STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 58


__ADS_3

.


Di salah satu kamar di Mansion Sitri atau lebih tepatnya kamar milik Serafall.


Dapat di lihat kini Serafall sedang memandang 2 foto, yaitu foto Naruto dan Naruko di pandangannya.


.


"Maafkan Okaa-san Ruko-chan hiks, maafkan Okaa-san hiks hiks hiks-"


.


Dan malam itu di kamar milik Serafall hanya di isi tangis Serafall tanpa henti sambil memeluk 2 foto yang di pandang dari tadi.


.


.


#Britania malam


.


Bukan hanya di Underword yang banyak perubahan, di Britania juga banyak perubahan. Contohnya anggota baru yang diketuai oleh Meliodas sekarang memanggil Naruto adalah Shisho,


dan paling anehnya adalah Arturia yang 1 tahun belakangan ini sering sekali mengunjungi Kedai milik Meliodas setiap minggunya serta Arturia dan Naruto juga semakin akrab saja.


Sontak tingkah Arturia yang 1 tahun belakangan ini membuat pasukkan Meliodas terheran-heran,


karena tahun lalu biasanya Arturia datang mengunjungi kedai milik Meliodas hanya tiap bulan bahkan bisa sampai 3 bulan sekali,


tapi anehnya 1 tahun belakangan ini malah menjadi 1 minggu dan rutin tiap minggunya tanpa telat.


Bayak yang di ketahui Arturia dari Naruto. Dari Naruto yang mempunyai anak dan lain sebagainya dan terkadang Arturia bersikap berlebihan terhadap Naruto sehingga Naruto di buat heran dengan tingkah aneh Arturia.


Dan sikap bodoh Naruto mendapat pandangan aneh dari Elizabeth dan Merlin karena Naruto tidak peka sekali dengan tingkah wanita, pikir Elizabeth dan Merlin.


.


BRAK!


.


tiba-tiba Arturia masuk kedai milik Meliodas sangat terburu-buru dengan nafas yang terputus-putus langsung duduk di sebelah Naruto.


"Ah akhirnya sempat," kata Arturia setelah duduk di samping Naruto.


"Apanya yang sempat Tuan Putri?" bingung Naruto melihat tingkah Arturia.


"Tidak apa-apa Naruto-kun," balas Arturia sudah tenang lalu berdiri dan melangkah kearah dapur mencari Merlin.


.


"Oh ya Naruto-san, kau besok jadi pindah ke Kyoto?" tanya Meliodas di depan Naruto.


"Ya, aku telah menemukan lahan cocok untuk usahaku di sana berkat teman DaTanshiku," balas Naruto santai dan Meliodas hanya ber-O-ria.


.


"Merlin, apa pesananku sudah jadi?" tanya Arturia kepada Merlin setelah di dapur.


"Tenang saja Tuan Putri, pesananmu sudah siap kok, dan aku sarankan tuan putri melakukannya malam ini juga sebelum Shisho pergi besok lo," balas Merlin menggoda Arturia,


Sontak Arturia langsung bersemu merah.


"Nanti aku pinjam kamarmu ya Merlin," kata Arturia malu-malu.


"Pakailah sepuasmu Tuan Putri dan jangan lupa pakai sihir peredam suara di kamar ya," balas Merlin tersenyum dan hanya di jawab anggukan malu Arturia.


.


.

__ADS_1


#Skip 1 jam kemudian


.


Kini kedai Meliodas sudah tutup dan hanya tersisa Naruto, Arturia, Meliodas, Ban, Harlequin, Growther, Merlin, Diane, Elizabeth, Elaine dan Escanor saja.


.


"HOOAAAAAM!"


.


"Kenapa aku ngantuk sekali ya? Padahal dari tadi aku minum kopi," kata Naruto merasa ngantuk setelah meminum kopi buatan Merlin tadi.


"Meliodas, mungkin aku akan menginap disini, boleh aku pinjam kamar kosongmu?" sambung Naruto kepada Meliodas dengan mata yang sudah sayup-sayup.


"Silakan, Naruto-san tinggal naik saja dan kamar paling pojok kanan itu kosong," balas Meliodas membuat Naruto langsung beranjak dari duduknya.


"Bangunkan aku besok pagi Meliodas, aku tidak ingin telat besok," kata Naruto di tangga dan dijawab anggukkan Meliodas,


kemudian Naruto melanjutkan langkahnya menuju kamar kosong yang di sebutkan Meliodas tadi.


Selang 15 menit tiba-tiba Arturia beranjak dari duduknya dan melangkah ke lantai 2 membuat orang-orang yang di ruangan tadi bertanya-tanya kecuali Merlin yang malah tersenyum menyerigai.


"Jangan bilang kalau ngantuknya Shisho itu ulahmu Merlin, dan apa-apaan tadi? Kenapa Tuan Putri juga naik ke lantai 2?" tanya Ban yang tau Serigai Merlin,


sontak semuanya langsung menoleh ke arah Merlin.


"Em kau benar sekali Ban, tak kusangka ramuan uji cobaku berhasil dan sekarang Tuan Putri sedang melancarkan serangannya," balas Marlin santai membuat seisi ruangan Sweatdrop.


.


"Gila! Shisho di jadikan kelinci percobaannya" batin semua orang yang mendengar ucapan santai Merlin.


.


"Wah kau parah Merlin, kau bisa di cincang kalau tau Shisho menjadi kelinci percobaanmu," kata Ban geleng-geleng kepala dan hanya di balas senyuman oleh Merlin.


"Sini mendekat, akan kubisikkan sesuatu," kata Merlin dan semua penghuni ruangan langsung mendekati Merlin dan memasang telinga lebar-lebar.


Kemudian Merlin berbisik dan selanjutnya semua orang langsung melebarkan mata terkejut dan bersemu merah.


.


" Kampret Shisho! Beruntung sekali bisa merasakan tubuh mulus Tuan Putri," batin para laki-laki di ruangan itu sudah mimisan membayangkan apa yang di lakukan Arturia.


" Kyaaaaa! Tuan Putri berani sekali," batin para perempuan yang sudah bersemu merah kecuali Merlin.


.


Dan dikamar yang Naruto tiduri malam itu terdengar jeritan kenikmatan dari suara perempuan yang terdengar jelas saat itu.


.


.


.


#FLASH BACK ARC END


.


#KEMBALI KE MASA SEKARANG


.


"Wah! Jadi patung yang di tengah kota itu Naruto Onii-sama," kata Ravel setelah mendengar cerita dari Lady Phoenix.


"Kau benar sekali sayang," balas Lady Phoenix tersenyum.


.

__ADS_1


" Jadi itu alasannya kenapa Okaa-sama, Riser Nii-sama dan Opera-san sangat membenci Pillar Sitri," batin Ravel setelah tau penyebab kebencian keluaga Phoenix kepada Pillar Sitri setelah ibunya bercerita.


.


.


#SKIP DI TENGAH HUTAN BLACK FOREST


.


Dapat diketahui di tengah hutan yang gelap tanpa cahaya walau pun sekarang sudah tengah hari.


Dapat di lihat kini Naruto sedang duduk di sebuah batu sambil menatap bosan 2 pohon yang menyatu seperti gerbang masuk entah ke mana yang berjarak 5 meter di hadapannya.


Tiba-tiba muncul sebuah pusaran berwarna ungu di antara 2 pohon yang di pandang Naruto, sontak Naruto langsung berdiri.


"Ah akhirnya terbuka juga," gumam Naruto lalu melangkah menuju pusaran tersebut dengan hoodie jaket sudah disarungkan ke kepalanya.


"Semoga saja Asuna-san masih mengenaliku," sambung Naruto lalu menghilang setelah memasuki pusaran tersebut dan muncul di tengah-tengah hutan yang hampir sama dengan hutan Black Forest di dunia manusia.


Dengan sigap Naruto langsung meluncur keluar dari hutan dengan melompat di atas batang pohon ke pohon lain menuju sebuah kota di luar hutan tersebut.


.


TAP! WUSH! TAP! WUSH! TAP! WUSH! TAP! WUSH!


.


Lompatan demi lompatan terus di lakukan dengan tatapan lurus ke arah depan karena hutan yang sekarang Naruto berada memang sama persis luasnya seperti Black Forest dan mungkin akan memakan waktu berjam-jam untuk sampai di kota pikir Naruto.


.


#Skip kota Kuoh malam


.


Dapat dilihat di penginapan yang berada di kota Kuoh.


Di salah satu kamar penginapan tersebut terdapat 3 wanita dewasa dan 1 gadis kecil yang terlihat 10 tahunan dengan rambut hitam panjang (Yui SAO) sedang terlelap di pangkuan wanita dewasa yang sama-sama berambut hitam panjang serta anting berbentuk ular di setiap telinganya sedang mengusap kepala gadis kecil tersebut dengan lembut.


"Sepertinya Luna sangat kelelahan hari ini," kata wanita dewasa tadi sambil mengelus rambut gadis bernama Luna di pangkuannya dengan lembut.


"Oh ya Margaret, apa sudah benar kota ini yang di tinggali Naruto-kun?" sambungnya bertanya kepada salah satu wanita dewasa berambut kuning di hadapannya.


"Benar Hancock-sama, dari salah satu ular yang kusebar ke seluruh dunia ada yang melihat Naruto-sama di kota ini," jawab wanita bernama Margaret kepada wanita dewasa bernama Hancock atau lebih tepatnya Boa Hancock.


"Baiklah kalau itu benar, sekarang kita istirahat dulu dan mulai mencarinya besok," kata Hancock dan di jawab anggukkan oleh 2 wanita di hadapannya.


Lalu 2 wanita di hadapan Hancock melangkah keluar menuju kamar di sebelahnya langsung istirahat.


.


"Sayang, sebentar lagi kamu akan bertemu ayahmu, kamu pasti tidak sabar kan, sama dong, Mama juga tidak sabar ingin bertemu ayahmu hehe," gumam Hancock tersenyum senang sambil terus mengelus rambut gadis kecil yang terlelap di pangkuannya.


.


"Apa kau masih mengingatku?"


.


.


.


RAJAKU


.


.


..

__ADS_1


T.B C


__ADS_2