
.
#Hutan
.
Di hutan tak jauh dari Kerajaan Spriggan, kini rombongan Undine sudah dekat dengan kerajaan Spriggan 1 jam yang lalu.
kini mereka terus menyaksikan pertarungan Naruto tanpa ada niat untuk melangkah lebih dekat lagi,
mereka semuanya terkejut dan takut karena di pandangannya adalah pertarungan monster dengan kekuatan gila-gilaan.
"Di-dia bisa menghadapi 2 Naga malapetaka sendirian!" kejut para prajurit Undine yang terus menyaksikan pertarungan Naruto.
"ASUNA! Apa benar, wujud asli ayahnya Liya seperti itu?" tanya Lord Undine ketika melihat wujud Naruto yang bertransformasi menjadi sosok rubah ekor 9.
"Aku tidak tau ayah! Tapi lihat, Naruto-kun ada di bagian kepala," balas Asuna menunjuk Naruto yang berada di dalam kepala wujud Kyubi.
"Sebenarnya dia itu manusia apa bukan? Tadi dia bisa membuat cloning dirinya dan sekarang wujud hewan aneh yang penuh kekuatan aneh, siapa dia sebenarnya," batin Lord Undine yang dibuat terkejut berkali-kali oleh tindakkan Naruto.
Dan akhirnya para rombongan Undine hanya diam saja tak ada niatan untuk mendekat lagi.
Mereka terus menyaksikan pertarungan Naruto di dalam Kekkai dengan rasa terkejut, kagum dan takut menjadi satu.
.
Tak jauh dari kerajaan Spriggan tapi disisi berbeda dari rombongan Undine terdapat berbagai kerajaan yang baru saja sampai dan langsung terkejut ketika melihat kerajaan Spriggan yang sudah hancur dan terdapat 3 monster sedang bertarung di dalam sebuah Kekkai ungu transparan.
"Apa-apaan semua ini, siapa yang menghadapi 2 Naga Malapetaka itu!" kejut para pimpinan dari berbagai kerajaan disisi yang berbeda-beda yang tak jauh dari lokasi pertempuran 3 monster menurut mereka.
Hingga tak berselang lama para pimpinan yang masih memperhatikan pertempuran dibuat terkejut lagi, karena di pandangan mereka kini 2 Monster Naga telah tumbang setelah dibabat habis oleh monster berwarna oren yang kini wujudnya telah berubah menjadi sosok manusia sedang melangkah mendekati monster yang tergeletak sambil merapalkan sebuah segel tangan yang sulit dimengerti oleh para ras-ras yang menyaksikannya.
" Di-dia manusia, dari mana datangnya manusia di Negeri ini!" batin para pimpinan terkejut setelah tau wujud asli dari monster oren tadi.
.
#Kembali ke tempat Naruto
.
Kini Naruto sudah dalam wujud manusianya sedang berkonsentrasi dan secara cepat keluar rantai-rantai dari perutnya langsung mengikat 2 sosok Naga tersebut. (Bentuk rantainya seperti rantai milik Gedo mazo)
"TARIK KURAMA!" teriak Naruto setelah merasa rantai yang muncul dari perutnya telah melilit 2 Naga tersebut sehingga mengunci pergerakan 2 Naga tersebut.
Dan perlahan 2 Naga tersebut pun tertarik mendekati Naruto dengan cepat masuk ke dalam perut Naruto dan langsung masuk dalam sel di belakang Kurama
__ADS_1
(bayangin Sel yang mengurung Kurama tapi sekarang diisi oleh 2 sosok Naga).
Dan kini hanya menyisakan 2 remaja yang tergeletak di hadapan Naruto dalam kondisi sudah pingsan.
Dan seketika pula Kekkai yang diciptakan oleh Chi-Bunshin Naruto pun menghilang.
"Tugasku sudah selesai bos, aku pergi dulu," ucap Chi-Bunshin Naruto setelah menghilangkan Kekkainya dan dijawab anggukan Naruto.
POFH! POFH! POFH! POFH!
Dan akhirnya Chi-Bunshin Naruto menghilang menjadi cipratan darah diikuti Bunshinnya yang meninggalkan kepulan asap di area mereka menghilang.
Kini Naruto melangkah mendekati 2 remaja yang tergeletak tak sadarkan diri tak jauh di hadapannya sambil menenteng Katananya yang tadi mengantung dipunggungnya.
JLASS!
Tanpa berperasaan Naruto menebas leher X yang memang letaknya tak jauh dari dirinya ketimbang Kirito,
sehingga darah hasil potongan kepala X muncrat mengenai baju Naruto serta sedikit darah yang mengenai wajahnya.
Setelah menebas X kini Naruto melangkah lagi mendekati Kirito yang tergeletak tak sadarkan diri hanya berjarak 5 meter dari hadapannya.
Dengan Katana yang sudah berlumuran darah serta tatapan datar Naruto terus melangkah tenang bagaikan tak memiliki beban apa pun.
Seketika Naruto langsung mengangkat Katananya ke atas dan siap ditebaskan lagi setelah berada persis didekat Kirito.
"JANGAAAAAAAAAAN!"
GREP!
tiba-tiba teriakkan perempuan menghentikan tindakkan ayunan Katana Naruto yang tinggal 2 cm akan menyentuh kulit leher Kirito.
Sontak Naruto langsung menoleh ke sumber suara.
Dapat dilihat tak jauh di belakang Naruto tertangkap sosok gadis remaja berambut ungu serta baju berdominan warna ungu berlari kearahnya dengan linangan air mata di setiap larinya.
GREP!
Gadis tersebut langsung memeluk Kirito memberikan sebuah perlindungan sedangkan Naruto sudah menjauhkan Katananya dari leher Kirito tapi masih menatap datar sosok yang baru muncul di hadapannya.
"Kumohon hiks, jangan bunuh kakakku, aku akan lakukan apa saja asal jangan bunuh kakakku," ucap gadis itu memohon di hadapan Naruto sambil memapah Kirito serta linangan air mata yang terus mengalir membasahi pipinya.
"Kutanya bocah! Apa kau bisa menghilangkan kutukkan Soul Eater Shadow?" tanya Naruto datar dan langsung di jawab anggukan cepat gadis itu.
"Aku bisa tuan! kumohon jangan bunuh kakakku!" angguk cepat gadis tersebut dan Naruto entah kenapa bernafas lega.
__ADS_1
"Baik, aku tak akan membunuhnya, sebagai gantinya kau harus menghilangkan kutukkan itu pada anakku," kata Naruto tenang.
"Jangan coba-coba untuk kabur atau aku benar-benar tak akan menyisakan bangsa kalian hidup lagi," sambung Naruto sedikit mengancam membuat sang gadis tersebut merinding ketakutan.
"Baik tuan, aku akan melakukan perintah tuan," kata gadis itu ketakutan dan Naruto menghela nafas kembali.
"NARUTO-KUN!"
tiba-tiba dari kejauhan Asuna berteriak memanggil dan diikuti rombongan Undine dibelakangnya yang terheran-heran dengan kondisi kerajaan Spriggan jika dilihat dari dekat.
Sontak Naruto menoleh kearah sumber suara dan langsung menatap tajam Asuna.
"Sedang apa kau disini Asuna!" bentak Naruto ketika jarak Asuna dan Naruto hanya 3 meter saja.
Sontak Asuna yang dibentak seperti itu langsung terhenti langkahnya.
"A-aku menghawatirkanmu, Naruto-kun," balas Asuna takut-takut memberi alasan.
"KAU BAKA YA! SEHARUSNYA YANG KAU KHAWATIRKAN ITU LIYA! BUKAN DIRIKU!" bentak Naruto marah dan sangat keras hingga terdengar oleh rombongan Undine di kejauhan,
sontak yang mendengar bentakkan Naruto langsung menoleh kearah Naruto.
"Hiks maaf," ucap lirih Asuna yang terisak karena takut dengan bentakkan Naruto.
"Lalu siapa yang menjaga Liya di kerajaan!" bentak Naruto, tapi kali ini hanya bentakkan pelan.
"Hiks, Liya sudah dijaga sama pelayan kerajaan, maafkan aku," balas Asuna sedikit terisak sambil mengusap sedikit air mata yang tadi menetes sedangkan Naruto hanya menghela nafas.
"Lain kali jangan kau ulangi hal seperti itu, Asuna," ucap Naruto menghela nafas tenang dan dijawab anggukkan Asuna.
"Kita bawa dia ke kerajaan Undine, dia bisa menghapus kutukkan pada Liya," sambung Naruto menunjuk gadis yang memeluk Kirito didekatnya.
"Hai Naruto-kun,"
DEG!
tiba-tiba Naruto kehilangan kesadaran, tapi sebelum Naruto ambruk ke permukaan, dengan sigap Asuna langsung menangkapnya dengan cara memeluknya dari depan agar Naruto tak terjatuh.
Dapat dilihat kondisi Naruto seperti kelelahan dan kurang tidur. itu terbukti dengan suara dengkuran Naruto yang begitu keras dipelukkan Asuna dan Asuna malah tersenyum senang sambil mengelus surai jabrik Naruto dengan lembut.
" Sekarang aku yakin dan tak menyesal jika aku benar-benar mencintaimu, Naruto-kun," batin Asuna tersenyum tulus.
"Jadi, sekarang dia kenapa Asuna?" tanya Lord Undine setelah dekat dengan Asuna.
.
__ADS_1
.
T.B.C