STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 107


__ADS_3

"Apa boleh buat," ucapnya lalu mendekati Naruko dan Vivi.


.


.


Wush!


Seketika Naruto langsung melompat ke punggung Tannin dengan kotak sedang di tangannya.


"Ayo Tannin. Kita kesana," ucapnya setelah duduk di punggung Tannin.


"Kau bisa berlari sendiri bukan, kenapa harus menyuruhku untuk kesana?" ucap Tannin yang melirik ke arah Naruto melalui ekor matanya.


"Cepatlah, Ngak usah banyak bicara. Aku lagi malas berlari," kata Naruto memaksa.


"Cih!" desis Tannin lalu membentangkan kedua sayapnya dan mengepakkan sayapnya dan terbang menuju rombongan remaja yang tadi melawan Loki.


Sedangkan Naruto setia duduk santai di punggung Tannin.


10 menit berlalu dan akhirnya Naruto dan Tannin sudah dekat dengan Mereka.


Sontak mereka yang melihat kehadiran Tannin pun terkejut kecuali Menma dan Sairaorg.


"Na-Naga!"


Wush!


Tap!


Dan Naruto langsung melompat turun dari punggung Tannin dan lagi-lagi membuat yang lainnya terkejut.


Bahkan Menma dan Sairaorg yang tadinya tidak terkejut saat melihat sosok Tannin, sekarang malah terkejut atas kehadiran Naruto.


"Yo!"


Sapa singkat Naruto setelah mendarat di permukaan dengan tampang santainya.


"Tou-san!" Kejut anak-anaknya Naruto.


Tanpa memperdulikan keterkejutan anak-anaknya, Naruto langsung melangkah ke tempat remaja-remaja yang terluka parah.


Yang nampak disitu ada Menma sedang menyembuhkan luka Akeno menggunakan Chakranya sedangkan Naruko dan Vivi telah disembuhkan tapi tidak total. Sedangkan yang lainnya masih dalam keadaan parah.


Langkah Naruto terhenti dan langsung menoleh ke arah Gray.


"Gray! Kemari!" panggilnya kepada Gray.


Dan dengan sigap Gray langsung menghadap ayahnya karena dirinya memang tak terluka parah.


"Bagikan ke semua yang terluka," ucap Naruto sambil menyerahkan Kotak sedangnya kepada Gray dan langsung diterima oleh Gray.


Seketika Gray langsung membukanya dan ternyata air mata Phoenix yang jumlahnya cukup untuk mereka yang terluka. Lalu Gray langsung membagikan air mata Phoenix ke semua yang terluka.


Sedangkan Tannin sekarang nampaknya malah asik mengobrol dengan Draig melalui Outlet hijau di tangan Issei.


Sebenarnya Issei gemetar dari tadi saat berhadapan langsung dengan sosok Naga besar di hadapannya, kalau bukan karena Draig yang memaksa mungkin Issei tak akan berdiri tepat di hadapan Naga seperti sekarang ini.


.


#Skip Time


.

__ADS_1


30 menit berlalu dan nampaknya semua remaja yang terluka sudah sembuh total tanpa ada luka yang tersisa.


"Oh ya Rossweisse, apakah itu palu Mjolnir asli?" tanya Naruto kepada Rossweisse yang tak jauh darinya sambil menunjuk palu Mjolnir yang tergeletak di tanah.


"Bukan Naruto-sama. Itu hannyalah replika palu Mjolnir. Kalau yang asli hanya Thor-sama saja yang bisa mengangkatnya," angguk Rossweisse memberi tau.


"Sudah kuduga. pantas saja tadi ada yang bisa mengangkatnya selain Thor." Ucap Naruto mengerti.


Lalu Naruto berbalik badan.


"Suruh Odin untuk sekalian mengambil Fenrir yang membeku itu. Atau nanti bisa di manfaatkan oleh pihak lain yang menemukannya." Sambungnya dan langsung di jawab anggukkan kepala oleh Rossweisse.


"Semuanya berkumpul!" teriak Naruto kepada para rombongan remaja di hadapannya. Dan seketika semuanya langsung mendekat dan berkumpul di hadapan Naruto.


"Semuanya saling berpegangan, aku akan memindahkan kita semua ke pusat Mekai." Sambungnya setelah rombongan para remaja berkumpul.


Semuanya pun langsung berpegangan tangan satu sama lain tanpa ada yang tersisa. Dan Rossweisse seenak jidatnya malah menggaet langsung tangan Naruto.


"Apa-apaan kau Rossweisse?" heran Naruto.


"Naruto-sama. Dada saya masih sakit. Tolong nanti diperiksa lagi ya," ucapan menggoda Rossweisse yang menjadi jawabannya.


Croot!


Sontak Issei dan Saji langsung mimisan setelah mendengar ucapan menggoda dari Rossweisse, apalagi di tambah dirinya yang memegang dadanya sendiri.


.


" Sial Naruto-sama! King haremnya tak dapat ku jangkau!" batin Issei dan Saji merutuki keberuntungannya Naruto yang didapat saat ini.


" Ingat Tou-san, di rumah ada banyak singa yang siap memakanmu lo," batin anak-anaknya Naruto malah Sweatdrop melihat apa yang terjadi terhadap ayah mereka.


.


Hingga tak lama kemudian sweatdropnya Naruto telah menghilang dan langsung menteleport kilat ke pusat kota Mekai atau lebih tepatnya tempat tadi pemberangkatan mereka.


"Cih! Dia melupakanku lagi," desis Tannin yang sekarang tinggal sendirian setelah Naruto menghilang bersama para remaja yang berkumpul tadi.


.


.


#SKIP 1 HARI KEMUDIAN


.


#Sore


.


1 hari berlalu, semuanya telah kembali normal setelah kekacauan kemarin saat melawan Loki. Dan anak-anaknya Naruto yang bersekolah pun juga masih dalam libur sekolah.


Itu terbukti saat ini Naruko, Vivi dan Minato serta anak-anak yang lainnya sekarang berada di kedai untuk membantu pekerjaan ayahnya.


Bukan Cuma anak-anak, bahkan para wanita dewasa yang berada di rumah Naruto juga sekarang berada di kedai untuk membantu pekerjaan pemilik kedai, kecuali Yasaka yang sekarang berada di Kyoto dan Kalawarner yang entah kemana perginya tadi dan Naruto tak mengetahuinya.


"Menma. Semuanya kuserahkan padamu ya?" tiba-tiba Naruto keluar dari ruangannya dengan pakaian yang sudah rapi langsung melangkah kearah dapur.


Sontak Menma langsung menoleh ke sumber suara.


"La Tou-san mau kemana?" tanyanya.


"Tou-san mau pergi ke Kyoto sekarang," balas Naruto memberi tau lalu menoleh ke arah Freya yang memang sedang berada di dapur Kedai.

__ADS_1


"Oh ya Freya, besok persiapkan dirimu. Kau akan menemaniku ke Asgard," sambungnya.


Tak mau tau apa kepentingan Naruto yang akan pergi ke Asgard besok itu karena apa. Freya hanya mengangguk mengiyakan.


"Hai. Naru-kun," angguknya.


"Kuserahkan ini semua ke kalian ya, aku akan pergi sekarang," kata Naruto mulai bersiap.


SRING!


Naruto langsung menghilang dan muncul di Kyoto. Tepatnya tempat para Yokai berada. Dengan langkah santai Naruto melangkah ke dalam bangunan utama yang pastinya ada Yasaka di dalam.


Dengan senyum hangatnya, Naruto bertegur sapa dengan para Yokai yang berpapasan dengannya.


Sedangkan di dalam bangunan atau lebih tepatnya ruangan khusus Yasaka bekerja. Di dalam ruangan tersebut terdapat Yasaka dan Izanami yang nampaknya habis membicarakan sesuatu hal penting entah apa itu. Dan nampaknya pembicaraan mereka akan selesai.


"Terima kasih sekali atas keputusanmu itu Yasaka, hehe," ucap Izanami diakhiri dengan cengengesan senang sedangkan Yasaka hanya mendengus kesal.


"Jadi aku pamit sekarang," sambungnya lalu beranjak dari duduknya dan keluar ruangan tanpa permisi dengan wajah senang tercetak jelas di wajah Izanami.


"Huh!" helaan nafas pun tercipta dari mulut Yasaka setelah Izanami keluar dari ruangannya.


"Apa yang harus kukatakan kepada Naru-kun ya?" gumam Yasaka bingung.


Sedangkan disisi lain kini Izanami sedang melangkah di karidor ruangan menuju keluar bangunan.


Matanya langsung terbuka lebar saat dirinya melihat sosok seseorang yang selalu hinggap di pikirannya sedang berjalan di ujung karidor.


"Naru-kun!" tiba-tiba langkah Izanami semakin cepat kearah Naruto.


Sontak Naruto langsung menoleh kearah si pemanggil.


"Kau sedang apa disini, Izanami?" tanya Naruto ketika Izanami sudah dekat dengannya.


Izanami langsung terhenti langkahnya tepat di hadapan Naruto.


"Cuma sedikit kepentingan dengan istrimu," kata Izanami memberitau.


"La untuk dirimu. Bukannya kau seharusnya di Kuoh?" sambungnya balik bertanya.


"Tak apa-apa, hanya ingin mengunjungi istriku saja," balas simpel Naruto sedangkan Izanami hanya mengangguk mengerti.


"Aku pergi dulu," sambungnya lalu melangkah lagi.


"Naru-kun!" tepat langkah Naruto baru 2 langkah langsung terhenti.


Sontak Naruto kembali menoleh kearah Izanami lagi.


Cup!


Tanpa tak terduga Izanami mencium pipi Naruto dengan cepat pula dia melangkah pergi meninggalkan Naruto yang terdiam mematung atas tindakkannya.


" Apa-apaan tadi?" bingung Naruto.


Tanpa mau memikirkan lagi, Naruto kembali melangkah menuju ruangannya Yasaka.


.


" Sebentar lagi kau akan mendapatkan yang lebih dari sekedar ciuman dariku, Naru-kun, hihi," batin Izanami sangat senang sambil terus melangkah keluar bangunan.


.


.

__ADS_1


T.B.C


__ADS_2