STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 38 Arc Kuoh End & arc Love In Underword 1


__ADS_3

.


(titik terang & arc Love in Underword 1 : pandangan pertama Serafall)


.


"Sera! Jangan abaikan tugasmu di Underword" kesal Sirzech kepada Serafall disiang hari di rumah Naruto.


"TIDAK MAU! Aku mau menunggu Naruko pulang sekolah pokoknya," tolak Serafall yang duduk disofa ruang tamu.


"Aduh Sera, kau bisa diturunkan jabatanmu kalau kau bertindak egois seperti itu Sera!" kata Sirzech tidak habis pikir dengan keras kepalanya Serafall.


"Tidak masalah! Aku juga tidak butuh lagi jabatan itu, pokoknya aku mau disini TITIK! Tidak ada koma," balas Serafall.


"Ayolah Sera! Setidaknya kau pulang dulu kabari keluargamu terlebih dahulu," bujuk Rossa.


"Grayfia saja mau pulang walau hanya sebentar," sambung Rossa.


"Grayfia itu enak, dia tinggal kemas-kemas barangnya lalu pindah kemari. La sedangkan aku? Nanti aku dipaksa tertua bau tanah untuk mendatangani surat ini lah, surat itu lah, POKOKNYA AKU TIDAK MAU!" tolak Serafall yang masih kukuh dengan egonya.


"Jangan keras kepala Sera! Naruto tidak akan senang kalau kau egois seperti itu, Sera!" balas Rossa tidak mau kalah.


"Kau sudah lupa? Naruto tadi pagi bilang apa?" sambung Rossa membuat Serafall terdiam mengingat.


.


.


#Flashback On


.


Pagi yang cerah. Waktu yang menandakan awal kehidupan baru bagi setiap mahkluk di dunia ini untuk memulai kegiatannya.


Dapat dilihat di pagi hari di rumah Naruto, dengan banyaknya anggota keluarga hingga membuat rumah tersebut tidak sepi.


.


"HOAMMMMM-"


.


Langkah Naruto sambil menguap menuju dapur setelah mencuci mukanya di kamar mandi yang berada di dalam kamarnya dan Yasaka sudah tidak ada lagi di kamarnya ketika dirinya bangun tadi.


"Ah Anata, kamu sudah bangun," ucap lembut Yasaka di dapur sedang memasak.


"Sebenarnya aku masih ngantuk sekali, gara-gara Azazel dan bocah merah yang terus mengajakku mengobrol sampai lupa waktu," balas Naruto dengan tampang mengantuknya.


"Jangan sering seperti itu Anata, tidak bagus untuk kesehatanmu loh," ucap Yasaka sambil mengaduk secangkir kopi panas untuk Naruto.


"Biasanya juga tidak seperti ini Hime," balas Naruto.


"Ini," ucap Yasaka sambil menyerahkan secangkir kopi panas untuk Naruto dan Naruto langsung menerimanya.


"Aku mau membangunkan yang lainya," kata Naruto dan dijawab anggukan Yasaka,


lalu Naruto melangkah ke lantai 2 menuju kamar Menma terlebih dahulu yang ternyata ada Katerea yang tertidur di samping ranjang Menma yang kepalanya saja terbaring di ranjangnya Menma.


Lalu Naruto mendekati Katerea dan membangunkannya.

__ADS_1


"Katerea, katerea," panggil Naruto sambil mengguncang pelan Katerea yang tertidur.


Sontak membuat Katerea menggeliat dan langsung terbangun setelah tau siapa yang membangunkannya.


"Maaf Naruto-kun," kata Katerea menunduk.


"Sudahlah, lebih baik kau turun untuk sarapan bersama," balas Naruto membuat Katerea mengangguk pelan lalu beranjak dari duduknya dan melangkah ke lantai bawah meninggalkan Naruto di kamar Menma.


Naruto menatap Menma sendu lalu tak lama Naruto juga beranjak pergi dari kamar Menma dengan secangkir kopi panas yang masih di tangannya,


lalu menuju kamar lainya untuk membangunkan anak-anaknya serta yang lainya, yang ternyata ada Serafall dan Grayfia yang juga tertidur disalah satu kamar, serta Freya dan Rossweis juga.


Lalu Naruto membangunkan mereka dan menyuruh untuk sarapan bersama.


.


.


#Skip Ruang Tamu


.


1 Jam Kemudian.


.


Setelah selesai dengan acara sarapan bersama, kini di ruang tamu Naruto sudah terisi oleh orang-orang dewasa ditambah Sirzech dan Rossa yang baru datang untuk menjemput Serafall dan Grayfia.


Sedangkan anak-anak Naruto dan trio DaTanshi, mereka tadi disuruh Naruto untuk pergi berbelanja kebutuhan mereka karena Kedai akan tutup untuk sementara waktu,


serta Naruko, Vivi dan Minato sudah pergi bersekolah dan Rossweis sudah kembali ke Asgard.


Sedangkan Yasaka ada di sebelah Naruto serta Sirzech dan Rossa berada di ruangan lain tapi tidak jauh dari mereka.


"Tolong maafkan aku, aku menyesal," kata Serafall memulai bersuara duluan.


"Aku juga, maafkan aku," timpal Grayfia dan Katerea bersamaan membuat Naruto menghela nafas.


"Huh, maaf untuk apa? Apa kalian berbuat salah padaku?" balas Naruto tenang pura-pura tidak tau.


"Aku tau hiks, aku tau kau sangat kecewa denganku hiks, tapi biarkan aku menebus kesalahanku, aku sangat menyesal hiks hiks," ucap Serafall menunduk dan mulai meneteskan air matanya dan diikuti Grayfia dan Katerea yang juga ikut meneteskan air matanya.


"Kau boleh menghukumku hiks, bahkan jika kematianku bisa membuatmu memaafkanku, akan kulakukan hiks, jangan buat aku tersiksa oleh penyesalan ini. kumohon maafkan aku," sambung Serafall langsung tersimpuh bersujud di hadapan Naruto serta Grayfia dan Katerea juga ikut bersujud dengan tangis memilukan mereka.


Sedangkan Yasaka dan Freya sudah memalingkan wajahnya tidak kuat melihat kondisi memilukan mereka, kalau untuk Naruto hanya menatap tenang ketiga wanita yang bersujud tapi dalam hatinya juga tidak kuat melihat seorang wanita menangis memilukan apalagi wanita yang pernah mengisi hatinya dulu.


"Duduklah, jangan buat aku tambah kecewa dengan kalian," kata Naruto tenang tapi dapat diperhatikan lebih dekat ada sedikit air mata yang turun dari matanya.


Tapi ketiga wanita tersebut masih bersujud sambil terus terisak.


"Kubilang duduk kembali! atau aku benar-benar kecewa dengan kalian!" sambung Naruto membentak pelan membuat ketiga wanita tersebut kembali duduk sambil menunduk tanpa melihat wajah Naruto.


Dengan gerakan perlahan mereka memberanikan diri menatap Naruto.


.


DEG!


.

__ADS_1


Ketiga wanita tersebut langsung terkejut, Ini yang mereka takutkan.


Naruto yang tidak pernah meneteskan air mata sedikit pun bahkan dulu saat masih bersama mereka Naruto tidak pernah meneteskan air mata walau hanya setetes, kini Naruto meneteskan air matanya.


Bukan itu yang mereka takutkan, melainkan tatapan kecewa yang pernah ditunjukkan pada mereka saat terakhir kali masih bersama mereka yang dengan egoisnya mereka mengusirnya.


"Aku sudah memaafkan kalian dari dulu," kata Naruto mulai menunduk.


"Berapa kali kalian menyakitiku, berapa kali kalian menghinaku, berapa kali kalian injak-injak harga diriku, aku masih kuat menahanya hiks, tapi aku tidak sanggup. Tidak sanggup apabila kehadiran kalian ingin merampas kebahagiaan anakku, aku sangat-sangat tidak sanggup hiks, lebih baik kalian kembali ketempat asal kalian jika keinginan kalian seperti itu hiks," sambung Naruto terisak lirih dan langsung dirangkul oleh Yasaka yang juga terisak karena tidak kuat melihat suaminya seperti itu.


.


HIKS! HIKS! HIKS! HIKS! HIKS!


.


Tangis Serafall, Grayfia dan Katerea bahkan Freya juga ikut terisak sambil memalingkan wajahnya.


Bahkan sampai membuat Sirzech dan Rossa sedih karena mendengar dari sisi ruangan lain.


"Kumohon maafkan aku hiks hiks hiks, aku menyesal-" tangis Serafall menjadi-jadi diikuti Grayfia dan Katerea yang juga ikut menangis keras seperti Serafall hingga terdengar sampai luar rumah, untung saja Sirzech dan Rossa langsung menciptakan sihir peredam suara yang mencangkup seluruh rumah Naruto agar tangis mereka tidak terdengar sampai luar.


Hingga 15 menit tangis mereka mulai mereda tapi masih terisak dengan Naruto, Yasaka dan Freya sudah kembali tenang.


"Kumohon, berikan kami kesempatan, aku janji akan selalu mendengar ucapanmu, aku janji akan selalu mematuhi semua ucapanmu, aku janji tidak akan mengecewakanmu lagi, kami ingin memulainya dari awal lagi bersamamu Naru. "


" Kumohon berikan kami kesempatan ke-2 mu Naru," kata Serafall menunduk memohon sambil terisak mewakili Grayfia dan Katerea yang tidak bisa berucap apa pun dari tadi yang juga terisak seperti Serafall.


"Aku mungkin bisa memaafkan kalian, tapi untuk menerima kalian kurasa tidak," jawab Naruto membuat ketiga wanita tersebut tambah sedih.


"Belum tentu anak-anakku akan menerima kalian, apalagi aku mempunyai istri sahku yang belum tentu menerima kalian. Jadi semua keputusan diterima atau tidaknya ada ditangan istriku dan anak-anakku," sambung Naruto membuat ketiga wanita tersebut langsung menoleh ke arah Yasaka dengan tatapan memohon.


"Aku tidak masalah jika kalian ingin kembali lagi kepada suamiku apabila kalian benar-benar menyesal dengan perbuatan kalian dulu terhadap suamiku, aku bisa berbagi tapi," kata Yasaka menggantung membuat ketiga wanita tersebut yang tadinya mulai senang kembali sedih karena masih ada halangannya.


"untuk kalian bertiga, keputusan Menma, Naruko dan Vivi jauh lebih penting, jika mereka bisa menerimanya, aku tidak masalah," sambung Yasaka membuat ketiga wanita tersebut mengangguk mengerti dan mulai memikirkan cara untuk mendapatkan hati anak mereka kembali.


"Ohya Freya," panggil Naruto kepada Freya membuat Freya menoleh ke arah Naruto takut-takut karena saatnya dirinya menjelaskan semuanya tentang Sting.


"Kau bisa jelaskan tentang Sting kepada istriku, jika istriku bisa menerima penjelasanmu maka aku akan bertanggung jawab secepatnya. Aku sudah tidak ada waktu lagi, aku akan pergi selama 1 minggu atau lebih mulai sekarang," sambung Naruto membuat semua wanita bingung seolah-olah minta penjelasan.


"Memang ada apa Anata? Apa ini sangat penting?" tanya Yasaka.


"Apa karena kehadiran kami hingga membuatmu pergi?" tanya Serafall mewakili Grayfia dan Katerea sambi menunduk diikuti Grayfia dan Katerea yang juga ikut menunduk.


"Bukan itu, ini menyangkut kondisi Menma," balas Naruto membuat Yasaka, Serafall dan Grayfia bernafas lega tapi tidak dengan Katerea yang malah terkejut ingin tau.


"Me-memang ada apa dengan kondisi Menma? A-apa kondisinya sangat buruk?" tanya Katarea takut-taku tidak ingin mendengar apa yang ada dipikiranya.


"Ya, dan ini menyangkut nyawa Menma," balas Naruto.


.


DEG!


.


.


T.B.C

__ADS_1


__ADS_2