
Jasmine memandang keduanya dengan sulit, segera menyelesaikan tugasnya dan menyimpan jarum suntuk yang usai dikenakan. “ saya pergi duluan yah.” jelas jasmine tersenyum tipis segera pergi dari sana.
” dokter.” Panggil Putra. Jasmine menoleh memandang putra bertanya.
“ itu tinggal.” Jelasnya menunjukan alat milik jasmine berada di atas meja. Jasmine melirik nya kecewa, dan berdehem mengambil alat di tas kedua, melirik letta dan Putra tersenyum masam.” Saya duluan. Cepat sembuh letta.” jelasnya segera pergi dari sana.
“ makasih..” gumam Letta pelan, Jasmine buru buru pergi dari sana meninggalkan Letta, Letta diam mengerjab memandang Jasmine menjauh tak enak hati, melirik Putra yang msih menyuapi dirinya santai tak ada rasa bersalah.
“ dia kayaknya suka sama loe.” Jelas letta pelan pada Putra.
Putra melirik Letta tak minat Untuk membahas perasaan orang lain, perasaan dirinya saja tidak terbalaskan.
Putra berdehem pelan, “iyakah?” Tanya Putra santai.
Letta menaiki alis memandang Putra menggodanya.” Gitu doang? Nggak mau sama dia? cantik loh.’' Jelas letta dengan kekehan.
Jasmine memang cantik, Letta akui hal itu. Apalagi dia sudah sukses dan mandiri. Dia type perempuan yang banyak diidam-idamkan calon mertua deh.
Putra melihat Letta tersenyum di saat terluka menatapnya tak suka, apalagi ia membahas wanita lain di depannya.” Cantikkan kamu.” Jelas Putra pelan.
Letta malah tertawa kembali.” Iya kah?” Tanya Letta menggoda Putra.
“ letta.” gumam putra mengerang membuat letta terbahak pelan memandang wajah masam Putra.
Putra sangat lucu dimata letta saat marah, bisa ia lihat jika Putra tidak menyukai jasmine, yang artinya jasmine menyukai Putra secara sepihak.
Di balik hordeng ada jasmine melihat mereka yang tertawa begitu membuat dirinya sedih, apalagi Putra yang terlihat banyak bicara dengan letta sedangkan sudah bertahun-tahun ia mengejar Putra tapi sama sekali tidak ada gubrisan. Sejak pertama masuk ke Sekolah dasar ia bertemu Putra dan jatuh hati karena prestasi yang ia miliki, sayangnya Putra tidak.
....
Di dunia lain, dimana Galen yang pulang ke rumah habis di bantai oleh ayahnya sebab kelakuan buruknya, ia memang pelaku buruk dimana meny3tubuhi adik dan ibunya sendiri.
Bahkan kabar buruk terakhir ia mengetahui jika ayahnya membunuh ibu dan adiknya karena memang mereka di video itu menikmati permainan dirinya.
Tentu saja, Galen sangat lihai dalam hal semacam itu, lihat sekarang. Galen tidak bisa kuliah dan tidak lagi ada rumah, tidak ada apa apa hingga menjadi buronan.
Galen memandang jalan datar, menghela nafas pelan untuk menetralkan rasa peri di dadanya, sekarang dirinya harus kemana? Ini semua karena wanita itu, sialan. Letta perempuan yang ia anggap main main itu mematikan.
Bahkan satu matanya berbayang dan tak bisa melihat. Galen tau jika matanya pasti terkena sarap kemaren ini. bruk.. Galen kaget saat merasakan seseorang memukul nya kuat dari arah lain di sana. mmemegang pipinya Galen hendak bersuara tetapi tertahan sebab mendapat serangan lebih kuat.
__ADS_1
Ada sekitar dua puluh orang menghajarnya di sini, sendirian hingga Galen tidak bisa membalas.” Tolong.” Gumam galen yang hilang di tengah lautan suara lain. mereka memukul dirinya habis habisan hingga menyempit dan dirinya kehilangan kesadaran. Tubuhnya seperti di koyak koyak dari raganya. Galen tidak tau, yang jelas kepalanya sudah berdarah dan pingsan.
Di lain arah ada Bara memandang Galen dingin, dia salah satu orang yang berpartisipasi dalam kehancuran Letta, ibunya. Bara tau setelah melakukan banyak ruang dalam penyelidikan. Letta tidak akan membiarkan galen hidup bahagia kan???
Dan untuk membunuh ibu dan adik Galen sejujurnya bukan ayah dari Galen, tetapi mereka. Bara menyuruh orang untuk membunuh ibu dan adik Galen, menyita asset rumah mereka karena kasus penggelapan dana. Ibu dan ayah Galen adalah pejabat Negara, dann sekarang ayah Galen di tahan dan Galen menjadi gelandangan.
“ tuan..” jelas dari bawahan bara.
Bara melirik nya dengan tenang.” Sudah kami eksekusi dan dia tidak kami buat mati,” jelas bawahanya tegas.
Bara tersenyum miring.” Bagus. Pastikan dia cacat.” Jelas Bara tegas.
Bawahannya mengangguk pelan.” siap tuan.” Tegasnya kepada Bara.
Bara mengangguk segera menjauh dari sana, meninggalkan Galen yang terkapar penuh darah dan sudah bonyok di tengah jalan. syukur syukur jika ada truk lewat dan melindas tubuhnya secara tak sengaja. Dan setidaknya bukan bara yang membunuhnya kan??
....
“ cari dia sampai ketemu sekarang..” teriak Zeyn menggema di Vila.
Ningsih dan keluarganya mengangguk.” Ba baik tuan.” Jelas mereka segera menjauh dari sana mencari dimana letta.” argj sialan.” Teriak Zeyn mengepalkan tangan, menendang kuat kaca yang ada di meja.
‘” Xior,...” teriak zeyn.
Xior yang sejak tadi duduk di sofa melirik Zeyn dengan lirikan malas. Zeyn mendekati Xior dan mendesis.” Cari dia dimana berada sekarang.” Tegas Zeyn kepada Xior dingin.
Xior menguap pelan mendengar Zeyn.” udah. Cuma HP ia udah nggak aktif.” Jelas Xior tenang.” Kemaren gue udah taro kamera pengintai di Kamera dia sendiri, terus chif supaya tau dia dimana sekarang atau bisa mengawasi dia. Tapi dia lebih cerdas. Kamera udah mati, chif sudah nnggak aktif bahkan GPS dia di ubah. “ jelas Xior dingin.
“ kok bisa?” Tanya Zeyn heran, sebab Xior bukan orang sembarangan yang bisa di remehkan.
Xior menggeleng pelan mendengar itu. “ sepertinya dia juga pandai bagian IT. Jadi dia bisa tau apa saja yang ia lakukan. Bahkan aktifitas terakhir dia bobol akun milik penyebar fitnah pun dia bisa mengakses, dia bahkan lebih mudah dan ahli dari gue. Dia bukan lta Yonarsa.” Jelas Xior dingin.
Zeyn mendengar itu menaiki alisnya memandang xior. Xior menatap semua data tertangkap.” Di sini tertulis atas akun Alleta Ragiel. Profil yang beriskan sama dengan dia sekarang. dan tertulis pesan terakhir.--
” Saya putuskan kontrak bersama. Minta uang putus kontrak dengan cucu Ragiel berdanama Bara Ragiel, di sana ia akan membayar lunas. Letta Yonarsa sudah mati.“
" dan dia memang Alleta Ragiel, orang yang dibicarakan meninggal sepuluh tahun lalu, dia pewaris utama dari Ragiel penguasa bisnis di masa itu, tetapi nggak bisa dipastikan, sebab Alletta Ragiel ini tidak terbuka, tidak di publis jadi banyak yang enggakk punya data atau bahkan potret dia.” Jelas Xior. Zeyn mendengar itu diam
“ tetapi kenapa dia ada di keluarga Letta Yonarsa?” Tanya Zeyn.
__ADS_1
Xior menggeleng.” darah letta pas udah diobatin kemaren masih ada nggak? Kita coba TES sama keluarganya lagi dulu.” Jelas Xior.
“ udah. Dia dan ayahnya cocok.” Jelas Zeyn.
Xior mengernyitkan dahinya. Kok aneh.
“ dia benar benar anak dari Agung dan Nadia, jelas saat Agung melakukan Tranfusi dara pada letta, darah mereka 99 persen cocok. “ Jelas Zeyn tegas. Xior mendengar itu menaiki alisnya heran, iyakah? Tapi bukannya ini terasa janggal???
......
Xior memasuki rumahnya tenang, mengingat ngingat wajah Letta dan berkas yang dirinya dapatkan. Satu hal yang Xior ketahui. Letta yang dulu dan sekarang itu berbeda, dan dirinya takin mereka dua orang yang berbeda. Di dunia ini tidak ada yang bisa berubah secara instan, apalagi mengenai watak, sikap dan perasaan. Tidak ada.
Hal yang selalu dilakukan sejak kecil, jika itu kejahatan akan sulit untuk di rubah berbeda dengan kebaikan, orang baik mudah menjadi orang jahat tergantung dengan lingkungannya, dia akan bisa berubah jahat melalui apa yang dirinya lihat.
Beda dengan orang jahat, meskipun dia berubah menjadi baik sekalipun sifat utama tidak akan bisa ditutupi dan memperbaikinya harus secara berlahan. Tidak ada yang segampang itu untuk merubah pribadi seseorang.
Xior melihat rumah rapi dan wangi, tersenyum menyeringai memasuki satu kamar paling sudut di ruangan ini keras.
Brak...
Sosok di sana tersentak kaget menoleh memandang Xior. Tubuhnya bergetar ketakutan.” Ad- ada apa? Ru rumah sudah dibersihkan tuan.” Gugup Sunja. Yah sunja masih hidup, hanya saja menjadi tahanan Xior.
Xior mendekati Sunja yang gemetar ketakutan, lihat bajunya, baju kelinci yang ia pakaikan, menampilkan tubuhnya yang seksi. Yah ia membuat sunja semau dirinya, kadang kucing, harimau dan singa.
Menyentu pipi Sunja yang biru. Sunja gemnetar ketakutan.” Mengapa kau tidak menggunakan telinganya? Apa harus aku jahit telinga kelinci itu ke telingamu secara parmanen agar kau tak menghilangkannya?” Tanya Xior dingin.
Sunja meringis melirik tangan Xior yang menjalar di wajahnya takut. ia melirik Xior dengan lirikan takut. lihat wajah Xior yang begitu mengerikan Sunja tak berani lagi menatapnya.” ad ada. Maaf tu tuan. Tad tadi aku tidur, tata takut itu rusak.” Jelas sunja memejamkan mata smebari menggigit bibirnya takut.
Xior mendengar itu tersneyum manis kepada sunja, tapi Sunja tau jika itu hanya sneyum palsu.” Tapi jika telinga ini aku jahit, kau tak bisa jadi tikus atau jerapah.” Jelasnya terkekeh. Sunja memejamkan mata, dada nya naik turun sebab rasa takut nya yang menguasai diri.
“ akhhhhh peliharaan yang malang.” Gumam Xior menarik lengan Sunja kasar. Sunja nyaris berteriak keras saat Xior menarik tangannya.
Xior melirik tubuh Sunja yang hampir terekspos, sebab memang ia memberikan baju seksi, bahkan rok yang Sunja kenakan hanya sampai pahanya.” Kau temannya Letta kan???? kau bisa jelaskan apa saja mengenai dia sebelumnya?” Tanya Xior dengan pelan.
Sunja menatap Xior suram, Letta? apa letta adalah penyebab dirinya di sini?? Mengapa letta selalu membuat hidupnya sulit, baik karena Letta juga ayahnya hancur, bahkan sekarang mencari dirinya yang hilang ditelan bumi.
“ mengpa wajahmu semacam memberi ujaran benci?” Tanya Xior mengapit pipi Sunja yang terlihat membenci Letta bahkan hanya menggumam namanya.
Sunja menggeleng takut pada Xior. “ aku akan memberi tahu mu.” Gumam Sunja memelas. Dan Xuor Tersenyum miring." Tapi tolong lepaskan aku!" Gumamnya memelas.
__ADS_1
Xior terkekeh jijik. " Kau membuat kesepakatan?? kepadaku??" Tanya Xior dingin. Sunja merinding, sialan Xior manusia mengerikan ini.