
.
"OH TIDAAAAAAK! Citra laki-laki sejatiku hancur karena telah memperkosa seorang wanita tanpa sadar," teriak lebaynya.
"Sudahlah Gaki, lagian wanita itu juga menikmati pemerkosaanmu itu, " .
ucap Kurama mencoba menenangkan Naruto.
Dan Naruto kembali tenang lalu berpikir kembali.
"Wanita penghuni danau White Rock, hmmm kalau tak salah namanya Remia. Kalau tidak salah pada saat itu sebenarnya aku hanya penasaran saja dengan Mitos yang beredar bahwa di sekitar danau itu katanya ada sosok wanita yang sering muncul malam-malam mengganggu orang-orang yang melintas di tepian danau tersebut."
" Karena aku penasaran, jadinya aku berinisiatif untuk membuktikan Mitos itu sungguh ada atau tidak. Nah malam itu aku datang ke danau itu untuk membuktikan penampakan wanita itu dengan cara memancing di tepian Danau untuk menunggu kemunculannya. "
" Lama aku menunggu, kail pancinganku dapat dan akhirnya ada yang menyambar tapi terasa berat saat aku tarik. Dengan sekuat tenaga kutarik pancinganku dan ternyata yang menyangkut malah wanita itu yang sering dirumorkan dengan Mitos tersebut yang ternyata ras manusia ikan air tawar yang tinggal sendirian di danau tersebut."
" Dan alasannya sering muncul pas malam karena takut dengan manusia jika muncul di siang hari, sejak saat itu pula setiap malam aku sering ke danau itu sekedar menemaninya mengobrol karena aku kasihan dengannya karena tak memiliki teman satu pun. "
" Hingga pada hari terakhir aku akan pindah ke London, malamnya aku masih sempat mengunjunginya dengan membawa makanan, karena wanita itu penasaran dengan makanan manusia, ya aku bawakan dia ramen saja. Dan dia juga membuatkan aku makanan yang menurutku sangat mengerikan. "
" Dengan rumput dasar danau dan ikan-ikan mentah dia sajikan kepadaku. Karena aku tak ingin membuat dia kecewa, maka aku memakannya walau serasa mau muntah saat akan memakannya, tapi aku tahan. dan setelah itu aku tak ingat apa-apa, tau-taunya sudah pagi dan aku terbangun di tepian danau itu." Jelas Naruto setelah mengingatnya.
"Kalau untuk waktu itu kau hanya keracunan saja oleh makanan yang dibuatnya, dan yang aneh itu cara pengobatan wanita itu. Wanita itu bodoh tapi tau perasaan. bodoh karena berpikir pengobatan untukmu hanya dengan cara penyatuan tubuh saja yang dia tau. Dan tau perasaan karena dia sempat berkata bahwa dia menyukaimu waktu itu," jelas Kurama memberitau.
Naruto terdiam tak bisa berucap sama sekali, lidahnya dan mulutnya seolah-olah terkunci saat akan membalas ucapan Kurama.
"Woy Gaki, masih 1 wanita lagi, ayo lanjutkan lagi," ucap Liebe membuyarkan lamunan Naruto.
"Cih! Iblis kepoan," desis Naruto kemudian kembali tenang dan mulai berpikir kembali.
"Kalau untuk wanita yang tak sengaja bertemu denganku di Mesir. Hmmmm, kalau tidak salah namanya Nico Robin." Angguk Naruto seakan sudah mengingat nama orang yang di maksud.
"Sebenarnya waktu itu aku hanya ingin mencari lahan kosong dan luas untuk melatih anak-anakku. Sesuai buku yang kubaca waktu itu bahwa Mesir memiliki gurun yang luas, aku pun mengeceknya terlebih dahulu sebelum dijadikan tempat latihan anak-anakku. "
" Tanpa sengaja aku membangunkan Apep si monster ular raksasa yang tinggal di gurun tersebut, dan akhirnya pertempuran tak bisa dihinda—"
"Dan kau harus berterima kasih padaku Gaki, jika tak kusalurkan Chakraku, mungkin kau sudah di makan oleh ular itu," potong Kurama sambil tersenyum merendahkan.
"Ya ya, aku berterima kasih padamu waktu itu," tenang Naruto seperti tak terpengaruh oleh ejekan Kurama.
__ADS_1
"Tapi kupikir-pikir, saat pertarungan kita melawan Monster ular itu aku merasakan ada yang mengawasi kita dari kejauhan," ucap Kurama memberitau.
"Huh," Naruto menghela nafas.
"Yang mengawasi kita itu Dewa Ra dan Dewi Hathor dari Mitologi Mesir kuno," jelas Naruto memberitau.
"Wujudnya juga terlihat jelas waktu itu walaupun tersamarkan oleh luasnya gurun pasir,"
"Woy, ceritanya belum selesai Gaki," ucap Liebe.
"Sabar sialan!" kesal Naruto.
"Dan akhirnya aku pun memenangkan pertempuran itu berkat bantuan Rubah jelek Songong ini," ucapnya sambil menunjuk Kurama tapi dihiraukan oleh Kurama seakan tak termakan hinaan Naruto, lalu Naruto kembali tenang.
"Setelah itu aku berjalan menyusuri gurun itu untuk mencari sumber air. Karena Chakraku habis serta kehausan, mana mungkin aku bisa berteleport langsung ke rumah, ya jadinya aku berjalan saja mencari air, siapa tau ada. "
" Tak sengaja saat hampir sampai di Piramida, pasir yang kuinjak amblas dan aku terjatuh ke bawah. Nah pada waktu itu pula aku bertemu dengan wanita itu yang ternyata tertimpa olehku yang jatuh. Ternyata wanita itu adalah seorang Arkeolog peneliti barang-barang kuno yang tersesat di labirin ruangan di bawah gurun tersebut dan anehnya lubang yang membuatku terjatuh juga tertutup kembali. "
" Setelah saling berkenalan kami berdua bersama-sama mencari pintu keluar labirin tersebut dan pada saat itu kami berdua menemukan sebuah ruangan yang luas dan di tengah-tengahnya ada guci emas berisi air. Tanpa pikir panjang aku meminum air itu karena merasa sangat kehausan tanpa tau air itu baik atau tidak untuk tubuh. "
" Dan entah kenapa pikiranku jadi buram setelah meminum air itu dan tau-taunya aku sedang di gendong oleh wanita tersebut dan sudah berada di luar Labirin atau lebih tepatnya sudah berada di gurun dekat dengan Piramida, dan kami berpisah sejak saat itu dengan aku yang berteleport langsung ke rumah setelah terpisah jauh dari wanita itu." Jelas Naruto telah mengingat semuanya.
" Baru setelah kau melakukan hubungan intim dengannya, efek dari air yang kau minum akhirnya menghilang dan kau langsung tepar, dan wanita itu nampaknya tau air apa yang kau minum karena telah menyadari perubahan sifatmu itu setelah kau meminum air itu. Dan selanjutnya wanita itu merapihkan kembali semuanya dan keluar Labirin yang ternyata memang sudah dekat pintu keluarnya**," jelas Kurama.
Naruto langsung pundung.
"Oh tidak, aku telah menyakiti seorang wanita," ucapnya dengan nada penyesalan.
"Woy Kurama! Bagaimana dengan wanita terakhir, apakah dia menikmati permainannya?" tanya Liebe.
"Ya kalau di perhatikan dari wajah wanitanya, saat awalan memang tak menikmati. tapi lama-kelamaan akhirnya menikmati juga. Bahkan saat si kuning ini sudah terlepas dari pengaruh air yang diminumnya, wanita itu masih sempat melakukannya lagi saat si kuning ini tak sadarkan diri sebelum merapihkan semuanya," balas Kurama memberitau.
"Wow, wow, wow, dan sepertinya aku akan menjuluki hostku ini Raja Iblis," ucap Liebe lalu menoleh ke arah Naruto.
"Oh Satan-sama khe khe khe," ejek Liebe.
"DIAM KAU IBLIS JELEK! AKU INI MANUSIA!"
Kesal Naruto tak suka dengan julukan yang diberikan oleh Liebe,
__ADS_1
sedangkan Liebe hanya tertawa saja saat melihat reaksi tak suka milik Naruto yang di tunjukkannya.
Tiba-tiba Naruto terdiam sambil menunduk, seketika Kurama dan Liebe menaikkan sebelah alisnya atas reaksi Naruto yang berubah cepat.
"Astaga, ternyata aku telah menyakiti banyak wanita. Pasti perasaan mereka hancur setelah kurusak seperti itu. Oh kaa-san, Tou-san yang ada di dunia Elemental Nation, maafkan anakmu ini yang telah merusak wanita. "
Dan adik-adikku yang ada di sana, tolong jangan ikuti kelakuan Nii-sanmu ini. Dan murid-muridku Itachi, Shisui, Erza." Naruto mendongkrakkan kepalanya.
"Erza kan adikku? Tapi muridku juga," ucapnya dan langsung menunduk lagi.
"Ooooh jangan ikuti kelakuan sesat Senseimu ini. Dan anakku disana, jangan ikuti kelakuan Tou-sanmu ini yaa," tiba-tiba Naturo terdiam.
"Entah kenapa aku seperti melihat Ero-Sennin sedang mengacungkan jempol kepadaku dan ditambah dengan senyuman anehnya itu," Naruto mendongkrakkan kepala lagi dengan kepalan tangan sangat kesal.
"Baa-san! tolong hajar Ero-Sennin. Gara-gara dia aku jadi ketularan sifat mesumnya." Kesal Naruto kepada seseorang yang terlintas di pikirannya.
"Di dunia Elemental Nation juga ada wanita yang pernah melakukan hubungan intim denganmu selain mantan istrimu itu, Gaki," ucap Kurama memberitau.
Sontak Naruto langsung menatap Kurama.
"Siapa lagi haa? enam wanita yang belum keketahui saja sudah membuatku pusing dan kau malah main menambahkan saja Kurama. Jangan bercanda! Leluconmu tak lucu sama sekali," sangkal Naruto tak ingin percaya.
Kurama menatap serius Naruto.
"Ketahuilah Gaki, aku serius mengatakannya," ucapnya membuat Naruto terdiam.
"Wanita di dunia Elemental Nation yang pernah bersetubuh denganmu selain mantan istrimu memang ada," serius Kurama.
"Siapa?" tanya Naruto penasaran.
"Cuma satu. Yaitu janda Uchiha yang kau panggil bibi," jelas Kurama memberitau.
Naruto langsung melebarkan mata terkejut karena tau siapa yang di maksud Kurama.
"Jangan bercanda Kurama! Mana mungkin aku berhubungan badan dengan bibi Mikoto!" kejut Naruto tak percaya.
.
..
__ADS_1
T.B.C