STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 211


__ADS_3

.


# 1 Minggu kemudian


.


Begitu ramai, Mansion Leviathan sekarang nampak terlihat ramai. Tempak yang akan dijadikan untuk pernikahan putri tertua Lord Leviathan banyak tamu undangan penting yang hadir.


Seperti bangsawan Asmodeus, Astarot, Beelzebub dan lain sebagainya. Bahkan pimpinan Old Satan, Rizevim Livan Lucifer juga menghadirinya.


Banyak yang penasaran dengan calon suami Katerea, terutama para wanita iblis. Mereka semakin penasaran karena mendapat gambaran kecil dari Sayaka dan Arizona tentang rupa calon suami Katerea, sehingga membuat mereka penasaran ingin sekali melihatnya.


"Ne, Ne, Sayaka-Chan. Seperti apa calon suami Nee-sanmu?" salah satunya adalah gadis remaja berambut coklat pudar yang berada di pojokkan ruangan tersebut bersama Sayaka dan Arizona.


Dia Nevada Beelzebub (Nevada : Azur Lane) adik Shalba Beelzebub yang telah dibuat penasaran oleh Sayaka dan Arizona.


"Sulit dijelaskan," balas Sayaka, lalu menoleh ke arah Arizona.


"Iya kan, Arizona-Chan,"


"Um," Arizona mengangguk.


"Yang jelas dia tampan, para cowok Old Satan jelas tak ada yang menandingi ketampanannya," ujar Arizona dengan nada semangat.


Sedangkan Nevada yang mendengar ucapan Arizona semakin dibuat penasaran. Bahkan kepalanya berasap membayangkan sosok yang menjadi teka-teki tak jelas dari gambaran penjelasan Sayaka dan Arizona.


"Tapi," Arizona dan Nevada menoleh ke arah Sayaka. Tapi mereka langsung menoleh ke arah Altar pernikahan mengikuti arah lirikan Sayaka. Tatapan Sayaka tajam ke arah Katerea, lalu beralih menatap sosok berarmor di belakang Katerea.


"Kalau saja Nee-san tak di kawal oleh bawahan calon suaminya, jelas aku sudah merebut posisinya,"


"Jangan lupa, berbagi denganku." timpal Arizona.


"Ya,"


Sedangkan di panggung Altar, nampak Katerea dengan gaun pengantin telah berdiri mantap disana sejak 2 jam. Tanpa ada rasa takut karena Katerea di dampingi oleh Merlin dengan full Armor sehingga para Old satan disitu tak mengetahui siapa Merlin sebenarnya, karena yang mereka tau yang mendampingi Merlin itu pasukan milik calon suami Katerea.


Katerea memang baru hadir 2 jam yang lalu, sebab karena Katerea selama 1 minggu berada di tempat Naruto. Kenapa? Karena Naruto merasakan firasat buruk setelah tau jika keluarga Leviathan nampak tak mempercayai Katerea, jadi Naruto tak ingin terjadi apa-apa terhadap Katerea.


Selain itu, selama 1 minggu ini juga sebagai waktu mendekatkan diri mereka untuk saling mengenal lebih dalam, sekaligus meyakinkan Katerea agar tak merasa takut dengan apapun nantinya.


*Krieeeeeeeeeet...*


Semua orang yang ada di ruangan tersebut langsung menoleh ke arah pintu utama yang terbuka perlahan. Hingga tak lama kemudian pintu terbuka di buka oleh dua prajurit penjaga pintu.


Tampak jelas, dari arah pintu tersebut terdapat sosok pria tampan yang memiliki ciri rambut kuning jabrik dan tiga guratan kumis kucing di setiap pipinya.


Dengan memakai Tuksedo putih khas mempelai pria sehingga menjadi poin plus ketampanan pria tersebut, dan sebuah senyuman tipis yang mampu membuat para wanita disitu merona hebat melihatnya. Bahkan Katerea yang melihatnya langsung menunduk dan tersipu.


Naruto tak sendirian, di belakangnya ia didampingi oleh Meliodas, Ban dan Growther dengan full armor mereka.


Sehingga tampak jelas Naruto seperti bangsawan iblis kelas atas, apalagi aura kekuatan besar Meliodas, Ban dan Growther dapat dirasakan oleh iblis-iblis disitu. Itu terbukti salah satu pimpinan bangsawan ada yang berkeringat dingin melihatnya.


Dengan santai dan penuh percaya diri, menghiraukan banyak pasang mata yang terus melihatnya. Naruto melangkah tenang ke arah panggung altar.


Tapi baru setengah jalan terpaksa langkah Naruto harus terhenti karena di hadang oleh Rizevim Livan Lucifer yang memasang senyum kepadanya.


"Sebelum menjadi bagian Old Satan, ada syarat yang harus dipenuhi," Rizevim melangkah mendekati Naruto.


"Katakan? Aku paling tidak suka acara pentingku diganggu oleh apapun,"


Terkejut, Rizevim terkejut dalam batin mendengar ucapan Naruto. Bahkan banyak iblis yang terkejut mendengar ucapan Naruto, pasalnya ucapannya seperti tak takut dengan Rizevim yang nyatanya sebagai pimpinan Old Satan yang ditakuti oleh banyak iblis.

__ADS_1


"Kau seperti belum tau siapa diriku ya?" Rizevim mempertahankan senyumannya, walau dalam hatinya sangkat terhina dan kesal karena ada yang berani dengannya.


"Ah, putra Lucifer. Rizevim Livan Lucifer pemimpin Old Satan. Jadi, syarat apa yang harus aku penuhi?" dengan santai Naruto membalas pertanyaan Rizevim.


Rizevim terdiam sebentar, cukup terkejut memang dirinya karena tak terduga orang yang di hadapannya mengenalinya. Tapi Rizevim tak ambil pusing soal itu semua.


*Prok! Prok! Prok!*


Rizevim bertepuk tangan yang mengisyaratkan sebuah kode tertentu. Dan benar, setelah Rizevim bertepuk tangan tiba-tiba Shalba dan Creuserey berdiri dari duduknya dan melangkah mendekati Rizevim.


"Jika kau bisa mengalahkan iblis muda pilihanku, maka kau pantas menjadi bagian Old Satan," kata Rizevin.


Naruto tak terkejut mendengar syarat yang diajukan oleh Rizevin. Nyatanya dirinya memang tau kenapa Rizevim mengajukan syarat itu. Hanya satu alasan, Old Satan membutuhkan pasukan iblis kuat untuk bisa mengalahkan New Satan.


Meliodas dan Ban yang ingin maju langsung terhenti langkahnya karena dicegah oleh Rizevim dengan lambaian tangannya.


"Syarat ini untuk dirimu," Rizevim menunjuk Naruto.


"Bukan untuk bawahanmu,"


Meliodas dan Ban pun menoleh ke arah Naruto, dan mendapatkan gelengan pelan dari Naruto membuat Meliodas dan Ban mundur kembali ke belakang Naruto.


"Bagaimana? Apa kau sanggup?" sambung Rizevim meminta kepastian Naruto. Hal itu membuat Shalba dan Creuserey cengengesan mengejek mengira bahwa Naruto tak berani.


Tapi nyatanya tidak, cengengesan Shalba dan Cueserey langsung terhenti karena Naruto menunjuk mereka berdua.


"Kau bercanda ya? Aku harus melawan bocah-bocah ingusan itu?"


""Kau...""


Shalba dan Cueserey yang kesal karena ejekan Naruto ingin menerjangnya, tapi langsung dicegah oleh Rizevim dengan isyarat tangannya.


Permainan emosi, memancing emosi lawan. Dan Naruto cukup puas karena mereka terpancing ejekan sederhananya.


"Huh..." Naruto menghela nafas.


"Baik. Aku menerimanya,"


Rizevim mengangguk pelan. Tiba-tiba seorang pria berambut putih berpakaian pelayan mendekat ke arah Rizevim. yaitu Lord Lucifuge, pelayan keluarga Lucifer.


"Arena telah disiapkan tuan," kata Lord Lucifuge sambil membungkuk hormat.


"Bagus, langsung pindahkan mereka,"


"Baik tuan,"


Setelah ucapan terakhir Lord Lucifuge itu, tiba-tiba tercipta lingkaran sihir teleport putih dimasing-masing di bawah diri Naruto, Shalba dan Creuserey.


Lingkaran sihir itu perlahan naik, menelan Naruto, Shalba dan Creuserey. Kemudia menghilang dan bersamaan dengan munculnya layar hologram di tengah ruangan tersebut yang menampilkan sebuah tanah lapang yang gersang dan luas, serta menampilkan Naruto, Shalba dan Creuserey yang muncul di tempat tersebut yang saling berhadapan 10 meter.


Rizevim langsung bersedekap dada, memandang layar Hologram tersebut. sedangkan Meliodas, Ban dan Growther langaung melangkah ke belakang Katerea di panggung Altar untuk bergabung dengan Merlin.


Dan pada akhirnya semua pasang mata tertuju pada layar Hologram untuk menyaksikan pertandingan calon suami Katerea melawan iblis muda pilihan Rizevin.


.


.


.


# Arena

__ADS_1


.


.


Di dalam arena, Naruto berdiri dengan memasang wajah bosan melihat dua iblis yang berada 10 meter di hadapannya.


"Jadi, kapan ini dimulai?" nada bosan Naruto pun keluar.


Sedangkan Creuserey dan Shalba hanya tersenyum. Tersenyum menghina kepada Naruto.


"Untuk iblis rendahan sepertimu kuberi kesempatan untuk menyerang kami." kata Shalba dengan nada khas mengejek, lalu menoleh ke arah Creuserey di samping kanannya.


"Kau setuju kan Creuserey?" sambungnya kepada Creuserey.


"Ya, karena aku yakin kau tak akan bisa mengalahkan kami hahaha..." timpal Creuserey dengan diakhiri tawa percaya dirinya.


Naruto tersenyum tipis mendengarnya.


"Baiklah," tiba-tiba tatapan Naruto menjadi tajam menandakan dirinya mulai serius.


"Akan kubuat kalian merangkak dan bersujud di hadapanku," ucapnya, bersamaan dengan munculnya aura hitam yang keluar perlahan dari punggung Naruto.


Kini, senyum mengejek Creuserey dan Shalba hilang dan diganti dengan pandangan terkejut saat melihat dua bayangan di belakang Naruto.


Bukan Cuma Creuserey dan Shalba, iblis-iblis yang menyaksikannya dari layar hologram juga memasang tatapan terkejut, termasuk Rizevim dan Katerea.


Hingga dua bayangan di belakang Naruto membentuk sebuah bayangan monster mengerikan dengan dua pasang mata merah menyala, banyak iblis Old Satan yang mulai berkeringat dingin karena merasakan kekuatan kebencian dan kegelapan pekat yang tiba-tiba keluar dari Naruto.


Sedangkan untuk Meliodas dan kawan-kawannya nampaknya tak terkejut sama sekali. Pasalnya mereka pernah menyaksikan Naruto yang seperti itu saat melawan raja neraka terdalam, Ifrit dan naga Verdora di hutan berkabut.


Meliodas dan kawan-kawan yakin, tak ada jalan lagi bagi Creuserey dan Shalba saat ini karena mereka akan Musnah.


Kembali ke dalam Arena, kini mata Naruto telah berubah merah nyalang menatap Creuserey dan Shalba yang berkeringat dingin.


"Saa, kuberi kesempatan kalian untuk menyerah sebelum musnah di hadapanku," ucap Naruto dengan tersenyum, sebuah senyuman yang mengerikan bak psikopat siap mengeksekusi korbannya.


Tapi, rasa gengsi Creuserey dan Shalba mengalahkan rasa takutnya. Mereka berdua malah bersiap seperti siap untuk menyerang Naruto. Sehingga membuat Naruto tersenyum melihatnya.


"Baiklah," tiba-tiba kepalan tangan Naruto keluar pandar biru, kaki kirinya sedikit digeser ke belakang seperti siap untuk menerjang. Sontak membuat Creuserey dan Shalba semakin waspada melihat Naruto seperti itu.


*Sring!*


Creuserey dan Shalba hanya bisa melebarkan mata terkejut saat tiba-tiba Naruto muncul di belakang mereka dengan kepalan yang siap dilancarkan kepada mereka.


Dan...


.


.


.


*Boooooooom!*


.


.


.


T.B.C

__ADS_1


__ADS_2