
UNDERWATER KINGDOM
.
#Skip Pagi.
.
Walaupun di dalam lautan terdalam, kerajaan ini seperti daratan pada umumnya. Memiliki waktu yang sama dengan daratan, yaitu siang dan malam bisa dirasa.
Ya walaupun Matahari dan Bulan adalah buatan, tapi terlihat begitu asli dan langitnya juga biru cerah tak seperti langit Underword yang berwarna ungu.
Seperti biasa. Waktu pagi adalah waktunya bagi setiap mahkluk hidup untuk memulai kegiatan barunya yang berbeda dengan hari-hari sebelumnya.
Dapat dilihat disalah-satu kamar Istana di lantai atas nampak sepasang suami istri masih tertidur seakan-akan tak terganggu oleh cahaya yang masuk dari jendela.
Dan hanya menyisakan kepala mereka saja karena tubuh bagian bawah tertutup oleh selimut.
Nampaknya sang pria atau Naruto akan terbangun dari tidurnya, itu terbukti dengan matanya yang masih tertutup ada sedikit gerakan karena terganggu cahaya masuk dari jendela yang mengarah ke wajahnya.
"Huh," mata Naruto benar-benar sudah terbuka dan langsung menghela nafas lalu menoleh ke samping dan langsung tersenyum karena melihat wajah bahagia Shirahoshi yang tertidur di sampingnya.
Tangan Naruto terangkat dari balik selimutnya langsung menyentuh bahu Shirahoshi.
"Hime, bangun Hime, ini sudah pagi," ucapnya sambil menggoyang-goyangkan tubuh Shirahoshi.
Tak ada reaksi, tapi Naruto tak kehabisan akal, kemudian tangannya bergeser turun memegang buah dada Shirahoshi.
Nyut! Nyut!
Kyaa!
Dan akhirnya mendapatkan reaksi dengan suara imut yang keluar dari mulut Shirahoshi setelah Naruto meremas buah dada milik Shirahoshi.
Nyut! Nyut
Kyaa!
Naruto kembali meremas buah dadanya Shirahoshi karena mata Shirahoshi belum membuka.
Dan akhirnya sekarang mata Shirahoshi terbuka secara perlahan.
"Kau suka sekali meremas dadaku ya?" ucap Shirahoshi setelah membuka matanya dan merasakan genggaman tangan Naruto pada dadanya.
Naruto melepas genggamannya.
"Aku laki-laki normal," ucapnya dan Shirahoshi hanya tersenyum saat mendengar ucapan dari Naruto.
"Lebih baik kita bangun, ini sudah pagi," sambungnya dan dibalas anggukan Shirahoshi.
Mereka berdua pun terbangun dari tidurnya sambil menyibakkan selimut yang menutupi tubuh mereka.
Dan ternyata tubuh mereka tak tertutup sehelai benang pun alias telanjang.
"Untung saja Shuna mau tidur dengan saudara-saudaranya, Jadi aku bisa menuruti permintaanmu tadi malam," ucap Naruto sambil beranjak dari tempat tidurnya diikuti Shirahoshi di belakangnya.
"Ayolah Naru-kun, 5 tahun kau membiarkan aku menunggu. Jadi tak ada salahnya diriku meminta langsung kan?" balas Shirahoshi.
__ADS_1
"Ya ya, aku tau," singkat Naruto mulai melangkah ke kamar mandi.
Lalu mereka berdua melangkah ke kamar mandi bersama untuk membersihkan tubuh mereka.
Tidak ada suara aneh-aneh dari dalam kamar mandi tersebut, hanya suara percakapan biasa dan sesekali suara guyuran air yang terdengar jelas dari kamar mandi tersebut.
.
#Skip Time
.
3 jam berlalu, kini Naruto berada di halaman depan kerajaan, dan nampaknya di halaman kerajaan sudah ramai oleh para warga,
itu karena kemarin siang Fukaboshi, Ryuboshi dan Mamboshi telah mengumumkan sebuah peringatan kepada seluruh warga bahwa kerajaan dalam keadaan gawat darurat dan menyuruh para warga untuk datang ke tempat Evakuasi, tepatnya di ruang bawah tanah Istana kerajaan.
"Apakah semua warga ini sudah keseluruhan?" tanya Naruto tepat di samping Tiger.
"Ini baru seperempat jumlah warga, dan kemungkinan akan berkumpul semua nanti sore," balas Tiger.
Naruto melihat sekeliling lagi.
"Dari tadi aku tidak melihat orang-orang yang cacat atau lansia, apa tak ada yang membantu orang-orang seperti itu untuk membawanya kesini?" tanya Naruto lagi.
"Dalam keadaan seperti ini mana mungkin orang-orang akan berpikiran untuk membantu orang-orang seperti itu, mereka hanya memikirkan keselamatan mereka sendiri," balas Tiger memberi tau.
Tiba-tiba Naruto berbalik badan.
"Kau mau kemana, Naruto?" tanya Tiger.
"Aku akan mencari orang-orang seperti itu dan akan membawanya kemari, mereka punya hak untuk hidup," balas Naruto.
"Jangan bercanda Naruto! Kau ingin mencari orang-orang seperti itu tak akan selesai dalam waktu satu hari, mereka jumlahnya seperempat keseluruhan warga kerajaan ini," kata Tiger.
Entah kenapa Naruto malah tersenyum.
"Aku tidak membutuhkan waktu yang lama seperti itu, akan kupastikan semuanya sudah berkumpul nanti sore," ucap Naruto lalu berbalik badan menghadap Tiger.
"Ha, bahkan jika seluruh prajurit membantumu, itu tak akan menutup kemungkinan untuk membawa mereka semua kemari," sangkal Tiger.
Dan senyuman Naruto semakin lebar sedangkan Tiger menjadi bingung atas reaksi Naruto yang malah tersenyum.
"Perhatikan apa yang akan aku lakukan," ucapnya sambil menyatukan kedua jari tangannya berbentuk ().
[KAGE BUNSHIN NO JUTSU!]
Pofh! Pofh! Pofh! Pofh! Pofh! Pofh! 1000X
Tiger melebarkan mata terkejut, bahkan orang-orang yang melihat aksi Naruto juga terkejut karena kemunculan banyak cloning Naruto sampai-sampai memenuhi halaman kerajaan.
"WUUUUOOOOO! DIA BISA MENGGANDAKAN DIRI SANGAT BANYAK!"
"KEREEEEN!"
Teriak orang-orang yang berada di halaman Istana karena kagum saat melihat aksi Naruto.
"Ya ampun, kau membuatku terkejut. Aku baru tau kalau kau bisa menggandakan diri sebanyak itu," ucap Tiger yang telah sadar dari terkejutnya.
__ADS_1
"Hehe, cukup mudah bagiku," cengengesan Naruto.
.
"HEY BOS! ISTRI DAN ANAKMU PINGSAN DISINI!"
.
Tiba-tiba salah satu Bunshin Naruto berteriak, jauh di belakang Naruto berdiri yang terhalangi oleh Bunshin-Bunshin lainnya.
Sontak Naruto dan Tiger menoleh ke sumber suara dan seketika Bunshin-Bunshin Naruto membuka jalan untuk Naruto asli melangkah ke sumber suara.
"Naru-kunku ada banyak, Naru-kunku ada banyak,"
"Tou-sanku ada banyak, Tou-sanku ada banyak,"
"Ayahku ada banyak, Ayahku ada banyak,"
Gumam Shirahoshi dan anak-anaknya Naruto dalam keadaan pingsan dengan mata yang terus berputar-putar.
"Aku saja terkejut, apalagi mereka," ucap Tiger di samping Naruto.
"Hehe, maklum. Anak dan istriku belum ada yang pernah melihat jumlah Bunshinku sebanyak ini," kikuk Naruto lalu menoleh ke arah beberapa Bunshinya.
"Bawa mereka ke dalam," perintahnya.
"Siap bos." jawab beberapa Bunshin Naruto lalu membawa Shirahoshi dan anak-anaknya Naruto ke dalam Istana.
Naruto berbalik badan dan menoleh ke arah Bunshin-Bunshinnya yang lainnya.
"Oke, cepat bantu para warga mengungsi, utamakan orang-orang cacat dan lansia yang harus kalian cari terlebih dahulu, MENGERTI!" perintah Naruto kepada Bunshin-Bunshinnya.
"MENGERTI BOS!"
Wush! Wush! Wush! Wush! Wush! Wush! 992X
Semua Bunshin Naruto langsung melompat keluar Istana setelah diperintah oleh Naruto menuju berbagai sudut wilayah kerajaan.
Dan sekarang hanya tinggal Naruto asli dan Tiger yang masih berdiri disitu.
Naruto berbalik badan dan melangkah ke dalam istana.
"Tak perlu dicemaskan, akan kupastikan nanti sore semuanya sudah beres," ucap Naruto tanpa menoleh.
"Huh," Tiger menghela nafas lalu ikut berbalik badan dan melangkah ke dalam istana.
"Sulit kubayangkan," ucapnya sambil terus mengikuti Naruto di belakangnya,
sedangkan Naruto yang mendengar ucapan Tiger hanya tersenyum memaklumi.
.
..
T.B.C
Yo author up lagi
__ADS_1
sorry Minna tadinya sih mau di usahain mau up tiap hari tapi apa daya kerjaan banyak mana Lembor terus nih.
tapi bonusnya bakal up minimal 5 chapter deh...