Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
Tidak ada yang gratis


__ADS_3

Nanti Author up Doble, ingatkan nanti malem yah buat kalian πŸ€—


.


.


.


Karena sibuk membantu orang tuanya Letta benar benar telat, jadi Letta memilih memanjat pagar saja untuk masuk sekolah.


Rasanya letta ingin sekali bolos tapi Letta ingat jika pemilik tubuh ini sudah hampir dua bulan bolosnya dan jika itu terjadi lagi ia tidak akan lulus.


Ngomong ngomong untuk ujian, satu minggu lagi mereka akan try out terakhir loh, wah rupanya Letta asli sudah dua kali tryout. Oke sebulan lagi letta akan ujian nasional dan tara.... pengumuman dirinya lulus atau tidak. Dan dirinya bebas mau kemana.


Letta nanti kuliah apa tidak yah??? rasanya Letta sudah malas belajar tapi di zaman sekarang tidak kuliah bisa bisa dirinya di anggap tidak punya Vlue.


β€œ bolos lagi? β€œ


"Astaga..”


Baru saja turun dari tembok sekolah letta dikagetkan dengan Renja yang sudah berada di belakangnya menatapnya dingin. Letta sampai tremor saking kagetnya melihat Renja.


” Gue telat bukan bolos..” tegas letta mengusap dadanya.


Renja mengangguk pelan.” ikut gue.. loe harus dihukum letta.” ujar Renja dingin.


Letta dii sana menatap Renja memelas.” Renja gue bawa gorengan, loe jangan hukum gue yah ntar gue kasih deh buat loe.” Ujar Letta membujuk,


Renja nengeleng pelan.” sejak kapan loe bawa gorengan ke sekolah? Bukannya loe jijik sama makanan murahan?” Tanya Renja aneh.


β€œ tapi ini kan premium bahannya, bagus.” Jelas Letta jujur dan serius, mengeluarkan mika dari tasnya dan tersenyum lebar.” Sini deh ayok ajak gue ke ruangan loe.” Ujar Letta penuh semangat.


β€œ Nggak Letta. Loe harus hormat di depan taing bendera.” Ujar Renja tegas.


Letta menggeleng pelan.” kongsi kongsi, kita kan temen, masa sama temen gitu,” jelas Letta kepada Renja pelan menepuk pundaknya.


” Kapan kita temenan?” Tanya Renja menaiki satu alisnya. " Sejak kapan???"


β€œ sejak loe nonjok Fajar karena ninggalin gue pas kena gorok. Gue jadi tau deh loe baik. ayok Renja ke ruangan loe.” Jelas letta jujur. Ia tau dan mendengar semua kok, kan saat itu ia lihat di jendela. Renja agak kaget Aat letta tau permasalahan itu.

__ADS_1


β€œ Letta.. itu ruangan gue kok loe ngebet masuk sih?” Tanya Renja heran kepada letta.


β€œ ketimbang di luar hormat di dekat tiang mending di ruangan loe deh adem ada AC nya.” Jelas Letta membuka pintu ruang Renja segera masuk.


Renja menatapinya bingung menutup pintu. Letta segera duduk di sofa.” Akh nikmat.” Ujar letta pelan.” Ayo Renja sini gue bawa gorengan.” Ujar Letta menepuk di dekatnya duduk.,


Renjua mendelik, melihat letta menggeluarkan gorengan cup di tasnya dua, berbagai varian ada yang manis dan ada yang biasa.


" Nih cobain. enak loh..!"


Letta menjojol mulut Renja dengan cireng isi, kaget ia menjauh tapi karena sudah masuk ia lanjutkan saja mengunyah menatap Letta tak suka.


Letta ikut makan dan renja mengangguk.” Enak, dimana loe beli” Tanya Renja pelan.


” ini bonyok gue yang jual, enak kan.” ujar letta semangat.


β€œ jadi loe beneran bukan anak pak Subro dan anak tukang gorengan?” Tanya Renja baru mau percaya.


Letta mengangguk.” Iya beneraan kok.” jelas letta.


” tapi gaya loe selkangit. Berapa omset bonyok loe sehari sampek mampu beli mobil Phorsche sama jam Rolex?” tanyanya menatap jam di tangan letta.” sepatu Gucci sama parfum ZAHRA? dompet choac?” Tanya lagi.


Itu semua bukan barang murah loh!


Renja tersedak coreng membuat letta buru buru memberinya minum.” Anj, loe lont3?” Tanya Renja kaget.


Plak. asss Renja mendesis bibirnya di jentik oleh letta.” sembarangan kalo ngomong. β€œ Open BO. Boking Orang. hmm semacam memberi pelayanan gitu, bukan jadi lont3, gue nggak jual badan.” Jelas Letta mengelak.


β€œ Tapi artinya loe ***** kalo open Letta.” ujar Renja ngegas.


β€œ Yah santΓ© bos.” Ujar letta kesal. Renja mengernyit kesal, dia yang salah dia yang ngegas. " Gue kerja serabutan.." Jelas letta kembali. Rasanya Janggal, kerja serabutan apa sampai bisa beli itu semua? Renja juga mau!!!


Makan dengan tenang usai perdebatan Letta dan Renja, keduanya hanya saling lirik dan tidak tau harus bicara apalagi. Masih pukul 8 dan guru masih di kelas, harusnya Letta bisa keluar di jam 9. Letta menghela nafas pelan melihat Renja yang menghabisi seliruh kue kue yang dirinya bawa tadi.


β€œ Rem..!!! eh?” Renja dan Letta melirik pintu yang terbuka, ada Brayen, Fajar diam Fahmi yang datang. Letta menguap pelan.” kok dia ada disini Ren?” Tanya Brayen mendadak bermuka dingin dan sebal melihat akan kehadiran Letta yang ada di ruangan renja.


β€œ karena nggak dikelas. β€œ jelas renja malas.


” Kalian ngapain ke sini?? Nggak masuk?” Tanya renja pelan, mereka menggeleng.

__ADS_1


” kelas brisik banget nggak ada guru jadi mau numpang ngadem deh di ruangan loe. Kan ruangan loe adem.” Jelas brayen sambil melirik Letta malas.


Letta hanya diam saja tak bicara, melirik ada Fahmi yang sayu dan kunyu menatapnya kosong. β€œ kenapa loe?” Tanya letta pada fahmi yang tercenung.


Fahmi terlihat terkejut dan terdiam sejenak. Menggeleng pelan memilih duduk di sebelah Letta. Letta menguap kembali karena mengantuk, Fajar melihat Letta dnegan tatapan malas meski tak menygapik jika Letta sangat menggemaskan di matanya.


β€œ Letta loe nggak masuk?” Tanya Fahmi serak.


Brayen da yang lain menatap Fahmi heran. Dia aneh. Letta menggeleng.” loe lihat gue disini? Kalo gue disini artinya gue nggak ke kelas.” Jelas Letta malas. Fahmi diam menatap Letta lirih dan sulit.,


β€œ mending pergi aja deh dari sini. Bikin hawa bauk t4ik tau nggak.” Jelas Brayen ketus.


Letta mendengarnya sama sekali tidak menjawab, hanya diam saja memainkan kukunya β€œ Gue mau pergi lah kalo gitu. See You Renja, tadi gorengannya habis tiga boks artinya tiga puluh ribu yah, soalnya satu boks sepuluh ribu.” Jelas letta Tersenyum lebar.


β€œ loh kok gitu?” Tanya Renja tak terima. Bukannya semua ini dikasih gratis?


β€œ yah secara nggak ada yang gratis di dunia ini hahaha.” Jelas letta tertawa keras segera keluar dari ruangan Renja.


β€œ sialan, dikibul gue” gukmam Renja kesal. Renja pikir semuanya gratis!!!!


β€œ loe kok deket sama Letta?” Tanya fajar dingin pada Renja.


β€œ mana ada gue deket. Dia ada di ruangan gue jadi deket gitu?” Tanya Renja tenang .” lagian nggak apa apa kan kalo gue gebet letta? loe kan nggak mau sama dia.” Jelas Renja Tersenyum miring. Fajar mendengarnya menatap Renja tidak suka., Di bagian tubuhnya tidak menerima hal tersebut.


Letta menghela nafas pelan duduk di kelasnya yang ternyata guru nya sudah keluar, di sambut Udin dan bastian.” Woy letta. gue masih belum terima ye kemaren kalah panco. Sini loe lawan gue lagi.” jelas Bastian, pria bermata sipit karena campuran darah indo dan jepang itu kesal.


β€œ yah ayok, kalo kalah apa taruhannya?” Tanya Letta dengan malas.


β€œ gue traktir sepuasnya, tapi kalo loe kalah. Gue cium pipi gue.” jelas Bastian.


Plak.” modus loe. Monyet dusun.,.!!!!” teriak Beta kepada Bastian yang mencari kesempatan.


Semua orang mendengarnya tertawa.” Kenapa loe? Cemburu?” Tanya Bastian menggoda Beta.


Beta mual mendengarnya, membuat eskpresi seakan ingin muntah membuat mereka tertawa sangat keras.


datang dan kembali aduh panco dengan letta. Bastian belum dua detik sudah kalah membuat ia shok.” Curang loe.. ulang ulang.” Ujar Bastian, sampai lima kalipun meminta ulang membuat Letta menatapnya malas.


” Bastian gue capek. Loe kalah mulu ngotot curang mulu perasaan. Lima kali loe kalah lima menu traktiran. Awas yah.” jelas letta kesal,.

__ADS_1


β€œ nggak ada perjanjianya begtu yah.” jelas Bastian tak terima.


β€œ ada, apa loe??β€œ jelas letta kesal. Bastian mendelik takut, tidak terima dirinya kalah sari perempuan.


__ADS_2