Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
tidak setuju


__ADS_3

Mata Brio memutar malas, tak lagi menanggapi, ia segera merias Letta agar terlihat cantik,. Setengah jam Letta selesai make up dengan porsi tipis saja, tidak banyak berubah dari Letta, tetapi dia terlihat sangat fress dan cantik. Letta bahkan pangling melihat dirinya yang berada di kaca.


Di hadapannya terlihat aura yang sangat suci sedangkan dirinya berlumur dosa. aduh Letta jadi kagum dengan dirinya sendiri. tidak di dunia lama tidak di dunia baru dia selalu dikaruniakan wajah yang rupawan.


Maka nikmat mana yang Letta dustakan? Letta tidak munafik ya, bagi Letta muka sangat membantu kehidupannya yang akan datang


“ emang yah Let. Muka loe cantik mau diapapin aja.” Gumam Brio mengembangkan rambut Letta. letta tersenyumlah tipis mendengarnya.” Iya sih, aura gue tu mahal yah.” Ujar Letta percaya diri.


Brio hendak bicara tapi Zeyn sudah lebih dulu datang.


Letta dan Brio terdiam melihat Zeyn yang sudah berada di depan mereka. Memandang Letta datar dan tidak suka, letta pun juga diam saja, malas bicara pada Zeyn.” Bayaran kamu sudah saya transfer.” Ujar Zeyn dan meninggalkan letta.


“ mari nona.” Letta melirik bodyguard yang menyambutnya berjalan.


Melirik Brio yang bertepuk tangan menatap hpnya. Melirik letta tersenyum lebar.” Sering sering ke sini ye.” Ujarnya.


Letta malas sekali menanggapinya, memilih pergi menjauh dari sana bersama bodyguard membuat wajah Brio jadi masam.


Letta bersama dengan Zeyn melangkah menuju rumah besar yang berada di kawasan elit, Letta mengangguk pelan turun dari mobil, menatap sepatu yang ia kenakan, hils setinggi 7centi, ia bisa menggunakannya yah tolong catat.,.,!!! dengan postur yang tegap dan anggun Letta merasa tangan kekar Zeyn melingkar di pinggang Letta.


Letta melirik Zeyn yang menatapnya tajam, melangkah membawa Letta dalam rangkulannya. Letta berjalan dengan porsi anggun, yah jalanin saja lah yah, melawan juga tidak ada gunanya, letta hanya bisa pasrah sekarang.


Memasuki rumah yang mewah dan dibawa ke ruang tamu yang ternyata sudah sangat ramai. Letta dan Zeyn yang masuk ke ruang tengah membuat suara di dalam meredam digantikan raut wajah kaget oleh banyak orang di dalamnya.

__ADS_1


” Zeyn..” panggil paru baya cantik yang melihat anaknya datang bersama perempuan cantik di sebelahnya, ia melotot menatap sang putra.


Zeyn tersenyum tipis mendekati ibunya yang memanggilnya, segera memeluk ibunya dan tersenyum lembut,.” Yah Mom.. lihat Zeyn bawa siapa.” ia menunjuk Letta tersenyum lembut, menarik tangan Letta agar mendekat. Letta hanya ikut memasang wajah anggunnya.” Ini yang Zeyn ceritakan sama mama. Namanya Letta, dia pacar Zeyn dan Zeyn serius sama dia.” Jelas Zeyn kepada ibunya.


Ibunya shok menatap Letta nanar.” tapi.” Ia melirik kebelakang dimana keluarga yang sudah datang membawa anak perempuan yang suram menatap Zeyn.” Tapi Zeyn kenapa kamu tidak bilang? Mama bawa Gia ke sini sama keluarganya.” Jelas si ibu geregetan pada Zeyn.


“ Zeyn sudah bilang sama mama Zeyn punya pacar dan calon sendiri, tapi tunggu waktu saja. Tapi mama yang membawa mereka karena tidak percaya sama Zeyn.” Jelas Zeyn kepada ibunya tegas. Ibunya merimngis mendengar ucapan sang anak yang pasti terdengar oleh tamu.


“ ehem..” suara dehem Dari paru baya pria di sebelah ibu Zeyn terdengar jelas. Tersenyum tipis pada keluarga yang tampak suram dan tidak bicara apapun.” maaf pak Bimo dan Bu kinan., kami butuh bicara dengan anak kami. Bapak ibu bisa pulang dulu yah.” jelasnya tak enak.


Keluarga Bimo semakin suram mendengarnya.” maaf bukan maksud mengusir tapi anak kami butuh pelajaran lebih.” Jelasnya lagi tegas.


“ baik pak Genta, kami harap bapak bisa mendidik anak bapak lebih baik lagi, kami tunggu kabar baiknya. mari ibu, Gia..” Bimo membawa istri dan putria pergi. Keduanya mengangguk dan menyalami Genta dan istri, tak lupa melirik Zeyn dengan tatapan tidak suka dan sulit. Hey mereka merasa seperti sedang di hina oleh keluarga ini.


Zeyn melirik Genta yang bicara keras padanya. Letta mendengarnya hanya tersenyum tak merasa bersalah kepada orang tua Genta. “ kamu mau mempermalukan kita? mama sama papa suruh kamu pulang untuk kenal dengan anak pak Bimo bukan malah membawa perempuan ini.” menunjuk Letta dengan telunjuk tak suka.


Zeyn mendengarnya menatap Genta tak terima.” Pa, papa sendiri yang bilang kalo Zeyn berhak memilih siapa yang Zeyn ingin nikahin, tapi kenapa papa malah hina orang yang Zeyn pilih pa? papa inkar janji. Zeyn kemarin minta waktu buat bawa dia ke sini, tapi kalian terus merengek dan mengatakan Zeyn tidak suka perempuan.” Tegas Zeyn pada Genta keras, harusnya ia bawa Letta sejak lama tapi Letta malah menghilang, ia harus menyuruh orang untuk mencari Letta.


Genta mendengarnya melirik Letta yang diam saja di sebelah Zeyn.” Siapa nama kamu?” Tanya Genta tidak menyahut yang anaknya yang baru saja marah.


“ Letta Yonarsa Om.” Jelas Letta kepada Genta tegas.


Genta mendengarnya mengernyitkan dahi.” Yonarsa???? Marga mana itu? Kamu anak siapa cucu siapa? Apa pekerjaan orang tua kamu?” tanyanya berturut turut.

__ADS_1


Letta melirik Genta dengan tatapan tak terima, ini lah yah yang namanya kesenjangan sosial, diibaratkan harus mencari yang sepadan dan yang setara. “ pa . papa nggak harus nanya begitu sama Letta. aku terima dia apa adanya. aku cinta sama dia mau dari manapun asalnya dia.” Tejgas Zeyn menarik Letta agar bisa ia peluk.


Letta shok memeluk Zeyn yang sok sangat mencintainya. “ tapi bagaimana jika dia anak haram?” Tanya Genta tegas.


Letta langsung menoleh menatap Genta tak terima. “ saya anak ke dua om BTw.” Jelas Letta nyeletuk.


“ terus hubungannya apa?” Tanya Genta kepada Letta.


“ yah harusnya kalo anak haram itu anak pertama bukan anak kedua. Saya anak kedua jadi tenang saya bukan anak haram, kalo anak haram yah kakak saya.” Jelasnya tenang pada Genta.


Genta mendengarnya mendelik kepada Letta.” kalo kamu tidak baik bagaimana?” Tanya Genta lagi pada Letta


Letta menggeleng.” Saya memang nggak pernah anggap diri saya baik, tapi seenggaknya saya tidak pernah merendahkan orang lain.” jelas Letta kepada Genta lebih tenang. Genta mendengarnya menatap Letta agak keberatan, sebab dirinya baru saja merendahkan dia.


“ pa... Zeyn. Mari kita bicarakan baik baik di dalam saja..” jelas ibu Zeyn kepada suami dan anaknya lembut.


" Nggak... Kita harus tanya dia siapa dulu!!!" tegas Genta.


" Iya tapi kita bicara dengan kepala dingin oke!!!" Ujar Ibu Zeyn tenang mengusap lengan sang suami.


Genta melirik sang istri dan melirik anaknya yang setuju.” Baik... “ jelas Genta lalu menjauh dari sana. mudah sekali luluh


Zeyn menarik Letta dan memepetkan tubuh keduanya. Letta melirik Zeyn dengan lirikan tak suka.

__ADS_1


Zeyn berbisik pelan.” kamu tau kan akibatnya jika gagal?” Tanya Zeyn dingin. Letta mendengarnya tak terima. He dirinya sedang di ancam yah??


__ADS_2