
“ kakak..!!” teriak Nemo yang isteris berlari memeluk perut Letta kuat sebab ketakutan.
” Lepas nemo biar kakak habisin ini manusia sampah..!!” teriak letta dna kembali memukul belle.
Belle histeris kesakitan karena letta menjambaknya, “ letta udah..” teriak sunja kepada letta dan menahan tangannya.
Brak.. sunja berjengit kaget saat letta menghempaskan tubuhnya kuat dan melempar rambut Belle kuat.” sampah sampah kayak kalian harus gue bunuh apa gimana biar nggak ganggu hidup gue ha?” Tanya Letta dingin dan tak suka.
Beberapa orang meremang menatap Letta yang marah, Letta mengusap keringat yang lengket di kepalanya dan menarik nemo yang memeluknya dari belakang.” Iyaadek gue ideot kenapa? Begok? Apa lagi??? apa lagi yang mau kalian hina ha iya adek gue anak special tapi apa kalian berhak ngejek dia ha?” teriak Letta tak senang.
“ tapi kamu juga dulu suka bully orang dan ngomongin orang. kok pas kamu diejek dan di bully nggak mau?” Tanya Kirana mencetus kepada Letta sinis.” Ginilah rasanya dulu pas kamu ejek ejek kita dan bully kita,. nggak enak kan?” lanjutnya.
Letta membenarkan hal itu. “ itu gue yang ngelakuin kesalahan bukan adek gue, adek gue diciptain sama Tuhan sesempurna ini, kalian tau nggak gue yang berdosa, gue yang punya kejahatan, otak kalian pinter cerdas Tuhan kasih malah nyiksa orang yang nggak berdosa. Sekarang gue Tanya kalian waras nggak?” Tanya Letta menegaskan kasar.
" Ta..!"
“ udah, udah gue males yah berurusan sama kalian, gue capek gue males.” Ujar letta menghempaskan tangannya beberapa kali dan menarik Nemo pergi dari sana. tapi Belle melihat hal itu tidak mau, dia menarik Nemo dan menjambak rambut pendeknya membuat nemo berteriak histeris. Rambut yang dijambak gugur dan rontok membuat orang orang shok.
Maata letta memerah memandang Belle dengan pandangan amarah mengibar kuat. Nemo disana berteriak histeris kesakitan dibuatnya.
” Anjing loe.” Teriak letta menendang kuat kepala Belle hinga Belle meringis memegang kepalanya terasa patah leher. Letta menerjangnya dan menghajarnya berkali kali dengan kepalan nya yang sumber tenaga ia kendalikan disana.
“ letta..!!” teriak Sunja dan cinta shok, letta tak terima saat mereka menahannya membuat ia menginjak injak perut Belle kuat.
__ADS_1
Belle pingsan dan letta melemparkan sepatunya pada Belle. Cinta menampar wajah letta kuat agar dia sadar. Tapi karena kesetanan Letta menjambak Cinta kuat hingga kepalanya mendongak.
" Letta udah!!" Ujar Sunja menahan Letta Letta tak sengaja menghempaskan Sunja hingga Sunja mundur dan terjatuh.
“ stop letta adek loe nangis.” Tegas Brayen memeluk letta menjauh dari sana.
Letta dipeluk oleh Brayen melirik adiknya yang memang sudah ditenangkan oleh sunja, meraung memegang kepalanya kesakitan. Hati letta sakit melihat hal tersebut.
Melepsakan pelukan Brayen ia mengusap air matanya pelan.” puas kalian ha? Adek gue nggak salah apa apa tapi kalian buat dia begini???? Kalo kalian dendam sama gue kalian pukul gue sepuasnya, cari masalah sama gue sepuasnya tapi jangan adek gue, jangan hina dia, kalian manusia paling terbangsat yang pernah gue kenal.” Tegas Letta dihadapan Brayen dna keseluruhan disana.
Segera bergegas memeluk nemo letta membawa Nemo menuju mobilnya buru buru. Sunja di depan Nemo memandang letta merasa bersalah.” letta sunja nggak ngapa ngapain., sunja nggak gitu.” Ujarnya polos sembari meneteskan air mata pelan.
Letta mendorong sunja kuat.” gue benci sama loe.” Tekan Letta kuat padanya. Sunja memandang letta bergetar. Letta benar benar memancarkan kebenciannya.
“ Letta yaampun kamu dan Nemo kenapa?” tuh kan. Letta memejamkan mata takut, melirik Agung mendekat bersama Nato. Nemo di sana segera memeluk Nadia yah memeluk dan juga menenangkanya yang kembali menangis.
“ letta?” Tanya Agung kepada letta yang takut dan diam depan dirinya.
Letta mengeleng pelan tak berani menatap agung.” Tadi pas di tokoh letta lengah bapak, terus Nemo mainin coklat sampek jatuhin mesin pembuat coklat.” gumam Letta memelas memain ujung bajunya.
Agung mendengarnya diam memandang letta dengan pandangan sulit. Letta melirik ayahnya dengan merasa bersalah.” Terus jatuh pas Nemo yang hampir jatuh, terus coklat nya jatuh ke baju Letta sama Nemo pas Letta mau peluk nemo supaya nggak jatuh. Terus pas di jalan tadi ketemu sama temen letta. tapi nemo ejek ejek, mereka bilang nemo ideot. Letta marah dan murkah, jadi letta berantem.” Ghumamnya memelas.
Agung mendengarnya diam tak menjawab, Nato pun memandang Letta sulit, tidak ada yang memarahi letta, Nadia pun segera mendekati letta dan menepuk pelan pundak letta.” kamu bersihkan saja dulu badan, kamu seperti mandi lumpur.” Gumamnya.
__ADS_1
Letta mendengarnya mengangguk pelan, melirik agung yang memandangnya sulit. Agung disana mengusap kepala letta dan berdehem.” Terimakasih udah jaga adek yah.” jelasnya. Tapi letta bisa lihat mata ayahnya sedih dan kecewa,
“ loe nggak becus banget jaga Nemo. Baru juga dua jam dan nemo udah pulang dalam keadaan gini? Loe ngapain aja tadi ha?” Tanya Nato berteriak pada Letta.
Letta mendengar hal tersebut memandang Nato tak terima.”gue kan udah bilang. Nemo ngilang dari pandnagan gue sepuluh detik, dia mainin coklat.” jelas letta kepada Nato penuh kesabaran.
” Mangkanya jangan dilepas..!!” tegas Nato.
Letta hendak bicara kembali tapi Agung menengahi mereka dengan tangan yang ia lambaikan.” Cukup, kalian nggak usah berantem lagi. Letta kamu sana mandi, bersih bersih.” Tegasnya kepada letta.
letta melirik Nato yang menyipitkan mata padanya. Letta segera memasuki rumah dan menuju rumahnya, melepaskan sepatunya yang kotor. Meladeni Nato ribut tidak akan pernah ada habisnya, apalagi keadaan nemo memang buruk begini.
“ yaampun Nmeo sakit nak?” Tanya Nadia kepada nemo saat Nemo di pelukannya terus menangis.
Nemo mengeleng pelan menunjukan kepoalanya.” Di tarik sama temen kakak. terus bam, kakak pukul orangnya , terus kakak marah banget hiks hiks. Nemo takut kena pukul juga.” Gumam Nemo kembali menangis dihadapan ibu dan ayahnya.
“ kakak nggak poukul Nemo?” Tanya Nato kepada Nemo.
Nemo menggeleng memilih tangan kirinya.” Enggak...” jawabnya lirih.
Ketiganya menghela nafas lega mendengarnya. “ yaudah ayok ke kamar mandi kita mandi dulu. Nemo bauk coklat.” Ujar nadia.
Nemo mengangguk meminta gendong. Nadia segera menggendong nemo dengan penuh kasih.” Ibuk mala?” Tanya Nemo mengerjab kepada nadia.
__ADS_1
Nadia tersenyum tipis dan menggeleng.” nggak sayang. Ibuk enggak marah.” Jelas nadia lembut sembari dijalan menuju kamar mandi.