
.
Di dalam Istana, atau lebih tepatnya di ruang tengah yang terdapat anak-anaknya Naruto sekarang ini.
Nampak mereka semua sudah mulai akrab, bahkan Shuna juga bisa bergaul dengan mudah dengan saudaranya walaupun tak se-ibu.
"Jadi kau adalah adik kandung Vivi-chan dan kau adalah adik kandung Naruko-chan, sedangkan kau adalah kakak kandung Menma-kun ya?" ucap Shirahoshi kepada Mirajane, Rin dan Olive.
Sontak Mirajane, Rin dan Olive langsung mengangguk.
"Iya Shirahoshi Kaa-san," balas Olive mewakili Mirajane dan Rin.
"Tak kusangka kalau Menma-kun, Naruko-chan dan Vivi-chan punya saudara kandung sendiri," ucap Shirahoshi.
Lalu Shirahoshi menoleh ke samping ke arah Shuna yang asik mengobrol dengan Lucy dan Liya.
Sontak Shirahoshi langsung tersenyum senang melihatnya.
" Nampaknya Shuna cepat akrab dengan saudara-saudaranya ya?" batin Shirahoshi senang dan bahagia saat melihat anaknya bisa akrab dengan saudara-saudaranya.
.
.
# TEMPAT LAIN
.
#RUSIA (Sore)
.
Negara yang termasuk sebagai Negara terluas di dunia, bahkan luas wilayahnya mencangkup seperdelapan dari luas daratan Bumi.
Luas Negara yang beribu kota di Moskow ini mencapai 17.125.200 km persegi dengan jumlah penduduknya berada di peringkat ke-9 terbanyak di dunia.
Hiraukan karakteristik Negaranya, dapat dilihat dari luasnya Negara tersebut terdapat sebuah kota yang tak bisa disebut kota, karena tempat itu tak sepadat kota pada umumnya. Kota yang tak terlalu terkenal namanya, bahkan pemerintah mungkin tak tau nama kota tersebut.
Walaupun tak terkenal namanya, tapi kota tersebut terdapat sebuah markas organisasi yang berkaitan dengan hal-hal berbau supranatural.
Clover nama organisasi tersebut yang diisi oleh orang-orang yang memiliki kemampuan khusus seperti sihir atau segala hal yang berkaitan dengan Supranatural.
Dapat dilihat disalah satu bangunan besar di kota tersebut, atau lebih tepatnya di salah satu ruangan terdapat banyak orang yang nampaknya sedang berkumpul di ruangan tersebut.
.
__ADS_1
DUARRRR!
.
Tiba-tiba pintu ruangan tersebut meledak sehingga menghasilkan asap yang beterbangan.
Tapi anehnya orang-orang yang berada di dalam ruangan tak terkejut atau panik sama sekali, karena sudah tau siapa pelaku penghancuran pintu tersebut.
"HAHAHAHAHAHAHA! AKU KEMBALI HAHAHAHA!"
Suara tawa keras dari balik asap tersebut yang sepertinya suara tawa seorang wanita.
"Aduh bu, bisa ngak kalau mau masuk itu membuka pintu, jangan menghancurkannya dengan pukulan apimu, Bu,"
Suara lain selain wanita yang tertawa keras yang nampaknya suara laki-laki masih remaja berbicara kepada wanita yang dan menyebut wanita itu dengan sebutan Ibu.
"Inilah yang namanya kesenangan, Leo,"
Balas wanita yang dipanggil ibu kepada suara laki-laki yang ternyata bernama Leo.
"Terserah Ibu saja lah," balas singkat Leo.
"Hahahahaha!" dan hanya dibalas suara tawa oleh wanita tersebut.
Tiba-tiba angin tertiup dan menghembuskan asap yang menutupi Leo dan wanita tersebut.
Dapat dilihat sang wanita dengan rambut merah terang bergelombang dan pakaian biru bagian atas serta celana putih pajang ditambah jubah merah yang melekat di tubuhnya sambil menunjukkan senyum lebar tanpa dosanya.
Sedangkan di sampingnya ada remaja belasan tahun dengan rambut jabrik warna merah terang serta pakaian yang sama seperti wanita di sampingnya, remaja yang bernama Leo tersebut dari tadi hanya menghela nafas saja karena tingkah aneh wanita yang dipanggil ibu di sampingnya.
Tiba-tiba pria dengan rambut pirang berantakan serta simbol bintang (Asterisk) biru di dahi sebelah kirinya dan jubah merah yang selalu menutupi sebagian banyak tubuhnya sekarang melangkah mendekati sang wanita tersebut.
"Selamat datang kembali, Mereoleona Vermilion,"
"Ya, dan aku tidak akan lama berkunjungnya,"
.
#Meksiko (Malam)
.
Sebuah Negara Konstitusi Republik federal di Amerika Utara. Yang berbatasan langsung dengan Amerika Serikat di bagian Utara, serta di bagian Selatan dan Barat berbatasan langsung dengan Lautan Pasifik.
Sedangkan di bagian Tenggara berbatasan langsung dengan Guetamala, Belize dan Laut karibia, dan untuk bagian Timur berbatasan langsung dengan Teluk Meksiko.
__ADS_1
Hiraukan lokasi Negaranya. Dapat dilihat disalah satu Hotel mewah atau lebih tepatnya disalah satu kamar Hotel dengan pemandangan pantai yang sangat indah sejauh mata memandang.
Di kamar tersebut terdapat sosok wanita yang memiliki rambut hitam panjang bergelombang yang sedang tengkurap sambil membaca sebuah buku lusuh dengan tulisan-tulisan yang sangat rumit dan sulit dimengerti oleh orang-orang biasa.
Wanita tersebut hanya memakai bh dan cd saja yang sama-sama berwarna hitam, sehingga memperlihatkan tubuh langsing putih mulus tanpa cacat sangat terlihat jelas.
"Blablablablabla,"
Dan nampaknya wanita itu tak sendirian di dalam kamar tersebut, karena di sampingnya nampak seorang anak berusia 8 bulan lebih yang berjenis kelamin laki-laki dengan ciri rambut berwarna hitam jabrik.
Sontak sang wanita langsung menoleh ke arah samping.
"Aduh sayang, kau ingin membaca buku ini juga ya?" ucap wanita tersebut saat melihat anak kecil tersebut merangkak mendekati buku yang di baca oleh wanita tersebut.
"Blablablablabla,"
Dan hanya ocehan tak jelas dari anak tersebut sebagai jawaban dari pertanyaan wanita tersebut.
Tapi entah kenapa wanita tersebut malah tersenyum senang saat mendengar ocehan anak kecil itu.
"Anak yang pintar," ucap lembut wanita tersebut sambil mengelus-elus rambut anak keci itu dengan lembut.
"Blablablablabla,"
Dan lagi-lagi hanya dibalas ocehan tidak jelas dari anak kecil tersebut. Dan wanita tersebut semakin senang mendengarnya.
Tiba-tiba wanita tersebut tersenyum saat sepintas di pikirannya teringat kejadian masa lalu dengan seseorang pria yang pernah bertemu dengannya.
" Padahal waktu itu adalah tindakan pemerkosaan olehnya, tapi entah kenapa aku malah menikmati pemerkosaan itu,"
Batin wanita itu malah senang sambil terbayang sosok pria tampan dengan rambut kuning jabrik yang selalu dihiasi dengan senyuman bak matahari pagi.
"Pang,"
Wanita itu menoleh ke arah anak kecil tersebut karena baru pertama kali mendengar kata yang berbeda keluar dari mulut anak kecil tersebut, tapi matanya tertuju pada coretan yang ditunjuk anak kecil tersebut.
"Jepang,"
Ucap wanita itu membenarkan arti coretan yang ditunjuk anak kecil tersebut sambil terus mengelus-elus kepala anak kecil tersebut dan tak henti-hentinya untuk terus tersenyum senang melihat tingkah anak kecil tersebut.
Tiba-tiba wanita itu menoleh ke arah jendela Hotel.
"Mungkin sesekali ke Jepang tak masalah, siapa tau disana ada penemuan yang menarik untuk diteliti," gumam wanita itu yang masih memandang luar jendela yang ternyata menunjukkan pemandangan lautan pada malam hari yang di hiasi cahaya bintang di atas langit.
.
__ADS_1
.
T.B.C