
"Wow, ternyata kau bisa dikalahkan dengan kata-kata ya Zeus," kata Hades setelah mendengar cerita dari Zeus
"Hmm, kau benar juga Hades," sambung Poseidon menyetujui.
"bukan hanya kata-katanya yang bijak, tapi KI-nya sangat kuat, seperti pernah membantai ribuan orang, tidak! Tapi ratusan ribu orang," kata Zeus membuat Poseidon dan Hades terkejut tidak percaya.
"ternyata kau berteman dengan Monster Zeus" kejut Hades.
"Hiiiiiii!, kalau aku bertemu dengannya, tolong beritau aku untuk tidak mengganggunya," timpal Poseidon ngeri..
.
"bukan hanya kuat dan bijak, tapi dia juga penyayang anak-anak," guman Hestia tanpa sadar dari kagumnya.
"Dan dia juga sangat menghormati wanita," timpal Hera menambahkan.
"YA, dia terlalu sempurna untuk menjadi suamiku dan anak-anakku kelak"
ucap Hestia yang masih belum sadar dari kagumnya membuat para pria di situ terbengong dengan mulut yang menganga lebar, sedangkan Hera malah tersenyum menyerigai.
.
"Hestia! Kau sadar atas apa yang kau ucapkan barusan kan?" tanya Poseidon yang sudah sembuh dari terbengongnya membuat Hestia kaget dan kemudian muka Hestia langsung merah padam setelah mengingat ucapannya.
"Kau benar Zeus, Hestia pasti tertarik dengan pria itu," kata Hades.
"Ya kau benar," timpal Poseidon menambahkan.
"Hehehe," cekikikan Hera
"kau imut sekali Hestia, dengan wajah malumu itu," kata Hera sambil menggoda Hestia.
.
"DIAM KAU HERA! JANGAN MEMBUATKU MALU!" teriak Hestia yang mukanya masih merah padam
.
"HAHAHAHAHAHAHA!"
.
Dan ruangan tersebut akhirnya dipenuhi dengan suara tawa yang keras serta Hestia sebagai bahan tertawaannya.
Sedangkan dibalik pintu ruangan tersebut 2 wanita yang tadi menguping sekarang masih menguping pembicaraan Dewa-Dewi yang ada di dalam ruangan tersebut.
" SIALAN PRIA ITU! Akan kubalas atas hinaannya itu yang beraninya menyebutku ****** menjijikkan! Aku bersumpah akan kubuat dia bertekuk lutut di hadapanku dan akan kubuat dia tergila gila padaku!" batin Aphrodite sangat kesal.
__ADS_1
" Wah, sudah kuat, bijak, penyayang lagi, ditambah dia menghargai derajat wanita. Sempurna sudah untuk jadi calon suamiku, aku harus menemukannya sebelum bibi Hestia," batin Athena kagum.
" Hmm, Uzumaki Naruto. Aku harus menemukannya," batin Aphrodite dan Athena bersamaan lalu melangkah pergi menjauhi pintu ruangan tersebut
.
.
#kembali ke dalam ruangan
.
"Akan kuberitahu cara mendekatinya Hestia, apa kau mau?" ucap Zeus membuat Hestia mengangguk malu-malu sambil memalingkan wajahnya yang merona.
"Caranya adalah dekati anaknya dulu," ucap Zeus memberitau,
"yaitu kau harus menyayangi anak-anaknya seperti anakmu sendiri," sambung Zeus memberi penjelasan dan dijawab anggukkan Hestia mengerti.
.
.
#SKIP TEMPAT LAIN
.
Pria tersebut sedang memancing seharian tapi tidak dapat ikan satu pun.
.
SRING!
.
Tiba-tiba Naruto datang dengan jurus kilatnya tepat di samping pria tersebut.
"Yo, Azazel! Masih menunggu ****** ***** nyangkut lagi," sapa Naruto kepada pria yang bernama Azazel.
"Cih! Si tampan sialan!" balas Azazel sebal hanya melirik dari ekor matanya.
"Ayolah Azazel, jangan pasang muka menyebalkan seperti itu?" kata Naruto langsung duduk di sebelah Azazel.
"Kau tidak terlihat keren kalau seperti itu," sambung Naruto.
"WOY! Ini juga karena dirimu, karena wajah tampan sialanmu itu membuat para wanita yang kugaet jadi berpindah haluan kedirimu!" balas Azazel teriak-teriak ngak jelas sambil menunjuk-nunjuk wajah Naruto.
"Ma Ma, setiap orang pasti memiliki sisi kerennya masing-masing dari sudut pandang yang berbeda," kata Naruto cengengesan ketika melihat reaksi Azazel yang ditunjukkan saat ini.
__ADS_1
"Jadi ada perlu bantuan apa, Temanku yang sok sibuk ini datang menemuiku?" tanya Azazel berwibawa yang sudah kembali tenang .
"Hanya berterima kasih atas bantuan keperluan yang kubutuhkan disini," balas Naruto santai lalu menoleh ke arah Azazel,
"Dan Woy! Bukanya yang sering meminta bantuan itu dirimu untuk memberantas bawahanmu yang membangkang itu," sambung Naruto menunjuk-nunjuk wajah Azazel.
"Tidak bisakah kau membuat diriku terlihat berwibawa sekali saja sebagai pemimpin Naruto!" kata Azazel menghela nafas pasrah
"hehehe," dan dibalas cengengesan oleh Naruto.
"Huh" suara helaan nafas Azazel. "Kapan kau akan ambil tuh 3 orang yang kau tolong waktu itu? aku sudah tidak tahan dengan perdebatan mereka yang selalu menyebut namamu dan anakmu di kantorku," kata Azazel sambil memijat kepalanya pusing
"Bawalah besok ke kedai baruku, mungkin bantuan mereka akan kubutuhkan," jawab Naruto.
"Oke!" singkat Azazel. "Dan siapkan ramen gratis untukku" sambung Azazel.
"Tenang saja" balas singkat Naruto.
.
SREK!
.
"Baiklah, mungkin Cuma itu yang ingin kusampaikan, aku pergi dulu" kata Naruto sambil beranjak dari duduknya dan sekarang sudah berdiri.
"Tunggu dulu Naruto!" kata Azazel yang baru mengingat sesuatu.
"Aku butuh bantuanmu lagi," sambung Azazel membuat Naruto menoleh ke arahnya.
"Kapan?" tanya singkat Naruto
"Tolong hentikan kekacauan Kokabiel besok, mata mataku sudah memberitahuku," jawab Azazel.
"Aku tidak janji untuk terjun langsung, mungkin anakku yang akan terjun menghentikannya," kata Naruto lalu berbalik badan.
"Tidak masalah" jawab singkat Azazel membuat Naruto mengangguk.
.
SRING!
.
"KAMPRET! AKU DAPAT ****** ***** LAGI!" teriak Azazel kesal setelah mengangkat pancingannya yang mendapatkan ****** ***** setelah Naruto menhilang.
.
__ADS_1
T.B.C