Suamiku Anak Mami

Suamiku Anak Mami
Ingin cantik


__ADS_3

Akhirnya perdebatan masalah instagram selesai juga. Reyno dan Jennie juga sudah selesai makan, saatnya untuk tidur dan mengistirahatkan diri, mereka berdua juga sudah di dalam kamar, berbaring di bawah selimut yang sama. Namun tingkah Jennie agak sedikit aneh, sedari tadi ia terus diam seperti memikirkan sesuatu. Tidak seperti biasanya yang suka ngobrol dan berceloteh sebelum tidur.


“Je, kamu kenapa? Kok diem terus dari tadi.” Cewek itu tampak sibuk memainkan ponselnya. Tidak peduli pada Reyno yang mengajaknya bicara. “Jennie!”


Reyno merebut ponsel Jennie agak kasar. Matanya langsung terbelalak seketika saat melihat layar ponselnya. Ini tidak salah kan, Jennie si istri tomboynya sedang sibuk melihat-lihat aneka make up di toko online. Wow ... kejadian yang sangat langka.


“Kamu mau dandan?” tanya Reyno heran. Ia meneliti perubahan ekspresi pada wajah Jennie, gadis itu terlihat merona malu karena ketahuan melihat produk make up di aplikasi online shop. Sebenarnya itu hal yang wajar untuk wanita. Tapi tidak untuk seorang Jennie yang notabene adalah seorang cewek tomboy.


“Apaan sih!.Ngga sopan tahu, main rebut-rebut begitu.” Jennie langsung marah. Meraih guling dan menutupi seluruh badannya di bawah selimut.


“Ya maaf, jangan ngambek. Jelek tau, cewek tomboy masa ngambek.” Reyno merayu-rayu. Untuk hal ini memang Reyno tidak sehebat lelaki lain, dia sendiri lebih suka dirayu ketimbang harus merayu. maklum kalau jatuhnya malah jadi garing.


“Sayang ...,” kata Reyno memanggil. Ia meraba-raba wajah Jennie yang di sembunyikan dalam selimut. Gadis itu langsung menggigit telunjuk Reyno keras-keras.


“Sakit tahu!” Reyno memekik sakit. Gantian ia manyun gara-gara perbuatan jail istrinya.


“Habis kamu ngeselin, ngapain ngeledekin aku?” Jennie membuka selimut yang menutupi wajahnya. Lalu melotot marah pada suaminya. Di saat seperti ini, Reyno dan Jennie lebih terlihat seperti kakak dan adik. Sama sekali tidak mirip pasangan suami istri.


“Aku penasaran. Kenapa kamu lihat produk make up?”


“Emang salah kalau aku lihat? Aku kan juga wanita. Pengin dandan sekali-kali. ” Jennie memicik sinis pada suaminya.


“Kasih tahu aku, kenapa kamu mendadak ingin dandan?" tanya Reyno heran. Suami Jennie yang peka itu tidak akan percaya dengan penjelasan Jennie begitu saja. Pasti ada hal lain yang sedang Jennie sembunyikan.


Dan hal ini lah yang membuat Jennie diam seribu bahasa, diam-diam cewek itu masih memikirkan para penggemar Reyno di instagramnya. Di sana ada banyak wanita yang cantik dan seksi, jelas Jennie merasa sangat jauh jika dibandingkan dengan mereka. Apalah dia yang hanya tahu makan. Boro-boro dandan, menjaga penampilannya saja tidak pernah. Mungkin selama ini orang yang bilang Jennie cantik matanya buta.


Was-was itu pasti! Wanita mana yang tidak kepikiran melihat suaminya dikejar banyak gadis-gadis cantik. Apa lagi sekarang Reyno sudah banyak berubah, sudah tidak manja dan lebih mencool. Pasti semakin banyak wanita yang ingin merebut Reyno dari tangan Jennie. Termasuk kalian yang lagi baca.

__ADS_1


"Hei!" Reyno menyadarkan istrinya yang tampak larut dalam sejuta lamunan. Tangannya mulai bergerilya nakal. Meraba apapun yang ingin disentuhnya. "Hari ini jatah aku, loh. Kamu mau aku buat gak bisa tidur semalaman?" Kesal karena diacuhkan.


"Ja ... jat ...tah apa?" Agak terbata.


"Jatah mobile legend!".


"Apa?"


"Make love!" Volume suara tinggi. Jennie nyaris lompat dari posissinya. Rasanya ingin kabur dari bumi memiliki suami sefrontal ini. Malu tahu!


"Apa sih, Reyno." Jennie memalingkan wajah meronanya.


"Habis pertanyaan kamu aneh. Di kasih kode ngga peka. Aku terus terang malah ngatain. Maunya apa coba?" Reyno mengerucutkan sudut bibirnya.


Duh! Jennie serba salah sekarang. Ia masih belum terlalu terbuka untuk hal se intim ini. Cara Reyno dalam menagih jatah nutrisinya terlalu mencolok. Kan Jennie jadi salah tingkah sendiri.


"Ya ngga mau lah!" Jennie tidak berani menatap Reyno. Ia mengalihkan pandangannya pada hordeng Jendela bergambar elza frozen yang Jennie beli di pasar malam. Lupakan itu! Baju Reyno sudah dibuka sendiri olehnya. Hilangkan ingatan Jennie sesaat ya Tuhan, ia benar-benar malu.


"Kalau begitu kasih tahu aku. Kenapa kamu niat mau dandan?" Karena waktu Reyno membelikan Jennie skin care, cewek itu menolak dan tidak mau memakainya. Kan aneh kalau tiba-tiba Jennie ingin dandan.


"Ka ... kkarena aku mau cantik." Jennie menyingkirkan tangan Reyno yang terus bergerilya. Tidak enak tahu, ngobrol sambil beginian. Pikir Jennie.


"Alasannya kurang masuk akal." Reyno menaikkan aktifitasnya. Biar saja Jennie malu. Siapa suruh tidak mau jujur.


"Karena aku ngga mau kamu berpaling, aku mau dandan cantik kayak para penggemar kamu di instagram itu." Argh! bagaimana cara menghentikan dua tangan sialan ini?


"Oh ... begitu?"

__ADS_1


"Apa? Kok respon kamu begitu?" Sekarang Jennie berani menatap Reyno. Itupun terpaksa karena respon suaminya yang menyebalkan.


"Hilangkan semua pikiran negatif yang ada di otak kamu. Aku tidak akan berpaling sekalipun ada yang jauh lebih cantik darimu. Sudahlah! Malam ini aku mau dunia ini milik kita berdua." Reyno menghunjani banyak kecupan di istinya. Menyisir rambut Jennie dengan kelima jarinya.


Akh, Jennie ingin meleh rasanya. Dari mana Reyno mendapatkan kata-kata seperti itu? Dan juga, kenapa intonasi kalimat yang Reyno katakan terlihat keren sekali. Reyno seperti lelaki tangguh lainnya. Jennie ingin melayang-layang dengan perlakuan seperti itu.


"Ta ... tapi aku. Aku takut."


"Apa yang Jennie takutkan?"


"Takut kamu direbut orang. Takut juga ada wanita dari masa lalu kamu datang, terus jadi pelakor."


"Dengar ya, Reyno ngga akan bilang dua kali. Jennie istri pertama Reyno, pacar pertama Reyno, yang pertama mencium Reyno, dan yang terakhir, Jennie wanita pertama yang menghilangkan keperjakaan Reyno. Puas?"


"Apa-apaan?" Jennie melengos kesal. Ambyar sudah keinginannya untuk malam kedua. Kenapa jadi dia yang di tuduh menghilangkan keperjakaan suaminya. Kalimat seperti ini sama sekali tidak layak untuk di ucapkan oleh pihak laki-laki.


"Bukan apa-apa."


"Hei ... hei ... sadarlah wahai Reyno. Kamu yang mau, kenapa aku yang dituduh menghilangkan keperjakaanmu. Tidak tahu malu, cih!" Memicik kesal.


"Lalu siapa yang menghilangkan kalau bukan Jennie? Tidak mungkin kan, orang lain. Reyno hanya melakukannya dengan Jennie," ucap Reyno sambil bergerilya kembali. Kain penghalang sudah ditanggalkan olehnya satu-persatu.


Ahh, kenapa dia selalu benar sih? Nyebelin.


Malam yang panjang ini. Biarlah dilalui oleh Jennie dan Reyno saja.


****

__ADS_1


Baca ceritaku yang judulnya Menikah dengan pria amnesia, dong.... biar mood aku baik.... 🤣🤣


__ADS_2