STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 208


__ADS_3

.


Hidup penuh dengan kedisiplinan setiap hari Katerea jalani. Sedangkan suasana sekarang membuatnya bingung untuk mengeluarkan ekspresi. Antara senang dan cakung dengan suasana sekarang yang terbilang aneh baginya.


Tapi pada akhirnya Katerea bisa berekspresi, itu terbukti dengan cekikikan senangnya berkat tingkah Naruto dan teman-temannya yang aneh sekarang.


Karena saking bingung dan aneh dengan suasana sekarang, tanpa sadar Katerea meminum minuman yang berada di samping duduk Naruto.


Dan keanehan pun terjadi pada Katerea setelah meminun minuman tersebut.


Naruto ingin meminum minumannya, tapi ia langsung menoleh ke arah Ban setelah minumannya tak ada di sampingnya.


"Hey Ban. Kau mengambil sakeku ya?" Naruto menatap tajam Ban.


"Mana aku tau, Shisho. Aku duduk disini mana mungkin bisa mengambil sakemu lah," kata Ban sambil mengangkat kedua bahunya.


Akan tetapi Naruto masih menatap tajam Ban penuh kecurigaan. Naruto tau kekuatan Ban, yaitu merampas. Karena Naruto juga sering kehilangan sake, dan pelakunya pasti Ban.


"Hik!"


Tiba-tiba terdengar suara cegukan, sontak semuanya langsung menoleh ke arah sumber suara yang berada di samping Naruto. Dan seketika itu pula Naruto langsung melebarkan mata.


Suara cegukan tadi milik Katerea, wajahnya memerah dan nampak seperti orang mabuk.


Tiba-tiba Merlin menyenggol Naruto.


"Itu sakenya Shisho-kun, hihi," goda Merlin.


"Ah, dia pasti meminum sake ku," batin Naruto yakin. Lalu Naruto menoleh ke arah Ban.


"Hey Ban. Tolong bawa dia ke dalam." Kata Naruto menyuruh.


"Tidak. Tidak. Tidak. Kau yang menolongnya, maka kau yang bertanggung jawab Shisho." Tolak Ban geleng-geleng kepala cepat.


Lalu Naruto menoleh ke arah Growther, seketika Growther langsung memalingkan wajahnya acuh seolah tak peduli. Kemudian Naruto menoleh ke arah Meliodas, dan lagi-lagi Meliodas seperti tak peduli, malah dirinya asik mengonbrol mesrah dengan Elizabeth. Lalu Naruto menoleh ke arah samping, ke arah Merlin. Dan Merlin malah sibuk dengan bola kristalnya dan tak peduli. Kemudian Naruto menoleh ke arah Ifrit dan Veldoro.


"Huh..." helaan nafas pun tercipta dari mulut Naruto, ia sadar, mana mungkin menyuruh mahkluk besar masuk gua, ya tak akan muat.


"Huh..." Naruto menghela nafas.


Karena tak ada cara lain, akhirnya Naruto beranjak dari duduknya lalu memapah Katerea berjalan masuk dalam goa.


#Skip Time


Naruto telah sampai di dalam goa, lebih tepatnya ruangan yang tadi ditiduri oleh Katerea dan seketika Naruto langsung membaringkan Katerea di situ.

__ADS_1


*Set!*


Naruto yang hendak keluar kamar tersebut tiba-tiba terhenti. Ia merasa ada sesuatu yang menarik tangannya, seketika Naruto menoleh ke belakang untuk melihat apa yang menghentikannya dan ternyata tangan Katerea yang memegang tangan Naruto, dan posisi Katerea sudah duduk di atas ranjang.


"Ne Hik! Apa menurutmu aku jelek Hiks!" Katerea bertanya disela cegukannya.


"Tidak, kau cantik. Tapi tolong lepaskan tanganku," kata Naruto sambil mencoba melepaskan genggaman Katerea, akan tetapi genggaman Katerea semakin erat.


Tiba-tiba Katerea menunduk.


"Hik! Tapi kata teman-temanku Hik! Aku ini jelek Hik! Sehingga tak ada yang mau menjadi kekasihku Hik!" pengakuan Katerea karena pengaruh Sake yang diminumnya tadi, sehingga membuat Naruto menghela nafas mengerti.


"Kau itu cantik, apalagi rambut coklat panjangmu dan tanpa memakai kacamata. Kau jadi terlihat manis seperti itu,"


Seketika Katerea mendongkrakan kepalanya, menatap Naruto.


"Su-sungguh? Hik!" kata Katerea ingin memastikan.


Naruto hanya tersenyum menginyakan. Berharap setelah ucapannya tadi dapat membuat Katerea melepaskan gengamannya yang erat itu.


Tapi senyum senang Katerea terlihat jelas menghiasi wajah merahnya.


*Set!*


"Hik! Karena kau orang pertama mengatakan aku cantik, Hik! Maka aku akan memberikan hadiah untukmu, Hik!"


Bulir keringat dingin muncul di pelipis Naruto setelah ucapan Katerea tadi. Naruto merasakan firasat buruk akan terjadi, apalagi saat melihat Katerea memainkan jarinya seakan merapalkan sebuah mantra tertentu.


*Sring! Sring! Sring! Sring!*


Naruto melebarkan mata terkejut saat tiba-tiba ada rantai yang mengikat kedua tangannya dan kakinya.


"Lepa..."


*Sring!*


"Emmmmmm... Emmmmmm..."


Naruto yang meronta tiba-tiba mulutnya terlakban, sehinga dirinya tak bisa melanjutkan suaranya.


*Ctik!*


Bulir keringat dingin Naruto semakin deras saat tiba-tiba pakaian yang melekat pada dirinya menghilang, alias telanjang.


Begitu juga Katerea yang bertel*njang bulat juga, sehingga nampak kulit coklat exotisnya serta dada besarnya terpapang jelas di mata Naruto.

__ADS_1


Katerea mengangkat pantatnya, mengarahkan kelamin Naruto yang sudah berdiri karena ia usap-usap sebentar. Lalu Katerea arahkan ke alat kelaminya.


Dengan senyum dan wajah merahnya, Katerea menatap Naruto.


"Hik! Aku masih per*wan lo, Hik! Jadi hadiahnya, Hik! Aku beri keper*wananku ini, Hik! Khusus untukmu karena memujiku cantik, Hik!"


"Emmmmm... Emnmmm..."


*Bles!*


"Ah~~"


.


Sedangkan di depan goa, teman-temannya Naruto masih berkumpul disitu. Tapi mahkluk besar Ifrit dan Veldora telah pergi karena tak terlihat disitu.


Tiba-tiba bola kristal Merlin menyala setelah Merlin menyebutkan mantra tertentu untuk bola kristal tersebut.


Merlin menoleh ke arah yang lainnya. "Hey semuanya. Kalian ingin melihat sesuatu yang menarik tidak?"


"Apa?" mereka semua menoleh ke arah Merlin.


"Lihat ini," Merlin menunjukkan bola kristalnya yang memperlihatkan suatu rekaman gambar bergerak.


Seketika Elizabeth menutupi mata Meliodas, dan wajah Elizabeth bersemu merah padam. Ban langsung mimisan deras dan menahan tawa, sedangkan Growther tampak biasa saja.


Mereka semua seperti itu karena melihat rekaman pada bola kristal milik Merlin yang ternyata menampilkan sebuah rekaman. Yaitu Katerea yang sedang menaik turunkan tubuhnya dan di bawahnya jelas Naruto yang terikat rantai dan mulut yang dilakban.


"Pffffft.. HAHAHAHAHAHA!"


Menghiraukan darah yang terus keluar dari hidungnya. Ban langsung tertawa karena tak kuasa menahan tawa yang ditahan-tahan sejak tadi.


.


.


"HAHAHAHAHA! Shisho diperk*s*. HAHAHAHA!"


.


.


.


T.B.

__ADS_1


__ADS_2