
Letta mengangguk.” Usia ku masih 18 tahun.” jawab Letta.
Calisa melebarkan matanya. Apalah Bima akan menikahi gadis dibawah umur.?
” o oh aku tidak bernmiat menjadi pelakor. Bima tidak bersalah, dia tidak mendekati ku, aku saja yang tidak tau jika dia akan menikahi kamu, dia baru memberi tahuku tadi pagi..” jelas Calisa gugup..
Calisa meringis ingat tadi sudah bicara mengenai dirinya yang menginginkan Bima di hadapan Letta sebagai calon Bima.
Letta mendengar itu terdiam.. “ aku tidak masalah.” Jelas Letta pelan. meskipun dalam hati Letta retak.
Calisa mendengar itu terdiam disana.. letta tersenyum tipis.” Maafkan aku.. aku yang salah masih mengharapkan dia.” Bisik calisa sendu dah lirih, dia sama sekali tidak menutupi kesalahannya. Letta jadi tau dia wanita yang baik dan jujur sekali.
Letta menatap dirinya di wastafel, berdehem sejenak ia tersenyum.” Tidak masalah.. tapi kamu harus berjanji untuk bisa menjaga dan melindungi dia... bisa membuat dia bahagia dan menemani dia sampai usia tua..” jelas Letta dengan serak.
“ maksudnya.... Kenapa aku? kan kamu yang akan jadi istrinya.'’ Tanya Calisa pelan dan heran.
Letta menggeleng pelan, segera mengusap wajahnya menggunakan air, mengambil tysu dan mengerjab pelan membersihkan wajahnya
Letta kembali menatap calisa...” aku ingin meminta sesuatu.. tolong dengarkan baik baik...” tegas Letta. Calisa hanya mengerjab pelan mendnegar itu, apa yang letta maksud??
...----------------...
“ kenapa lama sekali sih?” Tanya Xior dengan kesla kepada Letta. Letta di sebelah Xior tersenyum tipis. Melirik Calisa yang juga keluar sembari melirik Letta dengan senyum tipis.
Letta kembali duduk di dekat Xior.” Aku bisa meminta satu hal denganmu Xior?” Tanya Letta pelan.
Xior menaiki alisnya.” Jangan minta hal aneh aneh.. aku tidak akan ingin mengabulkan nya..” Tegas Xior. Ia tau tabiat dan akal letta, pasti ada hal lain yang dirinya inginkan. Letta disana tersenyum tipis memandang Xior.
Letta tau jika Xior itu tidak mencintai dirinya. Xior hanya merasa jika letta baik dan harus dirinya jaga. Semacam keluarga mungkin??? Iya letta tau itu.. jadi meminta tolong dengan Xior adalah suatu yang paling benar yang akan ia lakukan saat ini.
__ADS_1
...----------------...
Toktok..
“ sebentar.” Teriak Jasmine heran, segera membuka pintu tenang, mengerjab pelan menatap siapa yang datang.
" Apa benar dengan ibu Jasmine?? Tanya mereka dengan sopan.
Jasmine terdiam menatap siapa yang datang..”Iya, siapa yah?” Tanya jasmine pelan.
“ kami dari butiq.. mengantarkan pesanan kami dari nona letta.. bisa diterima ibu jasmine?” Tanya pelayan.
Jasmine menaiki alisnya dan mengamuk pelan, segera menerima dengan senyum tipisnya.” Akh benar terimakasih.” Jelas jasmine.
Pelayan mengangguk segera mundur meninggalkan Jasmine. Jasmine menghela nafas pelan sesak rasanya melihat baju yang Letta kirimkan. Apakah letta meminta ia datang di weding bersama laki laki yang mematahkan hatinya??
Segera ia hendak menelpon Letta, sejenak telepon tidak di angkat. Jasmine menghela nafas pelan tut.” Halooo jasmine.” Teriak letta dari seberang riang.
Jasmine mendengus.” Kamu mengirimkan baju sangat mahal. apa tidak tekor?” Tanya Jasmine menyentu bordiran baju.
“ tidak tidak, itu khusus untuk uni yang cantik,. Tolong dikenakan yah di acara pernikahan nanti.. aku ingin melihat uni menggunakannya.” Jelas letta tegas,.
Jasmine menggeleng.” aku tidak akan datang letta. aku..”
“ aku tidak mau tau, jika Uni tidak datang aku akan meMBENCI uni, “ etas letta di seberang
" let..”
" tidak mau tau Uni... aku menunggu kabarin baiknya. bye..” jelas Letta dari seberang segera mematikan HPnya. Jasmine menghela nafas pelan, sesak di dadanya. Jasmine tau jika ini salah, ia salah karena memiliki rasa iri yang luar biasa di hatinya.
__ADS_1
Segera menarik baju itu dan mulai mencobanya,, tunggu Jasmine mendapatkan surat disana.. Jasmine mengambilnya tenang dan membaca secara singkat.” Aku harap Uni senang dengan jadi aku. Ingat kita akan tetap menjadi teman dimasa depan, dan jika kita bertemu lagi nanti Uni sudah harus bahagia oke. Uni orang baik, aku harap Uni juga memiliki takdir baik. Salam sayang dari Letta..”
Jasmine tersenyum tipis.” Pantas saja Putra begitu menyukainya, dia begitu lucu.” Gumam Jasmine lirih. Ia mengusap pipinya yang basah.
Segera menggenakan baju yang letta kirimkan. Memakainya pelan, baju ini sangat bagus, dengan bordiran yang tipis namun begitu indah, ada pita besar dibelakang gaun ini.
Lalu lengan yang tertutup tetapi memiliki bagian tubuh yang sangat pas. Tubuh jasmine terlihat sangat cantik. “ bahkan dia tau ukuran tubuhku?” gumamnya pelan., memang ini cukup lebih luas, tapi ini nyaman dikenakan dan tetap terlihat cantik saat dirinya menggunakan baju ini.
Jasmine bercermin, menatap baju putih tulang yang dirinya kenakan,. Mengikat rambut tinggi dan tersenyum.” Jika rambutku disanggul ini pasti akan terlihat lebih bagus.” Gumamnya pelan.. yah tentu saja. Jasmine memiliki proporsi yang bagus, sebab dia kan tenaga medis bagian kenegaraan alias dokter PM. Dia memang sangat keren.
...----------------...
“ kenapa letta tidak pulang pulang?” Tanya Bima kesal kepada Xior yang duduk di ruang tamu sembari membuka tablet miliknya.
Xior melirik Bima dan berdehem.” Dia harus memiliki waktu cukup banyak bersama orang tuanya sebelum menikahi kita.” jelasnya tenang.
“ apa kita tidak meminta izin?” Tanya Bima pelan.” masa kita menikahi anaknya tidak meminta izin?” gumam Bima pelan.
Xior tertegun menengar itu.” ti tidak.. itu cukup buruk. Apa kata ibu dan ayahnya jika kita datang dan mengatakan akan menikahi anaknya??? kita bertiga akan di anggap gila. Biarkan letta yang menjelaskannya.” Jelas Xior kembali tenang.
“ tapi sebagai laki laki sejati kita harus menunjukan jika kita laki laki yang bermoral... mau mereka mengatakan kita gila jika memang adanya begitu kita mau bagaimna lagi?? tidak udah berfikir gilanya. Tapi pikirkan tanggung jawab kita.” jelas Bima tegas.
Xor menghentikan kegiatannya, melirik Bima lebih dalam.” Kau bicara tangung jawab seakan akan hal bagus saja. Tapi kau jalan dengan perempuan lain.” Tegas Xior.
Bima melebarkan mata mendengar itu. dari mana Xior tau??” dia rekan kerjaku.” Tegas Bima mengelak.
“ Calisa. Mantanmu 7 tahun, gagal menikah karena kau dijodohkan dengan Sarah sehingga Calisa memilih kuliah diluar negeri, hingga sekarang tidak menikah karena belum bisa Move On.. dia yang memiliki butiq dimana kita membuat gaun pernikahan. Right?” Tanya Xior dengan jelas tampa aba aba lagi pada Bima.
Bima disana memandang xior shok, itu terlalu detail.” Dan oh iya, kau sempat mabuk di ruanganmu karena berfikir tentang perasaanmu yang menjadi labil.uxai bertemu Calisa . Bima ... aku mengetahui semua tentang itu.” jelas Xior tersenyum miring.
__ADS_1