STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 177


__ADS_3

[BOOST! BOOST! BOOST! BOOST!]


Krak! Krak!


Pyaaaaaar!


Diodora melebarkan mata, ia terkejut karena segel yang susah payah ia buat ternyata dapat dihancurkan dengan mudah oleh Iseei.


"SIALA.."


"Diamlah brengsek!"


Bugh!


"Ohok!"


Belum sempat umpatan kekesalan Diodora selesai, ia sudah di pukul sangat keras di perutnya oleh Koneko. Disusul perege Rias yang datang menghampiri tempat Issei dan Asia berada.


"Asia. Kau tak apa-apa kan?"


Mengabaikan situasi yang terjadi, Issei lebih memcemaskan keadaan Asia yang sekarang berada di pelukannya, dengan kondisi Asia yang bajunya sudah robek sana-sini saat ini.


Asia tersenyum. "Aku baik-baik saja, Issei-kun," ucapnya menyakinkan.


"Syukurlah,"


Lega Issei, kemudian Armor merahnya menghilang. Kini nampak Issei hanya memakai seragam sekolah saja yang terlihat.


"ASIA!"


Grep!


Tiba-tiba Xenovia memeluk Asia, ia nampak begitu mencemaskan keadaan Asia melebihi Issei. Itu terbukti dengan linangan air mata yang mencerminkan kekhawatiran Xenovia kepada Asia.


Asia tersenyum, ia mengusap lembut kepala Xenovia.


"Aku baik-baik saja, Xenovia-San," ucapnya, tapi malah membuat Xenovia tambah mempererat pelukkannya.


"Ara-Ara..."


Datang Akeno dengan senyuman khas menggodanya menghampiri Asia dan Xenovia berada.


"Biar kuperbaiki bajumu, Asia-Chan." Ucapnya. Asia hanya mengangguk, sontak Xenovia mengakhiri pelukannya.


Lingkaran sihir tiba-tiba muncul di bawahnya Asia, dengan perlahan lingkaran sihir itu naik dan...


SRING!


Seketika baju yang dikenakan oleh Asia telah kembali semula, seperti baru lagi.


Akeno menoleh ke arah Rias.


"Buchou. Apakah kita memenangkan pertandingannya?" tanyanya.


"Entahlah Akeno. Dari tadi belum ada pengumumam siapa pemenangnya," balas Rias sambil mengangkat kedua bahunya.


Srek!


Tap! Tap! Tap!


Rias dan Peregenya menoleh ke arah Asia. Di situ Asia melangkah ke Altar lalu berdo'a. Dan teman-temannya hanya memaklumi saja, pasalnya mereka tau.


Walau Asia dan Xenovia adalah renkarnasi Iblis, tapi mereka bisa berdo'a tanpa menanggung rasa sakit yang luar biasa. Itu karena Sistem Surga telah di atur ulang khusus untuk Asia dan Xenovia, jadi tak masalah mereka berdo'a kapan pun, karena bagi Asia dan Xenovia masih mempercayai ajaran tuhan, walau diri mereka adalah iblis.


SHOOOOOOT!


Rias dan Peregenya melebarkan mata, mereka terkejut saat tiba-tiba leser cahaya mengarah ke Asia dari atas.


Dengan perlahan laser cahaya itu mengecil, mengecil dan hilang. Mereka yang melihat itu tambah melebarkan mata, pasalnya Asia yang terkena laser cahaya itu juga menghilang tanpa sisa.


SRING!


Lingkaran sihir muncul di atas tempat Asia yang menghilang, dan Rias semakin terkejut.

__ADS_1


"Lucifer!" dan ia tau lambang sihir milik siapa itu.


Lingkaran sihir itu menghilang, kini diganti dengan wujud seseorang berambut putih panjang dan senyum merendahkan yang menjadi ciri khasnya, ialah Rizevim Lifan Lucifer yang sesungguhnya.


"LUCIFER-SAMA, TOLONG BANTU AKU!"


Rizevim melirik ke arah Diodora yang berteriak barusan. Tiba-tiba tangan kanannya terangkat dan mengarah ke arah Deodora.


SHOOOOOOT!


Laser yang tadi menghilangkan Asia kini menghujani Diodora. Dan alhasil Diodora pun menghilang dalam sekejap seperti Asia tadi.


"Tidak pantas iblis sekarang menyebut iblis lama," ucap Rizevim tak peduli.


Tap! Tap! Tap!


Rias melangkah dan berhenti tepat tak jauh di hadapan Rizevim yang melayang. Tatapannya sangat tajam dan di arahkan ke arah Rizevim.


"Kau yang bertanggung jawab atas kematian penerus Pillar Astaroth dan keluargaku, Asia."


Ucapannya dingin diikuti Aura merah keluar dari tubuh Rias.


Rizevim yang melihat itu hanya tersenyum mengejek saja.


"Hooo. Keturunan Gremory dan Bael, cukup kuapresiasikan keberanianmu," ejek Rizevim, seketika Aura yang keluar dari tubuh Rias bertambah besar.


"Asia, Asia, kau di mana?"


Rias seketika memgjilangkan auranya, ia menoleh ke arah Issei yang memanggil-manggil nama Asia.


"Ayo kita pulang, Okaa-san dan Otou-san pasti menanti kita pulang,"


Sangat memilukan, kini Issei tampak seperti seseorang yang kehilangan hal yang paling berharga sepanjang hidupnya.


Seketika teman-temanya Issei ikut bersedih, seperti ikut merasakan perasaan yang dirasa olrh Issei.


Bahkan Rias sampai sedikit menitikkan air matanya ketika melihat keadaan memilukan Issei sekarang, begitu juga teman-temannya yang lainnya juga telah mengeluarkan air matanya karena tak kuat menahan kesedihan karena kehilangan sosok teman mereka.


"Percuma saja." Ucap Rizevim.


"Mau dicari pun tak akan ketemu. Dia telah musna tanpa sisa." Sambungnya sambil tersenyum angkuh.


Issei menggeratkan giginya marah, matanya berubah menjadi hijau menyala. Ia menunduk lalu melangkah ke arah Rizevim.


"Issei!"


SRING!


Teriakan teman-temannya Issei tak terjawab dari mulut Issei, melainkan malah muncul Oulat merah di tangan kanan Issei sebagai jawabannya.


"Rias Gremory,"


"Kaisar Naga Merah,"


"Pergilah menjauh dari tempat ini. Dan kau yang di sana, keturunan Lucifer kah?"


Entah kenapa Rizevim menggigit bibir bawahnya, seperti perasaan dendam kepada seseorang yang dirasa.


"Khe, Khe, Tak kusangka bocah yang berteriak tak jelas saat Great War sudah bernyali juga. Tapi sayang, kau telah membuat kesalahan fatal, karena kau telah membangunkan sisi gelap Hostku sekarang ini.


Wushhhhh!


Dalam sekejap tubuh Issei masuk dalam mode Balance Breaker tanpa menyebut mantra.


Tiba-tiba Issei di selimuti Aura merah, diikuti munculnya beberapa bola hijau dari perut Armor itu.


Tempat di situ bergetar hebat, tiang-tiang penyangga bangunan runtuh. Untung saja Rias beserta yang lainnya telah menjauh dari bangunan itu atas intruksi dari inang Issei.


Walau sedikit cemas membiarkan Issei di situ, tapi teman-temannya yakin, bahwa Issei nanti akan baik-baik saja, apalagi inang Issei itu anak dari Naruto yang mereka tau, jadi mereka tenang-tenang saja, menunggu semuanya selesai dari kejauhan.


Suara anak kecil, suara wanita, suara pria, semua suara itu bercampur menjadi satu sura yang keluar dari Armor Issei.


[AKULAH YANG TELAH BANGUN]

__ADS_1


(Sudah dimulai, sepertinya akan dimulai,)


[NAGA SUCI YANG TELAH MERAMPAS PRINGSIP DOMINAN DARI TUHAN]


(Memang seperti itu, apapun yang terjadi.)(Itu tidak benar, setiap saat memang seperti itu.)


[AKU TERTAWA PADA KETIDAKBATASAN, DAN BERDUKA PADA IMPIAN]


(Yang dunia cari,)(Yang dunia tolak)


[AKU YANG AKAN MENJADI NAGA MERAH DOMINAN]


(Selalu kekuatan,)(Selalu cinta,)


[TIDAK PEDULI BERAPA KALIPUN KALIAN SALING MENGHANCURKAN...]


.


[AKAN KUTENGGELAMKAN KALIAN KE DALAM PENGAMPUNAN CRIMSON!]


.


[JUGGERNAUD DRIVE!]


.


"GOARRRRRRRRRRT!"


Raungan keras Issei dalam mode juggernaud Drive, kesadarannya telah hilang. Jiwanya marah, sangat marah terhadap sosok Rizevim yang telah meleyapkan sosok teman berharganya, Asia Argento.


Tiba-tiba Outlat hijau di dada Juggernaud Drive Issei menyala terang.


[BOIST! BOOST! BOOST! BOOST! BOOST! X 25]


Semua energi berkumpul di dada Juggernaud Drive Issei, terus berkumpul, lalu memadat. Tiba-tiba..


SHOOOOOOT!


Tembakan laser besar yang keluar dari dada Juggernaud Drive Issei ditembakkan, dan sasarannya adalah Rizevim berada.


Bukannya menghindar ataupun merasa takut atas tembakan laser tersebut. Rizevim malah tersenyum menyerigai, tangan kanannya dibentangkan ke depan untuk menerima tembakan laser tersebut.


WUSSSSSSSSH!


[CANCELED!]


SRING!


Entah karena apa, tiba-tiba laser yang di tembakkan oleh Jagganut Drive Issei menghilang setelah lasernya tadi mengenai Rizevim.


"GOAAAAAAARRRRRRR!"


Juggernaud Drive Issei tambah meraung keras, lalu menatap mengintimidasi sosok Rizevim.


Seakan tak terperngaruh oleh intimidasi itu. Rizevim masih tersenyum mengejek.


"Kau pikir aku masih orang yang dulu saat Great War, Draig. Keh... Maaf, itu dulu. Aku yang sekarang lebih dari mampu untuk melawanmu, bahkan Naga Impian pun aku sanggup melawannya." Ucap Rizevim.


Tangan kiri Rizevim terangkat, dan di arahkan ke arah Jagganud Drive Issei.


"Sampai kapan pun aku belum puas sebelum mengalahkan Si Bangsat Naruto."


[HANDAN NO HIKARI!]


SHOOOOOOT!


Laser Cahaya besar dari arah atas menghujani Jagganud Drive Issei. 


"GOAAAAAAAAARRRRRRRRR!" Sehingga membuat Juggernaud Drive Issei kembali meraung sangat keras.


.


.

__ADS_1


T.B.C


__ADS_2