
.
.
# NEGERI ALFTEIM MALAM
.
#HUTAN (TENGAH MALAM)
.
Di tengah hutan jauh di bagian barat kerajaan Undine, kini Naruto dan Asuna serta Liya sedang duduk menghadap 2 pohon yang menyatu bagaikan gerbang.
dengan situasi Asuna dan Liya terus menempel pada Naruto karena takut akan kegelapan tengah malam di tengah hutan.
"Kenapa kita harus berangkat tengah malam si, Naruto-kun?" tanya Asuna sambil merangkul tangan kanan Naruto dengan erat karena ketakutan.
"Um, kenapa tak besok saja si, Pa?" timpal Liya yang merangkul tangan kiri Naruto dengan erat juga karena ketakutan.
"Hmm, karena aku ingin membuat kejutan kepada saudara-saudaramu, Liya," balas Naruto santai.
"Ngomong-ngomong, peti hadiah dari mereka kenapa tak kau bawa?" tanya Asuna yang ingin tau alasan Naruto kenapa peti hadiah pemberian Benimaru, Klein dan Licht tak ikut di bawa saat tadi berkemas barang-barang yang di masukan ke dalam gulungan milik Naruto.
"Hmmm, karena di Kerajaanmu jauh masih ada yang membutuhkanya, aku sudah menyuruh ayahmu untuk di bagikan ke rakyat-rakyat golongan bawah agar bisa hidup layak untuk mereka," balas Naruto santai.
"Kurasa peti hadiah dari perlombaan sudah cukup bagiku untuk modal usahaku nanti," sambungnya.
"Baiklah jika itu keputusanmu," kata Asuna menghela nafas tenang. Tiba-tiba Naruto menoleh ke arah Liya.
"Akrablah nanti dengan saudara-saudaramu, Liya?" kata Naruto kepada Liya di sampingnya.
"Um! Aku akan berusaha Pa," balas Liya mengangguk.
Tiba-tiba pohon yang membentuk gerbang muncul pusaran berwarna ungu membuat Naruto, Asuna dan Liya langsung menoleh ke depan.
"Sepertinya sudah saatnya, ayo," tiba-tiba Naruto beranjak dari duduknya dengan posisi Asuna dan Liya masih merangkul erat tangannya lalu melangkah ke arah pusaran tersebut.
__ADS_1
Hingga akhirnya mereka bertiga menghilang tertelan oleh pusaran tersebut setelah memasukinya dan muncul di tengah-tengah hutan yang hampir sama di tengah malam nan gelap.
"Apa benar ini dunia manusia? Perasaan tadi kita masuk gerbang berada di tengah hutan, kenapa kita munculnya di tengah hutan juga?" bingung Asuna setelah melihat sekeliling yang tampak tak berubah seperti tengah hutan tadi di Negeri Alfteim.
"Ini memang tampak sama, tapi sebenarnya ini dunia manusia dan aku sudah bisa menggunakan Hiraishin lagi di dunia ini," balas Naruto menjawab rasa bingung Asuna.
"Pegangan yang erat, kita akan berteleport langsung ke rumah," sambung Naruto, sontak Asuna dan Liya langsung mengeratkan rangkulannya pada tangan Naruto.
.
SRING!
.
Tiba-tiba mereka bertiga menghilang dan muncul tepat di depan rumah Naruto.
Sontak kejadian tak terduga itu membuat Asuna dan Liya terkejut karena tak biasa dengan jurus kilat milik Naruto.
"Na Naruto-kun, ba-barusan itu apa?" kejut Asuna yang tiba-tiba sudah berpindah lokasi dalam sekejap mata.
"Keren! Ini sangat cepat," kata Liya malah kagum.
Dengan perlahan Naruto memasukkan kunci rumah ke lubang kunci pada pintu rumahnya.
.
CKLEK! CKLEK!
.
Dan akhirnya pintu rumahnya pun terbuka kuncinya dan Naruto langsung membuka pintu tersebut di ikuti Asuna dan Liya di belakangnya.
.
"AYAH PULANG!"
.
__ADS_1
Teriakan keras Naruto saat memasuki rumah sehingga suara keras Naruto dapat membangunkan siapa saja di masing-masing kamar rumahnya.
.
CKLEK! CKLEK! CKLEK! CKLEK! CKLEK!
DUK! DUK! DUK! DUK! DUK! DUK!
.
Suara pintu terbuka serta suara langkah kaki cepat dari lantai 2 pun terdengar di telingan Naruto, Asuna dan Liya.
Dan kini nampak semua wanita dewasa sepertinya terbangun dan sebagian anak-anak Naruto terbangun langsung menuju sumber suara.
Sontak mereka semua langsung terkejut setelah semuanya berkumpul di satu ruangan.
Dengan Naruto yang terkejut karena sosok Hancock dan Kuroka di rumahnya serta orang-orang yang berada di rumah Naruto terkejut karena sosok Asuna dan Liya di belakang Naruto.
"KENAPA RUMAHKU RAMAI SEKALI!"
Kata Naruto yang terkejut dengan kondisi rumahnya yang terbilang lebih ramai daripada sebelum-sebelumnya.
"BISA KAU JELASKAN SIAPA YANG KAU BAWA? NA-RU-TO-KUN!"
Kata para wanita dewasa di rumah Naruto penuh penekanan dengan aura horor menyelimuti tubuh mereka sehingga membuat Naruto langsung merinding melihatnya.
.
.
.
.
" HIIIIIIIIIIIII! SEREEEEEEEEEEM!"
.
__ADS_1
.
T.B.C