
"NII-CHAN CEPAT! SEMUANYA SUDAH BERKUMPUL!"
.
Teriak Kunou di depan pintu kamar Minato, karena memang Minato telah menginap di Kyoto dari kemarin dan rencananya akan kembali ke Kuoh sekarang bersama adik dan ibunya.
"SABAR NAPA KUNOE-CHAN! AKU LAGI GANTI BAJU!" sahut Minato juga berteriak dari dalam kamar.
"CEPETAN! AKU TUNGGU DI BAWAH BERSAMA YANG LAINYA!" sahut Kunou berteriak lalu melangkah turun ke ruang tamu yang memang sudah ada Yasaka selaku ibunya dan Tengu selaku pengawal pribadi.
Lalu tak lama kemudian Minato keluar kamar dengan pakaian rapih langsung menuju ruang tamu.
"Ayo Tengu-san, siapkan lingkaran teleportnya" kata Yasaka setelah Minato bergabung dan dijawab anggukan Tengu.
"Hai Yasaka-sama" balas Tengu langsung menyiapkan lingkaran teleport.
"Tidak usah pake lingkaran teleport paman Tengu, biar aku saja," kata Minato menghentikan proses pembuatan lingkaran teleport milik Tengu.
"Memang Minato-kun bisa? Lingkaran teleport memerlukan mana sihir yang lumayan bayak lo," tanya Yasaka.
"Tenang saja Okaa-san, aku tidak menggunakan lingkaran sihir kok" balas Minato membuat yang lainya mengangkat sebelah alisnya tidak mengerti.
"Bagaimana bisa Nii-chan, aku tidak pernah mendengar sihir teleport tanpa lingkaran sihir" kata Kunou tidak percaya tapi dijawab senyuman oleh Minato membuat Yasaka dan Tengu bingung.
"Hehe ada Kunou-chan, ini adalah jurus yang Tou-san ajarkan. Cukup kalian menyentuh diriku saja" jawab Minato membuat Yasaka dan Tengu terkejut mendengar jawaban Minato.
"Baiklah bila itu bisa, tapi jangan dipaksakan ya," kata Yasaka memperingati.
Lalu Kunou, Yasaka dan Tengu memegang Minato dengan Kunou dan Yasaka memegang tangan Minato dan Tengu memegang pundak Minato.
.
SRING!
.
DUBRAK!
.
Tiba-tiba Minato dan yang lainya muncul di ruang tamu rumah Naruto yang ternyata Naruto juga lagi bersantai di sofa langsung terjungkal ke belakang karena terkejut oleh jurus teleport milik Minato.
"Aduh Minato, tidak bisakah kau tidak membuat Tou-sanmu ini kaget oleh jurusmu," kata Naruto setelah berdiri dari terjungkalnya.
"Jangan salahkan aku Tou-san, ini juga jurus yang Tou-san ajarkan," balas Minato lalu melangkah ke depan layar Tv untuk menonton acara yang ditayangkan.
.
"TOU-CHAAAAAAN!"
.
DUBRAK!
.
Teriak Kunou langsung menerjang Naruto dan Naruto langsung kembali terjungkal ke belakang karena saking kerasnya terjangan Kunou.
"Aduh Kunou-chan" rintihan Naruto dan dijawab cekikikan oleh Kunou yang berada di atas perut Naruto.
Sedangkan Yasaka dan Tengu masih terbengong karena terkejut dengan jurus Minato yang memang benar-benar nyata tanpa lingkaran teleport.
"I-ini lebih cepat dibanding teleport biasa kubuat," kata Tengu masih terkejut dan dijawab anggukan Yasaka yang juga terkejut.
.
"Tou-chan! Cepat ajarkan aku jurus teleport seperti Nii-cha,n" minta Kunou memaksa.
"Nanti ya kalau Kunou-chan sudah tumbuh besar seperti Nii-chanmu," balas Naruto sambil mencoba berdiri dengan Kunou yang sudah tidak lagi di atas perutnya.
__ADS_1
"Hm, padahal aku sudah besar. TOU-CHAN PELIT!" balas Kunou sambil mengembungkan pipinya sebal tapi malah terlihat imut dimata Naruto.
"Ya ampun Naruto-san, kau mengajarkan jurus yang mengejutkan. Apa semua anak-anakmu bisa melakukannya?" tanya Tengu setelah sadar dari kejutnya tadi.
"Ya, itu sudah jadi ciri khas Uzumaki," balas Naruto.
"Kamu itu ya Naru-kun, jurus itu bisa membuat jantungku copot saja," ucap Yasaka menghampiri Naruto sedangkan Kunou sudah bergabung dengan Minato menonton acara di Tv.
"hehe aku tidak tau jika itu berbahaya Ya-cha," balas Naruto Kikuk.
Lalu Naruto dan Yasaka duduk bersebelahan serta Tengu duduk di sofa lainnya yang tidak jauh dari Naruto dan Yasaka.
"Oh ya Naru-kun, aku dari tadi tidak melihat anak-anak. Ke mana mereka semua?" tanya Yasaka yang merasa rumah Naruto sepi.
"Mereka ada keperluan diluar dan Menma sedang tidur di atas," jawab Naruto memberitau.
"Oh ya Yasaka, nanti malam kau ada pertemuan Aliansi kan?" sambung Naruto bertanya membuat Yasaka terkejut.
"Da-dari mana kamu tau Naru-kun?" gagap Yasaka.
"Itu tidak penting. Yang kutanyakan kenapa kau tak memberitauku terlebih dulu," balas Naruto membuat Yasaka gelagapan takut.
"A-aku lupa Naru-kun, ja-jangan marah ya," balas Yasaka menunduk.
"Huh, lain kali jangan seperti itu. Setidaknya aku bisa merencanakan sesuatu apabila nanti terjadi hal buruk saat pertemuan," kata Naruto menghela nafas tenang tapi Yasaka masih menunduk.
"Maafkan aku," kata Yasaka sambil menunduk dan dibalas elusan telapak tangan Naruto disurai kuning milik Yasaka.
"Sudah jangan bersedih seperti itu, aku sudah memaafkannya kok. Aku hanya tidak ingin keluargaku ini terjadi apa-apa nantinya," balas Naruto membuat Yasaka tenang.
Lalu Yasaka menegakkan kepalanya dan langsung merangkul leher Naruto sambil berbisik pelan di telinga Naruto membuat Naruto diam mematung setelah mendengar bisikan Yasaka.
.
" Gawat! Aku bakal tersiksa nanti malam!" batin Naruto ngeri setelah mendengar bisikan Yasaka.
.
"Woy Naruo-san! Kau kenapa diam saja?" tanya tengu tidak mengerti dengan tingkah Naruto yang dari tadi diam setelah Yasaka membisikan sesuatu yang entah Tengu tidak tau.
"A-ah tidak apa-apa Tengu-san hehe," balas Naruto cengengesan karena suara tengu mengejutkannya dan Tengu hanya ber-O-ria saja dan kembali duduk tenang.
.
.
#SKIP 1 JAM SEBELUM PERTEMUAN
.
#MEKAI
.
Di ruangan tertentu di Mekai khususnya di kantor Maou Lucifer sekarang ini sedang ramai oleh para Iblis yang berkumpul untuk bersiap-siap ke suatu acara penting.
"Sera! Grayfia! Kalian tenang saja, sebentar lagi kau akan bertemu anakmu disana," kata Rossa menenangkan Serafall dan Grayfia yang dari tadi gugup tidak sabar ingin cepat-cepat ke pertemuan.
"Bagaimana aku bisa tenang! Sedangkan aku belum tau kondisi anakku baik-baik saja atau tidak!" bentak Serafall sedangkan Grayfia diam datar tapi dalam hatinya juga sama seperti Serafall yang sangat cemas.
"Aku yakin mereka baik-baik saja," kata Rossa meyakinkan Serafall.
"Entahlah aku belum tau," jawab Serafall lalu diam.
"Paman Sirzech, apa tidak apa-apa aku ikut?" tanya tiba-tiba Gray di sebelah Grayfia.
"Tidak apa Gray, kalau kau tidak ikut lalu siapa yang akan mendampingi Kaa-sanmu?" jawab Sirzech tanpa menoleh ke sumber suara.
"Baiklah kalau begitu," jawab singkat Gray lalu menoleh kearah Grayfia.
__ADS_1
"Tidak apa-apa kan Okaa-sama?" sambungnya bertanya kepada Grayfia dan dijawab anggukan kepala oleh Grayfia.
"Baiklah, semuanya sudah siap?" tanya Sirzech kepada yang lainnya dan dijawab anggukan kepala mereka semua.
Lalu Rossa mulai menciptakan lingkaran teleport menuju tempat pertemuan yaitu Kuoh Gakuen.
.
.
#GRIGORI
.
"WOY AZAZEL! CEPAT! NANTI KITA TERLAMBAT DATANGNYA!"
.
Teriak Baraqiel kepada Azazel yang dari tadi sibuk dengan barang penelitiannya yang akan dibawa.
"Kalian berangkat duluan saja, aku mau menjemput 3 bawahanku yang ada di rumah Naruto," balas Azazel membuat Baraqiel mengangguk mengerti.
Tapi tidak dengan Vali yang penasaran dengan 3 bawahan Azazel.
"Siapa si Azazel bawahanmu itu? Sampai-sampai kau repot-repot menjemputnya?" tanya Vali ingin tau.
"Nanti kau juga tau Vali, sana berangkat duluan," balas Azazel mengusir.
"Cih! Jangan kau usir juga aku akan pergi," kata Vali kesal atas pengusiran Azazel. Lalu Vali dan Baraqiel menciptakan lingkaran teleport masing-masing dan pergi meninggalkan Azazel menuju Kuoh Gakuen.
.
" Setidaknya aku bisa numpang makan dulu di rumah Naruto, hehe," batin Azazel lalu menciptakan lingkaran teleport menuju rumahnya Naruto.
.
.
#HOTEL
.
Di suatu hotel di kota Kuoh, kini disalah satu kamar hotel terlihat lebih sesak karena dijadikan tempat berkumpul Rombongan Olympians yang sedang bersiap-siap menghadiri pertemuan.
"Aku tidak sabar ingin melihat pria-pria tampan dari berbagai Aliansi," kata Aphrodite membuat yang lainya geleng-geleng kepala.
"Kau itu ya Aphrodite, dalam pikiranmu hanya pria, pria dan pria saja. Tidak ada yang lain apa?" tanya Athena tidak habis pikir dengan sifat Aphrodite.
"Jangan bicara seperti itu Athena! Kau hanya iri saja kan padaku?" balas Aphrodite mengejek.
"Huek! Najis amit-amit 7 turunan kalau aku iri denganmu" balas Athena pura-pura muntah membuat Aphrodite kesal dan jadilah pertengkaran konyol antar wanita yang saling melempar hinaan.
"Hera! Apakah Hephaestus tidak ikut?" tanya Zeus kepada Hera menghiraukan pertengkaran Aphrodite dan Athena.
"Tidak, dia sudah pergi ke rumahnya daripada ikut pertemuan," balas Hera membuat Zeus mengangguk mengerti.
.
"KALIAN SEMUA DIAM!"
.
Bentak Zeus membuat semua Dewa-Dewi terdiam menoleh ke arahnya, bahkan Aphrodite dan Athena langsung menghentikan pertengkaran konyolnya.
"Hera! Cepat siapkan sihir teleportnya, kita semua langsung menuju lokasi pertemuan," perintah tegas Zeus membuat Hera mengangguk lalu menciptakan lingkaran teleport menuju Kuoh Gakuen.
.
T.B.C
__ADS_1