
“ padahal barang dia mewah semua, coba dipikir, dimana dia dapet duit buat beli barang-barang nya?” Tanya Cinta menyahut kembali.
Tertawa bersama Belle dan Cinta menggeleng.” udah miskin pura pura kaya lagi..” ejek Belle kepada Letta kembali jijik.
Letta menghela nafas lamban, mereda emosinya di depan Belle dan Cinta. Untung dirinya sudah tobat dalam membunuh orang, jika tidak sudah ia robek mulut keduanya ini.
“ udah selesai ngomong kalian?” Tanya Bastian kepada Belle dan Cinta dingin.
Di sahut Udin yang mengusap bahu letta.” kalian kayak bocil tau nggak..!!!” kesalnya
“ lagian apa untungnya dikalian sih ngomongin kejelekan Letta kayak gini? mau mempermalukan letta? takut kalah saing?” Tanya Utami menyahut.
” Letta nggak pernah lagi ganggu kalian kan? dia juga nggak pernah ngatain kalo dia anak kepsek atau pemilik sekolah ini, dia selama ini diem aja, memang di istimewanya sama kepala sekolah. Kita aja yang mikir kalo dia anak kepsek kan?” Tanya Utami kembali dingin.
Letta diam memandang teman temannya yang mendukung dan membela dirinya.” Tapi kalo gitu kenapa dia suka bully orang? ngomongin orang miskin kalo dia sendiri miskin?” Tanya Belle mengejek Utami.
“ dia emang ngak miskin, rumah dia bagus kok..” tegas Utami mengambil HPnya, memberi potret rumah letta.” nih rumah dia bagus di perkomplekan, nyaman dan yang pasti rumah asli nggak yang kayak loe fitnah.” Tegasnya kembali. Belle melirik foto rumah Letta heran.
“ udah deh kalian kalo iri iri aja. Ngak usah cari masalah sama orang lain.” tegas Bastian mengambil jus dan melemparnya ke baju Belle secara gamblang.
Belle shok memandang bajunya yang basah. “ tu makan tu jus.” Tegas Bastian segera mundur dengan sinis.
“ loe anjing..” teriak Cinta kepada Bastian.
” banci loe?” teriak Cinta kembali. Tangan Bastian terkepal mengambil nasi yang ia taro sembarang tadi, melemparnya ke wajah Cinta.
Cinta shok mendapatkan ayam pop nyangkut di dekat belahan dadanya,. Nasi bahkan juga melumburi keseluruhan baju atas yang tanpa lengan. “ iya bencong gue... mau gelut? ayok sini siapa takut?” Tanya Bastian berteriak lagi.
Cinta mengepalkan tangan.” Udah deh sono loe t4ik.. “ teriak Udin menjulak Cinta agar menjauh... merangkul Letta yang diam saja sejak tadi. Cinta mengepalkan tangan, urat-urat dilehernya mulai menonjol.
“ nggak usah ladenin Letta,.. “ gumam Beta segera membawa letta menjauh untuk membersihkan bajunya yang basah.
Letta yang belum meluapkan amarahnya linglung, pertama kali di bela dan di bantu dalam masalah, dirinya selama ini selalu melakukan dan menangani masalah dalam hidup selalu sendiri, kali ini dirinya bersama orang orang yang peduli padanya.
apakah dibela dan dibantu rasanya sehangat ini,?
Brak.. Cinta kesal mendekati Bastian dan hendak menamparnya. plak..., menarik rambut Bastian, Bastian yang di serang shok menendang Cinta dan ikut menjambak rambut Cinta.
__ADS_1
Kepalang berantem, Bastian menariknya kuat rambut Cinta.” lepas argh.” Teriak Cinta kesakitan, jambakan Bastian bukan main main.
” Loe duluan..” teriak Bastian tak mau kalah, juga menampar wajah Cinta yang sudah menamparnya keras tadi.
Cinta shok mendapat tamparan keras Bastian. Tangan laki-laki beda dengan tangan perempuan, sakitnya dua kali lipat.
“ Bas udah Bas. “ teriak Utami kaget menarik tubuh Bastian.
Bastian yang kepalang marah tak peduli. Di bantu panitia dan para guru mendekat, Bastian merasa Cinta mencakar pipinya segera menepis tangan Cinta dan mencakar wajah Cinta.
Berguling di lantai sama sama, shok orang orang melihat keduanya.”lepas..” teriak Cinta kesakitan mulai melonggarkan tanganya di kepala Bastian.
“ nggak akan.” Teriak Bastian tak mau mengalah. Mengeratkan jambakannya di rambut Cinta.
” stop.,.” teriak kepala sekolah memandang keduanya jengah. Cinta melepaskan jambakannya namun Bastian sekali menariknya lebih kuat menendang perut Cinta menjauh,. Memandang Cinta yang kesakitan Bastian berdiri melihat sekeliling orang yang melihatnya dengan pandangan takut. Cinta meringis memegang perutnya terasa perih.
” Bastian... dia perempuan.” Tegur guru shok melihat tingkah Bastian.
“ dia duluan... lagian emang kalo cowok dipukul duluan nggak boleh bales?? Nggak ada hukumnya yah..” jelas Bastian dingin.
” Mangkanya kalo nggak mau dipukul jangan mukul orang lain duluan, kita Cuma beda gender yah bukan berarti loe bisa sesuka loe dalam hidup.,” jelas Bastian mendengus segera menjauh dari sana.
” Cinta kamu ngak apa apa?” Tanya Sunja kepada Cinta sendu.
“ Nggak apa apa gimana? Buta mata loe?” teriaknya meringis, sudut bibirnya berdarah karena tamparan Bastian. sialan Bastian.
Sunja terdiam memandang Cinta lemah. padahal dirinya hanya khawatir.
...----------------...
Bastian kesal menyusul teman temannya tadi, entah dimana tapi ia menemukan ada Fahmi yang berdiri di dekat toilet,” mana letta?” Tanya bastian.
” Dalem.” Ujar nya Fahmi. Bastian segera hendak masuk. Tapi tertahan oleh fahmi.” Anjir toilet cewek nggak boleh masuk.” Jelas Fahmi.
“ gue mau ke sebelah, nggak lihat loe rambut gue gara gara cewek sialan tadi?” tanyanya sinis.
Fahmi kicep kenapa juga ia yang jadi salah. Melihat Bastian memasuki toilet disebelah Fahmi hanya diam memandang kedalam. , tapi melotot melihat Bastian yang memasuki toilet yang letta masuki.” Eh anak bangsat.” Teriaknya buru buru mengikutinya.
__ADS_1
“ kenapa sih Cinta sama Belle suka banget cari masalah sama loe Letta?” Tanya Betta kepada Letta kesal, di sebelahnya ada Udin juga yang berdiri memandang keduanya jengah, kaget melihat Bastian datang dengan keadaan kacau.
” Loe kenapa??? Kek orang kesurupan gitu?” Tanya Udin terbahak-bahak.
Bastian melirik Udin kesal “ anak anjing sialan beraninya narik rambut gue sama nampar muka gue, dikiranya gue nggak bakal bales apa.” Gumam Bastian menunjukan tanganya bangga.
Mata Letta dan Betta melebar.” Rambut siapa tu?” Tanya Letta melotot memandang gumpalan rambut di tangan Bastian super banyak..
” Rambut Cinta lah..” gumam Bastian dengan sinis mengambil korek di saku celananya membakar gumpalan rambut.” Katanya kalo di bakar orangnya bakal suka sakit kepala. Moga aja mati sekalian.” Teasnya Bastian dengan kesetanan.
Letta dan Betta menatap Bastian dengan tatapan aneh. Bisa bisanya laki-laki begitu pedendam begini, Bastian selama ini terlihat konyol sangat marah, dia jika marah menyeramkan sekali.
” Bas loe nyeremin juga yah kalo marah.” Gumam Udin melihat bastian yang memandang rambut terbakar dingin.
Mereka tak sadar ada Fahmi yang berdiri di belakang Bastian memandang dan mendengar apa yang mereka lakukan. “ gue nggak bisa marah orangnya, ngak tau kenapa kalo gue marah tu rasanya otak gue berisik bilang bunuh bubuh bunuh.” Gumam Bastian kesal.
“ njir calon pesiko.” Gumam Udin menjauh.
Bastian menghela nafas melirik udin.” Gue normal yah., belum pernah gue bunuh orang, lagian mereka salah udah cari masalah sama Letta. Letta cantik cantik dilempar pakek jus dengan alasan konyol. “ tegasnya menggebu-gebu.
“ loe marah karena dia numpahin jus ke gue?” Tanya Letta dengan pelan, agak kaget mendengar alasannya.
“ya iyalah. Secara gue udah anggep loe itu temen gue, gue udah anggep loe bagian dari kita jadi nggak ada yang boleh nyakitin loe... “ tegas Bastian. Letta mendengarnya tertegun memandangi Bastian, dikira Letta Bastian ini konyol bodoh ternyata dia sangat baik. sangat perhatian kepada teman-temannya.
“ Bastian emang gitu, orangnya nggak bisa marah, kalo temennya atau barang atau hal hal yang dia suka di ganggu yah gitu deh jadinya.” Gumam Betta menjelaskan kepada Letta. Letta baru paham mengangguk, artinya Bastian memang dari dulu.
“ loe ngapain ke sini?” Tanya Udin melihat ada Fahmi ke sini.
Fahmi yang baru dilihat menampilkan senyum aneh.” Tadi lihat Letta ke sini gue khawatir mangkanya gue ikut ke sini.” Gumam Fahmi memandang letta.,” loe ngak apa apa kan let?” tanyanya
Letta mengangguk pelan tak menjawab panjang.” Iya.”
“ kenapa sih kalian berantem, bukanya dulu kalian besti?? Kemana mana bertiga, bolos bertiga, bully orang bertiga.” Gumam Utami kepada Letta heran.
Letta mendengarnya menggeleng pelan.” Belle sama Cinta suka morotin gue, jadi gue udah nggak mau diporotin, mereka jadi benci sama gue. mereka suka manfaatin apapun yang gue punya, suka minjem barang tapi nggak dibalik dengan alasan ilang lah, rusak lah padahal dia pakek lagi di waktu lain. “ jelas letta jujur.
“ dih najis,..” Gumam Bastian menggeleng pelan mendekati air wastafel mulai membasahi rambutnya yang kusut untuk dirapikan.
__ADS_1
” Pantesan... gue ngerasa mereka suka ngikutin style loe. Emang dari dulu mereka tu manfaatin loe. Kalo hati udah busuk yah gitu jadinya!!!” Gumam Utami mencibir.