STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 52


__ADS_3

Naruto melemparkan sebuah koin dan terjatuh pas di tengah-tengah antara Naruto dan Souji, koin tersebut terus berputar dan tiba-tiba.


.


TRING!


.


Katana Souji yang ditebaskan ke Naruto dari arah kanan tapi ditahan oleh sebuah kunai milik Naruto.


Tanpa pikir panjang Souji langsung melompat mundur mencari celah lainnya dan langsung menerjang Naruto lagi.


.


TRING!


.


Dan lagi-lagi tebasan Souji ditahan oleh Naruto.


.


TRING! TRING! TRING! TRING!


.


Tebasan demi tebasan Souji lancarkan, entah dari kiri, kanan, atas, depan dan belakang semuanya dicoba tapi hasilnya tetap sama.


Semua tebasan bisa ditahan oleh Naruto dengan kunainya.


"Hmm kecepatannya sudah bagus, Cuma niat membunuhnya yang kurang Souji," kata Naruto disela-sela menangkis tebasan Souji.


.


TRING!


.


"Anggaplah aku musuh yang harus dilenyapkan Souji, lampaui batasanmu jika ingin menebasku," kata Naruto.


Lalu tiba-tiba Souji mengacungkan katananya ke arah depan sambil memejamkan mata.


Tak lama kemudian Souji beserta katananya secara perlahan mengeluarkan aura merah dan udara di sekitarnya menjadi berat tapi Naruto masih berdiri tegak seperti tak berpengaruh.


.


" He-hebat, Naruto bisa membuat Souji seserius ini," batin Sirzech di luar kekkai.


.


[KIRATEKUNIKKU : FUKUROUDANSU!]


.


Tiba-tiba saja Souji menghilang dan area tanding menjadi berkabut tipis.


Sontak Naruto langsung waspada memperhatikan area sekitar dengan cermat.


"Belakang!" batin Naruto merasa ada bahaya dari belakang.


.


TRING!


.


Tiba-tiba Souji menebas dari belakang, dengan sigap Naruto langsung menangkisnya dengan kunainya dan Souji langsung menghilang lagi.


" Jadi begitu, tehnik kecepatan tanpa suara, boleh juga," batin Naruto sedikit tau tehnik milik Souji.


.


TRING! TRING! TRING!


.


Tebasan demi tebasan dari berbagai sedut telah dilancarkan oleh Souji tapi Naruto masih bisa menangkisnya dengan mudah tanpa berpindah tempat sedikit pun,

__ADS_1


membuat Souji tambah frustasi dan terus-terusan menebas Naruto dari mana saja.


.


" Kampret! Kampret! Naruto kampret! Bahkan tehnik kecepatan tertinggi milik Souji belum bisa membuat Naruto bergeser sedikit pun," batin Sirzech tidak habis pikir dengan kekuatan yang dimiliki oleh Naruto sambil terus memperhatikan pertandingannya


Dan nampaknya Souji sudah mulai menyiapkan Serangan pamungkasnya 7 meter dari hadapan Naruto.


.


[SATSUGAI TEKUNIKKU : SUKAI DORAGON NOKIBA!]


.


WUSH!


.


Dengan kecepatan tinggi Souji menerjang Naruto dengan diselimuti oleh aura merah tipis berbentuk Naga menebas Naruto dari depan.


Sontak Naruto mengeratkan genggaman kunainya sangat erat karena merasakan teknik Souji yang dilancarkan sekarang jauh lebih kuat dari yang tadi.


.


SRING!


.


WUSH!


.


BRAK!


.


Tiba-tiba Naruto menghilang ketika jarak katana milik Souji tinggal 1 cm di kepala Naruto.


Sontak karena Naruto menghilang Souji hanya menebas angin saja tapi tidak dengan tekanan tebasannya yang menghasilkan sebuah cekungan lumayan besar sedalam setengah meter.


.


.


Tiba-tiba sebuah kunai berada 1 cm dikalungkan ke leher Souji.


Sontak Souji langsung menoleh ke belakang dan langsung terkejut.


" Sejak kapan?" kejut Souji dan Sirzech karena tiba-tiba Naruto berada di belakang Souji.


Tak berselang lama Sparring pun disudahi dan kekkai buatan Sirzech sudah dihilangkan dan kini Naruto dan Souji melangkah ke arah Sirzech yang berada di pinggiran arena bertanding.


"Hebat, tadi itu pertandingan yang menegangkan," kata Sirzech setelah Souji dan Naruto sudah dekat dengannya.


"Tapi aku belum bisa membuat Naruto-san bergerak tadi Lucifer-sama," balas Souji.


"Huh, kuakui kau memiliki power dan speed cukup imbang. aku berani bertaruh jika kau bisa mengasah kemampuanmu lebih baik lagi, kau akan menjadi high-Class devil dimasa depan mendatang," kata Naruto.


"Saranku Souji, kau harus tajamkan tekadmu, tadi kulihat kau tekadnya masih lemah," sambung Naruto memberi saran membuat Souji dan Sirzech antusias ingin mendengarkan.


"Jadi, bagaimana caranya agar tekadku kuat Naruto-san?" tanya Souji antusias.


"Tanamlah tekad kuat untuk melindungi orang-orang yang menurutmu berharga Souji, aku jamin tekad itu bisa merubahmu lebih kuat lagi," jelas Naruto memberi saran membuat Souji mengangguk mengerti


.


SRING!


.


Tiba-tiba lingkaran teleport muncul didekat mereka menampakkan Opera yang seperti tergesa-gesa langsung menghampiri Naruto dan langsung membungkuk hormat.


"Naruto-sama! Anda disuruh pulang oleh Sera-sama secepatnya," kata Opera sambil membungkuk membuat Naruto berkeringat dingin jika menyangkut istrinya yang meminta.


"O-opera-san, bisa kau pulang duluan? Nanti aku menyusul," kata Naruto gagap.


"Tidak Naruto-sama! Kau harus pulang sekarang bersamaku, aku tidak ingin menjadi samsak oleh Sera-sama dan Grayfia-sama," paksa Opera yang sudah menegakkan kepala membuat Naruto tambah merinding ngeri.

__ADS_1


Karena tak mendapat respon dari Naruto, sontak Opera langsung menarik Naruto dan seketika langsung membuat lingkaran sihir teleport.


"Sirzech! Tolong aku," kata Naruto memohon sambil mencoba melepaskan genggaman Opera yang begitu erat,


sedangkan Sirzech dan Souji hanya tersenyum kikuk melihat tingkah Naruto seperti itu.


.


SRING!


.


Dan seketika Naruto menghilang bersama Opera langsung ke Mansion pribadinya yang ditinggali oleh Naruto beserta 2 istrinya.


"Aku tidak menyangka, orang kuat masih bisa dikalahkan oleh istrinya," kikuk Souji setelah Naruto dan Opera menghilang.


"Hehe kau benar Souji," balas Sirzech juga kikuk.


.


" Hii! Naruto saja kayak gitu jika istrinya lagi mengandung, Bagaimana nasibku Nanti setelah menikah dengan Rossa, hii," batin nista Sirzech membayangkan bila nasib Naruto menimpa dirinya.


.


.


#Mansion Namikaze


.


SRING!


.


Tiba-tiba Naruto muncul di dalam Mansionnya sendiri yang terletak di atas bukit di tengah-tengah hamparan luas bukit yang seperti arena golf.


Kenapa Mansion Naruto berada di situ? Karena itu keinginan Naruto yang kecintaannya dengan alam yang masih asri tidak seperti di kota jika mencari hamparan pemandangan yang sejuk mungkin tidak ada.


Setibanya Naruto di Mansionya, kini Naruto sudah disuguhi pemandangan 2 istrinya yang sedang mengandung kira-kira 7 bulanan dan entah kenapa Serafall dan Grayfia bisa mengandung bersamaan.


Hmm itu rahasia tuhan, (tunggu dulu emang iblis menyembah tuhan?)


Dapat dilihat kini Serafall dan Grayfia dengan perut buncit sedang menatap tajam Naruto dengan rambut yang melambai-lambai (mode Kushina) serta aura horor di sekitar tubuhnya.


Sontak pemandangan tersebut membuat Naruto berkeringat dingin takut.


"NA-RU-TO-KUN Kamu dari mana saja!" ucap Serafall dan Grayfia bersamaan dengan setiap kalimat penuh penekanan.


.


GLEK!


.


" Hiiii menakutkan seperti kaa-san," batin Naruto menjerit melihat bayangan ibu kandungnya di belakang 2 istrinya.


.


"Opera tolong ban—"


"Maaf Naruto-sama, aku mau menjemput Menma-sama di Mansion Phoenix," potong Opera langsung membuat lingkaran teleport dengan cepat.


.


SRING!


.


Dan Opera langsung menghilang ke tempat Mansion Phoenik meninggalkan Naruto yang berkeringat dingin takut.


Dengan gerakan patah-patah Naruto menoleh ke arah 2 istrinya dan langsung terkejut, karena Serafall dan Grayfia sudah ada di hadapannya dengan aura mengerikan dibelakangnya.


"HIIIIIIIIIIIIIIIIII!" dan selanjutnya di Mansion milik Naruto sendiri dipenuhi jeritan-jeritan Naruto karena ulah 2 istrinya yang moodnya lagi kurang baik pikir Naruto.


.


.

__ADS_1


T.B.C


__ADS_2