
Letta melihat Zeyn mendekat dan berbisik padanya.” Kalo loe masih bertingkah. Habis loe sama loe.” Bisik Zeyn mengancam.
Letta menjauhkan wajah Zeyn dari wajah dan telinganya. Bulu kuduk letta meremang.” Mulut loe bauk taik.” Gumam Letta segera menjauh. Zeyn tertegun, bauk???
Letta memuytar bola mata malas.” Nggak usah ngancem ngancem sama gue. semakin loe ngancem gue loe yang habis ditangan gue.” bisik Letta menekan Zeyn dingin.
Tidak suka Letta ditekan dan di ancam ancam begini. Apalagi oleh orang yang sama sekali letta tidak tau siapa. Oke letta akui pemilik tubuh ini punya hutang tapi bukan Letta asli bukan dirinya.
“ kamu berani?” Tanya Zeyn mengkilat dingin.
“ siapa? Sama loe? Gue Cuma takut sama Tuhan. Selagi sama sama masih berpijak di bumi yang sama nggak takut gue.” ujar Letta kepada Zeyn.
Zeyn mendengarnya kehilangan suara, memandan Letta dengan pandangan sulit. “ keluar loe..!”ujar Letta kesal.
“ saya bel-.. “
“ KELUAR GUE BILANG.!!!” Tekan Letta menghempaskan tubuh Zeyn menjauh secara kasar. Zeyn semakim shok akan perlakukan kasar Letta. Letta mendengus membuka pintu tolet kasar dan mendorong Zeyn yang diam kasar.
Brak.. pintu toilet ditutup kasar oleh Letta tepat di hadapan Zeyn. Zeyn kehilangan suara, memandang nanar apa yang Letta lakukan padanya. “ dia berani?” gumamnya kesal.
Tangan zeyn terkepal kuat mengangguk paham. Berani Letta padanya yah?
Sedangkan Letta sendiri mengusap rambut barunya kebelakang dan memperbaiki bajunya agar tidak miring.” Sialan... berani dia ngancem gue. gue bakal cari dimana aib dia dan gue sebarin. Biar tau rasa loe. Berani cari gara gara sama gue. loe pikir gue nggak bisa kasih pelaharan sama loe ha?” gumamnya mengusap tangannya kasar.
Letta tiak pernah main main dengan kata katanya.
Keluar dari toilet Letta tak lagi berjumpa Zeyn. Segera menuju ruang makan tadi yang ternyata tidak ada Zeyn juga. Hanya ada Bita dan genta.” Eh Letta. ayo sini duduk, tadi Zyen pergi sebentar katanya ada urusan kamu nggak apa apa kan sama mama papa di sini?” Tanya Bita kepada Letta tak enak.
Letta segera duduk di kursinya yang tadi.” Oh iya nggak apa apa tante. Letta juga kayaknya mau pulang aja, soalnya udah mau malam.” Jelas letta padahal hari ini masih siang.
__ADS_1
“ cepet banget, mending duduk dulu sama om tante.” Jelas Gneta pada Letta.
Letta hendak bicara tapi tertahan. Genta sudah menyuruh pelayan membersihkan makanan. Letta dibawa oleh keduanya di ruang belakang dekat kolam, di sana ada tempat seperti untuk piknik, ada tv juga, ada sofa dan ada kasur di sediakan jika ingin tidur. Letta duduk ateng dan bersanar di tempat yang ada sandarannya. “ ha Letta kamu sekolah dimana?” Tanya Genta pada Letta.
Letta mendengarnya berdehem pelan.” di Bina sakti om.” Jelas Letta.
“ Loh sama dong kayak adeknya Zeyn. kamu jurusan apa?" Tanya Bita pada Letta dengan semangat. Letta mendengarnya agak gugup dan takut. bagaimana jika adik Zeyn adalah temannya kenal?
“ Hem l-..”
“ Ma? Pa?”
Letta melebarkan mata saat mendengar suara memanggil Bita dan genta. “ dibelakang dekat kolam..” teriak Genta keras. Suara itu membuat Letta mati matian menahan diri agar tidak gugup. Sampai sosok yang ia kenal terpampang nyata berjalan mendekati mereka menggunakan pakaian cazual dan memutari kunci mobil santai.
Letta memejamkan mata, ia hanya bisa pasrah. Mata sosok yang Letta kenal menajam dan mendelik tidak suka.” kok ada dia disini?” Tanya Fajar kepada ibu dan ayahnya. Iya Fajar laki laki yang selama ini Letta asli kejar dan dia ternyata aduknya Zeyn. ternyata dunia ini sesempit ini..!!!
“ loh kok gitu ngomongnya Fajar???” Tanya Bita tidak suka akan nada bicara putranya. “ mama nggak ngajarin ngomong kasar yah”
“ kalian saling kenal?” Tanya Genta pada Fajar yang duduk di sebelahnya mendelik menatap letta sangat tajam.
fajar berdehem malas. “ dia ngejar ngejar Fajar dari kelas 1 sma.” Jelas Fajar dengan tegas.
Letta mendelik tidak terima.”nggak yah. jangan sembarangan loe.” Jelas Letta tidak terima.
” Gue ada buktinya yah Letta, seluruh siswa juga tau!!” jelas Fajar menolak.
Letta kehilangan suara dam Fajar merasa menang. Genta dan Bita menatap keduanya dengan heran,.” Loh fajar Letta bahkan udah pacaran sama Zeyn lima tahun, dia nggak mungkin ngejar kamu, memungkin dia deketin kamu karena yah biar deket aja sama kamu gitu bukan karena suka sama kamu atau ngejar kamu.” Jelasnya Bita dengan tenang pada sang anak.
“ mana ada..!!!! “ jelas fajar kesal.” Kalo masih fajar simpen chat dia, udah fajar kasih. Dia selalu ganggu fajar jadi selalu fajar blokir nomor dia. Dia penganggu di hidup Fajar.” Jelas Fajar kepada orang tuanya menggebu-gebu.
__ADS_1
“ benar Letta?” Tanya Genta pada Letta dengan heran.
Letta berdehem tak enak mendengarnya. “ yah sebenarnya Letta mau mendekatkan diri tapi fajarnya nggak mau om.” Jelas Letta kepada mereka pelan
“ tuh kan. Fajar aja yang ke GRan pas letta deketin. Letta pacaran alsama kak Zeyn lima tahun, dan akan tunangan.” Jelas Bita pada Fajar.
Fajar menatap ibunya shok”pacaran lima tahun??? dan mau tunangan?? Nggak mungkin..!!!” tegasnya tidak terima.
“ lah kok malah gitu mukanya??? Oiya dia emang pacar kakak kamu lima tahun.” jelas ibunya dengan semangat.
Fajar mendelik menatap Letta tidak terima. Fakta macam apa ini he, Letta sudah sangat sangat jelas mengejar dirinya mana ada dia pacaran dengan kakaknya lima tahun, “ kalo loe emang pacaran sama kakak gue. kakak gue alergi apa?” Tanya Fajar dengan mengejek.
Letta mendengarnya menjadi tertekan, berdehem pelan, mana dia tau apa alergi Zeyn.” tuh kan ma., dia nggak tau..” jelasnya Fajar pada ibunya teruru buru.
Bita menatap Letta yang diam saja heran.” Makanan kesukaan Kak Zeyn apa?” Tanya Fajar lagi menggebu-gebu.
Letta diam menatap mereka urmit sampai Fajar menatap orang tuanya penuh keyakinan. “ kan kan? ma dia nggak tau apa apa tentang kak Zeyn dan dia nggak mungkin nggak tau kalo udah pacaran lima tahun. “ jelasnya Fajar secara menekan kata katanya.
“ Zeyn alergi kacang, makanan kesukaan Zeyn nasi goreng kampong.” Jelas Letta kepada mereka menengah. Fajar mendengarnya menatap letta shok. Letta memandangnya remeh. “ dia nggak suka pedes dan manis, lebih suka sayur. Dan kebiasana buruk dia suka begadang.” Jelas Letta percaya diri kepada Fajar,
Fajar mendengarnya sedikit tak menyangkah sedangkan kedua orang tuanya tersenyum lebar.” Lihat Letta banyak tau tentang Zeyn kan fajar.” Ujar Bita pada fajar.
” Iyalah, bahkan ukuran ****** ***** Zeyn aja saya tau Tante.” Jelas Letta kesal.
“ he..,!! mana boleh begitu.” Jelas Gneta tak terima.
Letta gelagapan mendengarnya.” Iya soalnya kalo dia mau beli ****** ***** ngajak saya tante. Kan Zeyn pemalu kadi yah saya yang bantu cari.” Jelas Letta beralih.
“ oh kirain.” Jelas Genta shok. Sedangkan letta meringis. Salah jawab dirinya,.
__ADS_1
dari mana Letta tau??? Letta hanya mengarang!!!! hahaha sebab tadi ia lihat jika Zeyn makan bareng makan nasi goreng dan sayur. menyisihkan yang ada kacangnya di bagian sate kacang. bagian Zeyn tidak diberi kacang hanya kecap saja. hahaha