
“ Letta..” panggil Genta memotongnya percakapannya Letta dan Fajar. Letta tersenyum lebar menyalami tangan Genta yang mendekati mereka. Genta mengusap kepala letta pelan.” kamu kemana aja selama ini? kok nggak keliatan setelah putus sama Zeyn?” tanyanya heran.
Letta mendengar itu ragu.” Hehe enggak ada kok om. Letta kan sibuk kuliah, ini aja harus koas lagi.” guam Letta sembari menguap
Letta terkekeh.” Sorry om, ngantuk banget. Uah capek seharian.” Jelas letta tak enak pada Genta karena mengusap sangat lebar.
Genta menganguguk tak enak hati.” Duh maaf yah udah bikin kamu nggak nyaman. Kamu bawa mobil sendiri?” Tanya gentar. Tak enak hati melihat Letta yang kelelahan dirinya tahan disini.
Letta mengangguk pelan." Bawa kok om!" Jawab Letta jujur.
”nggak bahaya nyetir kamu kan ngantuk? Mau di anterin Zeyn aja? Dia ada di dalem loh.” Jelas Genta semangat. Ia masih berharap Letta jadi menantu nya.
“ aku aja.” Gumam fajar.
” Nggak, kamu masih ada kerjaan cuci piring. Letta Zeyn aja yang antar. Nanti kamu tinggalin lagi anak orang di jalan kayak dulu tuh Sampek Letta di begal.” Jelas Genta memotong ucapan Fajar. Masih tak suka pada Fajar yang dulu pernah meninggalkan Letta di jalan.
Fajar melirik ayahnya malas dan letta terkekeh.” Apartemennya Cuma deket sini kok om. Nggak apa apa kok... ommm.... fajar.
Letta pulang duluan yah. salam buat tante... besok letta jenguk..” jelas Letta sopan.
Genta mengangguk. Melambaikan tangan.” Hati hati yah Letta.” teriaknya.
Letta Tersenyum tipis dan mengangguk, segera menjauh dari sana dan membawa mobilnya. Genta menghela nafas pelan.” letta sekarang cantik banget yah faj.’' gumam genta melirik Fajar eh rupanya suah tidak ada.
Genta mendatarkan wajahnya.” Anak sialan.” Gumamnya kesal segera memasuki ruangan istrinya lagi.
Pulang dan membeli beberapa buah yang sudah habis, Letta juga membeli beberapa makanan ke rumahnya, sampai rumah dan membuka pintu. Letta kaget melihat Nato yang duduk di lantai bersama karton besar, buku gambar besar dengan alat tulis berserakan, di sana juga ada laki laki yang taka sing membuat letta kaget.
” Loh Pluto?” Tanya Letta kaget menatap nya.
Mato melihat letta yang kenal bosnya mengerjab pelan.” loe kenal sama bos gue?” Tanya Nato kaget melirik letta.
Pluto menatap letta menyipitkan matanya.” oh yaampun calon adek ipar yang gagal?? Itu elo?” tanyanya dengan berbinar menatap Letta.
Letta terkekeh pelan.” iya apa kabar?” Tanya letta mendekat dan cepika cepiki. Nato menatap itu tak suka.
“ gue ba--.. eh itu pipi loe kenapa?” Tanya Pluto menatap pipi Letta.
Nato melebarkan mata menatap pipi letta. memar.” LETTA? loe berantem apa gimana? Astaga kok bisa?” Tanya Nato gelagapan menatap Letta. Nato dan Letta kaget mendengar teriakan membahana milik nato.
Letta menggeleng pelan menatap nato. “ tadi di tempeleng sama keluarga pasien soalnya keluarga dia meninggal. “ jelas Letta bersedih.
Nato mendengar itu menatap letta nanar.” Kok bisa gitu sih?” tanyanya dengan lirih.” Udah diobatin belum?” Tanya Nato lagi.
Letta mengangguk.” Udah tadi.” Jelas Letta melirik pluto.” Kok ada di sini??” Tanya letta.
__ADS_1
Nato berdehem pelan melirik Pluto.” Dia itu bos yang kemarin gue ceritain.” Gumam Nato pada Letta.
Letta mengangguk paham, tapi melebarkan matanya menatap Pluto kaget. Jadi Pluto kakak Mars ini yang Nato bilang gay???? Pluto yang ditatap begitu oleh letta menatapnya aneh.” Kenapa?” tanyanya.
Letta mengeleng mendekati nato dan menariknya menjauh. Nato diam melirik letta bertanya.” Ini bos loe yang loe bilang gay?” Tanya Letta berbisik. Pluto menatap keduanya bingung dan curiga.
Nato menangguk pelan.” iya, dia maksa nyelesein desain malam ini juga.” Bisik Nato takut pada letta.
Letta mengerjab pelan melirik Pluto yang mendekati kupingnya pada mereka, tapis egera mundur menatap letta tersenyum lebar.” Dia nggak gay anjing.” Gumam Letta pelan.
Nato melotot kepada letta.” kalo dia nggak gay dia kenapa natap gue gitu banget, dia kayak humble gitu anjir, mana nanya nanya gue udah punya pacat dan ngajak staycation lagi.” bisik nato lirih pada letta. “ gue takut banget tapi gue udah terikat kontrak.” Bisiknya lanjut,.
Letta meringis.” Kalian ngomongin apa sih?” Tanya Pluto memotong iucapan mereka. Letta di sana meringis bersama nato, melirik Pluto yang menatap merteka tersinggung.” Kalian ngomongin gue yah?” Tanya Pluto penuh intimidasi pada keduanya.
Letta segera menggeleng dan berdehem pelan. menyenggol Nato dan segera mendekati Pluto lagi.” dia bilang loe gay.” Gumam Letta jujur.
Nato reflek menepuk pipi letta. letta shok memegang pipinya melotot. Nato lebih kaget dengan apa yang dirinya lakukan.,” leoe letta..!!!!” gumamnya geram. Kenapa mulut Letta ember sekali, dirinya jadi reflek.
Letta memainkan pipinya yang sudah sakit sejak tadi, eh malah di gampar lagi oleh Nato. Letta mengangguk melirik Pluto yang ikut shok mendengar ungkapan Letta. l
Letta menunjuk wajah nato didepan Pluto.” Dia bilang loe naksir dia..” jelas Letta dngan sengaja.
"letta.” teriak Nato, segera menggeleng melirik pluto yang kaget.” Ng nggak, dia bercandaa” jelas nato menggeleng menolak.
“ sumpah. Gue nggak boong.” Jelas Nato menatap Ploto horror.
Nato melirik letta dan menggeleng.” hehe nggak kok. santé aja paling meninggal.” Jelasnya.
Letta melotot mendnegar ucapan nato. Pluto mengangguk pelan di sana, “ loe pikir gue gay gara gara gue baik sama loe?” Tanya Pluto menyela.
Nato dan letta terdiam, reflek tangan nato membekap mulut letta lbih erat. Terkekeh pelan. pluto menggeleng pelan.” santé aja sih. gue orangnya memang humble gitu, gue nggak suka loe kok.. gue suka cewe.” Jelas Pluto ada Nato ngeri.
Nato mengerjab pelan, tak sengaja melepaskan bekapan pada mulit letta.” terus loe ngajak nato staycation itu kenapa?” Tanya Letta ditengah perdebatan. Nato melirik letta melotot memperingati. Letta ini bicara sal jeblak saja.
Pluto terkekeh pelan.” itu karena gue ngajak ada gratis tiket hotelnya hari itu aja buat dua orang, apalagi dihotel bintang lima, makan gratis, di kamar esklusif gitu.. kan rugi kalo nggak di ambil, karena nato nggak terima gue ngajak karyawan lain deh.’' Gumamnya dengan jujur.
Letta melirik Nato menahan tawa sedangkan nato setengah malu setengah legah, malu terlalu GR tapi legah jika bosnya tidak menyimpang.” Duh mana udah ke GRan lagi ges..” gumam letta memanas manasi keadaan pada Nato.
Pluto pun ikut tertawa.” Sih anjir. Gue masih normal kali.” Gumam Pluto. Letta terkekeh menatap Pluto, Pluto terlalu humble sampai nato berfikir dia gay.
...----------------...
Melewati koas dengan baik, letta sama sekali tidak bertemu dengan keluarga Zeyn lagi, sebab tentu saja Zeyn dan keluarga berada di ruang ekslusif VVIP yang berada di lantai atas, dirinya berada di ruangan social yang rata rata memiliki tingkat keuangan dibawah. Itu juga yang membuat Letta kadang kelelahan jika ada banyak pasien,
“ letta..!!” panggil Canva pada Letta.
__ADS_1
Letta mengerjab pelan menatap dokter Canva. Dokter Canva berdehem pelan.” kamu yang ganttin Loli yah.. “ jelasnya.
Letta melirik LOli yang ada di sana heran. Loli menatap letta tajam.” kenapa saya pak?” Tanya Letta tak nyaman.
“ soalnya Loli udah melakukan beberapa kali pelanggaran, memalukan saja.” Tegas Canva pada Loli.
Letta mendengar itu diam.” Memasang infus saja harus lima kali, kamu pikir tangan manusia kayak badak apa.” Ketus Canva.
Letta mengulum senyum dibuatnya
“ di lantai atas itu bukan orang sembarangan, kalo nggak bisa kan bisa kasih tau orang, lagi pula tugas kamu itu ikuti saya saja, itu aja sulit yah??? letta dan Bara saja tampa pengawasan ketat dokter mampu bekerja dengan baik beberapa hari ini.” ketus Canva
Tangan Loli meremas kuat bajunya karena di hina didepan umum., ini sangat memalukan.
“ kamu ikuti saya sebagai siswa residen saya. Dan Loli akan di bagian umum sama Bara dan Leo.” Tegas Canva.
Letta mendengar itu berdehem pelan.” kamu saya jadikan asisten.” Melihat bagaimana perkembangan kinerja Letta yang bagus. Canva angat kagum, belum dua minggu dia di sini, semua keterampilan dia yang piawai dan professional sangatlah bagus.
Letta mengangguk pelan. “ yasudah bubar, kamu Letta pindahkan semua barang kamu ke sini.” Tegas Canva pada Letta.
Letta melirik Loli dan Bara. Bara menatap letta sedih segera keluar. Loli disana mendengus sengaja menabrakkan bahunya pada Letta. tapi Letta kebih dulu mendorongnya kuat. Loli kaget tak bersuara hampir terhempaskan tubuhnya.
“ jangan bikin ulah di ruangan saya yah. KELUAR..!”
Loli buuru buru keluar. Letta melirinya sinis melirk canva mendengus. Ia keluar bersama bara yang terkekeh. Canva menghela nafas pelan melihat siswa residennya.
” Dia nyebelin banget.” Gumam letta malas menatap Loli yang menjauh.
Bara mengangguk.” Yah nggak satu bansal lagi, kalo gini siapa yang ngajarin gue beberapa hal penanganannya.” Gumam bara sedih.
” Kan ada dokter yang juga bakal pratikum dan ngasih arahan.. “ jelas Letta pada Bara. Memang selalu di damping dan mereka masih belahar dan prakter di sini.
Bara menghela pelan.” kalo ada elo kan seenggaknya gue ada yang ngasih tau jawaban kuis.” Jelasnya. Letta menggeleng pelan mendengar itu. segera menuju mejanya dan mengambil tas dan juga beberapa barangnya yang ada di sini.
Brak.. Letta menaiki alisnya menatap Loli yang memukul meja miliknya kuat, melihat tatapan tajam letta Loli menjadi gugup.” Loe liat aja. hari ini keberhasilan loe memang, tapi untuk besok besok, nikmati hari sengsarah loe.” Ketusnya dan segera pergi
“ lihat aja, yang sengsarah siapa? Loe atau letta.” teriak Bara kuat.
Loli melirik Bara mengepalkan tangan, menunjukan jari tengahnya dan segera pergi. Bara menghela nafas pelan.” sialan.” Gumamnya kesal.
Melirik letta yang sekarang tak banyak bicara. Bara cukup sedih Letta tak lagi satu tim dengan dirinya..
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa mampir di novel baru aku yah. judulnya " Ku rebut suami pelakor ibuku" di tunggu di sana🤗🤗🤗