Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
Enaknya punya ayah


__ADS_3

" KAU!!!" teriak salah satu temannya kepada Letta.


“ katanya mau saling sengaja..” gumam Letta tersneyuum miring.


“ loe..” salah satu temanya berambut curly mengangkat telunjuknya di depan wajah Letta dan menatap Letta marah, Letta meliriknya tajam dan menatap telunjuk mengarah pada wajahnya.


Buru buru wanita berambut curly dan pakaian menor pink itu menurunkan telunjuknya." loe keterlaluan tau nggak!!!" teriaknya kembali pada Letta.


” Gue udah bilang, sekali kalian cari gara gara sama gue. leher kalian gue patahkan.” Bisik letta dengan tenang.


Mundur dalam diam Letta menjauh membiarkan perempuan yang letta tendang tadi menangis sebab rahangnya yang geser dan bibir penuh darah, mereka segera membantu temannya untuk bangun dari sana, kepalang malu, mereka segera membantu temannya pergi dari sana.


Menggeleng pelan Bara melihat Letta yang begitu kasar, ia merasa melihat ibunya sendiri sekarang dibuatnya. Ganas, dingin dan bertangan besi.


Mendekati letta yang berwajah datar Bara menggeleng pelan.” pagi cewek indigo.” Gumam Bara dengan tersenyum miring.


Letta meliriknya malas, segera memasuki kelas, yang ternyata sudah berisikan dosen menjelaskan, masuk dan duduk di kursi di sebelah Betta diikuti oleh Bara. Memulai pelajaran dengan tenang.


“ dari mana loe??” Tanya Betta berbisik.


" Bagi yang Telat tidak akan mendapat absen, absen kalian akan dihitung kosong.” Tegas dosne menyindir.


Letta berdehem saja tak menjawab, menatap kedepan pelajaran anatomi manusia sangat mudah dipelahjari bagi Letta. bahkan melihat secara langsung sudah sering. Yah sebab ini mempelajari organ-organ manusia.


“ ada yang tau sel sitology itu apa?” Tanya dosen dengan tegas tak ada yang menjawab di sana, ini hari pertama masuk.


" Ada yang tau???" tanya dosen dingin semakin membuat orang Diam.


Melirik sekeliling tak ada yang menjawab, Letta mengangkat tangannya tegas. Dosen menatap Letta dengan tenang mengangkat tangan memberi kode untuk menyuruhnya bicara." Jelaskan!!"


“ sitology merupakan ilmu pengetahuan yang memperalari sel berasal dari rubuh manusia, baik ekspoliated dari permukaan epetil atau di ambil dari berbagai tempat dengan cara tertentu.” Jelas Letta tanpa menatap buku sama sekali. Bahkan bukunya sama sekali belum terbuka.


Dosen mengangguk pelan.” kamu sebelumnya sekolah farmasi?” tanyanya.


Letta menggeleng tegas.” Tidak pak, swasta bagian MIPA.“ jelasnya.


Dosen kenbali mengangguk. “ contoh lapisan sel epitel jelaskan?” Tanyanya kembali mendekati Letta yang duduk di bagian belakang sekali.


” diklasifikasikan berdasarkan bentuk sel dan jumlah lapisan sel, seperti: Bentuk sel: Skuamosa, kuboid, dan kolumnar .:” jelas letta kembali tegas pada dosen.


“ jaringan Epitel itu apa?” Tanya dosen kembali pada letta tegas.


Letta yang sekarang sudah jadi banyak tatapan meneguk menghela nafas pelan. “ epitel adalah jenis jaringan tubuh yang membentuk lapisan penutup pada seluruh permukaan tubuh bagian dalam dan luar. Jaringan ini melapisi rongga tubuh dan organ berongga serta merupakan jaringan utama di kelenjar.” Jelas Letta kembali tegas pada dosen.


“ bagus. Siapa nama kamu ?” Tanya dosen tegas.


“ letta Yonarsa.” Jelasnya tegas.


“ baik letta kamu hari ini selamat.” Gumamnya tegas.


Letta menghela nafas pelan mendengar hal itu, semua mahasiswa didalam kelas bertepuk tangan memandang letta kagum,. Ini pelajaran dasar dan pertama kali di ajarkan tanpa buku, dia sudah banyak tau. Hal itu membuat letta tersenyum miring.


“ njir kok loe pinter banget.” Jelas betta meliriknya dengan heran.


Letta berdehem pelan mendengar hal itu melirik betta.” Baru tau loe?” tanyanya.


Betta terkekeh dibuatnya.” Bagus nih kalo ada tugas. Kita harus satu tim yah.,” tegasnya.

__ADS_1


Letta meliriknya dengan malas, Bara melirik Letta dalam dan dingin, Letta sangat mirip dengan ibunya,, tapi apa mungkin? Tidak kan, tidak mungkin.


Letta menghela nafas pelan diatap oleh Bara. Tau dari tatapannya jika bara sudah curiga kepadanya tak masalah, Letta ,membiarkan siapapun yang tau identitasnya.


Selesai 2sks perkuliahan, Letta segera membereskan buku bukunya. Di dekati oleh bastian ke dekat mejanya.” Makan ke kantin yuk, di sana banyak cecan tauk.” Jelasnya dengan berbinar.


Letta meliriknya dan berdehem pelan.” enak nggak makanannya?” Tanya Letta.


“ nggak juga sih gue cicip kemaren,, tapi kantin yang ujung enak.” Jelas Bastian dengan ringan.


”yaudah skuy makan kita.” Jelas Betta riang.


Bara segera mendekati Letta dan kawan kawnanya menuju kantin tenang membuat bastian dan betta menatapnya dingin dan tak suka.” siapa loe??” Tanya Bastian dengan aneh.


“ gue temennya letta.” jelas bara tegas.


Bastian melirik Letta bertanya, Letta yang ditatap berdehem pelan.” nggak tau gue dia siapa.” Gumamnya.


Bara melebarkan mata menatap Letta tak terima.” Gue juga temennya letta. ikut dong.” Teriak Syafira menggelayuti tangan Bara.


“ he loe temennya letta tapi ngegaet cowok. Loe temen Letta apa dia?” Tanya Bastian melotot pada Syafira, gadis berambut panjang ini.


Syafira tersneyuum mengembang melirik Bara.” Temennya Letta dan calonnya Bara...” jawabannya berbinar binar.


Bara melotot memandang Syafira, menjauhkan wajah Syafira yang menempel di jasnya.


Bastian terbahak melihat jas Bara yang menjadi kuning sebab tertempel bedak dan make up milik syafira.” Menjauh kuman” geram barat mengerang kepada Syafira.


Syafira shok menatap bara memelas.” Bara... gue cantik loh.” Jelas Syafira cemberut.


“ cantikan kucing gue di rumah.” Jelas Bastian terbahak.


“ yuk kita duluan aja.” Jelas Letta menggandeng tangan Betta.


Betta segera mengangguk dan menjauh.” Jangan tinggalin kita.” teriak Bastian mengejar mereka.


Mau tak mau berlari diikuti Bara dan Syafira yang menempel. Tak segan bara mendorongnya kuat hingga Syafira terjatuh tak elit.” Bara kok tega banget sih.” gumam Syafira sedih di tertawai oleh Bastian dan yang lain.


Duduk di kantin yang tak terlalu ramai dan tempat yang bagus, mereka segera duduk di kursi bambu yang muat banyak orang, tidak elit tidak, untuk kantin biasa saja, “ mau pesan apa kak?” mereka melirik pelayan yang bernada lekong.


Kalian tau lekong? Banci. Yah melirik Bara dengan lirikan mautnya. Bara di tatap begitu menciut mendekati letta.” Makanan nama model nih apaan?” Tanya Syafira kepada pelayan.


“ model sejenis itulah.” Gumamnya malas.


” Yang lenggak lenggok bukan?” Tanya Bastian terkekeh.


Pelayan melirik Bastian dan tersenyum.” Iya yang bohay kayak aike.” Jelasnya semangat.


Bastian terbahak mendengarnya.” Uh Seksi.” Gumam Bastian yang di tertawakan Letta dan Betta.


“ si bastian anjir. Siapa aja di godain.” Gumam Betta menggeleng.


“ biart dapet diskon.” bisik Bastian kepada Letta.


Letta terbahak mendnegar jawaban Bastian kepadanya. “ gue mau model deh satu, mau icip icip.” Jelas Bastian memberi buku menu.” Minumnya jus jeruk, paling aman tuh.” Gumam Betta kepada Bastian.


Letta menatap menu dengan tenang.” Soto aja satu pakek nasi, minumnya mau capucino aja.” Jelasnya.

__ADS_1


Diikuti Betta yang memesan bakso dan jus jeruk. “ gue bakso satu sama jus manga.” Jelas bara.


” Buat abang yang special.” Ujar pelayan menggoda Bara. Bara meliriknya shok dan mendekati Letta lebih dekat. Letta terbahak melihat Bara yang ketakutan. Bara takut dengan banci rupanya.


....


Letta lelah hari ini, kuliah dari jam setengah tujuh sampai sekarang sudah jam 7 baru sudah sampai rumah, saat sampai ia melihat ada Zeyn yang duduk di kursi depan rumahnya, mengontrol dengan ayahnya Agung. Letta melihat hal itu tak suka.


“ letta..” jelas Agung berdiri menatap anaknya datang..


Letta mencium tangan Agung melirik zeyn kesal.” Mau ngapain dia ke sini?” Tanya Letta malas.


” Hus.” Gumam agung pelan.” dia katanya ada urusan sama kamu, udah nungguin dari tadi. “ jelas Agung tegas. Zeyn mengangguk pelan kepada Agung dan letta.


Letta berdehem pelan segera duduk di kursi kosong. Agung kembali duduk melihat Zeyn yang menatap mereka penuh Tanya.


Melirik Agung yang tak kunjung pegi Zeyn berdehem.” Katanya ada yang perlu di bicarakan. Ayo bilang aja.” Jelas Agung menatap Zeyn.


Letta mendengarnya menahan senyumnya yang terasa ingin meledak, melirik Zeyn yang linglung ia hanya bisa berdehem pelan. “ bisa bicara sama Letta berdua aja pak?” Tanya Zeyn pelan.


tak enak kepada Agung tetapi terlihat Agung tak akan beranjak dari kursinya.


“ nggak bisa.” jelas Agung dengan pelan memandang Zeyn. Zeyn melebarkan mata memandang agung kaget


" Sebentar aja pak 10menit!" bujuk Zeyn kembali.


” kamu kakak dari fajar kan yang membuat anak saya dibegal kemaren. Jadi jika berurusa dengan anak saya, saya tidak akan membiarkan kalian berdua saja.” Jelas agung tegas.


Letta melirik Agung bangga, melirik Zeyn dengan remeh. Zeyn hanya memandang agung kikuk. Sialnya hari ini tidak bisa bicara bebas.


Zeyn hanya bisa diam melirik pada Letta dingin. sedangkan Letta hanya acuh tak acuh dan membiarkan Agung yang meladeni Zeyn. enaknya punya ayah batin Letta tertawa.


Melirik agung yang begitu sweat kepadanya. huhu.. andai ayahnya dulu masih hidup, apakah kehidupan pertamanya sebahagia saat ini??


“ masih tidak jadi bicara kalian?” Tanya Agung kepada Zeyn jengah.


” Jika tetap tak angkat bicara angkat kaki saja.” Tegas agung sinis.


Zeyn melirik Agung dengan lirikan tak terima.” Saya ingin bicara berdua dengan letta pak. “ tegas Zeyn menegaskan keinginannya.


“ bicara saja, saya tidak akan ikut campur,” tegas agung.


Zeyn memejamkan tangan, mengepalkan tangan tak suka hingga urat lehernya menonjol. Letta melihatnya terkekeh pelan.” baik jika begitu saya pergi dulu pak. Permisi.” Tegas Zeyn segera menjauh dari sana.


Agung mencebikkan bibirnya memandang Zeyn yang menjauh sinis.” Anak tidak sopan.” Gumam agung menggeleng.


Letta melihat mobil Zeyn yang sudah keluar dari jalan dekat rumahnya menggeleng.” dia ada urusan apa sama kamu letta?” Tanya Agung kepada anaknya dengan alis terangkat aneh.


Letta menggeleng.” nggak ada apa apa pak.” Jelas Letta serius.


“nggak usah cari masalah sama dia, bapak nggak suka sama dia, dia kelihatan jahat. Aura dia gelap.” Jelas Agung mengusap pelan pundak letta.


Letta mengangguk.” Emang.” Gumam letta.


” yaudah yuk kedalam, kamu pasti belum makan malam kan?” Tanya agung terkekeh.


Letta tersenyum lebar dan masuk memilih makan bersama Agung.

__ADS_1


Sedangkan Zeyn mengepalkan tangan, berkali kali memukul stir mobilnya sebab kesal. Kesal dirinya dibenci oleh keluarga Letta.


Zeyn tersenyum bengis." lihat aja. Apapun caranya loe bakal gue miliki.. Letta.” gumamnya mengeratkan tangan di stir. Kilat obsesi dimata Zeyn benar benar terlihat nyata.


__ADS_2