STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 30


__ADS_3

.


#RUANG TAMU


.


"Jadi, bisa kau jelaskan semuanya Yasaka-sama," kata Serafall datar setelah 10 menit keheningan diruang tamu.


"Menjelaskan apa?" tanya Yasaka tenang.


"JANGAN PURA-PURA TIDAK TAU! Selama ini kau bersamanya dan kenapa kau menghalangiku untuk menemuinya sekarang!" bentak Serafall menatap tajam Yasaka.


"Apa hakmu untuk menemuinya?" balas Yasaka mulai datar.


"Dia masih suamiku! Aku tidak peduli kau adalah istrinya sekarang, aku akan mengambilnya darimu!" bentak Serafall datar membuat Yasaka langsung menatap tajam Serafall.


"Kau masih berani mengakui dia suamimu! Kutanya pada kalian, terutama kalian bertiga!" balas Yasaka datar sambil menahan emosi yang meluap-luap agar tidak keluar sambil menatap tajam Serafall, Grayfia dan Katerea yang duduk di hadapannya.


Sementara wanita lainya mereka duduk di belakang mereka bertiga hanya diam tidak tau harus berkomentar apa.


.


"APA KALIAN LUPA HA! APA YANG KALIAN PERBUAT DULU TERHADAPNYA HA!"


.


Bentak Yasaka yang sudah tidak bisa lagi menahan emosinya membuat ketiga wanita di hadapannya diam menunduk mengingat kejadian tertentu.


.


"APA KALIAN LUPA! APA YANG KALIAN PERBUAT DULU TERHADAPNYA HINGGA MEMBUATNYA PERGI MENJAUH DARI KEHIDUPAN KALIAN!"


.


Bentak Yasaka mengulang membuat Serafall, Grayfia dan Katerea diam menunduk tidak bisa menjawab seolah-olah mulutnya terkunci untuk mengeluarkan suara.


.


"Jangan kira aku tidak tau segala kelakuan kalian dulu! Asal kalian tau, dia itu pria paling jujur dan bertanggung jawab. "


" Jangan asal kalian sama kan dia dengan barang yang seenaknya kalian buang lalu mengambil lagi jika dibutuhkan! DIA SUAMIKU DAN AKU TIDAK AKAN PERNAH MEMBIARKAN KALIAN MENGAMBILNYA, TAK AKAN PERNAH!"


.


Kata Yasaka yang diakhiri bentakan keras membuat ketiga wanita di hadapannya terisak dan mulai meneteskan air matanya sedih.


.


"HIKS! HIKS! HIKS! HIKS!"


.


Suara isak ketiga wanita di hadapan Yasaka dan lama-kelamaan mulai meneteskan air matanya dengan deras karena merasa sangat sakit di dadanya karena bentakan Yasaka mengingatkan masa lalunya yang menyakitkan.


"Hiks kumohon, biarkan aku menemuinya, Hiks aku menyesal, biarkan aku meminta maaf padanya," ucap Serafall sambil menangis dengan derasnya air mata yang tak dapat dibendung lagi.


"Hiks aku juga menyesal, Hiks tolong ijinkan aku menemuinya," Timpal Grayfia dan Katerea bersamaan yang juga menangis seperti Serafall.


Tidak ada jawaban dari Yasaka, melainkan tatapan datar Yasaka yang tidak memperdulikan kesedihan mereka bertigalah sebagai jawaban seolah-olah tidak memiliki rasa iba sedikit pun.


Sontak membuat Serafall, Grayfia dan Katerea beranjak dari duduknya langsung tersimpuh, bersujud memohon di hadapan Yasaka hingga mendapat reaksi tak terduga dari Yasaka yang melebarkan matanya karena terkejut dengan kelakuan mereka bertiga.


Bahkan para wanita di belakang mereka bertiga juga melebarkan mata karena terkejut dengan kesungguhan dari ketiga wanita yang bersujud.


Bahkan mereka bertiga sudah tidak lagi memperdulikan derajat mereka sebagai iblis kelas atas di hadapan semua wanita di ruangan tersebut, asalkan mereka mendapatkan ijin dari Yasaka untuk menemui Naruto, pikir mereka bertiga tidak memperdulikan tatapan aneh dari para wanita di belakangnya.

__ADS_1


"Baiklah-baiklah akan aku ijinkan," kata Yasaka risih dan iba dengan kelakuan ketiga wanita di hadapannya yang terlihat sangat bersungguh-sungguh memohonnya.


Sontak ucapan Yasaka membuat ketiga wanita tersebut menegakkan kepalanya seolah-olah mendapatkan jawaban yang ditunggu-tunggu dari Yasaka.


"Tapi tidak untuk sekarang ini, mengertilah," sambung Yasaka membuat ketiga wanita di hadapannya mengangguk mengerti lalu mengusap air matanya walau masih membekas di pipinya tapi hati mereka sudah mulai tenang setelah mendapat ijin dari Yasaka selaku istri sahnya Naruto sekarang.


"Terima kasih," kata Serafall, Grayfia dan Katerea bersamaan.


"Jangan salah paham dulu, aku mengijinkan kalian karena aku tidak ingin dia marah dan kecewa terhadapku, aku bukan istri egois yang seenaknya melarang keinginan kalian, itu hak kalian dan aku tidak punya hak untuk melarangnya," kata Yasaka menekankan kata istri egois membuat ketiga wanita di hadapannya terdiam membisu.


Hingga keheningan selanjutnya.


"Dewi Freya, kau dalam masalah besar setelah ini," kata Yasaka setelah beberapa menit keheningan membuat Freya kaget karena ucapan Yasaka ditunjuk kedirinya.


"Ma-masalah apa? Apa aku berbuat salah terhadapmu?" balas Freya gagap tapi dijawab gelengan kepala Yasaka.


"Masalahmu bukan denganku, melainkan dengannya," kata Yasaka tenang,


tapi tidak untuk Freya yang malah terkejut.


"A-apa dia akan membenciku?" tanya Freya takut-takut.


"Entahlah, kau akan tau nanti setelah berurusan dengannya," balas Yasaka tenang, tapi tidak untuk Freya.


Ucapan Yasaka membuat Freya diam menunduk dan mulai merasa takut dari sekarang,


bahkan Rossweis yang mencoba menenangkan dan menghibur tetap saja perasaan takut tak hilang sedikit pun tapi malah bertambah rasa takutnya.


Hingga pada akhirnya Freya sudah tidak bisa lagi diajak bicara oleh Rossweis yang dari tadi memanggil-manggil namanya tapi tidak ada jawaban dari Freya.


"Bawalah dia ke kamar, biarkan dia memikirkan apa jawabannya nanti," kata Yasaka kepada Rossweis dan dijawab anggukan Rossweis lalu merangkul Freya membawanya kesalah satu kamar di lantai bawah.


"Lalu, kenapa kalian tidak kembali ke tempat kalian masing-masing?" tanya Yasaka kepada wanita lainnya setelah Freya dan Rossweis memasuki kamar.


Sontak pertanyaan Yasaka membuat semua wanita gelagapan kecuali Reiya dan Hera karena lagi asik mengobrol disisi lain ruangan.


"Kalau kami hanya ingin berterima kasih saja terhadap su-suamimu yang telah membongkar identitas Otou-sama yang sesungguhnya," kata Amaterasu dan dukungan anggukan Tsukoyomi yang sama-sama bersemu merah di masing-masing wajah mereka berdua membuat Yasaka mengangkat sebelah alis satunya lagi tambah curiga dengan tingkah para wanita.


.


" APA-APAAN REAKSINYA ITU!"


.


Batin Yasaka, Serafall, Grayfia dan Katerea bersamaan mulai kesal dengan reaksi para wanita yang tersipu dengan suaminya.


Lalu Yasaka menatap wanita lainya yaitu Gabriel dan Izanami.


"Lalu apa alasanmu Saraph penting surga dan The Female Who Imvites yang telah lama masuk alam Yomi dan sekarang menampakkan diri disini?" tanya Yasaka kepada Gabriel yang menunduk dengan gelagat malunya,


sedangkan Izanami hanya memasang tampang tenang tidak ada gelagat aneh menurut Yasaka.


"Ayolah Yasaka, aku sudah berjanji dengan diriku sendiri untuk menikah dengan orang yang menyelamatkanku disaat aku tidak memiliki tujuan hidup lagi setelah kabur dari Yomi. "


" Jadi, bisakah kau berbagi suamimu itu, aku berjanji tidak akan mengecewakannya kok," balas Izanami tenang.


.


Tiba-tiba-


.


"APAAAAAAAAAAA!"


.

__ADS_1


Teriak semua wanita terkejut setelah mendengar ucapan Izanami yang sangat tenang, sampai-sampai menghiraukan teriakan para wanita yang tidak percaya dengan ucapannya yang begitu tenang tanpa rasa takut diucapkan langsung di hadapan sang istri dari pria yang diinginkannya yang sangat terkejut dengan ucapan Izanami.


.


"JANGAN MENDAHULUIKU! DASAR TANTE-TANTE BARU BANGUN DARI KUBURAN!


.


Bentak Hestia menatap tajam Izanami, membuat Izanami langsung menatap balik Hestia karena tidak terima dengan sebutan tante-tante.


.


"APA KATAMU HA! PERAWAN TUA!"


.


Balas Izanami menatap tajam Hestia hingga menimbulkan percikan listrik diantara tatapan mata Hestia dan Izanami.


.


.


" SIAL! Saingan bertambah lagi!" batin Athena dan Aphrodite bersamaan.


" SIAL! Belum melangkah sudah mendapat halangan terberat," batin Amaterasu dan Tsukoyomi bersamaan.


" GAWAT! Ini tak akan kubiarkan sebelum aku mendapatkan kembali dirinya," batin Serafall, Grayfia dan Katerea bersamaan.


"AYAH, Berikan aku jalan kemudahanmu saat ini, Amen," batin Gabriel berdoa.


" GAWAT! GAWAT! GAWAT! GAWAT! INI SANGAT GAWAT! Ternyata bukan hanya Kalawarner saja yang menyukai suamiku," batin Yasaka panik.


.


Dan kini ruangan tamu hanya diisi perdebatan Hestia dan Izanami yang saling melempar ejekan dan hinaan, sampai-sampai menghiraukan para wanita lainya yang terus membatin dengan pikiran mereka masing-masing.


Bahkan Hestia dan Izanami sudah tidak peduli lagi dengan Yasaka selaku istri dari pria yang mereka perebutkan.


.


.


#SKIP HALAMAN BELAKANG


.


Hiraukan perdebatan para wanita di ruang tamu.


Sekarang pindah ke halaman belakang, dapat dilihat semua pria berada di halaman belakang. Dengan Zeus, Michael, Sirzech serta Hephaestus yang sudah dirumah Naruto bersama istrinya sejak 1 jam yang lalu.


Mereka berempat sedang mengobrol entah apa yang dibicarakan, sedangkan Azazel bersama Odin dan Thor juga sedang mengobrol entah apa disisi lain tidak jauh dari rombongan Zeus.


Serta Susano'o, Kagutsuchi, Harmes dan Apollo yang juga mengobrol entah apa disisi lain tidak jauh dari rombongan Zeus dan Azazel.


"Bisakah kalian menjelaskan sesuatu kepadaku?" kata Hephaestus disela-sela obrolannya dengan Zeus, Michael dan Sirzech.


"Bisa kalian jelaskan, bagaimana bisa Menma dalam keadaan seperti itu?" sambung Hephaestus bertanya.


"Ah kau tidak ikut dalam pertemuan ya," balas Zeus.


"Bisa kau ceritakan kejadiannya kepadanya Michael-dono, aku ada sedikit pembicaraan dengan Maou Lucifer saat ini," sambung Zeus kepada Michael dan dijawab anggukan Michael mengerti.


Lalu Zeus dan Sirzech meninggalkan Hephaestus dan Michael kesisi lain halaman belakang untuk membicarakan hal penting menurut mereka.


.

__ADS_1


.


T.B.C


__ADS_2