Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
tangisan


__ADS_3

Zeyn menunjukan mobil yang ada di bagasi,” kalian istirahat lah dulu dan minum, setelahnya bawa mobil itu untiuk laporan.” Jelasnya karena rasa kemanusiaan.


” Siap komandan terimakasih.” Tegas mereka serentak kepada Putra.


Zeyn mencibir kesal melihat anggota putra yang tidak tahu diri baginya.” Gue yang ngasih mobil dia yang malah di ucap terimakasih, nggak sadar diri,.’” Gumamnya kesal segera mendekati Letta dan Xior.


Xior yang masih menggendong Letta melirik pelan, melihat bagaimana Letta memeluk lehernya dan tidur di pundaknya, senyumnya terbit sedikit sebab merasa nyaman dan hangat.


Apakah Xior lelah? oh tentu tidak, Xior sudah terbiasa membawa may... akh manusia maksudnya.


” Yuk gue yang bawa letta.” jelas Zeyn ingin mengambil alih Letta dari pundak Xior..


“ dia udah tidur, nanti terganggu.” Gumam Xuor pelan.


”nggak apa apa, Letta butuh mandi itu, butuh bersih bersih dan makan.,” jelas Putra. Menyenggol pelan pipi letta.” Letta bangun, kita udah sampai.” Gumam Putra menyolet pipinya. Xior hanya melirik saja tak membantah.


Letta mengerjab pelan, segera bangun melirik sekeliling.”nyaman yah di pundak gue?” gumam Xior tersenyum miring kepada Letta yang sudah bangun.


Letta setengah sadar menepuk pelan pundak Xior.” Harusnya sih ini gue jadiin kasur. gue jadi gepengin.” Gumamnya dengan maksud jelek.


Xior tersenyum miring.” Senyaman itu sampek di jadiin kasur?” tanyanya menggoda.


Letta mendengus malas lagi menjawab. Segera turun usai kain itu terlepas. Letta hampir jatuh saat punggungnya terasa sakit dan nyeri sebab duduk terus sejak tadi. Untung Zeyn menahan tubuhnya.


“ bisa jalan?” Tanya Zeyn pelan. wajahnya menunjukan kekhawatiran pada Letta. Putra juga sama.


Letta berdehe, pelan.” duh pegangin ,” gumam Letta.pelan,


Zeyn berdehem pelan.” sekalian ke kamar mandi dulu, kamu ajak Jasmin sama Gina juga yah.. “ jelas Putra pada letta.


” mereka nggak ada baju ganti lagi karena kemarin sharing sama kamu, “ jelas Putra tak enak hati.


Letta terkekeh pelan melirik Jasmin dan Gina yang malas dan diam saja, “ yaudah yuk.” Gumam Letta kepada mereka.


Jasmine dan Gina berdehem segera membantu letta berjalan untuk masuk ke kamar Letta yang ada di lantai atas. “ ,maaf yah letta kita ngerepotin kamu.” Jelas Jasmine tak enak hat


“nggak apa apa lah, kan kemaren dia ngerepotin kita.” ketus Gina.


Letta mendengar itu melirik Gina .” loe nggak suka sama gue?” Tanya Letta.


Gina menatap letta sinis.”nggak tau, pas lihat muka loe gue kesel aja gitu.” Gumamnya pelan.


“ Gina nggak boleh gitu.” Gumam jasmine menatapnya garang.


Gina mendesis.”nggak usah sok baik deh. Dia udah rebut Putra tau nggak., gara gara dia putra nggak suka loe.” Jelas Gina tegas.


“ cinta emang nggak bisa dipaksa.” Jelas jasmine lembut.”kita udah cukup dewasa untuk nggak mempermasalahan hati gin. Mau berdebat gimanapun kalo tentang perasaan dan cinta, semua orang juga nggak ada yang salah.” Jelas Jasmine pelan.

__ADS_1


Gina mendengar itu hanya bisa mengangguk pasrah. Letta bisa melihat hasil orang yang sama seperti Betta, sangat baik, hatinya lembut, meski tidak bisa ia pungkiri perasaannya sakit, matanya bahkan beberapa lagi juga sembab.


“ loe orang baik, pasti dapat yang baik. “ jelas Letta dengan pelan.


Jasmine tersenyum tipis.” Terimakasih doa nya, aku harap kamu juga dapat laki-laki terbaik.” Jelasnya pelan.


letta mengangguk pelan kepada jasmine, gina hanya bisa menonton keduanya, bukan tidak suka Letta, Gina hanya merasa cemburu. Cemburu pada kenyataan., di saat temannya Jasmin sejauh ini tidak di lirik tapi wanita mungil ini yang di lirik padahhal bukan siapa siapa.


Segar setelah mandi, Letta melirik jasmine dan Gina mengganti pakaian yang sudah di sapkan oleh Zeyn. keduanya duduk dengan tenang sembari bermain Hp di atas kasur, “ kalian nggak turun?” Tanya Letta heran kepada mereka


Gimna dan jasmine menoleh melihat Letta yang keluar sudah menggunakan celana boxer pendek, baju putih oblong kebesaran, kepala botak. Jasmine hampir menyemburkan tawa beda dengan Gina yang sudah tertawa keras. Letta yang di tertawakan menaiki alis memandang mereka tidak suka, apa yang salah darinya??? " kalian kok ketawa???"


“ loe kayak tuyul.. awok awok.” Tawa Gina mencuat keras.


Letta melotot dibuatnya, tertawa Gina aneh sekali, beda dnegan jasmine yang sudah tak bisa menahan tawanya.” Duhh itu kepala kamu udah nggak sakit kan kena air? Sini coba saya cek kembali.” jelas Jasmine. Letta berdehem mendekati Jasmine menunjukan luka di kepalanya.


Gina menggeleng pelan.” uculnya.” Gumamnya gemas, apalagi saat letta memiringkan kepala sata Jasmine memeriksa kepalanya. Jujur Gina sangat gemas pada Letta, dia sangat cantik dan imut. Dia definisi jika di pandang cantik semakin di pandang semakin cantik.


“ letta... “ panggil Zeyn dari luar.


” Yah?” teriak Letta.


Zeyn berdehem depan pintu.” Boleh saya masuk?” Tanya Zeyn tegas.


“ yah.” teriak Gina ikut menyahut.


Letta berdehem pelan.” bentar, tunggu saja dibawah.” Jelas Letta.


Zeyn mengangguk pelan menatap letta yang masih sibuk di onati oleh jasmine.” Saya tunggu dibawha oke.” Ia sgera menutup pintu pelan membiarkan para gadis di dalam.


“ kalian kayaknya sangat akrab.” Jelas Gina pada Letta,.


Letta berdehem pelan,. “ yah, loe suka sama Zeyn?” Tanya Letta pada Gina to the bon.


Gina mendelik tidak terima.” Zeyn ganteng tapi gue udah tunangan. Sory stroberry aja yah tunangan gue Cang ijo.” Jelasnya sombong pada Letta.


Letta mendengar itu mencibir Gina.” Tapi Zeyn itu kaya raya loh, rumahnya aja harga milyaran, kalo kasih jajan ke gue 1M.” jelas Letta menggoda.” Dia juga suka kasih batang branded, cob aloe cek deh baju yang loe pakek mereknya apa. Itu dari Zeyn BTW.” Jelas letta tegas.,


Gina segera mengecek merk baju yang ia kenakan, karena ia jarang bermain dengan barang barang mahal, ia tidak tau banyak barang, tapi jika mereknya Guci, ia tau yah.,. lihat mata Gina melebar melihat merk ini, tidak pernah terbayang mampu menggunakan baju semahal ini. “ tu merknya masih ada.” Gumam Letta menguap pelan melihat ada kertas dibelakang guna masih tergantung.


Gina menoleh kebelakangnya dna mencari kertas yang dimaksud oleh Letta, jamin menyelesaikan kegiatannya dan memandang Gina dan ltta.” Buset 1000USD.” Gumamnya meneguk saliva keringnya. Melirik letta dengan pandangan horror.


” Yah gitulah kalo pacaran sama zeyn, nggak kaleng kaleng kalo barang yang dikasih,. Yah ginilah..” gumam letta sombong.


Gina menciut mendnegar letta bercerita.,” kalo pacar loe ngasih apa?” Tanya Letta pela


Gina menggeleng pelan, kekeh pada pendiriannya.” Pacar gue emang nggak punya harta, tapi dia setia, gue butuh cowok setia dan sayang sama gue..” tegasnya serius, mengingat wajah pacarnya yang sedang bertugas. Mereka memang LDR selama ini.

__ADS_1


Letta mencibir dibuatnya.” Coba sini lihat kontak pacarmu biar gue cek.” Jelas Letta.


“ loe bisa?” Tanya Gina pelan.


Letta mengangguk tegas.” Apa yang gue nggak bisa? kita cek setia beneran atau enggak.” Gumam letta terkekeh.


Mau tak mau Gina ragu memberikan Hpnya.” tapi gue percaya dia setia.” Tegasnya menarik lagi hpnya.


“ coba aja cek dulu Gin, katanya kalian kan udah mau nikah, siapa tau dia banyak ulahnya.” Sahut jasmine pada Gina setuju.


Letta berdehem pelan. dan Gina mau tak mau memberi HPnya. Letta segera mengotak atik HP gina membuat Gina dan jamsin mendekati letta dan melirik apa yang Letta lakukan. Sampai lima belas menit.


“ toktok.. letta ..” teriak dari luar, suara Putra.


“ masih ganti baju, kalian makan duluan aja.” Teriak Gina.


Diluar putra menghela nafas pelan.”kita tunggu yah, jangan lama lama.” jelas putra segera pergi.


Gina melihat Letta kesal sebab ia terlihat sangat serius,.” Udah belom? Laper nih.” Gumamnya memelas.


Letta menghentikan tangannya dan memberikan semua pada Gina. Gina dan jamsin melirik apa yang Letta dapatkan, matanya melebar melihat WhatsAp milik calon suaminya bisa Letta retas. Terlihat semua bekas Chat dari calon suaminya.


Bahkan busurnya bisa bergerak melakukan sesuati apa yang dilakukan pacarnya, banyak chat dengan banyak perempuan', baik instagram, wa, dan juga facebook. Gina memelas melihat jika lelaki itu memiliki 7 pacar, ingat bukan 2 tapi 7. Itu membuat Gina sakit hati.


“ hahahaha.” Tawa Letta meledak melihat bibir Gina bergetar seperti ingin menangis.” Makan tu setia, setia setia nggak bisa dimakan... udah setia eh malah di selingkuhan.. duh duh.” Gumam Letta segera berdiri dari posisinya.


Jasmine memandang temannya sedih.” Loe beneran nggak sih? jangan jangan loe boong yah.” gumam Gina nanar.


Letta menunjukan hidungnya.”nggak ada gunanya bohong juga. Tu makan tu setia, setia setia nggak ada gunanya. Kalo kaya ada juga uangnya, udah nggak ada uang, suka selingkuh lagi.” gumam Letta segera menjauh.


“ hua....’ tangis Gina mendera.


Jasmine meringis dibuatnya.” Udah Gin. Nggak apa apa.” Gumam jasmine menepuk pelan pundak temannya


“ nggak ada apa apa nya gimana ha?? Ini gue di selingkuhan bukan ape ape lagi, sakit hati gue jas sakit.” teriak Gina tidak terima,.


Jasmin menggeleng pelan.” bukan gitu, maksud aku kamu harus sabar, ngak boleh nangis, nangis bikin kamu rugi. kan udah ketahuan selingkuh jadi nggak usah nikah.” Jelas jasmine kembali tenang kepada Gina.


Gina menggeleng pelan.” gue udah pacaran 7 tahun Jas. 7 tahun... diibaratkan kalo kredit rumah udah dapet rumah, plus mobil juga.” Gumam Gina nanar.


Letta mendengar itu terkekeh pelan.”nggak apa apa, angap aja mobilnya nunggak eh ditarik sama dealer.” Jelas Letta polos.


” Letta. anak monyet loe.” Teriak Gina kesal pada Letta.


“ loe monyet. Monyet hutan.” Gumam Letta malas.


“ hua. mama..” tangisan Gina kembali meledak dan Letta malah kesenangan melihat hal itu, kapan lagi buat anak orang nangis kan? apalagi anak gadis. Letta senang melihat Gina tersakiti. Hahaha katakan saja ia jahat tak masalah.

__ADS_1


__ADS_2