
.
"Wanita di dunia Elemental Nation yang pernah bersetubuh denganmu selain mantan istrimu memang ada," serius Kurama.
"Siapa?" tanya Naruto penasaran.
"Cuma satu. Yaitu janda Uchiha yang kau panggil bibi," jelas Kurama memberitau.
Naruto langsung melebarkan mata terkejut karena tau siapa yang di maksud Kurama.
"Jangan bercanda Kurama! Mana mungkin aku berhubungan badan dengan bibi Mikoto!" kejut Naruto tak percaya.
"**Mau percaya atau tidaknya itu terserah dirimu, Gaki. Aku ini jauh lebih tau daripada dirimu, karena aku selalu mengawasimu dari dalam sini. Dan ketahuilah, tindakan pedulimu terhadapnya setelah kematian suaminya itu berdampak padanya. Dia menaruh perasaan terhadapmu semenjak satu tahun kematian suaminya. "
" Dan terakhir, kau melakukan hubungan intim dengannya tepat satu minggu sebelum kita melawan Madara palsu yang ternyata teman Uchihamu, yang pada akhirnya kita terdampar di dunia entah berantah ini karena ulahmu main menerobos masuk Kamui ciptaannya si Madara palsu, dan langsung di sambut oleh 2 Naga Betina dengan pertempuran 2 hari 2 malam yang pada akhirnya kita dapat mengalahkan 2 Naga Betina tersebut dan entah kenapa 2 Naga Betina tersebut malah menjadi istrimu. "
" Lalu kita terdampar lagi di dunia penuh para Iblis setelah kau melerai kedua Istri Nagamu serta kedua anak Nagamu yang ikut dalam Great War. Karena sebagian besar kehancuran disebabkan oleh 2 istri Nagamu serta 2 Anak Nagamu, kau akhirnya menyuruh Tuhan untuk menyegel anakmu menjadi Sacred Gear dan di lempar entah ke mana sebagai pelajaran untuk kedua anak Nagamu yang tak mau menuruti perintahmu. "
" Sedangkan 2 Istri Nagamu kau lempar entah ke mana karena kau kesal dan kecewa dengannya karena tak bisa saling akur dan menghargaimu. "
" Untung saja kau menggunakan topeng waktu Great War, coba saja kalau tidak. Mungkin para Iblis, Malaikat Jatuh dan Malaikat akan mengenalimu sejak saat itu. Dan berterima kasihlah denganku, berkat diriku kau bisa melakukan itu semua karena bantuan Chakraku. "
" Lalu setelah Great war kau terdampar di tempat para Iblis dan kita tak sengaja bertemu bangsa iblis sebelum era Lucifer yang sekarang menjadi bawahanmu dan menetap di Britania, bersamaan pula kau menemukan Katana usang yang ternyata Itu Liebe si Jendral pasukan Iblis sebelum era Lucifer. "
" Kemudian kau bertemu dengan wanita iblis yang tersesat dan pada akhirnya menjadi istrimu lagi. Lagi dan lagi Istri iblismu membuatmu kecewa karena lebih mempercayai ucapan anaknya si Lucifer ketimbang dirimu yang suaminya. "
" Dan pada puncaknya kita menghancurkan markas mereka karena kau mengetahui bahwa anakmu akan dijadikan objek penelitian oleh anaknya si Lucifer itu, dan selanjutnya bla bla bla**," ucap Kurama mengakhiri ceritanya.
"Wow, baru kali ini aku mendengar ucapan panjangmu, Kurama." Ucap Naruto tercengang dengan ucapan super panjang yang keluar dari mulut Kurama.
Kurama hanya mendengus saja.
"Biar kutebak, wanita janda itu melakukan hipnotis terhadap si kuning ini pastinya," tebak Liebe yang dari tadi terdiam mendengarkan Kurama bercerita.
"Huh," Kurama menghela nafas.
"**Genjutsu Rank-S yang di gunakannya, bahkan aku saja juga terkena Genjutsunya tapi bisa kupatahkan dengan mudah. Karena aku tak merasakan niat buruk dari wanita Uchiha itu ya jadinya kubiarkan saja si kuning ini diperkosa olehnya, Toh entah di dunia Elemental Nation dan di dunia ini aku sangat suka melihat wajah konyolnya saat terkejut." Balas kurama memberitau.
"Apa kau pa-Dimana si Gaki sialan**?" ucapnya menoleh ke arah Naruto, tapi orangnya sudah tak ada di hadapannya.
"Dia barusan sudah keluar karena bosan mendengar ceritamu itu," kata Liebe memberitau.
.
__ADS_1
"GRRRRRRRTT! JANGAN ASAL MENGHIRAUKANKU, GAKIIIIIIIIIIIII!"
.
Teriak Kurama kesal karena ucapan panjang lebarnya malah dihiraukan oleh Naruto yang main keluar dari alam bawah sadarnya tanpa di ketahui oleh Kurama.
.
#Mindscope Off
.
Naruto kembali membuka matanya dan langsung membaringkan tubuhnya di lantai-lantai menara kerajaan dengan pandangannya mengarah ke atas.
"Sial! Enam wanita yang sebentar lagi akan menghampiriku untuk meminta pengakuanku pasti akan terjadi. oh Tuhan, jangan biarkan rumah tanggaku hancur lagi, aku tidak ingin itu terjadi," batinnya berdo'a.
"Hmmmm," Naruto berpikir sejenak.
"Kira-kira anakku seperti apanya, jika ibunya bibi Mikoto?" gumam Naruto sambil membayangkan sesuatu.
Tiba-tiba muncul awan putih di atas kepala Naruto dan memperlihatkan gambar wujud Itachi kecil versi rambut kuning.
Naruto langsung terbangun dari rebahannya dan seketika langsung menghapus awan putih yang terdapat gambar Itachi kecil versi rambut kuning.
"Ciaaaaaaaaaah! Kenapa aku malah membayangkan hal-hal yang aneh seperti ini, Sialan!" kesal Naruto sambil terus menghapus bersih awan tersebut.
.
.
.
"Huh," Naruto menghela nafas setelah mengingat kejadian kemarin.
"Lebih baik kupikirkan nanti saja, sekarang fokusku ke masalah yang akan datang ini," ucapnya lalu serius memperhatikan danau di tengah-tengah kerajaan tersebut.
.
#Skip Tempat Lain
.
Jika Naruto mengamati danau dari menara kerajaan. Berbeda dengan yang lainnya yang mengamati dari bangunan warga di masing-masing tempat. Dengan Tiger dan pasukannya berada di sisi barat yang lumayan jauh dari danau.
__ADS_1
Jinbe dan pasukannya berada jauh disisi timur danau. Dan Fukaboshi, Ryuboshi, Mamboshi serta anak-anaknya Naruto berada jauh disisi selatan danau.
Sedangkan Naruto berada jauh di utara danau sekarang ini, atau lebih tepatnya menara Istana tertinggi.
"Kalian jangan memaksakan diri untuk terus melawan nanti, jika merasa tak kuat langsung saja menghindar oke," nasehat Fukaboshi kepada anak-anaknya Naruto.
Gray mengacungkan jempolnya.
"Tenang saja paman," ucap Gray tersenyum lima jari.
Olive menoleh ke atas bangunan yang ternyata ada Liya dengan busur panah di genggamannya.
"Pastikan kau membidiknya tepat sasaran Liya, semuanya tergantung dirimu," ucap Olive kepada Liya.
Liya menoleh ke bawah.
"Baik Nee-san, aku akan berusaha. Tolong nanti ada yang memancing musuh ke tempat terbuka agar aku bisa membidiknya." Balas Liya.
"Tenang saja Liya, aku dan Mira-chan akan mengunci targetnya nanti dengan sihir air dan dibekukan oleh Mira-chan," timpal Rin memberitau.
"Hmmm, seandainya aku bisa membekukan danau air sebanyak milik Vivi Nee-sama, pasti akan lebih mudah nantinya," gumam Mirajane.
Tiba-tiba Olive mendekati Mirajane.
"Kau pasti bisa, yang terpenting jangan memaksakan diri," ucap Olive menyemangati.
Mirajane pun mengangguk.
"Um, aku tak akan memaksakan diri nanti, Nee-san" angguk Mirajane.
Olive tersenyum.
"Na begitu dong, di keluarga Uzumaki tak ada yang namanya mengeluh. Semuanya harus semangat dan saling membantu," ucapnya menyemangati dan dijawab anggukan senang oleh Mirajane.
Bahkan adik-adiknya Olive yang lainnya juga ikut tersenyum senang saat mendengarkan ucapan Olive.
Bahkan Fukaboshi, Ryuboshi dan Mamboshi ikut terseyum mendengarnya.
.
"Sungguh keponakan-keponakan yang luar biasa," batin Fukaboshi, Ryuboshi dan Mamboshi tersenyum senang.
.
__ADS_1
.
T.B.C