
.
"Apa yang terjadi? Kenapa yang lainya tidak bergerak?" tanya Issei kebingungan dengan kondisi yang tiba-tiba sebagian orang di ruangan membeku.
" Forbidden Balor View, sepertinya perege adikku berada ditangan penyusup," kata Sirzech menebak.
"Bisa jadi ada pemberontak yang tidak suka dengan Aliansi ini" balas Azazel.
"Lalu kenapa sebagian dari kita tidak membeku?" tanya Kiba tiba-tiba membuat Azazel menoleh ke arahnya.
"Huh, kau dan teman wanitamu serta gadis malaikat ini dilindungi oleh pedang suci kalian, untuk Vali dan Issei mereka pemilik Seacred Gear Naga Surgawi. "
" Kalau untuk Minato jangan ditanya, kekuatannya sudah setara dengan kami yang bisa bergerak disini," jawab Azazel menjelaskan membuat semua penghuni ruangan yang bergerak menoleh kearah Minato kecuali Azazel, Zeus, Tengu dan Yasaka karena sudah tau membuat Minato gelagapan karena menjadi bahan tatapan banyak orang.
"Ah paman Azazel jangan berlebihan, aku tidak sekuat itu. Aku saja masih kalah dengan Nii-san dan Nee-san bahkan aku dikalahkan dengan telak oleh Tou-san hanya sekali pukul," kata Minato kikuk tapi tidak dengan mereka yang mendengar ucapan Minato,
mereka tambah terkejut terutama Vali yang mulutnya menganga tidak percaya.
.
"APA! MASIH ADA ORANG KUAT SELAIN PARA PEMIMPIN DISINI!" batin Vali tidak percaya.
.
Tiba-tiba banyak lingkaran sihir muncul di atas langit mengeluarkan bayak orang berjubah yang melayang langsung menembak para pengawal dari berbagai Fraksi diluar ruangan yang membeku dengan sihir lasernya secara terus-menerus tanpa henti.
"Apa itu yang namanya penyihir?" tanya Minato menunjuk sekumpulan orang berjubah yang melayang di luar ruangan.
"Kau benar Minato, dan sepertinya mereka sudah menutup jalur teleport milik kita," balas Azazel lalu menatap Sirzech.
"Sirzech! Kau harus cepat menyelamatkan perege adikmu atau kita disini juga akan ikut membeku," kata Azazel kepada Sirzech.
Dan Sirzech yang mengerti situasinya langsung menoleh ke arah Issei.
__ADS_1
"Issei-kun, bisa kau selamatkan Gasper?" tanya Sirzech kepada Issei dan dijawab anggukan Issei lalu melangkah ke luar ruangan,
tapi sebelum keluar pintu ruangan Minato menghentikannya.
"Tuggu Issei! Dari pada kau berlari keluar ruangan dan malah bahaya untukmu, lebih baik kau tunjukkan di mana gedung tempat berada orang yang bernama Gasper itu dari sini," ucap Minato menghentikan langkah Issei
membuat semua penghuni ruangan bingung bertanya-tanya kecuali Tengu dan Yasaka, tentang apa yang akan dilakukan Minato.
Lalu Issei kembali melangkah ke arah jendela besar diikuti Minato sambil menunjuk bangunan tua yang cukup jauh dari tempat mereka berada.
"Pegangan Issei!" kata Minato. Karena Issei bingung dengan tindakkan Minato yang akan dilakukan,
Issei hanya menurut langsung memegang pundak Minato.
.
SRING!
.
Sontak kejadian tersebut membuat orang di dalam ruangan terkejut kecuali Yasaka dan tengu serta Kunou yang ikut membeku dengan yang lainya.
.
" I-itu jurus teleport orang itu, siapa dia sebenarnya?" batin Vali terkejut.
.
"Bisa kalian tangani para penyihir itu?" tanya Azazel kepada pengikutnya yang berada di belakangnya dan dijawab anggukan mereka keculi Vali yang hanya menghela nafas bosan dan Mitlet yang membeku.
"Sebenarnya aku malas menangani penyihir-penyihir lemah itu," kata Vali sambil menunjuk para penyihir diluar ruangan.
"Yah itung-itung untuk olahraga saja," sambung Vali menyusul Baraqiel dan trio DaTanshi kecuali Mitlet yang sudah ke luar ruangan.
__ADS_1
"Kalian juga harus membantu," tanya para pemimpin kepada pengikutnya yang masih tersisa dan dijawab anggukan para pengikut mereka masing-masing dan ke luar membantu bawahan Azazel.
Dan kini di ruangan tersebut hanya tersisa Gabriel, Frigg, Freya, Hera, Hestia, Rossa, Grayfia dan para pemimpin serta orang-orang yang membeku.
Tiba-tiba muncul lingkaran teleport yang sangat dikenali oleh para Iblis yang muncul dekat dengan ruangan menampakkan sosok wanita berambut coklat memakai kacamata membuat para Iblis di ruangan tersebut terkejut dengan sosok itu yang hanya diam menatap orang-orang di dalam ruangan.
"Ka-Katerea!" kejut para Iblis langsung bersiaga tapi dihentikan oleh Rossa membuat para Iblis lainya bingung dengan maksud Rossa.
"Apa maksudmu Rossa!" bentak Serafall tapi dijawab gelengan kepala Rossa.
"Lihatlah matanya," kata Rossa membuat Serafall, Grayfia dan Sirzech langsung memperhatikan mata Katerea.
Sontak mereka langsung terkejut setelah tau maksud dari tatapan Katerea.
"Tatapannya kosong tanpa cahaya, aku yakin dia sedang putus asa," jelas Rossa membuat para Iblis lainya mengerti langsung menurunkan niat menyerangnya.
Tiba-tiba lingkaran teleport muncul tidak jauh dari Katerea membuat Iblis di dalam ruangan terkejut kembali setelah tau siapa yang muncul dari lingkaran teleport yang menampakkan seorang pria dengan rambut hitam panjang yang diikat ekor kuda
serta seorang gadis remaja berambut kuning panjang yang terisak dengan air mata yang mengalir di kedua pipinya dan kedua tangannya diborgol serta tali rantai panjang dari borgol dipegang oleh pria tersebut.
.
"Keturunan Maou Asmodeus terdahulu, Creuserey Asmodeus!" kejut semua iblis di dalam ruangan.
.
"Kau telah membuat kesabaranku menghilang Katerea! Maka aku akan membunuh anakmu sekarang!" kata Creuserey sambil mengangkat tangan kanannya mengeluarkan sihir siap dihantamkan ke gadis yang diborgol tersebut.
Sontak Katerea langsung melebarkan mata.
"JANGAAAAAAAN!" Teriak Katerea tapi dihiraukan oleh Creuserey yang meneruskan tindakannya tidak memperdulikan teriakan Katerea.
.
__ADS_1
.
T.B.C