Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
Bertandang


__ADS_3

kemaren gue up yah Gess!!! cuma sistemnya aja eror jadi gue up lagi malam ini.


Letta menaiki satu alis melihat mobil bagus yang ia kenal di depan rumahnya, itu mobil Zeyn kalo tidak salah, matanya lebih melotot melihat malah satu leluarga sedang makan goreng di dekat ibu dan ayahnya. Sebagai pemberitahuan jika Agung sekarang tidak lagi menjadi kuli, karena sudah ada ruko dan ibunya sudah kualahan menjalankan pelanggan jadi mereka memilih jualan berdua.


“ oh itu Letta nya.” Ujar Nadia melihat Letta yang sudha memarkirkan didepan rumah.


" Letta!!!" Nadia melambaikan tangannya pada Letta.


Letta mendengarnya mengangguk.” Bentar masukin mobil.” Teriak letta smebari membuka pagar. Nadia dan semua di sana Tersenyum mengangguk.


Letta menarik gerbang yang cukup susah di buka lalu memasuki mobilnya di bagasi yang tak terlalu besar namun tidak terlalu kecil juga. Cukup untuk dua mobil.


Letta segera mendekati warung ibunya lewat belakang, Tersenyum pada Genta dan juga Bita yang ada di sana.” eh om tante.” Ujar letta menyalami mereka, sata di depan Zeyn ia membuang muka kesal.


“ iya Letta, gimana kabar kamu?” Tanya Bita mentap Letta lirih, apalagi bekas luka di kepala dan juga lehernya masih kentara sekali.


“ lumayan baik tante.” Ujar Letta pelan.


Bita meringis memegang pipi Letta yang masih membiru dan juga kening Letta. bahkan keungu-unguan dan kuning.” Aduh Letta ini leher kamu.” Ia menatapnya sedih.


” Mafain Fajar yah Letta.” bisiknya lirih.


“ yaudah kita ke rumah saja yuk, gorengannya sudah habis juga. Nanti bapak bersihkan dulu, kalian ke dalem aja.” Ujar Agung menepuk pundak Nadia.


Letta mengangguk.” Letta bantuin bapak nutup ini dulu.” Jelas Agung kepada Letta yang hendak pergi.


Letta mengangguk pelan. Nadia dan yang lain membawa keluarga Zeyn ke dalam. Agung melihat keseluruhan sudah masuk rumah lambanz Agung menatap Letta dengan tatapan lelah.” Letta kamu nggak mau cerita mereka siapa?” Tanya Agung pelan.

__ADS_1


Letta menggeleng pelan.” bukan siapa siapa kok.” jelas Letta membuang muka,


“ tapi mereka bilang kamu dan anaknya bakal nikah, malah udah mau tunangan, kamu ini astaghfirullah Letta. bapak pikir kamu udah nggak bikin ulah lagi loh nak.” Ujar Agung lirih pada letta.


Letta mendengarnya meringis, Agung marah saja masih lembut begini yah membuat dirinya menjadi anak yang sangat jahat rasanya. “ Letta nggak tau pak, maaf.” Ujar Letta memainkan ujung bajunya lirih saat Agung memarahi dirinya.


Agung menggeleng mengusap kepala anaknya dan membuat wajah Letta menatap wajahnya.” Letta bapak nggak masalah kamu mau nikah sama siapapun, tapi nak usia kamu masih sangat muda, bapak cuma berharap untuk kamu memuaskan masa muda kamu, masa cerah dan indah, buat kenangan kenangan indah di hidup kamu sebanyak banyaknya. “ jelas agung dengan lembut mengusap pipi anaknya.


” duduk dulu.” Jelas Agung mengajak Letta duduk di kursi agar bisa bicara dengan alami.


Letta menunduk mengikuti ayahnya. “ menikah di usia muda begitu, bapak bukan tidak setuju, kadang yang merasa siap saja mereka kaget bagaimana masih pernikahan, aduh Letta menikah itu bukan pilihan terakhir. Kamu tau tidak yang kamu lakukan ini salah?”tanya Agung.


Letta kehilangan suara.” Mana mereka orang kaya lagi, lihat mobil dan supir begitu, perhiasan yang dipakai ibunya. Kita Cuma orang miskin nak, carilah yang satu kufu sama kita, jikapun laki lakinya mau menerima kamu, bagaimana dengan orang tua dan saudara saudaranya?? Bahkan belum menikah saja kamu sudah di tingalkan di jalanan dan hampir mati karena di gorok orang oleh adik dia. “ Agung tetap memarahinya menyerobot.


Letta mendengarnya hanya bisa memandang Agung mupeng. Sampai keningnya merasa sakit karena di cubit ayahnya.” Kamu dengar bapak tidak?”tanyanya kesal.


Agung menghela nafas mengusap kening Letta dengan lembut usai ia cubit.” Mengertilah nak, jangan berbuat ulah yang merugikan diri kamu, bapak enggak mau anak perempuan satu satunya bapak nggak bahagia, bapak mau kamu bahagia di masa depan nak. Nggak apa apa pasangan kamu nggak punya banyak harta, tapi dia harus bertanggung jawab dan mampu membahagiakan kamu.” Jelasnya lembut pada Letta.


Letta mendengar suara halus dan lembut ayahnya tersentuh. Tersenyum tipis mengangguk. “ iya. Letta nggak bakal nikah sama yang nyakitin letta kok.” Tegas letta.


“ pokoknya bapak udah nggak setuju kamu sama dia yah, adeknya udah celakain kamu, itu udah buat bapak ribuan kali mikirin setujunya kalian.” Tegas Agung kembali.


“ cerewet banget sih bapaknya Letta ini.” ujar letta mencubit pipinya agung gemas.


Agung melebarkan mata mendengarnya. “ wohh bilangin bapak cerewet kamu.” Ujar agung menarik hidung letta gemas.


Letta tertawa renyah mendengar ayahnya bicara,.” Bapak sih ih. Jadi gemes. “ ujar Letta memeluk lengan ayahnya.

__ADS_1


Agung mendapatkan pelukan Letta agak shok dan menegang, sebab sebbelumnya mereka tidak pernah sedekat ini. “ Letta minta maaf yah pak nggak bisa bikin bapak sama ibuk bangga punya anak kayak Letta. tapi Letta sayang sama bapak sama ibuk.” Ujar Letta memejamkan mata, rasanya Letta merindukan orang tua kandungnya, ternyata orang tua kandung itu sangat hangat dan berbeda.


Kepala letta dikucup oleh agung, letta mendongak dan Agung mencium kepala Letta berkali-kali .” Bapak juga sayang sama letta nak, sayang banget.” Jelas agung mengusap pipi anaknya.


Agung terkekeh mendengarnya dan menjatuhkan kepala Letta di bahu ayahnya sayang. “ letta tau kok, kan Letta anak perempuan bapak sama ibuk yang paling di sayang.” Ujar letta terkekeh.


Agung mendengarnya menggeleng pelan.” siapa yang bilang?” tanyanya mengejek.


“ Letta sendiri dong, kan bapak cuma punya Letta anak perempuan.” Ujar letta tertawa di sambut Agung ikut tertawa keras. Benar Letta mendapatkan cinta yang berlimpah.


Tak mereka sadari jika tak jauh dari sana ada Zeyn dan Genta yang melihat semuanya. bahkan Genta sudah mengusap air matanya yang jatuh.” Mereka sweat banget.” Ujar Genta pelan gemas melihat tingkah Agung dan Letta.


“ tapi kita udah di black list dari bapak Letta.” jelas Genta semakin sedih. mendengar keluarganya menjadi daftar hitam membuat dia bersedih tidak bisa menjadikan Letta anak menantu, bukan tidak bisa, lebih ke sulit.


Sedangkan Zeyn sendiri melihat Letta yang begitu lembut kepada ayahnya membuat dirinya terlamun begitu dalam. Letta berbeda dnegan menatap orang tua atau orang lain. ego yang tinggi menjadi renda, tatapan ganas menjadi memelas.


Zeyn seperti menatap dua versi orang lain yang berbeda dari diri Letta.


Padahal niat mereka tadi ingin mengambil kunci mobil yang tertinggal dan juga beberpa parsel yang mereka bawa untuk bertandang ke rumah Letta, mereka sangat merasa bersalah karena Fajar menbinggalkan Letta di jalanan Letta menjadi dibegal dan hampir dibunuh berniat meminta maaf secara langsung.


.


.


.


...kak katanya mau bikin lanjutan buat Novel Mike dan Rani. sebenernya gue udah guyur bikin, udah jalan cuma masih mempertimbangkan bakal Gue Up di sini atau Di Fiz* oke....

__ADS_1


__ADS_2