.


"TIDAK! TIDAK! TIDAK! INI SANGAT GAWAT!" panik Minato setelah melihat perubahan Menma membuat seisi ruangan menoleh ke arahnya.


"MINATO! Apanya yang gawat!" tanya Azazel saat melihat gelagat panik Minato.


"Nii-san telah hilang kendali, tubuhnya telah dirasuki Spirit angin. Ini sangat gawat! Nii-san tidak dapat dihentikan dalam wujud itu dan itu akan terus mengamuk tidak peduli itu kawan, maka yang berada di depan matanya akan langsung dilenyapkan" jelas Minato sangat panik membuat seisi ruangan kaget kecuali Izanagi yang entah kenapa malah menyerigai senang tapi tidak terlihat oleh yang lainya.


"Aku dan Nee-sanku pernah menghentikan Nii-san dalam wujud seperti itu tapi tidak berhasil, malahan kami bertiga terluka parah dan aku sempat kritis 3 hari" sambung Minato menambahkan.


"Hanya 1 orang yang bisa menghentikannya,"


"CEPAT KATAKAN SIAPA YANG BISA MENGHENTIKANYA!" Teriak Katerea dengan linangan air mata tidak kuasa melihat Menma mengamuk.


"Hanya Tou-san yang bisa menghentikannya." Balas Minato serius membuat Azazel tersadar dari sesuatu dan langsung merogoh kantong jasnya mencari sesuatu.


.


SRING!

__ADS_1


.


Tiba-tiba muncul 2 gadis remaja kembar tapi beda usia dan beda warna rambut dengan membawa 4 anak muda yang sudah diikat tali dan mulut disubal kain.


Sontak kemunculan mereka membuat semua pasang mata menolehnya langsung terkejut, terutama Serafall, Grayfia dan Gray.


"Onee-sama, aku tidak terbiasa dengan jurus teleportmu," keluh gadis berambut hitam sambil menutup mulut menahan mual tapi dihiraukan oleh gadis berambut kuning.


.


"NA-NARUKO, RIN," kejut Serafall


.


DEG!


.


Kejut Naruko, bukan terkejut karena melihat Serafall melainkan terkejut karena merasakan kekuatan besar yang akan dilepaskan dari luar ruangan.


Seketika Naruko langsung menghampiri Minato yang berada di jendela besar menghadap luar ruangan, sontak kelakuan Naruko membuat Serafall menunduk sedih karena merasa dihiraukan.


"Minato! Kenapa Nii-san bisa seperti itu?" kejut Naruko ketika melihat Menma sedang mengumpulkan banyak mana sihir di tangan kirinya dan di arahkan ke Shalba yang berjarak 10 meter di hadapannya sedang mencoba berdiri karena habis dihajar Menma.


"Aku tidak tau Nee-san, tiba-tiba Nii-san seperti itu setelah melihat orang itu," balas Minato sambil menunjuk Shalba.


"GAWAT! Kita harus cepat beritau Tou-san sebelum Nii-san mengamuk setelah ini!" panik Naruko dan Menma sudah siap menembakkan sihirnya yang di arahkan kearah Shalba.


.


[ KAZE SEIREI MAHO : SUPIRITTO SUTOMU!]


.


Raungan Menma sambil menembakkan laser yang cukup besar di arahkan kearah Shalba.


Sontak Shalba langsung menciptakan lingkaran sihir pertahanan terkuat untuk menangkis serangan Menma.


.


KRAK! KRAK!


.


Shalba melebarkan mata, sihir pertahanan Shalba retak dan lama kelamaan menjalar ke seluruh lingkaran sihir pertahanannya dan kemudian hancur hingga sihir Menma benar-benar mengenai Shalba dan seketika Shalba langsung lenyap tak tersisa.


.


" Ku-kuat sekali," batin semua orang yang menyaksikan serangan Menma, kecuali Naruko dan Minato yang malah panik.


" Orang itu!" batin Vali setelah tau siapa pemilik kekuatan besar tersebut.


Dan Vali langsung menggeratkan giginya, darahnya mendidih dan jiwa bertarungnya bangkit.


.


T.B.C

__ADS_1


__ADS_2