
.
Kriieeeeet!
Pintu ruangan milik Yasaka kembali terbuka. Sontak Yasaka langsung menoleh kearah pintu yang kini memperlihatkan sosok suaminya atau Naruto yang memasuki ruangannya.
Sedangkan Yasaka langsung tersenyum senang saat mengetahui kehadiran Naruto.
"Sudah lama datangnya sayang," ucap Yasaka sambil tersenyum.
Naruto langsung duduk di sofa yang tersedia di ruangan tersebut.
"Tidak juga," balas singkat Naruto.
Lalu Yasaka beranjak dari duduknya dan melangkah mendekati Naruto kemudian duduk di samping Naruto sambil menyenderkan kepalanya di bahu Naruto.
"Kebiasaan dirimu, ketika diriku datang kesini selalu manja seperti ini," ucap Naruto yang sudah terbiasa dengan kelakuan Yasaka bila sedang tak ada orang.
Yasaka langsung menoleh kearah wajah Naruto.
"Kan hanya kepada dirimu Sayang," ucapnya tersenyum.
Lalu Naruto balik menatap Yasaka.
"Jadi, keperluan apa yang ingin kau minta dariku dan kenapa tadi aku melihat Izanami berada disini?" tanya Naruto.
"Akan kuberi tau nanti malam. Biasa hehe," ucapnya sambil cengengesan dan Naruto hanya menghela nafas sudah tau apa yang akan terjadi nanti malam.
Dan selanjutnya di ruangan itu hanya diisi obrolan sepasang suami istri pada umumnya hingga lupa akan hari semakin petang.
.
#Kamar (Malam)
.
Karena acaranya hari ini Naruto akan menginap di tempat istri Yokainya. Malam ini Naruto tak kembali ke Kuoh, melainkan sekarang dia sedang berada di kamar yang biasa di tiduri Yasaka dan dirinya apabila menginap.
Seperti biasa Naruto sedan duduk santai di atas tempat tidurnya sambil membaca sebuah buku entah apa judulnya.
Di dalam kamar ia sendirian sambil menunggu Yasaka yang belum masuk kamar dari tadi.
Krieeeeet!
Tiba-tiba pintu terbuka dan memperlihatkan Yasaka yang memasuki kamar. Tapi entah kenapa malah membuat Naruto terkejut setelah menoleh ke arah pintu kamar.
Disana Yasaka tak sendirian, melainkan bersama sosok yang dikenalinya yaitu Kalawarner.
Mereka berdua melangkah santai mendekati Naruto. Dengan Yasaka yang tersenyum senang sedangkan Kalawarner malah menunduk dengan wajah meronanya yang terlihat jelas saat ini.
"Kenapa Kalawarner ada disini?" bingung Naruto atas kehadiran Kalawarner.
__ADS_1
"Karena malam ini aku ingin kau memuaskan kami," balas santai Yasaka tersenyum menyerigai.
Sontak Naruto langsung terdiam. Kata-kata Yasaka seperti ada yang janggal menurut Naruto, hingga tak berselang lama Naruto melebarkan mata terkejut setelah tau kejanggalannya dimana.
"Apa mak-emmmmnnhhh,"
Ucapan Naruto langsung terkunci oleh ciuman Yasaka yang dengan ganas ******* bibirnya. Hingga tak berselang lama ******* Yasaka terhenti.
"Fuah!" lega Naruto saat ******* Yasaka dilepaskan.
"Baiklah-baiklah, ini bukan keinginanku ya?" ucapnya pasrah dan Yasaka langsung tersenyum senang mendengarnya.
Lalu Yasaka dan Kalawarner tiba-tiba melepaskan semua bajunya yang ia kenakan sehingga kini di hadapan Naruto menjadi pemandangan yang indah. 2 wanita yang telanjang bulat tanpa sehelai benang pun diperlihatkan hanya untuk Naruto saja.
"Pelan-pelan ya Naru-kun nanti saat melakukannya dengan Kalawarner, dia masih fress lo," ucap Yasaka mengoda.
"Mo-mohon bantuannya Naru-kun," gagap Kalawarner dengan wajah yang sudah memerah padam saat ini.
Glek!
Naruto langsung menelan ludahnya dengan kasar dengan apa yang dilihatnya sekarang ini.
" Apa-apaan situasi macam ini!" batin Naruto.
Dan malam itu di kamar itu terus diisi suara ******* kenikmatan dari 2 wanita dan 1 pria hingga lupa bahwa malam telah sangat larut sekali dan Author skip saja karena tak bisa membuat adegan mereka lakukan malam itu.
.
.
Hiraukan kegiatan yang sedang dilakukan oleh Naruto dengan 2 wanita. Dapat dilihat di salah satu penginapan di kota kuoh atau lebih tepatnya di salah satu kamar penginapannya.
Disitu nampak 2 sosok wanita berbeda usia tapi memiliki warna rambut yang sama yaitu Kuning.
Dengan sang wanita dewasa atau Arturia sedang duduk santai di temani putrinya atau Lucy.
"Apa benar ini kotanya, Ma?" tanya Lucy disela-sela duduk santainya.
Tiba-tiba Arturia memegang dagunya seperti sedang berpikir.
"Mama rasa sudah benar deh, kota Kuoh Jepang hanya disini letaknya," ucapnya yakin.
"Oh ya Ma, tadi aku liat ada kedai ramen di kota ini. Besok kesana yuk," ucap Senang Lucy.
Sedangkan Arturia hanya tersenyum saja karena sudah kebiasaan Lucy kalau soal makanan kesukaannya maka dirinya pasti semangat membahasnya.
"Um. Besok kita kesana," angguk Arturia sambil tersenyum dan Lucy semakin senang mendengarnya.
"Lebih baik kamu tidur, besok kita akan memulai mencari ayahmu," sambungnya memerintah dan Lucy mengangguk menuruti perintah ibunya.
Lalu Lucy beranjak dari duduknya dan langsung menuju kamar untuk tertidur. Dan kini Arturia menyenderkan punggungnya di sofa sambil memandang langit-langit kamar penginapan.
__ADS_1
"Sudah 16 tahun kah, apa kau masih sama seperti dulu," gumam Arturia tersenyum lalu tak berselang lama dirinya beranjak dari duduknya dan melangkah menuju kamar yang ditiduri putrinya.
Dan lagi-lagi Arturia tersenyum senang saat melihat putrinya sudah tertidur lelap. Lalu dirinya juga ikut terlelap di samping putrinya dengan perasaan tak sabar menunggu hari esoknya.
#Kembali dengan Naruto
.
Waktu sudah menunjukkan jam 1 malam. Mereka telah melakukan kegiatan mereka lebih dari 5 jam. Kini nampak Naruto berbaring di antara dua wanita yang telanjang bulat dan pastinya dirinya juga telanjang.
Di sebelah kiri Naruto nampak Kalawarner merangkul erat tangan kiri Naruto dan sudah terlelap yang sepertinya kelelahan dengan kegiatannya itu. Walaupun kelelahan, Kalawarner terlelap dengan senyum bahagia yang terus melekat saat itu.
Beda hal dengan Naruto dan Yasaka. Mereka belum terlelap sama sekali yang saat ini Yasaka merangkul erat tangan kanan Naruto.
"Jadi ini maksud keperluannya. Aku disuruh melakukan ini dengan Kalawarner juga," ucapnya disela-sela tidurnya.
"Bukan Cuma itu." Jawab singkat Yasaka lalu Naruto menoleh kearahnya.
"Terus apa?"
"Apa kau lupa? Kau itu masih memiliki istri sah selain diriku lo,"
Tiba-tiba Naruto melebarkan mata terkejut. nampaknya dirinya baru mengingat sesuatu di kepalanya yang terlintas seseorang wanita berambut merah muda serta anak kecil berambut merah muda juga yang tergambar jelas di pikirannya.
"Oh Shuna sayang, maafkan ayahmu yang lupa mengunjungimu," gumam Naruto telah mengingatnya bahwa dirinya memiliki istri sah dan seorang anak dari istri tersebut selain Yasaka.
"Kunjungilah sesekali, bila perlu kau bawa dia untuk tinggal bersama kita," kata Yasaka.
"Hmm, mungkin nanti setelah aku menemani acara Azazel ke Asgard, aku akan mengunjunginya dan mengajaknya kemari," ucap Naruto.
Yasaka hanya tersenyum, tak mau bertanya apa acara Naruto dengan Azazel nantinya.
"Baguslah kalau begitu," senyum Yasaka.
"Mau dilanjutin lagi,"
"Tidak, besok acaraku berangkat pagi. Kalau melakukan nya lagi besok aku bakal telat bangun," tolak Naruto dan Yasaka hanya mengangguk mengerti.
Cup!
"Oyasumi,"
Ucap Yasaka setelah mencium singkat pipi Naruto dan langsung terlelap sambil merangkul erat tangan kanan Naruto.
Begitu pula Naruto juga ikut terlelap dengan dirinya dirangkul oleh dua wanita yang pastinya semuanya telanjang bulat tanpa sehelai benang pun, hanya selimut yang menutupi sampai perut mereka saja.
.
.
T.B.C
__ADS_1