
.
#SKIP 3 BULAN KEMUDIAN
.
Banyak hal yang terjadi selama 3 bulan setelah perang berakhir.
Dari nama Naruto menjadi sangat terkenal di seluruh Underword sebagai pahlawan.
bahkan sampai-sampai dibuatkan patung wujud Naruto yang cukup tinggi, kira-kira 10 meteran sebagai penghormatan untuk Naruto di tengah-tengah kota dan sebuah tugu penghormatan untuk iblis-iblis yang gugur dalam perang karena permintaan langsung dari Naruto.
serta telah dilantiknya para pemimpin baru Underword 2 bulan lalu, dengan Sirzech Gremory menjadi Lucifer, Falbium Glasya-Labodas menjadi Asmodeus, Ajuka Astaroth menjadi Beelzebub dan Serafall Sitri menjadi Leviathan, mereka berempat dijuluki Yondai Maou oleh seluruh iblis di Underword.
Sebenarnya gelar Lucifer sudah direkomendasikan untuk Naruto, tapi Naruto menolaknya dengan alasan
" Aku tidak cocok dengan hal-hal rumit seperti itu, aku ingin hidup tenang dengan anakku," begitulah alasan Naruto sehingga gelar Lucifer dilimpahkan ke Sirzech Gremory.
Bukan Cuma itu perubahannya, setelah pelantikan pemimpin baru, Ajuka Astaroth atau sekarang dikenal Ajuka Beelzebub memperkenalkan hasil karyanya yaitu Evil Piece dengan fungsi bisa merenkarnasikan mahkluk apapun menjadi iblis.
dan hasil karya Ajuka diterima dengan baik karena bisa meningkatkan populasi iblis yang hampir punah setelah Great War dulu.
Dan dibagikan ke semua bangsawan iblis di seluruh Underword dan yang pertama mendapatkan Evil Piece pastinya Naruto tapi hanya disimpan saja, tak ada niatan bagi Naruto untuk mencari Perege atau apalah yang dilakukan oleh iblis bangsawan lainya.
Karena dirinya manusia bukan iblis, maka pemberian dari Ajuka hanya dianggap hadiah saja, pikirnya.
Dan 3 bulan ini juga Naruto dibuat pusing oleh hal-hal yang selalu menghampirinya setiap saat.
seperti kelakuan aneh Grayfia yang terlalu berlebihan terhadapnya entah karena apa.
bahkan pernah memperebutkan siapa yang akan menemani Menma yang ingin jalan-jalan keluar Mansion dan pastinya dengan Serafall yang jadi saingan perebutannya.
Serta banyaknya para bangsawan yang datang ke Mansion Phoenix dengan tujuan ingin menjodohkan anak mereka dengan Naruto.
tapi Naruto menolaknya dengan halus membuat putri dari bangsawan tersebut mengangguk mengerti.
Dapat dilihat sekarang bangsawan Sitri sedang mengunjungi Mansion Phoenix untuk membahas suatu hal penting entah apa itu.
"Jadi? Apakah kau menerimanya Naruto?" tanya Lord Sitri kepada Naruto yang didampingi oleh Lady Sitri serta Serafall yang sedang menunduk malu entah karena apa.
sedangkan di hadapannya ada Naruto serta Lord Phoenix dan Lady Phoenix yang mendampingi dan Menma yang duduk di sebelah Naruto.
Dan untuk Grayfia sekarang berada di belakang tempat duduk Naruto sambil berdiri dengan ciri khas wajah datarnya.
"Huh, bagaimana Menma? Apa Menma mau memiliki ibu lagi?" tanya Naruto menoleh ke arah Menma yang di sebelahnya.
"Um Otou-san! Dengan begini aku bisa membaca buku di perpustakaan milik Serafall Kaa-san sepuasnya," balas Menma mengangguk senang.
Bukan jadi hal mengejutkan bila Menma memanggil Serafall itu ibu.
karena itu sudah menjadi panggilan Menma setelah perang dan hanya dimaklumi oleh Naruto yang mungkin Menma butuh sosok ibu pikir Naruto.
"Kalau anakku sudah berkata seperti ini mau bagaimana lagi. aku akan menerimanya," kata Naruto tanpa menoleh ke arah Lord Sitri karena sedang tersenyum sambil mengelus kepala Menma.
.
Deg!
.
Sontak ucapan Naruto membuat rombongan Sitri yang disitu senang terutama Serafall yang langsung menegakkan kepalanya karena sangat senang.
__ADS_1
Tapi tidak dengan Grayfia, entah kenapa hatinya sangat sakit mendengar ucapan Naruto dan gelagat aneh Grayfia diketahui oleh Lady Phoenix.
"Bagus! Karena kau sudah menerimanya maka pernikahan akan dilakukan secepatnya," kata Lord Sitri senang dan hanya dijawab anggukan Naruto tanpa menoleh.
"Tunggu dulu!" tiba-tiba Lady Phoenix bersuara membuyarkan hati senang keluarga Sitri. Sontak semuanya langsung menoleh ke arahnya karena bingung.
"Naruto-kun. jika kau menerima Sera-chan jadi istrimu, Okaa-san boleh meminta 1 permintaan padamu?" sambung Lady Phoenix menoleh ke arah Naruto.
"Boleh, memang apa permintaan Okaa-san?" kata Naruto balik bertanya.
"Begini, Okaa-san sempat akan menjodohkan Ruval dengan Grayfia, tapi Grayfia sepertinya malah menyukaimu. jadi maukah Naruto-kun menikahi Grayfia juga?" jelas Lady Phoenix membuat yang lainya melebarkan mata kecuali Menma yang polos tidak tau apa-apa.
"Okaa-san ngomong apa si?" tanya Naruto yang bingung dengan maksud Lady Phoenix.
"Kau tidak ingin membuat wanita sakit hati kan Naruto-kun? Dan Sera-chan kau pasti tau bagaimana sakitnya ditolak oleh orang yang dicintai bukan?" kata Lady Phoenix kepada Naruto dan Serafall hanya membalas dengan anggukan mereka mengerti.
"Grayfia itu mencintaimu Naruto-kun. Dia pernah berharap ingin menjadi istrimu Naruto-kun, jadi bisa kau wujudkan permintaan Okaa-sanmu ini," sambung Lady Phoenix membuat Naruto menoleh ke arah Grayfia.
"Apa benar yang dikatakan Okaa-san, Grayfia?" tanya Naruto dan hanya dibalas anggukan pelan Grayfia karena sedang menunduk.
"Huh tidak apa kan Sera. bila Grayfia kunikahi juga?" sambung Naruto menoleh ke arah Serafall.
"Tidak apa-apa Naru-kun, aku tau rasanya ditolak oleh orang yang dicintai. Jadi tidak masalah untukku asal kau bisa berlaku adil untukku dan Grayfia," jawab Serafall menyetujui membuat Naruto mengangguk.
"Baiklah, aku akan menikahi kalian berdua, anda tidak keberatan kan tuan Sitri?" kata Naruto kepada Lord Sitri.
"Tidak apa-apa. dengan begini kau bisa membangkitkan bangsa iblis kelas atas yang hampir punah," balas Lord Sitri menyetujui dan dibalas senyuman kecut Naruto.
.
" Sepertinya ayahnya Serafall gila kehormatan," batin Naruto menyadari sesuatu.
.
.
.
#SKIP 8 BULAN KEMUDIAN
.
#Di Ruangan Sirzech Lucifer
.
"Jadi. ada apa kau suruh diriku kesini Sirzech?" tanya Naruto kepada Sirzech yang sedang duduk di kursi kerjanya dengan tumpukan kertas di atas mejanya yang sudah menggunung.
"Tidak bisakah kau basa-basi dulu Naruto. aku tau kau mencemaskan istri-istrimu yang sedang mengandung sekarang. kita ngobrol-ngobrol dikit lah," balas Sirzech menghela nafas.
"Huh, kau itu. jadi kau ingin mengobrol apa denganku, yah itung-itung menghindar dari mereka yang lagi moodnya kurang bagus saat ini," balas Naruto santai membuat Sirzech tersenyum lalu berdiri.
"Kita mengobrolnya sambil jalan saja. aku akan memperkenalkan salah satu Peregeku kepadamu," kata Sirzech mengajak Naruto menuju sebuah tempat latihan di area wilayah Gremory dan dijawab anggukkan Naruto menyetujui.
"Aku berterima kasih padamu Naruto," kata Sirzech disela-sela langkahnya di karidor menuju tempat latihan.
"Untuk apa?" tanya Naruto tanpa menoleh.
"Berkat dirimu, bangsa DaTanshi mau berdamai dengan bangsa iblis. tapi aku heran kenapa kau bisa kenal dengan Gubernur DaTanshi?" tanya Sirzech ingin tau.
"Huh, kau tau sendiri bukan. dulu saat aku masih dalam rombongan Old Satans aku sering mengajak anakku berpetualang bersamaku. Yah, walaupun petualangannya masih di tanah Underword karena aku belum tau gerbang ke dunia manusia. "
__ADS_1
" Dan di petualanganku aku bertemu dengan Azazel si pria mesum dengan bodohnya memancing di sungai dangkal yang tak ada Satu pun ikan disitu," balas Naruto tenang tapi membuat Sirzech sedikit tertawa mendengar ejekan Naruto kepada Azazel.
"Lalu, apa tidak ada sedikit masalah saat kau bertemu dengan Azazel?" kata Sirzech disela-sela tawanya.
"Hanya pertempuran kecil saja dan kukalahkan dia dengan sebuah buku legendaris dari Sensei-ku. "
" dan sejak saat itu aku berteman baik dengannya karena aku tidak ada niatan untuk memusuhinya, begitu juga dengan Azazel yang menginginkan perdamaian. Yah, walaupun pertemananku dengannya ditentang oleh si Bangsat Rizevim itu, tapi aku tidak menggubrisnya karena aku memiliki ambisi yang sama dengan Azazel yaitu perdamaian abadi," balas Naruto menekankan kata Bangsat Rizevim membuat Sirzech mengangguk mengerti dan tak berselang lama akhirnya mereka berdua sampai di tempat yang dituju dan ternyata parege Sirzech juga ada disitu. (Hanya Souji okita yang terlihat)
Bukan lagi rahasia umum masa lalu Naruto sebenarnya bagi para tertua dan Yondai Maou,
karena setelah berperang usai Naruto mengungkapkan identitasnya agar tidak menjadi masalah nantinya bagi Naruto.
Bahkan hampir detail diungkapkan oleh Naruto dari dirinya yang pernah menjadi bagian Old Satans, pasukan rahasia milik Naruto lainnya yang tidak ikut dalam perang, serta siapa sebenarnya ibu dari Menma yang ternyata keturunan asli Leviathan yaitu Katarea Leviathan bahkan Asal-Usul Naruto yang sebenarnya manusia dari Dimensi lain tak luput diungkapkannya.
Dan semua itu diterima dengan baik oleh para iblis di Underword, bagi para iblis Naruto adalah sosok Pahlawan di mata mereka tidak peduli status Naruto itu apa yang di pandangan para iblis Naruto tetaplah Pahlawan bagi mereka.
"Hoy Souji!" panggil Sirzech kepada seseorang pria bernama Souji Okita.
sontak Souji langsung menoleh ke arah Sirzech dan langsung melebarkan mata karena ada Naruto di samping Sirzech.
"Naruto-sama, suatu kehormatan bisa bertemu dengan anda," kata Souji setelah menghampiri Sirzech dan Naruto sambil membungkuk di hadapan mereka.
"Panggil Naruto saja, aku agak eneg dengan keformalan," kata Naruto membuat Souji menegakkan kepala.
"Tapi Naruto-sa-"
"Turuti saja Souji, dia memang seperti itu," potong Sirzech ucapan Souji membuat Souji mengangguk.
"Hai Lucifer-sama,"
"Oh ya Souji, apa kau mau Sparring dengan Naruto?" kata Sirzech kepada Souji.
"Bila Naruto-san berkenan, suatu kehormatan bagiku," balas Souji sedikit berharap membuat Sirzech menoleh ke arah Naruto.
"Bagaimana Naruto? Apa kau mau?" kata Sirzech kepada Naruto dan hanya dibalas helaan nafas Naruto.
"Hmm baiklah, aku juga butuh olahraga," jawab Naruto membuat Souji senang.
"Terima kasih Naruto-san," kata Souji senang.
"Sama-sama, Ohya Sirzech tolong buatkan Kekkai," kata Naruto membuat Sirzech dan Souji bingung.
"Buat apa? Bukannya hanya Sparring biasa?" tanya Sirzech bingung.
"Aku ingin mengeluarkan potensi tersembunyi miliknya," balas Naruto sambil menunjuk Souji dan dijawab anggukan mengerti oleh Sirzech.
"Baiklah," balas Sirzech lalu membuat Kekkai berwarna merah mencangkup tempat latihan.
Sedangkan Naruto dan Souji sudah di dalam Kekkai saling berhadapan dengan jarak 10 meter.
"Baiklah, sebelum memulai bolehkan aku tau namamu terlebih dahulu?" tanya Naruto kepada Souji yang di hadapannya.
"Souji, Okita Souji salam kenal Naruto-san," balas Souji memperkenalkan diri membuat Naruto Mengangguk.
"Oke Souji, kau boleh gunakan senjata sesukamu dan keluarkan seluruh kemampuanmu," kata Naruto sambil merogoh kantong celananya mengeluarkan sebuah kunai cabang 3 nya.
"Hai Naruto-san," balas Souji mempersiapkan Katananya dan bersiap untuk bertarung.
Lalu Naruto melemparkan sebuah koin dan terjatuh pas di tengah-tengah antara Naruto dan Souji, koin tersebut terus berputar dan tiba-tiba.
.
__ADS_1
.
T.B.C