STRONGER FATHER

STRONGER FATHER
Chapter 140 Arc Underwater Kingdom End : Fakta Lain


__ADS_3

# UNDERWATER KINGDOM


.


# 1 Jam Berlalu


.


1 jam berlalu, pertarungan antara Naruto dan Raja Laut sangatlah sengit.


Selama itu mereka berdua saling adu pukul bahkan tak hanya sekali mereka terlempar jauh menabrak bangunan-bangunan warga karena adu jual beli pukulan tersebut.


Dan efeknya sudah hampir setengah kerajaan telah hancur oleh pertarungan mereka berdua.


Sedangkan disisi lain, pasukan yang dipimpin oleh Tiger ataupun Jinbe telah menumbangkan 1 dari 2 Monster yang mereka lawan.


Dan sekarang mereka sedang menghadapi 1 monster lagi di masing-masing pasukan yang di pimpin.


Sedangkan untuk Fukaboshi, Ryuboshi dan Mamboshi serta anak-anaknya Naruto talah mengalahkan banyak pasukan milik Hody.


Dan kini mereka sedang menghadapi Hody serta 4 bawahannya yaitu Icaros Muhhi, Doruma, Zeo dan Dosun, dengan busur panah yang menancap di pinggang Hody dan Dosun karena tertembak panah milik Liya.


Krak!


PYARRRR!


Dan nampaknya Raja Laut bangkit lagi setelah di tinju keras oleh Naruto barusan, sehingga dirinya menabrak bangunan dan tertimbun.


"Hahahaha! Luar biasa! Hahaha!"


Tawa Raja Laut yang telah keluar dari reruntuhan bangunan dan sekarang berdiri tegak menghadap Naruto dalam mode Chakra Kyubi yang berjarak 20 meter dari hadapannya.


Sedangkan Naruto hanya diam saja, tiba-tiba siaga karena melihat Raja Laut yang nampaknya akan menerjangnya.


Wush! Wush!


Duarrrrrrrrrr!


Suara ledakan pun terjadi setelah mereka adu pukul kembali.


Bugh!


Byarrrr!


Naruto terpental ke samping sangat jauh setelah di tendang oleh Raja Laut.


Wush!


Sring!


Duaaaaaarrrrrr!


Raja Laut langsung menerjang Naruto kembali sebelum Naruto keluar dari reruntuhan, sehingga mengakibatkan ledakan besar karena hasil pukulan Raja Laut yang sangat keras.


Tap!


"Hampir saja,"


Naruto mendarat tepat di atas batu besar tak jauh dari sumber ledakan.


"Ayolah rubah sialan! Hiburlah diriku,"

__ADS_1


Tiba-tiba debu tebal di sumber ledakan pun tertiup angin dan memperlihatkan Raja Laut yang memunggungi Naruto, tapi Naruto hanya diam saja.


Wush!


"Cuihh!"


Tap!


Sring!


Naruto mendarat di permukaan tapi langsung menghilang karena menghindar tembakkan Zat Asam dari mulut Raja Laut yang dapat melelehkan apa saja.


Dan akibatnya tempat yang seharusnya menjadi pijakan Naruto berlubang karena meleleh.


Grep!


Pukulan Naruto ditahan dengan mudah oleh tangan kanan Raja Laut yang tiba-tiba tadi Naruto muncul di hadapan Raja Laut.


Tiba-tiba tangan kiri Raja Laut terangkat.


Grep!


Pukulan keras tangan kiri Raja Laut di tahan dengan mudah oleh Naruto.


Dan seketika Naruto tersenyum menyerigai setelah menahan pukulan Raja Laut, sedangkan Raja Laut yang melihat serigai Naruto hanya bingung saja.


"Jangan senang dulu Rubah, ini bel-"


Pofh!


Raja Laut langsung melebarkan mata terkejut saat tiba-tiba Naruto meledak menjadi kepulan asap tebal, dan itu ternyata hannyalah Bunshin milik Naruto.


Sedangkan tak jauh di atas Raja Laut kini Naruto sedang terjun kebawah dengan bola besar berwarna biru di tangan kanannya.


BOOOOOOOOM!


Ledakan besar pun terjadi setelah bola biru besar itu dihantamkan ke arah Raja Laut yang tak sempat menghindar, dan akibatnya menghancurkan beberapa bangunan warga di sekitarnya karena ledakan tersebut.


Wush!


Naruto langsung keluar dari kepulan debu hasil ledakan bola besar tadi.


Tap!


Dan langsung mendarat tepat di atas bangunan yang baru setengah hancur tak jauh dari sumber ledakan tadi.


Wush!


Tap!


Wush!


Tap!


Naruto melompat menghindar ke belakang karena menghindari wujud ular berwarna merah yang keluar dari kepulan debu yang terdapat Raja Laut disana.


"Kau pikir mainan seperti itu dapat menyentuhku, itu tidak mungkin," ucap Naruto menatap arah kepulan debu.


Tiba-tiba debu tebal tersebut tertiup angin dan lama-kelamaan menghilang memperlihatkan sosok Raja Laut yang ternyata ular yang menyerang Naruto itu adalah lidahnya.


Cras!

__ADS_1


Raja Laut langsung memotong lidahnya.


Wush! Wush!


Bugh! Bugh!


Dalam sekejap mereka berdua saling menerjang dan langsung terseret ke belakang lagi setelah adu pukul mereka yang mengenai wajah mereka.


"Pukulanmu masih terasa juga," ucap Raja Laut sambil membenarkan rahangnya yang patah hasil tinju dari Naruto.


"Pukulanmu juga masih terasa," balas Naruto menegakkan kepalanya yang tadi sepat mendongkrak ke belakang karena tinju Raja Laut.


Wush!


Raja Laut langsung menerjang Naruto kembali dengan kecepatan yang luar biasa .


Bugh! Bagh! Bugh! Bagh! Bugh! Bagh! Bug! Bagh! Bugh! Bagh! Bugh! Bagh!


Naruto tak sempat menghindar dan akibatnya terkena pukulan beruntun super cepat dari Raja Laut.


Bugh!


Wush!


Duaaaaaaaaaaaar!


Ledakan pun terjadi setelah Naruto terpental dan membentur batu yang jauh di belakangnya karena pukulan keras Raja Laut.


"Masih sama seperti dulu, pukulanmu seperti pijatan saja,"


Sring!


Naruto langsung muncul di hadapan Raja Laut dengan posisi kepalan tinju yang padat dengan aliran Chakra di arahkan ke perut Raja Laut.


Bugh!


Raja Laut langsung terpental ke udara karena hasil tinju Naruto tepat di perutnya yang di arahkan ke udara.


Sring!


Naruto langsung menghilang dan muncul tepat di hadapan Raja Laut saat masih melayang.


"Dulu kau pernah berkata bukan? kalau pukulan yang mematikan itu harus di aliri aura membunuh di setiap pukulannya, seperti ini Raja Laut."


Bugh! Bagh! Bugh! Bagh! Bugh! Bagh! Bugh! Bagh! Bugh! Bagh! Bugh! Bagh!


Naruto melakukan hal yang sama seperti Raja Laut lakukan yaitu pukulan beruntun super cepat yang di arahkan kepada Raja Laut.


"Terakhir,"


Batin Naruto lalu mengangkat kedua tangannya dan menyatukan kedua kepalan tangannya menjadi satu.


Bugh!


Wush!


Booooooooom!


.


.

__ADS_1


T.B.C


__ADS_2