
.
#Rumah Naruto
.
#Siang
.
Kriieeeeet!
.
Pintu kamar terbuka dan memperlihatkan sosok Naruto yang telah berganti pakaian santainya.
Dengan kaos hitam gambar tengkorak di bagian depan serta celana pendek selutut saja.
Tap! Tap! Tap! Tap!
Kini Naruto melangkah ke halaman depan rumahnya untuk mengambil sesuatu hal yang biasa di lakukan setiap paginya.
Set!
Naruto terhenti tepat di depan pagar rumahnya, dan ternyata apa yang setiap paginya selalu di ambil oleh Naruto di halaman depan adalah sebuah koran harian yang di selipkan di pagar rumahnya oleh pengantar koran.
Naruto mengambil koran tersebut dan kembali melangkah ke dalam rumahnya, Naruto terus melangkah dan tujuannya adalah dapur rumahnya untuk membuat kopi.
10 menit berlalu, kopi yang dibuat pun jadi. Kini Naruto kembali melangkah dan tujuannya adalah halaman belakang dengan segelas kopi di genggaman tangan kanannya serta koran yang berada di genggaman tangan kirinya.
Langkah Naruto akhirnya sampai di halaman belakang dan langsung di suguhi pemandangan yang sangat indah.
Dengan wanita-wanitanya yang semuanya memakai pakaian renang model bikini semua, kecuali Arturia.
Mungkin jika orang lain yang melihat banyak wanita berpakaian sexy dan menggoda, maka akan langsung menerkamnya. Tapi tidak bagi Naruto.
Bukan tak nafsu atau tergoda melihat mereka berpakaian seperti itu, melainkan sudah terbiasa melihatnya.
Bahkan jika Naruto menyuruh para wanitanya disitu untuk telanjang pun mereka pasti mau melakukannya, karena tubuh mereka milik Naruto seutuhnya.
Dan Naruto terus melangkah menuju tempat duduk di tepian kolam renang yang sekarang sedang di tempati oleh Arturia. Dan semua wanitanya Naruto terus melihat ke arah Naruto.
Seakan sudah tau, Arturia bergeser duduknya untuk mempersilahkan Naruto duduk.
"Terima kasih Arturia- Chan," ucap Naruto tersenyum.
Arturia tersenyum. "Um." angguknya.
Naruto langsung duduk, kemudian gelas berisi kopinya di letakan di samping tempat duduknya.
Byur! Byur!
Tiba-tiba Shirahoshi menepi dari acara berenangnya tepat di hadapan Naruto, dan nampaknya pakaiannya sudah berganti dengan pakaian renang model bikini berwarna pink yang menutupi dadanya, sedangkan kakinya dalam mode ekor duyung.
Naruto menoleh ke arah Shirahoshi.
"Bagaimana? Apakah kau nyaman disini, Shirahoshi- Chan?" tanya Naruto.
__ADS_1
Shirahoshi menuntaskan diri dari berenangnya dan langsung duduk di tepian kolam renang kemudian menyenderkan kepalanya di kursi yang diduduki Naruto tepatnya di antara kakinya Naruto.
Shirahoshi mendongkrakkan kepalanya menatap ke arah Naruto.
"Um, air disini segar juga, tidak asin seperti di kerajaan," ucap Shirahoshi.
Naruto mengangguk.
"Baguslah kalau kau nyaman," ucapnya.
Grep!
Tiba-tiba sepasang tangan melingkar di leher Naruto dan suatu yang kenyal berada terasa di kepala Naruto.
"Huh," Naruto menghela nafas karena sudah tau apa yang di rasakan di kepalanya, lalu mendongkrakan kepalanya.
"Kau senang sekali menaruh Oppaimu di kepalaku ya, Ya- Chan," ucap Naruto dan ternyata sesuatu yang kenyal tersebut adalah buah dada milik Yasaka.
"Hehe, kan Oppaiku dan seluruh tubuhku hanya milikmu," balas Yasaka sambil cengengesan.
"Bukan cuma tubuh milikmu saja yang dimiliki oleh Naru-kun, tubuhku dan tubuh milik Grayfia- Chan juga milik Naru- kun," ucap Serafall yang menghampiri tempat Naruto dari sebelah kanan bersama Grayfia di sampingnya yang mengangguk menyetujui ucapan Serafall.
Yasaka menoleh ke arah Serafall.
"Tidak, tapi semua wanita dewasa yang ada di sini milik Naru- kun," ucap Yasaka lalu menoleh ke arah Naruto.
"Iyakan Naru- kun?" tanya Yasaka yang posisinya masih sama seperti tadi.
"Aku si terserah kalian, aku hanya bisa menerimanya saja, toh lagian sayang sekali tubuh sexy indah kalian di miliki orang lain dan aku bersyukur bisa memiliki kalian semua," balas Naruto santai.
Byur! Byur!
Cipratan air mendarat di lengan baju Naruto.
"Bisa pelan dikit, Hancock- Chan, Freya- Chan, cipratan airnya sampai kesini," ucap Naruto sanbil menunjuk bajunya yang basah.
"Hehe, maaf Naru- kun," cengengesan Freya dan Hancock.
lalu mereka berdua beranjak dari kolam renangnya dan langsung duduk di samping kiri dan kanan Shirahoshi dan menyenderkan kepala mereka di kaki Naruto masing-masing.
Lalu Naruto menoleh ke sebelah kiri.
"Izanami di mana?" tanya Naruto saat melihat ke arah kiri hanya Nampak Arturia yang duduk setia di sampingnya dan di sebelah kiri Arturia nampak Katerea, Kalawarner dan Asuna yang berdiri.
"Aku disini, Naru- kun,"
Sontak Naruto menoleh ke samping kanan ke arah Serafall dan Grayfia berada. Dan ternyata sumber suara yang di dengar oleh Naruto itu dari Izanami di belakang Serafall dan Grayfia.
Lalu Serafall dan Grayfia memberi jalan untuk Izanami mendekat ke arah Naruto.
Izanami langsung memasang pose menggoda.
"Apakah kau tak sabar ingin melakukan itu denganku, Naru- kun," ucap Izanami sambil mengedipkan sebelah matanya menggoda.
Sontak kelakuan Izanami langsung mendapatkan tatapan tajam dari semua wanitanya Naruto. Sedangkan Naruto hanya menghela nafas saja dan menoleh ke arah depan.
"Aku hanya ingin bertanya kepadamu," ucap Naruto tanpa menoleh.
__ADS_1
Izanami mengakhiri pose menggodanya.
"Apa?" tanya Izanami dan semua wanitanya Naruto mengakhiri tatapan tajamnya kepada Izanami.
Naruto menoleh ke arah Izanami.
"Apakah Yasaka sudah memberutaumu peraturan di rumah ini?" tanya Naruto.
Izanami mengangguk.
"Sudah," balas Izanami.
"Baguslah kalau kau tau," singkat Naruto lalu kembali menoleh ke arah depan.
"Di rumah ini tak ada yang namanya wanita pertama atau seterusnya, bagiku semuanya sama. Semuanya harus saling menghormati, menghargai dan saling membantu satu sama lain. Jika kalian tak bisa melakukan itu. maka maaf saja, lebih baik kalian keluar dari rumah ini saja. Karena aku tak butuh orang seperti itu," jelas Naruto memberikan penjelasan.
Semua wanitanya Naruto mengangguk.
"Baik Naru- kun, kami akan mematuhi semua perintahmu," ucap semua wanitanya Naruto bersamaan.
Naruto mengangguk.
"Baguslah," singkat Naruto.
Lalu Naruto membuka koran yang tadi sempat di bawanya, dan semua wanitanya Naruto masih setia di posisi mereka masing-masing.
Dengan Yasaka yang masih di belakang Naruto Dan masih mengalungkan kedua tangannya di leher Naruto serta dadanya masih bersarang di atas kepala Naruto.
Lalu disisi kanan ada Serafall, Grayfia dan Izanami yang setia memperhatikan Naruto sambil berdiri. Lalu di samping kiri Naruto terdapat Arturia yang duduk dekat dengan Naruto serta Katerea, Kalawarner dan Asuna yang berdiri di samping Arturia yang setia memperhatikan Naruto. Dan di depan Naruto ada Hancock, Shirahoshi dan Freya yang duduk di tepian kolam renang, dengan Shirahoshi yang berada di tengah tepat di antara kakinya Naruto, serta Hancock dan Freya yang berada di samping kanan dam kiri Shirahoshi sambil menyenderkan kepalanya di lutut Naruto.
Sedangkan anak-anaknya Naruto yaitu Minato, Kunou, Shuna, Sting dan Luna serta Mitlet dan Kuroka sedang bercanda-ria di sudut lain kolam renang dan pastinya lumayan jauh dari posisi Naruto yang sedang di kerumuni oleh para wanitanya.
Bagaikan bak kaisar banyak selir yang dikerumuni banyak wanita berpakaian bikini.
Naruto sepertinya tak terganggu oleh itu semua, ia membuka koran dan membaca apa isinya.
Hingga tak berselang lama acara membaca isi koran tersebut, tiba-tiba Naruto melebarkan mata terkejut setelah melihat gambar tengkorak berbaret militer yang disilangi oleh 2 pisau.
Naruto langsung menoleh ke arah Grayfia.
"Grayfia! Ambilkan Tabletku di atas meja di kamarku sekarang." Perintah Naruto kepada Grayfia.
"Me—"
"Cepat ambilkan saja,"
Grayfia yang ingin bertanya langsung di potong cepat oleh perintah Naruto.
Sontak karena tak mau kena bentakkan dari Naruto lagi, Grayfia mengangguk lalu melangkah menuju ke dalam rumah untuk mengabil apa yang di minta oleh Naruto.
"Memangnya ada apa, Naru- kun. Sepertinya kau tau sesuatu?" tanya Yasaka setelah Grayfia masuk ke dalam rumah.
Naruto menunjuk gambar pada koran yang dibacanya.
"Ini adalah kesatuan militer dunia yang tak mendapatkan dukungan pemerintah dunia. Dengan kata lain, kesatuan militer ini adalah ilegal," jelas Naruto memberitau.
.
__ADS_1
..
T.B.C