Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
Selamat


__ADS_3

Sampai didalam ruangan dokter shok menatap letta penuh pertanyaan.” kamu benar benar alleta cucu ragiel?” tanyanya tegas., sebab setahu dirinya Alletta sudah meninggal sepuluh tahun yang lalu, dan sosok di depannya ini hanya bocil usia 17 tahun paling.


Letta mengangguk cepat. dokter terdiam beberapa detik, sebelum letta mengatakan sesuatu.” Dokter yang sering mengobati luka saya saat Ragiel menghajar saya, saat saya latihan dan dokter pribadi keluarga Ragiel yang sekarang menjadi atasan utama rumah sakit kami..” Jelas Letta tegas.


Dokter mengangguk pelan.” oke. Letta saya minta tolong untuk kerja samanya. “ jelasnya dengan ragu., sebab tak ada cara lain sekarang.


Letta mengangguk cepat, segera mengikuti dokter Faris dan menggunakan baju oprasi, Letta sudah lama tidak menjahit ataupun membantu para dokter melakukan bedah.


Letta dulu memang banyak melakukan banyak pelajaran. Hidup bersama kakeknya Ragiel, Letta mendapatkan hidup yang sulit, harus menguasai banyak ilmu termasuk ke dokteran. Jika terluka letta terbiasa menjahit lukanya sendiri.


Disini ilmu itu berguna. Ia bisa melihat bagian sebagianw ajah Mars memang bengkak dan terluka parah, “ dokter?” Tanya perawat melihat Letta orang asing.


Faris mengangguk segera memberi ruang untuk Letta. melihat rambut Mars sudah dibotak keseluruhan mulai kembali melakukan oprasi. Cemas cemas Letta mengingat apa saja yang harus dirinya lakukan, dibantu dokter lain, di sana hanya ada dua dokter dan mereka hanya dokter umum bukan dokter bedah, dokter bedah sendiri adalah dokter Cindy yang kecelakaan di jalan.


“ tolong gunting.” Tegas Letta serius,, segera dokter mengambil dan memberikan pada Letta yang barus aja menjahit bagian yang lain. Keringat bercucuran segera di bersihkan perawat di wajah Letta agar tidak menetes.


Dua jam selesai.


Tubuh Letta terlemas duduk di lantai menatap Mars yang sudah selesaikan di oprasi.


” Oiprasi berjalan Lancar..” tegas Faris dengan tegas membuat Letta merasa legah dan perawat lain di sana bersorak senang. Melirik Letta yang terlemas Faris mendekatinya dan tersenyum tenang. Baru yakin jika Letta ini benar-benar Letta yang ia kenal.


Tiba-tiba letta menangis, rasa emas takut menjadi satu sangat membuat dirinya gelisah, ini tidak nyaman, bersyukur dunianya dulu begitu keras jadi bisa berguna di dunia yang sekarang. Jika tidak letta tidak tau harus bagaimana.


“ alleta.. mari bersihkan diri terlebih dahulu.” Jelas dokter.


Letta mengangguk di bantu oleh Faris berdiri untuk keluar dari ruang oprasi. Mars dibiarkan di sini dibantu dengan beberapa perawat dan dokter yang siap siaga mengecek keadananya setiap menit. Keluar melihat jika masih ada Bunga dan Bumi memandang letta keluar. “ Letta bagaimana keadaan Mars?” tanyanya cepat.

__ADS_1


Letta memeluk bunga menangis pelan membuat bunga ikut menangis dipelukan letta. bergetar Letta diikuti yang lain. Bumi dan Pluto shok terjatuh dan tak berdaya dilantai melihat tangisan letta.


" Mars.." gumam Bumi shok....


” tante oprasi mars lancer,.” Jelas letta bergetra.


Bunga mendongak menatap Letta tak percaya.” Dia selamat?” Tanya Bunga tak percaya membuat Pluto dan Bumi memandang Letta.


Letta mengangguk Tersenyum bahagia.” iya selamat tante.” Gumamnya.


Wajah Bunga menjadi nanar menamparw ajah letta. letta shok ditampar Bunga.” Mama pikir Mars meninggalkan letta.” teriaknya menangis lebih kencang.


Bumi menatap Letta dengan pandangan datar ini sangat membuat harga dirinya terluka. Sudah menangis dan berfikir negatif gara-gara tangisannya Letta.,” kamu menangis begtu membuat orang salah paham.” Jelas Faris kepada letta.


Letta mendengarnya hanya diam mengerjab polos. Dirinya menangis bahagia.” yausudah Letta bersihkan tubuh dulu yah tan.” Jelas Letta.


“ tadi saya tidak yakin itu kamu sebenarnya.. tapi mendengar kamu mengatakan nama asli saya saya jadi percaya.” Jelas Faris pada letta yang minum di depannya usia membersihhkan diri. Tadi saat berbisik letta menyebut nama aslinya dan dirinya dan panggilan khusus dari Ragiel padanya.


New. Dia memang bekerja di rumah sakit ragiel, yang letta pijak ini rumah sakit Ragiel... dan nama New itu juga di ambil dari kata Faris yang berada di New York.


Letta menghela nafas pelan di depan Faris.” Bilang padaku bagaimana kamu bisa hidup kembali. kamu operasi plastik selama ini?” tanyanya kembali pada Letta yang diam saja.


Letta menggeleng pelan.” ceritanya panjang New.. kapan kapan aku ceritakan” jelasnya tenang.


Faris mengangguk pelan,.” kau tetap sama dengan dulu. Sama sama hebatnya.” Jelasnya tenang.


Letta menatap Faris dingin dan tajam.” kau sendiri mengapa tidak mau mengoprasi lebih baik? alih alih mengatakan dokter umum, aku tau kau dokter bedah.” Tegas Letta kesal padanya.

__ADS_1


Faris menggeleng pelan.” aku sudah sangat lama tidak membedah orang, semenjak tidak bekerja lagi dengan Ragiel sepuluh tahun lebih yang lalu., lagian kau tau sendiri aku membeda organ dalam bukan kepala.” Jelasnya tegas.


Letta mengangguk pelan memijit pelipisnya pusing. Jika sudah begini apa yang harus dirinya katakana kelak kepada keluarga Mars? Bagaimana jika dirinya bisa membeda kepala orang??? pahal dirinya masih bersusia muda dan baru lulus sma??


Semalaman suntuk Letta tidur, tidak pulang dan hanya duduk di ruangan Faris untuk istirahat dan makan saja, belum berani untuk keluar. Hari ini juga dirinya tidak ikut ospek karena menunggu Mars yang masih ditangani dan di lihat perkembangannya.


...----------------...


Keluar di jam 7 pagi menjumpai keluarga mars yang berada di ruang VIP. Letta yang masuk segera di sambut oleh mereka dengan kaget.” Kamu belum pulang letta?” tanyanya. Letta menggeleng pelan.” semalam aku istirahat di ruang dokter tante.” Jelasnya pelan.


Bunga mengangguk merangkul Letta yang mendekat, melihat keadaan mars yang masih menggunakan beberapa alat dan wajah yang sudah menggunakan kain kasah, sebagian kain kasah diwajahnya dan dilengannya.


bukan hanya bagian kepala, bagian lengan Mars juga patah karena tekanan cukup kuat semalam, luka dibeberapa bagian juga cukup parahs eperti di pahanya, sekitar 20 jahitan.


Bumi melirik Letta yang diam saja mendekat sejenak.” Letta.. terimakasih.” Jelasnya pelan. Letta mendongak memandang Bumi yang bicara, Bumi memeluk Letta dengan dalam membuat Letta melirik Bunga takut.


Takut bunga cemburu.


Bunga tersenyum juga memeluk letta.,” terimakasih karena sudah bersama Mars selalu.” Jelas bumi nanar dan menangis.


Letta tersenyum tipis dan mengangguk membalas pelukan keduanya.


...----------------...


Tangan kanan Zeyn,. Xior.. melirik Zeyn ragu. “ maaf tuan, saya sudah menghalang dokter yang akan menangani pria itu tetapi tetap saja. Dia selamat karena dibantu oleh Letta.” Tegasnya kepada Zeyn, Zeyn mengepalkan tangan mengerang memandang Xior.


“ dan mustahilnya. Dia membantu dokter dalam menangani pria itu.” jelasnya.

__ADS_1


“ bulshit, mana mungkin dia membantu penanganan orang. dia bahkan baru mau masuk kuliah kejuruan, belum pernah mengecap pendidikan kedokteran.” Tegas Zeyn melempar barang barang di atas mejanya keras. Ini tidak masuk di akalnya.


__ADS_2