STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 37


__ADS_3

.


Kini Naruto masih bersenda-gurau bersama anak-anaknya, bahkan semuanya sudah terlihat lebih akrab.


Tiba-tiba Rias dan Sona serta peregenya dan 1 gadis malaikat menghampiri rombongan Naruto dengan Issei yang berada paling depan serta Outlet hijau di punggung telapak tangan kanannya membuat Naruto mengangkat sebelah alisnya.


"Ano Naruto-sama, Draig katanya ingin berbicara," kata Issei kikuk setelah tau siapa sebenarnya Naruto dari Rias dan Sona yang tadi bercerita.


"Huh, cepat bicara Naga kecil," kata Naruto dan tiba-tiba Outlet hijaunya menyala.


Sontak membuat yang lainya terkejut, bukan terkejut dengan Outlet Issei yang menyala melainkan sebutan Naruto kepada Draig yang cukup berani.


" Terserah dirimu mau memanggil diriku apa, di matamu memang diriku Naga kecil, Ayah," balas Draig dari Outlet hijau di tangan Issei.


.


"EEEEEEEEEEEEEEHHHHHH AYAH!"


.


Kejut semuanya kecuali Naruto yang malah tersenyum.


"APA MAKSUDMU DRAIG!" kejut Issei tidak percaya dengan apa yang diucapkan Draig.


" Huh! sudah kubilang dia Ayahku, aku dan Albion adalah anak darinya," kata Draig memberitau.


"Ji-jika 2 Naga Surgawi anak Tou-san, Ja-jadi—" ucap Naruko terkejut lalu memasang senyum misterius membuat Draig di dalam tubuh Issei sedikit berprasangka buruk dengan serigai Naruko yang misterius.


"Hehe Aniki," sambung Naruko dengan senyum mengejek membuat Draig kesal.


" DIAM KAU! Jangan panggil seperti itu! Menjijikkan," kesal Draig tapi malah membuat yang lainya tertawa setelah sedikit tau sifat konyol tersembunyi Draig.


"Jadi, apa yang ingin kau tanyakan Draig?" tanya Naruto menghiraukan yang lainya.


" Bisa kau temui mereka, dari dulu mereka mencarimu bahkan aku dan Albion juga mencarimu disela-sela kami berganti Host dulu," jawab Draig membuat Naruto mengerti.


"Jika mereka belum akur, aku malas menemuinya,"


" Tenang saja, mereka berdua sudah akur, aku jamin itu,"


"Baiklah akan kuusahakan, dan kau jangan sering-sering bertarung dengan Albion, kau tau, itu membuatku pusing saja," kata Naruto membuat yang lainya terdiam dari tawanya tadi terutama Issei yang langsung diam ingin mendengar jawaban dari Draig.


" Bukan seperti yang kau pikirkan, aku dan Albion hanya bertarung mengisi waktu luang kami saja saat bosan, eh tau-tau semenjak pertarungan pada Great War dulu kami malah dianggap Rival bertarung sampai mati, padahal hanya kesenangan kami saja," balas Draig santai.


"ITU SAMA SAJA SEMPRUL! KAU MEMBAHAYAKAN HOSTMU!" bentak Naruto.


" Makanya Ayah, buatkan kami tubuh baru agar tidak membahayakan Hostku,"


"Lalu bagaimana dengan Issei bila kau keluar darinya?" kata Naruto. Sontak pembicaraan Naruto dan Draig membuat Rias serta peregenya terkejut terutama Issei yang tau resikonya jika Seacred Gear lepas dari tubuhnya maka penggunanya akan mati.

__ADS_1


Tapi semua terdiam ingin mendengar jawaban Draig selanjutnya.


" Tenang saja, aku bisa menyisakan sebagian kekuatanku pada Issei agar dia tidak mati," ucap Draig membuat Issei lega.


" Buatkan 2 untuku dan Albion," sambung Draig dan dijawab helaan nafas Naruto.


"Huh, Baiklah" balas Naruto singkat.


Lalu Naruto melihat ke arah perege Rias dan arah pandangannya tertuju pada Akeno.


"Apa kau anaknya Baraqiel?" tanya Naruto kepada Akeno dan hanya dijawab anggukan lemah Akeno karena mendengar kata Baraqiel sambil menunduk.


"Tolong jangan hindari lagi ayahmu, dia sangat tersiksa jika kau seperti itu," kata Naruto membuat Akeno tambah menunduk.


"Mungkin Cuma itu, aku akan masuk," sambung Naruto lalu melangkah masuk tapi berhenti pas di depan pintu.


"Oh ya Sona! Rias! Apa kalian akan menginap disini?" tanya Naruto kepada Sona dan Rias.


"Mungkin lain waktu saja Onii-sama, besok kami sekolah" balas Sona menolak membuat Naruto tersadar dari sesuatu.


"Hampir lupa, kau juga harus cepat tidur Naruko! Vivi! Minato! Tou-san tidak ingin dengar kalian terlambat sekolah besok," ucap Naruto dan dijawab anggukan Naruko, Vivi dan Minato.


Lalu Naruto berbalik badan dan membuka pintu lalu masuk langsung menuju dapur mau membuat kopi, tapi saat melewati ruang tamu langkahnya terhenti tepat di belakang Yasaka yang duduk di sofa.


"Katerea!" Panggil Naruto tanpa menoleh ke orangnya membuat Katerea langsung memandang Naruto yang tadinya menunduk saat melihat Naruto.


"Aku tidak melarangmu untuk menemui Menma, kau ibunya dan kau punya hak untuk menemuinya," kata Naruto lalu melanjutkan lagi langkahnya ke dapur menghiraukan Serafall dan Grayfia yang ingin menyapanya.


sedangkan Serafall dan Grayfia langsung menunduk sedih.


.


.


#SKIP HALAMAN BELAKANG


.


"Ternyata kalian semua ada disini?" suara Naruto tiba-tiba dengan membawa 1 gelas kopi hangat membuat semua pria di halaman belakang menoleh ke arahnya,


dengan kecepatan tinggi Azazel langsung di hadapan Naruto.


"NARUTO! Cepat tunjukkan fotonya! Aku ingin melihat wujud aslinya," ucap Azazel tiba-tiba membuat yang lainya terheran-heran.


"Apa sih Azazel! Memangnya aku harus bawa fotonya ke mana-mana apa? Nanti saja," balas Naruto membuat Azazel menghela nafas.


"NARUTO! Sepertinya aku akan kembali sekarang," kata Zeus sambil melangkah ke arah Naruto.


"Kurasa kepentinganku sudah selesai disini dan aku akan sering-sering berkunjung kesini," sambung Zeus

__ADS_1


dan dijawab anggukan Naruto lalu Zeus menghampiri Naruto dan berbisik pelan di dekat telinga Naruto, membuat Naruto melebarkan mata terkejut.


"Apa maksudmu Zeus!" kejut Naruto dan hanya dibalas senyuman Zeus.


"Aku berharap dengan sangat padamu Naruto," balas Zeus tersenyum lalu melangkah masuk diikuti Harmes dan Apollo di belakang lalu menghampiri para Dewi Olympians dan langsung berteleport ke Olympians.


"Sepertinya aku juga pamit," kata Odin berpamitan.


"Jangan lupa secepatnya Azazel," sambung Odin kepada Azazel.


"Tenang saja, setelah aku mendapat penjelasan dari ni orang," balas Azazel sambil menunjuk Naruto dan langsung disingkirkan secara kasar oleh Naruto.


"Kakek tua bangka, biarkan Freya disini. aku belum mendapat penjelasannya" kata Naruto membuat Odin dan Thor menoleh ke arahnya.


"Yaya aku mengerti," balas Odin kesal karena disebut kakek tua bangka oleh Naruto,


Lalu Odin melangkah masuk.


"Sensei, aku akan datang mengunjungimu lagi," ucap Thor sebelum melangkah dan hanya dijawab anggukan dan senyuman Naruto membuat Thor senang.


lalu melangkah masuk menyusul Odin yang menghampiri Frigg langsung bertelepor ke Asgard meninggalkan Freya dan Rossweis serta Sting.


Setelah itu Naruto mengobrol dengan orang-orang yang masih tersisa, lalu tak lama kemudian Susano'o dan Kagutsuchi berpamitan dan diikuti Hephaestus yang sudah dihampiri istrinya.


Dan kini tersisa Naruto, Sirzech, Azazel dan Michael yang saling mengobrol hingga larut malam.


.


.


#SKIP TEMPAT TIDAK DIKETAHUI


.


Di suatu pulau tersembunyi dan misterius karena tidak ada satu pun penghuni dan jauh dari pulau-pulau besar, dapat dilihat di pulau tersebut ada 1 orang sedang mengotak-atik suatu barang di tengah-tengah pulau.


" Tadi itu sangat berbahaya sekali, tapi tidak masalah karena sebentar lagi kalian akan bangkit Kha! Kha! Kha!"


Tawa senang orang itu setelah menyatukan barang di hadapannya tapi belum sempurna karena ada bagian yang masih kurang tepatnya di bagian tengah.


.


.


.


"Bangsaku"


.

__ADS_1


.


T.B.C


__ADS_2