Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
pesta


__ADS_3

Hal itu membuat Letta bungkam. Putra terkekeh melihat keterdiaman Letta. menatap langit lagi sedih.” tidak apa apa jika tidak mau, karena pada dasarnya cinta tidak harus saling memiliki, dan kamu tidak harus aku gapai. Kamu hanya perlu hidup dengan bahagia, tertawa. Janji yah nanti kamu harus dapat laki laki yang lebih baik Dari saya.” Jelas Putra tersenyum tipis. “ jika dia menyakiti kamu, kamu bisa datang dengan ku, dan aku akan memelukmu.” Jelas Putra Tersenyum tulus.


Letta menitihkan air matanya. menghela pelan Putra merasakan dadanya kembali sesak. Letta diam menatap wajah Putra yang sangat tulus.


Letta memejamkan matanya.” putra.” Bisik Letta pelan.


Putra berdehem lembut menatap letta.” aku tidak ingin punya anak, dan bisa jadi aku tidak akan bisa punya anak di kehidupan mendatang.” Jelas Letta serius.


Putra menaiki alisnya.” Bisa jadi hanya akan menjadi beban karena aku sakit. jelas Letta pelan.


Letta membuang muka lemah.” Tidak bisa makan makanan pedas, berlemak. Tidak bisa terlalu lelah, atau bahkan terkena debu. Sakit ini akan selalu ada dan merepotkan banyak orang “ jelas letta serak.


Memejamkan matanya letta menghela nafas lagi.” menjadi orang yang egois demi kebehagaiaan kalian, aku harap kamu bahagia,. tapi nyatanya kamu terluka. Maaf kan aku... ‘ jelas letta menatap Putra lagi.


putra menatap Letta sedih.” Maaf aku nggak bisa sama kamu karena kamu sempurna, terlalu sempurna untuk aku.” Jelas Letta dengan tetesan air matanya.


Putra menangis dan mendekati Letta dan memeluknya erat... ia baru tau itu alasannya. Letta menangis di dada Putra.” Bahkan aku tidak boleh menangis lebih keras agar dada ku tidak sakit.”


“ maka jangan menangis.” Jelas Putra menahan wajah letta untuk ia tatap. Menahan kepala Letta untuk menatap wajah Letta penuh keresahan.


Letta mengernyitkan dahinya mencium aroma yang tak sedap baginya dari Putra.


“ putra mulutmu bau mie pedas,” jelas Letta merengek. Ia jujur.


Putra mendengar itu menatap letta dengan kekehan dan melepaskan pelukan letta. letta menggeleng pelan dan terkekeh pelan.”oke aku tak akan peluk.”jelas putra malu. Letta terkekeh kembali menatap putra.


“ hmm.” gumam putra kembali duduk menatap letta ragu. “ jika aku tak masalah kamu tidak bisa punya anak bagaimana??? Karena aku hanya ingin kamu bukan anak atau apapun. Apa kamu akan menerima aku? aku sudah punya anak!!” jelas Putra lagi ragu.


” Ini yang terakhir aku meminta.” Gumam Putra terkekeh sedih.” Aku bodoh sekali terus meminta kamu bersamna ku letta.” bisiknya lirih.


Letta menatap Putra dan terkekeh pelan.” aku tidak bisa masak.” Jelas Letta dengan tegas.


” aku bisa masak. Biar aku yang masak setiap hari” Jelas Putra tegas.


” aku boros dan matrek.” Bantah Letta lagi.


“ aku kaya. Kamu mau beli apa aku sanggup!!.” Jelas puutra melotot.


“ aku mau kerja..” jelas Letta lagi.


” kau bisa kerja, tapi harus jaga kesehatan.”


“ aku tak mau punya anak.”


“ aku sudah punya anak..!!!”


“ aku tidak ingin membereskan rumah, aku pemalas.”


“ aku bisa menyewa pembantu..!!!”


“ aku..”


Ucapan letta terpotong dengan Putra yang mengusap rambut Letta kebelakang dan menutup bibir Letta dengan telunjuknya.” Aku terima semua kekurangan kamu, Semuanya.. tanpa terkecuali. Kamu hanya komunikasi seluruhnya kepada ku dan aku akan menyeimbanginya.. “ jelas Putra tegas.


letta menatap putra kalem. “ yang tidak bisa aku imbangi jika kamu minta aku berhenti mencintai kamu.” Jelasnya sedih.. “ aku bisa berhenti mencintai kamu, tapi itu artinya aku sudah mati..” bisiknya lirih. Letta jadi terunyah...


...----------------...


Usai malam itu. Letta dan Putra semakin dekat meskipun Letta belum menjawab, putra yang terus mendekati Letta dan Letta juga sudah cukup dekat dengan Juya. Juya sudah satu minggu di rumah sakit selalu menem,


pel padanya. Letta sampai kualahan karena jadwalnya.


“ Permisi.!!” letta menguap pelan menatap siapa yang masuk.


” As. Eh Fajar.” Gumamnya pelan.


Fajar mengangguk masuk.” Kenapa?? Control? Loe sakit jantung?” Tanya letta linglung. Ia rasa Fajar selama ini sehat sehat saja. Mengapa harus control jantung batinnya.


Fajar menggeleng pelan, mengulirkan undangan di atas meja. Letta menatap undangan di atas meja menaiki alisnya, segera membukanya dan membacanya lamban...” bang Zeyn nitip buat ngasih ke elo. Karena gue satu arah dari rumah sakit loe jadi yah gue langsung anterin. Dateng yah.” jelasnya pada Letta.


Letta mengangguk pelan, menatap nama yang tertera di sana, menatap Fajar dan tersenyum tipis.” Sama Gina?? Wah... “ gumamnya dengan pelan.. mengangguk sejenak ia berdehem pelan.” besok? Hehehe kok mendadak banget?” Tanya Letta pelan.

__ADS_1


Fajar menggeleng pelan.” ngak tau sih, sebenarnya mereka udah rencana jauh jauh hari., dan mau ngasih undangan ke elo Cuma elo nya ngak tau dimana. Kita udah cari dimana mana, baru tau loe sekarang tugas di sini karena dari papa loe. “ jelasnya.


Letta mengangguk pelan.” wah selamat yah buat Zynga, nanti gue usahain datang.” jelas Letta serius.


Fajar terkekeh pelan.” loe nggak sakit hati kan lett?” tanyanya.


Letta menaiki alisnya bingung.” Ngak lah haha. Gue senang zeyn bisa dapat orang yang baik..” jelas Letta serius.


Fajar mengangguk pelan.” btw loe kapan nyusul?” Tanya Letta pada fajar.


Fajar tersenyum tipis.” Sama loe yah?” tanyanya.


Letta terbahak mendnegar itu.” besok deh kalo nggak hujan.” Gumam letta mengangguk.


” Diel yah.” gumam Fajar tengil.


Letta terkekeh mendengarnya. “ btw udah makan siang. Mau makan bareng nggak? Kebetulan gue mau main sama Brayen sama Tama juga.. “ jelasnya pada letta.” di rumah om Bima.” Jelasnya lanjut.


Letta mendengar itu menatap Fajar dengan tatapan sedih.” sorry banget. Gue belum bisa soalnya masih harus kerja.. kapan kapan aja yah.. besok deh keknya soalnya besok gue libur.” jelas Letta.


Fajar mengangguk pelan.” besok yah.. boleh nanti gue bilang sama mereka.” Jelas fajar.


” Se You Letta..” jelasnya segera mengusap kepala Letta. Letta mengangguk melambaikan tangan.


Letta menguap pelan segera bersandar di kursinya. Ia hari ini hanya masuk sampai jam 1.. setelahnya ia akan pulang. Letta hari ini berniat untuk tidur saja lah, sebab nanti malam acara lamaran Nato ke rumah Beta. Tentu saja mereka akan menikah sebab Beta menerima Nato kemarin. Padahal dia belum selesai kuliahnya. Ia sudah terlalu lelah karena terlalu lama tamat.


“letta..” panggil Nato memasuki ruangan letta.


Letta menaiki alisnya berdehem pelan.” ayo cepetan. Bantuin gue beli perhiasan..” jelasnya kacau.


Letta memutar bola mata malas.” Ajak lah Beta ngapain ngajak gue anjir.” Gumam letta kesal.


Nato menatap letta memelas.” Pliss... Beta sibuk koas, dia mana sempat letta katanya mintol sama loe.” Jelasnya dengan memelas.


Letta mendengar itu menggeleng pelan.” jam 1 bisanya. Sekarang masih ada tugas gue.”


“ diel gue tunguin.” Tegas Nato mendekati Letta dan mengecup kepala Letta.


Menatap perhiasan perhiasan, jiwa perempuan letta meronta ronta. Letta melirik satu set perhiasan cantik dengan gaya butterfly. Itu cantik,” ini berapa?” Tanya letta pada pelayan didepannya.


Pelayan perempuan itu tersenyum.” Satu set 249juta nona.” Jelasnya


Letta mendengar itu meneguk saliva kering." Buset mahal banget batin letta..


tapikan letta puya black card milik Bara dan Xior membuat ia tersenyum sendiri. Oh yah ada yang bertanya dimana Xior? Xior sibuk sekali, letta sangat jarang bertemu dengannya. Dia entah apa pekerjaannya sehingga tidaklah pulang pulang selama tiga bulan ini.


“ gue mau yang ini.” jelas letta pada nato. Nato melirik letta kesal.” Gue nyuruh loe caru buat Beta, loe malah milih buat diri sendiri.” Ketusnya kesal.


Letta menatap nato cengengesan.” Itu cantik.” Jelas letta menunjukan set yang satu kotak ada anting. Gelang kalung dan cincing, dengan berlian biru nya itu sangat cantik sekali mode embun.


Nato mendekati letta berbisik.” Mahal banget, 220juta anjir.” Bisiknya.


Letta Tersenyum evil.” Tenang gue yang bayar sisanya.. loe ada berapa?” Tanya letta menatap Nato sombong.


Nato menatap letta berbinar.” Bener yah loe nambahin? Gue ada lima puluh juta soalnya.” Jelasnya tersenyum lebar.


Letta mematikan senyumnya menjadi wajah datar.” Anak anj, itu bukan gue nambahin tapi nombok.” Ketus Kertas, masa banyaklah dia yang bayar dari pada Nato.


Nato terkikik mendengarnya. “ beneran mau nggak loe bayarin?” tanyanya lagi.


Letta memutar bola mata malas.”nggak dulu deh. Gue nambah 100jt. boleh sih.” Jelas Letta.


” diel.” Gumam nato segera setuju.” Adik gue paling baik sedunia emang.” Gumamnya mengunyel pipi Letta.


Letta ingin muntah mendengar ujaran nato yang memuji dirinyalah karena uang.


Setelah membeli set yang dikira cocok, letta dan Nato mengelilingi mall. “ gue rasanya mau makan junk food deh udah lama banget nggak makan.” Jelas letta pada Nato.


Nato menatap letta ragu.” Udah cek HB belum” tanyanya.


Letta mengangguk pelan.” normal sih..” jelas letta.

__ADS_1


“ dikit aja yah..” Gumam Nato.


Letta mengangguk. Memilih memesan paket ayam dada dan nasi yang tidak pedas, lalu natopun memesan humberger dan juga larva minum. Letta makan dengan nikmat sampai tak sadar disekeliling menatap letta yang terlihat sangat cantik. “ btw besoknya lagi tu hari sabtu malam minggu Zeyn nikah, ajak Beta dong buat kita ke sana bertiga. Males sendiri.” Jelas letta.


Nato melirik Letta ragu dan menggeleng.” sorry. Bukan nggak mau, Cuma ada acara di keluarganya Beta lett. kan kami mau nikah jadi harus ke rumah nenek nya Beta.” Jelasnya.


Letta mendengar itu jadi sedih.” Yahh gue pergi bareng siapa yah.” gumam letta ragu.


” Sama bang Zaxi aja gimana?” Tanya Nato ragu. Sebab Zaxi tidak suka pada dirinya. Tapi jika dengan Zaxi pasti Letta dijaga dengan baik.


Letta menggeleng.” tapi nanti lah gue pikirin.. semoga aja mau dia.. gue juga mau beli gaun deh buat acara besok sama ke pesta nikahan Zeyn. “ jelas Letta.


Nato bergumam pelan setuju pada yang Letta katakan. Letta makan lebih nikah, sudah berapa tahun ia tak makan junk food.


...----------------...


Seperti yang dikatakan kemarin dengan Nato, letta harus ke pestanya Zeyn, menggunakan baju serbah berwarna Navi, Letta memilih menggunakan dress panjang navi yang berbela di kakinya. Gaya baju yang tertutup bagian atas namun lengannya terbuka, ada beberapa pernak pernik di bagian perutnya. Menggunakan hils abu abu yang bergemerlap. Letta memilih menjadikan rambutnya sanggul mawar.


Sanggul yang di buat mengembang dan ada mainan yang terlihat sangat cantik sejenis butrerfly. Entah mengapa letta menyukai kupu-kupu berwarna biru, itu terkesan indah baginya. Anting panjang kupu kupu. Letta juga menggunakan tas yang berwarna abu abu silver.


Zaxi melihat Letta turun tertegun. Letta sangat cantik dengan proporsi tubuh yang sangat tinggi. Letta sangat cocok jadi model baginya!!!!


tatapan Zaxi jatuh pada hold Letta yang 7centi ngeri


“ udah?? Nggak bahaya pakek hils? pakek plat aja gimana?” Tanya Zaxi pada letta. Zaxi setuju saat Letta mengajak dirinya ke pesta.


Letta juga sudah kenal dengan Shopie dan anak anaknya. letta menggeleng pelan memegang lengan Zaxi.” Nggak. Masa pakek plat. Harus cantik lah di nikahan mantan.” Jelas Letta menatap Zaxi manja.


Zaci kaget melotot pada letta.” ha dia mantan kamu?” tanyanya kaget.


Letta mengangguk pelan merasakan lengan zaxi yang terasa lebih gemuk dari sebelumnya. “ iya. Cuma yah itu nggak jadi nikah, soalnya nggak jodoh.” Jelas letta.


Zaxi terkekeh mendengar hal itu,” kasihan dong kamu ditinggal nikah.” Jelas Zaxi mengejek.


Letta mengangguk pelan.” sad..” jelas letta.


Zaxi menggeleng pelan. segera membawa letta menuju mobil mereka. Pergi bersama Zaxi, Letta pikir haya berdua. Eh ada Bara juga di dalam mobil menunggu. Letta menatap Bara menyipitkan mata.” Gue diundang yah sama Brayen.” gumamnya tak terima dengan tatapan letta pada dirinya.


“ gue nggak nanya.” Jelas letta.


” udah, nggak usah berantem.” jelas Zaxi. Letta mencibir Bara tapi Bara mendengus segera menatap kedepan.” Btw sekarang gimana? Udah selesai belum tugas loe sama pak canva?” Tanya bara.


Bara mendengus.” Semenjak loe nggak ada marah marah terus itu bapak, ngomel terus sampek tugas gue nggak ada di bener sama dia.. sialan.” Gumam bara kesal.” Kayaknya dia suka sama loe deh kemarin .” jelasnya lagi.


“ gila aja, dia udah beristri kalik.” Jelas Letta tak setuju.


” Siapa tau mendem doang, secara loe cantik dia udah tua. Namanya juga manusia yah khilaf. Dia aja suka banget ngasih loe makan siang, sedangkan ke kami? Amit amit keknya nunggu lebaran haji membeli ayam.” Jelasnya kesal.


“ dih hahaha.” Tawa Letta meledak mendengar hal itu.


” sumpah yah itu bapak. Pengen banget gue geplak kepalanya.” Jelas bara kesal.


Zaxi mendnegar cerita keduanya sangat seru ikut terkekeh pelan.” loe disuruh juga ngurusin harta gue kenapa malah jadi dokter.” Ketus Letta kesal.


“ rencana gue mau ngurus rumah sakit aja, jadi bisa sambilan dokter, kalo buat bisnis lain bisa di atur Cuma memang gue kepengen jadi dokter.” Jelas Bara sejujurnya.


Letta mengangguk pelan mendengar itu.” lagian bang Zaxi kan bisa.. “ jelas bara.


Letta mengangguk.” Loe aja ambil alih lagi.” jelas bara pada letta.


“ nggak dulu deh gue kayaknya. Café gue aja ketar ketir. Gue lagi mau buka klinik.” Jelas letta.


Bara dan Zaxi mendengus.” Dikasih yang udah gede mau ngerakit dari bawah.” ketus bara.


” Biar keren usaha sendiri slebew... “ ketus Letta. Zaxi dan Bara hanya mendengar itu malas.


.


.


.

__ADS_1


Nanti aku Doble up. ingatkan saja ye!!


__ADS_2